432 research outputs found

    Perancangan SIstem Informasi Pengarsipan Pada PT. BPR Handayani Cipta Sejahtera Siwa Kab. Wajo Sulawesi Selatan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan : (1) mengetahui sistem penyimpanan arsip yang diterapkan pada PT. BPR Handayani Cipta Sejahtera Siwa, 2) mengetahui peralatan apa saja yang dipergunakan dalam penyimpanan arsip pada PT. BPR Handayani Cipta Sejahtera Siwa, 3) mengetahui prosedur penemuan arsip pada PT. BPR Handayani Cipta Sejahtera Siwa.Penulisan tugas akhir ini dilakukan pada bulan Agustus 2004 sampai dengan Oktober 2004, dengan lokasi penelitian di PT. BPR Handayani Cipta Sejahtera Siwa Kab. Wajo Sulawesi Selatan. Efektivitas penyimpanan arsip yang dimaksud adalah perbandingan waktu yang digunakan antara sistem manual dengan sistem komputerisasi. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penyimpanan arsip tersebut adalah agar pencatatan dan penemuan kembali arsip secara akurat dan tepat. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer melalui observasi, wawancara dan penelitian pustaka.Dengan menggunakan sistem ini dapat lebih memudahkan proses pencarian arsip dibanding dengan membuka setiap lembaran arsip yang disimpan dalam sebuh map. Sedangkan arsip yang sudah tersimpan akan lebih awet dan tidak akan dikhawatirkan lagi arsip tersebut akan tercecer pada saat pencarian arsip.xiii, 63 hlm.; 29 c

    IDENTIFIKASI PELAKSANAAN GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT PADA PT. GOPEK CIPTA UTAMA SLAWI KAB.TEGAL

    No full text
    Identifikasi Pelaksanaan Green Human Resource Management (Survey pada PT.Gopek Cipta Utama Slawi). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Soegijapranata Semarang 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Green Human Resource Management pada PT. Gopek Cipta Utama Slawi. Apakah sudah dilakukan atau belum. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah penyebaran kuesioner, melalukan wawancara kepada atasan PT. Gopek Cipta Utama Slawi dan melakukan observasi. Populasi yang digunakan adalah karyawan PT. Gopek Cipta Utama Slawi yang berada di kantor.Sampel penelitian ini adalah 10 karyawan PT.Gopek Cipta Utama slawi yang berada di kantor dengan melakukan penyebaran kuesioner yang dilakukan oleh atasan PT.Gopek Cipta Utama Slawi. Hasil penelitian pelaksanaan Green Human Resource Management pada PT. Gopek Cipta Utama Slawi. Hampir semua karyawan memberikan jawaban jika Green Human Resource Management pada PT. Gopek Cipta Utama Slawi belum sepenuhnya diterapkan

    Modul Panduan Praktis Aquascaping

    No full text
    Hak Cipta dalam bentuk: Modul, dengan judul: Panduan Praktis Aquascaping, yang diciptakan oleh: Anis Zubaidah, Hariyadi, Hendra Raharja, Fonny Handayani, Devi Putri Rachmawati dan Rizka Amalia

    Perlindungan Terhadap Pencipta Cerita Film Benyamin Biang Kerok Yang Diproduksi Kembali Pihak Lain Ditinjau dari Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta (PUTUSAN NOMOR 09/Pdt.Sus – Hki/Cipta/2018/PN Niaga Jkt.Pst)

