21 research outputs found
ANALISIS KOMBINASI PRODUKSI UNTUK MENCAPAI LABA MAKSIMUM DENGAN MENGGUNAKAN LINEAR PROGRAMMING METODE SIMPLEK PADA CV RESKA WODERN FASHION PALEMBANG
CV Reska Wodern Fashion Palembang is one of the convection company
in Palembang. Located at Jalan Perindustrian 1 No. 08 Rt. 32/11 Sukarame
Km. 9 Palembang. CV Reska Wodern Fashion Palembang produces 2
types of products, they are jackets and shirts. Author analyzed the
combination of production to generate maximum profits by using the
Simplex Method of Linear Programming. Data collection methods used
were field research (interviews and observations), documentation and
library research. Theory of the Simplex Method of Linear Programming
used was based on the theory of Yamit (2009) and Herjanto (2008).
Based on the analysis and the data were performed using the Simplex
Method of Linear Programming, the Maximum profit is Rp 4.183.505,01
in a month. With the combination produced total 407,60005 pieces of
jackets and 0 pieces of shirts. So in a year the maximum profit that can
achieved is Rp 4.183.505,01 x 12 = Rp 50.202.060,1 and the conclusion is
CV Reska Wodern Fashion Palembang should only produce jackets in
order to achieve the maximum profit.
Key words: combination of production, maximum profits, linear
programming simplex metho
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BALITA
<p>Data Dinas Kesehatan Kota Padang Tahun 2012 Kecamatan Padang Timur mendapatkan urutan ke tiga dari angka kejadian status gizi berat badan sangat kurang yang terdapat di Puskesmas Seberang Padang dengan pravelensi kejadiannya yaitu 4,67%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Seberang Padang tahun 2014.<strong> </strong>Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain <em>cross sectional</em>. Penelitian dilakukan di RW 1 Kelurahan Seberang Padang Wilayah Puskesmas Seberang Padang pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2014. Populasi dalam penelitian ibu yang mempunyai anak balita sebanyak 80 orang. Seluruh Populasi dijadikan sampel. Pengolahan data secara komputerisasi, dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan <em>pvalue</em> &lt; 0,05.<strong> </strong>Hasil penelitian didapatkan (63,8%) anak balita memiliki riwayat penyakit infeksi, (55,0%) pola asuh ibu tidak baik, dan (61,3%) anak balita memiliki status gizi kurang. Setelah dilakukan uji statistik Chi-Square terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit infeksi (p value = 0,001) dan pola asuh (p value = 0,003) dengan status gizi pada anak balita.<strong></strong></p></jats:p
HUBUNGAN SUPERVISI ASUHAN KEPERAWATAN OLEH KEPALA RUANGAN DENGAN PENERAPAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMBERIAN OBAT SECARA PARENTERAL DI RSUD SOLOK TAHUN 2014
ABSTRAK
Supervisi tentang pelaksanaan pemberian obat oleh kepala ruangan sangat penting
untuk menjaga keamanan pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan
keperawatan. Pemberian obat secara parenteral mempunyai berbagai resiko antara
lain merusak kulit, menyebabkan nyeri, salah tusuk pada pasien. Tujuan penelitian
ini mengetahui hubungan supervisi asuhan keperawatan oleh kepala ruangan
dengan penerapan standar prosedur operasional pemberian obat secara parenteral
di RSUD Solok. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan desain cross
sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Juli s/d Agustus tahun 2014 di ruang
rawat inap RSUD Solok melalui penyebaran kuisioner dan observasi sebanyak 96
perawat pelaksana dengan pengambilan sampel secara proporsional sampling
disetiap ruang rawat inap. Data dianalisis dengan Chi square dan analisis regresi
logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan supervisi kepala ruangan
meliputi perencanaan (nilai p= 0,004), pelaksanaan (nilai p= 0,001), evaluasi dan
tindak lanjut (nilai p= 0,012), serta pendokumentasian (nilai p= 0,037) dengan
penerapan SPO pemberian obat secara parenteral. Variabel yang dominan dengan
penerapan SPO pemberian obat secara parenteral adalah pelaksanaan supervisi
dengan nilai p=0,001 dan OR 4,14. Disarankan kepala ruangan agar memberikan
bimbingan dan arahan yang terjadwal, melakukan evaluasi dan tindak lanjut hasil
supervisi serta mendokumentasikan hasil supervisi perawat pelaksana untuk
meningkatkan mutu pelayanan keperawatan terutama dalam pemberian obat
secara parenteral.
