1,721,697 research outputs found
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN BATIK HARDIYANTO DI SURAKARTA
Setiap perusahaan akan selalu membtuhkan modal kerja untuk melakukan kegiatan operasinya setiap hari, sehingga modal kerja akan menjadi variabel yang penting untuk melangsungkan operasinya. Untuk itu, perusahaan dituntut untuk mengalokasikan modal kerja yang dimiliki secara efisien. Mengingat pentingnya modal kerja, maka dalam skripsi ini penulis mengambil judul “ ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN BATIK HARDIYANTO DI SURAKARTA”, dengan perumusan masalah bagaimana efisiensi penggunaan modal kerja pada Perusahaan Batik Hardiyanto di Surakarta. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa penggunaan modal kerja pada Perusahaan Batik Hardiyanto belum efisien. Untuk membuktikan hipotesis tersebut, penulis menggunakan alat analisa yaitu Ratio Likiuditas (Current Ratio dan Quick
Ratio), Solvabilitas (Total Assets to Debt Ratio dan Net Worth to Debt Ratio), Rentabilitas (Rentabilitas Ekonomi dan Rentabilitas Modal Sendiri) dari laporan rugi laba dan neraca Perusahaan Batik Hardiyanto dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2009. Dari perhitungan ketiga ratio selama tiga tahun, dapat diperoleh yaitu pada ratio likuiditas, current ratio dan quick ratio selama tiga tahun menunjukkan tingkat likuiditas yang cukup baik sehingga perusahaan mampu membayar kewajiban jangka pendeknya. Solvabilitas Perusahaan Batik Hardiyanto ditinjau dari Total Assets to Debt Ratio dan Net Worth to Debt Ratio menunjukkan hasil yang baik sehingga perusahaan mampu membayar seluruh hutangnya dengan seluruh aktiva maupun dengan modal sendiri.
Rentabilitas Perusahaan Batik Hardiyanto menunjukkan hasil yang cukup baik, walaupun tingkat menghasilkan laba belum tinggi, namun perusahaan dapat menghasilkan laba dengan aktiva dan modal yang dimiliki dengan cukup baik
Sistem Peramalan di Dealer Motor Honda PT. Daya Adicipta Mustika
PT. Daya Adicipta Mustika Showroom (DAM) merupakan salah satu instansi swasta yang bergerak dalam penjualan sepeda motor. PT. Daya Adicipta Mustika Showroom merupakan salah satu dealer resmi motor Honda yang terletak di Jl. Cibeureum 18, Bandung. Sebagai suatu perusahaan, PT. Daya Adicipta Mustika Showroom memasok kendaraan motornya dari PT. Astra Honda Motor (AHM). Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan adanya persaingan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya dalam memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada konsumen. Oleh karena itu seorang pemimpin perusahaan harus membuat suatu perencanaan yang baik. Ramalan merupakan suatu hal yang penting sebelum membuat suatu rencana, khususnya ramalan (forecast) penjualan. Ada beberapa metode peramalan yang ada, diantaranya adalah metode moving averages, metode exponential smoothing, metode dekomposisi, metode input output, dan metode regresi. Metode peramalan ini tidak bisa digunakan begitu saja untuk meramalkan sesuatu hal, melainkan berdasarkan pada karakteristik/ciri tertentu yang dimiliki oleh data yang akan diramalkan. Oleh karena itu perlu dipilih metode peramalan yang cocok untuk meramalkan suatu penjualan, sehingga meminimumkan kesalahan forecast. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat membantu pihak perusahaan untuk meramalkan tingkat penjualan pada periode yang akan datang dengan memperhatikan kondisi masa lalu. Pola data dari penjualan di PT. Daya Adicipta Mustika adalah berpola acak yang diketahui dari analisis otokorelasi. Adapun metode yang di bandingkan untuk kemudian diambil yang paling optimal adalah moving average dan single exponential smoothing. Sementara metode untuk mengukur errornya digunakan Mean Square Error (MSE). Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode peramalan yang cocok adalah moving average dilihat dari nilai MSE nya yang lebih kecil dari nilai MSE single exponential smoothin
ANALISA TERJADINYA OVERFLOW SAAT PEMUATAN SOLAR DI KAPAL MT. MERBAU
ABSTRAKSI
Hardiyanto, 2018, NIT: 49124449. N, “Analisa terjadinya overflow saat pemuatan solar di kapal MT. Merbau ”, Skripsi Program Studi Nautika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Dwi Antoro, MM, M.Mar., Pembimbing II: Capt. Didik Sumadi. M.Mar.