    No full text
    Dalam cipta film terdapat beberapa aspek cipta yang dilindungi dan diatur dalam Undang – Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta . Dalam kasus Film Benyamin Biang Kerok yang terjadi antara Syamsul Fuad dan PT Facon Pictures merupakan kasus yang terjadi karena adanya pengalihan hak cipta naskah cerita diantara para pihak. Sehingga membuat salah satu pihak yaitu Syamsul Fuad sebagai pencipta naskah cerita film tersebut pada tahun 1972 dirugikan walaupun terdapat bukti – bukti yang menunjang. Bagaimana perlindungan terhadap pencipta cerita film benyamin biang kerok yang diproduksi kembali pihak lain ditinjau dari undang – undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta?. Metode penelitian adalah penelitian normativ dengan pendekatan Undang – Undang dan pendekatan Kasus, penggunaan data sekunder dan data primer serta analisis kualitatif. Sengketa terjadi antara Syamsul Fuad sebagai pencipta naskah cerita dan PT Falcon Pictures sebagai produser film mengenai restorasi yang dilakukan PT Falcon Pictures atas film Benyamin Biang Kerok tanpa adanya kesepakatan dengan Syamsul Fuad sehingga Syamsul Fuad sebagai pencipta cerita film tersebut merasa dirugikan. Namun tidak ada perjanjian pengalihan hak cipta sehingga restorasi film Benyamin Biang Kerok tidak sesuai dengan peraturan perundang – undangan dan dianggap tidak pernah ada. Serta putusan pengadilan niaga Jakarta pusat nomor 09/Pdt.Sus – Hki/Cipta/2018/PN Niaga Jkt.Pst yang kurang tepat dalam menjatukan putusannya. Karena dalam putusannya menolak gugatan Syamsul Fuad sebagai tergugat atas kurangnya pihak sementara permasalahan kasus ini dikarenakan tidak adanya kesepakatan pencipta naskah cerita dengan produser yang memproduksi kembali sebuah film yang berarti yang terlibat dalam kasus ini hanyalah Syamsul Fuad dan PT Falcon Pictures. Jadi pada dasarnya Syamsul Fuad adalah pemengang hak cipta naskah cerita film tersebut kedepannya para pihak yang melakukan perjanjian mempunyai kesadaran hukum dalam membuat perjanjian lisensi dalam pengalihan hak

    Keberlakuan Hukum Hak Cipta sebagai Objek Jaminan Fidusia pada Perbankan di Indonesia

    No full text
    Pada tahun 2014 Pemerintah Indonesia mencabut Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 digantikan dengan Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 yang kini berlaku. Perubahan undang-undang tersebut membawa perubahan yang fundamental. Di mana Pasal 16 ayat (3) Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, menyatakan bahwa hak cipta dapat dijadikan sebagai obyek jaminan fidusia. Dengan demikian, Pemerintah mengakui hak cipta sebagai salah satu benda yang dapat dijadikan sebagai jaminan utang. Berhubung pengaturan pelaksanaan mengenai benda bergerak tidak berwujud sebagai objek jaminan di Indonesia belum terbit maka diperlukan penelitian yang bersifat elaboratif ini demi pembaharuan hukum jaminan kebendaan di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi positif bagi pemerintah sebelum aturan pelaksanaan mengenai jaminan kebendaan dengan objek Hak Cipta diterbitkan. Penelitian ini mengunakan analisis yuridis normatif dengan rumusan masalah: Pertama, bagaimana pengkualifikasian Hak Cipta untuk dapat dijaminkan sebagai Jaminan Fidusia?; Kedua, bagaimana eksekusi Jaminan Fidusia berupa Hak Cipta apabila terjadi ingkar janji (wanprestatie)? Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan kepastian hukum bagi masyarakat pengguna karya intelektual (hak cipta) sebagai jaminan utang

    Penerapan Konsep Tut Wuri Handayani di Taman Madya Malang Studi Kasus dalam Pembelajaran Sejarah kelas XI pada Semester Genap 2013/2014