Kata kunci : Supervisi, kepala ruangan, obat secara parentera
HUBUNGAN PERAWATAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR TAWAR PADANG TAHUN 2016
Abstract
Dental Caries is an infectious diseases that damage tooth structure about 72,1% of Indonesia population in 2007 experienced cavities and motivation to patch the cavities only about 1,6 % and about 46 % of patients have not been handled. The purpose of this research at Puskesmas Air Tawar Padang is too know the relationship of dental care with dental caries event. This research was conducted in January to June 2016. The population in this research was all patient whoo visited the dental pole with a population of 106 people ant this number of sampel 51 people. The sampling technique in this research is accidental sampling. Types of analytical survey research with cross sectional study approach. The adat were analyzed univariate with frequency distribution and bivariate with chi- square statistic test. Data collection trough questionnaires with questionnaires to respondents.The result obtained were suffering dental caries (54,9%) and those who did not dental treatment (51,0%). The result of chi-square test shows that there is a significant correlation (P=0,000) between dental treatment and dental caries occureence in work area of Tawar Puskesmas public halth center in 2016. It is suggested trough the leader of Puskesmas Air Tawar Padamg to increase the action in prevention of dental caries, helath workers in order to improve cooperation in order to control dental caries.
Keyword : tooth care, tooth karies
Abstrak
Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang merusak struktur gigi, sekitar 72,1 % penduduk Indonesia tahun 2007 mengalami gigi berlubang dan motivasi untuk menambal gigi berlubang hanya sekitar 1,6% serta sekitar 46% penderita belum tertangani. Tujuan penelitian ini Di Puskesmas Air Tawar Padang mengetahui hubungan perawatan gigi dengan kejadian karies gigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari s/d Juni 2016.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke poli gigi dengan jumlah populasi 106 orang dan jumlah sampel 51 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Jenis Penelitian Survey Analitik dengan Pendekatan Cross Sectional Study.,. Data yang diperoleh dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji statistic Chi-Square. Pengumpulan data melalui kuisioner dengan penyebaran angket kepada responden. Hasil penelitian di dapatkan yang menderita karies gigi (54,9%), dan yang tidak perawatan gigi (51,0%). Hasil temuan uji chi-square terdapat hubungan yang bermakna (p=0,000) antara perawatan gigi dengan kejadian karies gigi di Wilayah kerja Puskesmas Air Tawar Padang tahun 2016. Disarankan melalui Pimpinan Puskesmas Air Tawar Padang untuk dapat meningkatkan tindakan dalam pencegahan karies gigi, dan kepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan kerjasama dalam rangka penanggulangan karies gigi
Kata kunci : Perawatan gigi, karies gig
Pengaruh Reward And Punishment Terhadap Minat Belajar Siswa Pendidikan Agama Islam Di Sma Negeri 10 Bukit Barisan Kota Pekanbaru
Untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang efektif dan efesien, guru harus menumbuhkan minat belajar siswa. Dengan salah satu yang harus dilakukan adalah dengan adanya reward dan punishment di sekolah sebagai wujud terjadinya proses belajar mengajar menggunakan metode reward and punishment, minat belajar siswa akan tumbuh dan membantu siswa dalam
bersaing secara sehat di dalam kelas. Dengan tumbuhnya minat belajar dari siswa maka tujuan pendidikan akan tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Minat belajar siswa terhadap pendidikan agama islam masih kurang dikarenakan kurangnya minat belajar dan juga suasana kelas yang ramai, siswa lebih senang ngobrol, main hp, tidur dari pada memperhatikan guru. Hal tersebut akan berdampak terhadap keberhasilan belajar siswa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaiamana Pengaruh Reward and punishment terhadap minat belajar siswa SMA Negeri 10 Pekanbaru.Tujuan penelitian ini adalah Agar
Mengetahui Pengaruh Reward and punishment terhadap minat belajar siswa SMA Negeri 10 Pekanbaru. Penelitian Ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Reward and punishment terhadap minat belajar siswa. Pengambilan sampel menggunakan
metode acak (random) yaitu mengambil 10% dari masing-masing populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana. Adapun hasil tentang pengaruh reward dan punishment terhadap minat belajar siswa dapat dilihat dari analisis regresi linear sederhana, di mana terdapat pengaruh cukup kuat antara reward dan punishment terhadap minat belajar siswa kelas X SMA Negeri 10 Pekanbaru sebesar 43,2%, artinya Ha diterima. Sedangkan sisanya 100% - 43,2% = 56,8%
dipengaruhi oleh hal-hal lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini
HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SABAI NAN ALUIH SICINCIN
Peran Kode Etik Profesi Akuntan dalam Pencegahan Fraud Audit pada Laporan Keuangan Koperasi