Dalam pelaksanaan pemuatan di kapal oil tanker sangatlah kompleks, untuk itu perwira dan ABK diharuskan mampu melaksanakan pemuatan dengan baik agar tidak terjadi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan dilakukan pengawasan yang baik maka proses pemuatan dan dapat berjalan dengan lancar, sehingga menghindari terjadinya kecelakaan adalam pelaksanaan pemuatan. Salah satu kecelakaan yang dapat terjadi di kapal tanker dalam pelaksanaan pemuatan adalah overflow.
Penelitan ini di lakukan di atas kapal MT. Merbau selama 15 bulan 13 hari. Metode yang di gunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan secara terperinci untuk menganalisa penyebab utama terjadinya overflow di atas kapal MT. Merbau. Data yang di dapat penulis dalam melakukan penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari pengamatan secara langsung (Observasi, dokumentasi, dan wawancara). Data sekunder terdiri dari studi pustaka yang di dapat dari berbagai sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan cargo overflow pada saat pemuatan solar adalah karena gagalnya pembacaan dari cargo level di tangki muatan 4S yang ditampilkan di level meter pada tank capasity pada saat pelaksanaan pemuatan. Tinggi muatan yang sebenarnya di dalam tangki lebih tinggi dari pada pembacaan yang ditampilkan oleh cargo level. Kesalahan pembacaan ini tidak disadari dan dengan cepat muatan segera luber menyebabkan cargo overflow pada tangki muatan 4S dan tdak berfungsinya cargo control room.
Kata Kunci: Overflow, Solar. Pemuatan, Cargo control room
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Kemampuan Regenerasi Kalus Segmen Akar Pada Beberapa Klon Bawang Putih Lokal Secara in Vitro
. Devy, N.F. and Hardiyanto. 2009. Regeneration Capacity of Callus-derived from Root Segmentsof Several Local Garlic Clones. The regeneration of garlic using callus as explants is usually used for breedingprogram such as genetic transformation activities. However, this method can also be used as propagation method,especially for virus-free planting maerials. The experiment was carried out at Tissue Culture Laboratory, IndonesianCitrus and Subtropical Fruit Research Institute from March 2005 to August 2006. The experiment was arranged ina factorial randomized complete design with 2 treatments and 6 replications. The callus induction was derived fromgarlic apical root segment via in vitro. The percentage of total explants that produce callus was very high (70-100%)on both medium MS+0.2 g/l CH + 1 ppm 2,4 D and MS + 1 ppm 2, 4 D + 0.1 ppm IAA. Nevertheless, it was only2 clones that gave better callus growth and regeneration responses than others, these were Lumbu Kuning andTawangmangu. On the subculture medium (MS + 1 ppm kinetin and MS + 1 ppm IAA + 10 ppm 2-ip), the percentageof rooted embryogenic callus of both Lumbu Kuning and Tawangmangu were also high, i.e. 60 and 70% respectivelywith 2-6 roots/explant. Shoots grew as a mass, with total shoots number of 5-10 per a mass. Normal micro bulbletswere produced in the next development phas
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Sistem Informasi Training Karyawan DIT AI PT. Dirgantara Indonesia
Aplikasi ini dapat memberikan pelayanan yang baik untuk pengaksesnya serta sebagai sarana yang efektif dan efisien. Aplikasi ini memberi kemudahan kepada karyawan untuk mendapatkan informasi training di direktorat A.
Model strategi KP3 (Kesiapan, Perencanaan, Pelaksanaan dan Pemeliharaan) dalam pengelolaan pembelajaran bermuatan STEAM bagi anak usia dini
Model ini menggambarkan tentang apa dan bagaimana penerapan strategi KP3 (Kesiapan, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pemeliharaan) bagi lembaga PAUD yang menyelenggarakan pembelajaran bermuatan STEAM. Secara khusus, model ini
menjelaskan tahap demi tahap kegiatan, mulai dari kesiapan,
perencanaan, pelaksanaan, sampai pemeliharaan. Penjelasan rinci mengenai tahapan-tahpan tersebut dikemas dalam sertaan model yang berbentuk teks panduan dan video penerapan strategi KP3
- …