    No full text
    ABSTRAKWicaksono, G. S. 2014. Penarapan Konsep Tut Wuri Handayani di Taman Madya Malang Studi Kasus dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI pada Semester Genap 2013/2014. Skripsi, Program Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Aditya Nugroho Widiadi, S.Pd., M.Pd. (II) Dra. Yuliati, M. Hum.Kata Kunci: Tut Wuri Handayani, SMA Taman Madya Malang, Pembelajaran SejarahTut Wuri Handayani adalah simbol dan lambang pendidikan di Indonesia. Pentingnya konsep Tut Wuri Handayani ternyata tidak diimbangi dengan penerapannya dan tidak sesuai dengan yang diharapkan Ki Hajar Dewantara. Guru mempunyai peran yang sangat penting dalam Tut Wuri Handayani bukan hanya sebagai pengajar tetapi lebih sebagai pendidik. Guru diharapkan utuh dalam pelaksanaan pembelajarannya yaitu sebagai teladan, sebagai pendorong, dan sebagai pendukung. Dengan konsep Tut Wuri Handayani tersebut anak diberi kebebasan penuh baik jiwa dan raganya supaya dapat menemukan kodrat alamnya sendiri. Banyaknya permasalahan tentang pelaksanaan konsepTut Wuri Handayani, penulis ingin mengetahui dan menggali kembali bagaimana Tut Wuri Handayani yang sebenarnya dengan melakukan penelitian ke sekolah yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara, yaitu Taman Madya Malang.Penelitian di Taman Madya Malang ini berusaha untuk mengetahui kesesuaian antara teori Tut Wuri Handayani dengan pemahaman para pamong di  Taman Madya Malang dan pelaksanaannya dalam pembelajaran sejarah. Mengacu pada permasalahan penelitian di atas dapat ditarik rumusan masalah sebagai berikut: 1). Bagaimana sejarah dan profil Taman Madya Malang? 2). Bagaimana pemahaman pamong tentang konsep Tut Wuri Handayani di Taman Madya Malang? 3). Bagaimana penerapan konsep Tut Wuri Handayani oleh pamong di Taman Madya Malang dalam pembelajaran sejarah?.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data penelitiannya adalah kepala sekolah dan para pamong di Taman Madya Malang dengan mengambil data dari kata-kata dan tindakan para pamong. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan cara pengamatan, wawancara, serta penggunaan dokumen dan foto selama kegiatan penelitian di Taman Madya Malang. Analisis data penelitian ini menggunakan model interaktif, yang terdiri dari tahapan reduksi, display dan konklusi.Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh dua kesimpulan hasil penelitian. Pertama, menurut pemahaman para pamong di Taman Madya Malang, Tut Wuri Handayani adalah penerapan dari Sistem Among. Sistem Among pada dasarnya adalah menempatkan pendidikan sebagai proses menuntun anak (ngemong), seperti hubungan orang tua dan anak dalam keluarga. Mendidik anak didik dengan konsep Tut Wuri Handayani adalah memberi kebebasan kepada anak supaya dapat menemukan kodratnya sendiri. Pemberian kebebasan juga harus dibekali cipta, rasa dan karsa, supaya anak mempunyai kematangan pada jiwanya. Hasil dari pelaksanaan konsep Tut Wuri Handayani diharapkan anak dengan sendirinya menjadi mandiri dan disiplin.Kedua, penerapan konsep Tut Wuri Handayani oleh pamong sejarah di Taman Madya Malang diwujudkan dalam bentuk pemberian kebebasan kepada anak didik dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Pemberian kebebasan tersebut bertujuan supaya anak belajar sendiri dari sumber-sumber pelajaran sejarah. Selain itu, anak juga dibekali cipta, rasa dan karsa sehingga tanpa disadari anak didik yang sudah dibekali dengan cipta, rasa dan karsa serta pemandirian dengan Tut Wuri Handayani menjadikan anak disiplin. 

    PELAKSANAAN ADMINISTRASI PERGUDANGAN PRODUK NONUNILEVER PADA PT. CIPTA NIAGA (PERSERO) CABANG JEMBER

    No full text
    Pelaksanaan Administrasi Pergudangan pada PT Cipta Niaga (Persero) Cabang Jember dimulai dari proses/ tata cara pengadaan barang, penerimaan barang samapi pengeluaran barang. Selama Melaksanakan Praktek Kerja Nyata di PT Cipta Niaga (Persero) Cabang Jember memperoleh pengalaman mengenai pengisian Blangki sebagai bukti penerimaan dan pengeluaran barang di gudang