Fraud in financial reporting is one of the biggest threats to transparency and accountability of organizations, including cooperatives. This study aims to analyze the role of the code of ethics of the accounting profession in preventing audit fraud in the financial statements of the Sejahtera Bersama Savings and Loan Cooperative (KSP-SB) in 2023. A qualitative approach based on case studies was used to evaluate the application of the principles of the code of ethics, such as integrity, objectivity, and professionalism, which are relevant in preventing fraud. The results of the study indicate that consistent application of the code of ethics can minimize the risk of fraud, strengthen transparency, and increase public trust in financial reports. However, the study also found major challenges, such as weak internal supervision and lack of understanding of the code of ethics by cooperative managers. Therefore, this study recommends strengthening supervision, comprehensive code of ethics training, and stricter regulations to prevent similar cases from recurring in the future.Fraud dalam laporan keuangan merupakan salah satu ancaman terbesar bagi transparansi dan akuntabilitas organisasi, termasuk koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kode etik profesi akuntan dalam pencegahan fraud audit pada laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP-SB) tahun 2023. Pendekatan kualitatif berbasis studi kasus digunakan untuk mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip kode etik, seperti integritas, objektivitas, dan profesionalisme, yang relevan dalam pencegahan fraud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik secara konsisten dapat meminimalkan risiko fraud, memperkuat transparansi, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan. Namun, penelitian juga menemukan tantangan utama, seperti lemahnya pengawasan internal dan kurangnya pemahaman terhadap kode etik oleh pengelola koperasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan, pelatihan kode etik yang komprehensif, serta regulasi yang lebih tegas untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan
PENGARUH SUPERVISI KLINIS DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI 1 KECAMATAN SEMENDE DARAT ULU KABUPATEN MUARA ENIM
The objectives of this research: 1) To determine the effect of clinical supervision on the performance of teachers at SMA Negeri 1 Semende Darat Ulu, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency; 2) To determine the effect of supervision on the performance of teachers at SMA Negeri 1 Semende Darat Ulu, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency; 3) To determine the effect of clinical supervision and supervision on the performance of teachers at SMA Negeri 1 Semende Darat Ulu, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency. This research was carried out at SMA Negeri 1 Semende Darat Ulu, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency with a total research sample of 57 teachers. Data collection techniques were carried out through observation, documentation studies and distributing questionnaires. The results of this research are: 1) There is a partially significant influence between clinical supervision on the performance of teachers at SMA Negeri 1 Semende Darat Ulu, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency, where the calculated t value is greater than t table (3.274 > 1.671); 2) There is a partially significant influence between supervision on the work performance of teachers at SMA Negeri 1 Semende Darat Ulu, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency where the calculated t value is greater than t table (3.127 > 1.671)
PENGARUH AKTIVITAS FISIK JALAN PAGI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PAUH PENGARUH AKTIVITAS FISIK JALAN PAGI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PAUH
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistole dan diastole mengalami kenaikan yang melebihi batas normal. Di Sumatera Barat tahun 2020 kasus lansia dengan hipertensi telah mencapai 73.639 jiwa, Puskesmas Pauh merupakan urutan ke 3 penderita hipertensi terbanyak dari 23 puskesmas yang ada di Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Aktivitas Fisik Jalan Pagi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di Puskesmas Pauh Padang. Jenis Penelitian ini Quasi Exprerimental dengan rancangan penelitian (One GroupPretest-Posttest Design). Penelitian dilakukan di Puskesmas Pauh Padang dari bulan Maret sampai Agustus 2021. Populasi pada penelitian ini berjumlah 5.184 jiwa dengan sampel sebanyak 10 orang yang diambil dengan Accidental Sampling dalam waktu 1 minggu. Data diolah dengan komputerisasi yang dianalisa secara univariat dan bivariat dengan uji Paired T-Test. Hasil penelitian ini menunjukan sebelum dilakukan aktivitas fisik jalan pagi, rata-rata tekanan darah responden sisole 145 mmHg sedangkan diastole 90 mmHg. Sesudah dilakukan aktivitas fisik jalan pagi penurunan tekanan darah sistole 5-15 mmHg dan diastole 5-10 mmHg. Dan hasil uji Paired-Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dengan Pvalue 0,000 sistole dan Pvalue 0,003 diastole . Kesimpulan dari penelitian ini adalah jalan pagi selama 30 menit dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu berpengaruh terhadap menurunya tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi. Peneliti berharap agar petugas kesehatan di Puskesmas Pauh dapat menerapkan aktivitas fisik jalan pagi kepada lansia dengan hipertensi untuk menurunkan tekanan darah.Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistole dan diastole mengalami kenaikan yang melebihi batas normal. Di Sumatera Barat tahun 2020 kasus lansia dengan hipertensi telah mencapai 73.639 jiwa, Puskesmas Pauh merupakan urutan ke 3 penderita hipertensi terbanyak dari 23 puskesmas yang ada di Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Aktivitas Fisik Jalan Pagi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di Puskesmas Pauh Padang. Jenis Penelitian ini Quasi Exprerimental dengan rancangan penelitian (One GroupPretest-Posttest Design). Penelitian dilakukan di Puskesmas Pauh Padang dari bulan Maret sampai Agustus 2021. Populasi pada penelitian ini berjumlah 5.184 jiwa dengan sampel sebanyak 10 orang yang diambil dengan Accidental Sampling dalam waktu 1 minggu. Data diolah dengan komputerisasi yang dianalisa secara univariat dan bivariat dengan uji Paired T-Test. Hasil penelitian ini menunjukan sebelum dilakukan aktivitas fisik jalan pagi, rata-rata tekanan darah responden sisole 145 mmHg sedangkan diastole 90 mmHg. Sesudah dilakukan aktivitas fisik jalan pagi penurunan tekanan darah sistole 5-15 mmHg dan diastole 5-10 mmHg. Dan hasil uji Paired-Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dengan Pvalue 0,000 sistole dan Pvalue 0,003 diastole . Kesimpulan dari penelitian ini adalah jalan pagi selama 30 menit dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu berpengaruh terhadap menurunya tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi. Peneliti berharap agar petugas kesehatan di Puskesmas Pauh dapat menerapkan aktivitas fisik jalan pagi kepada lansia dengan hipertensi untuk menurunkan tekanan darah
HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SABAI NAN ALUIH SICINCIN
Elderly as the final stage of the human life cycle, often colored with living conditions that are not in accordance with expectations, so that mental disorders such as depression. The prevalence of depression in the elderly 5-17% in health primer care, 20% the elderly in the comunity, 25% the elderly in the hospital and 40% the elderly in the nursing home.This study aims to determine the Relationship Spirituality With Depression In The Elderly in Panti Social Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Year 2017. The type of this research is descriptive analytic, with desain cross sectional study. This research has been conducted at Panti Social Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin in September 2016 until June 2017. The population in this study are all elderly who are in Panti Social Tresna werdha sabai nan aluih recorded as many as 110 people, with a sample of 52 people who in Take with the sampling technique by simple random sampling. The result of univariate analysis showed that respondents had mild depression (63,5%) and bad spirituality (55,8%). While bivariate analysis showed that there was a significant relationship between spirituality with depression and value (p = 0,003). This research concludes that spirituality variables have a significant relationship with depression in the elderly. Lansia sebagai tahap akhir dari siklus kehidupan manusia, sering diwarnai dengan kondisi hidup yang tidak sesuai dengan harapan,sehingga mengalami gangguan mental seperti depresi. Prevalensi depresi pada lanjut usia 5-17% di pelayanan kesehatan primer, 20% lansia berada di komunitas, 25% lansia berada di rumah sakit dan 40% lansia berada di panti jompo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Spiritualitas dengan Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriftif analitik, dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini telah di lakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin pada bulan September 2016 sampai Juni 2017. Populasi dalam penelitian ini semua lansia yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih tercatat sebanyak 110 orang, dengan sampel sebanyak 52 orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Hasil penelitian analisa univariat didapatkan responden yang mengalami depresi ringan (63,5%) dan spiritualitas yang tidak baik (55,8%). Sedangkan analisa bivariat didapatkan hasil ada hubungan yang bermakna antara spiritualitas dengan depresi dengan nilai (p=0,003). disarankan kepada pihak panti untuk meningkatkan kegiatan positif di panti seperti shalat berjamaah, mengikuti wirid, belajar mengaji, mengajak lansia berinteraksi dengan lansia yang lain, menikmati dan menjaga lingkungan disekitas PSTW tersebut