    PERLINDUNGAN HAK CIPTA PADA APLIKASI TIKTOK

    No full text
    Meliana Amalia. PERLINDUNGAN HAK CIPTA PADA APLIKASI TIKTOK. Skripsi. Tegal: Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Universitas Pancasakti tegal. 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaturan Hak Cipta pada aplikasi TikTok, dan untuk mengkaji perlindungan Hak Cipta pada aplikasi TikTok bagi author aplikasi dan author video. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan dalam pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlindungan Hak Cipta Pada Aplikasi TikTok sudah ada dalam Ketentuan layanan aplikasi TikTok www.tiktok.com point 6 Hak Kekayaan Intelektual. Dan perlindungan hukum bagi author aplikasi TikTok yaitu Zhang Yiming terkait perlindungannya yaitu termuat dalam UU No.28 tahun 2014 tentang Hak Cipta Pasal 1 angka 1 menyebutkan bahwa Hak Cipta merupakan Hak Eksklusif. Selanjutnya perlindungan hukum bagi pemilik konten atau author konten, dimana TikTok sudah memberikan lisensi non eksklusif kepada pengguna aplikasi Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti tegal. Kata Kunci: Perlindungan Hak Cipta Pada Aplikasi TikTok

    PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN PERFORMING RIGHT KARYA CIPTA LAGU DALAM APLIKASI TikTok

    No full text
    Hak cipta pada dasarnya adalah hak untuk memperbanyak karya berhak cipta, mencegah pemegang hak cipta menyalin karyanya tanpa ijin. Penelitian. ini. bertujuan untuk. mengetahui. karya yang dikomersilkan dan menganalisa bentuk. perlindungan. hukum. untuk creator dalam aplikasi TikTok serta sebagai perlindungan di bidang HKI terkait karya cipta musik atau lagu. .Penelitian ini .menggunakan .metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan Undang- Undang. Sumber data penelitian ini adalah: (1) badan hukum primer yakni Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta peraturan lain yang terkait; (2) badan hukum sekunder berupa buku-buku, kamus hukum, dan jurnal hukum; dan (3) badan hukum tersier seperti ensiklopedia, glosarium, internet, berita, dan sebagainya. Metode pengumpulan bahan hukum dilakukan secara studi kepustakaan dengan mengkaji dan menelusuri sumber kepustakaan terkait. Metode analisis bahan hukum. dilakukan dengan. memadukan. bahan hasil penelitian berdasarkan konsep hukum, norma hukum, serta doktrin-doktrin yang berkaitan dengan. pokok. permasalahan. .Banyaknya pelanggaran hak cipta lagu/ musik pada bidang mechanical right selama ini paling banyak mendapat perhatian karena banyaknya kasus pembajakan. Hingga muncul banyak sekali statement mengenai pembajakan kaset, DVD, dan lain sebagainya. Pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tidak mengenal istilah perbanyakan namun proses dan perbuatan menggandakan suatu salinan/ ciptaan/ fonogram dengan cara apapun baik sementara atau selamanya. Simpulan penelitian yakni agar generasi yang apatis bisa mengetahui jika setiap karya tidak bisa sembarangan digunakan. Kemudian, melalui perundang-undangan yang sudah ada dapat dianalisa mengenai tindakan komersialisasi karya cipta musik/ lagu

    HAK CIPTA BUKAN HANYA COPYRIGHT

    No full text
    AbstrakUnder his research the author does elaboration through Hak Cipta andcopyright in clearly by those history and implication in practice. This articleannounces that hak cipta is not copyright eventhough in the inside of hakcipta contained copyright. Hak cipta itself under that history has been trulyas revision of copyright doctrine in England. That revision movement washappened in Europe continent under doctrine of justice (of natural law)which says that protection ought to be given to the inventor not tocorporations that based on copyright. Then later in implication is not truethat corporations aim to taking over all of inventor right even under specificcontract. The author convinces that right shall not be alienated from theinventor basedfreedom of contract principle.</jats:p
    corecore