178,580 research outputs found

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    No full text
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL DENGAN BERAT BAYI BARU LAHIR DI BPM R JATISRONO

    No full text
    ABSTRAK Hafari Fajria Nuril Ummah. R1115043. 2016. Hubungan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Dan Berat Bayi Baru Lahir Di BPM R Jatisrono. Program Studi D IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta Latar Belakang : Peningkatan berat badan ibu hamil merupakan gambaran status gizi. Jika gizinya baik, maka seluruh komponen kehamilan dan perkembangan janin akan baik sehingga bayi akan lahir normal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu hamil dengan berat bayi lahir. Metode : Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di BPM R Jatisrono, Wonogiri. Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 41. Pengambilan data menggunakan daftar isian. Analisis statistik menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil : Responden dengan kenaikan berat badan normal selama hamil sebanyak 35 (85,4%), sedangkan yang tidak normal sebanyak 6 responden (14,6%). Sebagian besar bayi lahir dengan berat badan normal yaitu 38 bayi (92,7%), sedangkan yang tidak normal yaitu 3 bayi (7,3%). Pengujian statistik didapatkan nilai p=0,02, sehingga Ha diterima. Simpulan : Terdapat hubungan signifikan antara kenaikan berat badan ibu hamil dengan berat bayi baru lahir. Ibu hamil dan keluarga diharapkan memperhatikan pemenuhan gizi pada ibu hamil untuk mendukung pertumbuhan janin. Kata Kunci : kenaikan berat badan ibu hamil, berat BB

    HUBUNGAN ANTARA USIA DAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN PAYUDARA SELAMA HAMIL DI POLI KANDUNGAN DI RSU JASEM, SIDOARJO

    No full text
    Background: Perawatan payudara merupakan kebutuhan perawatan diri yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan terutama pada ibu hamil. Fenomena yang terjadi poli kandungan di RSU Jasem Sidoarjo. Banyak ibu yang merawat payudaranya selama hamil tidak terawat dengan baik dan benar, sebagian besar para ibu saat hamil tidak melakukan perawatan payudaranya, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil. Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan Ibu Hamil tentang perawatan payudara selama hamil. Method: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 Responden sampel sebanyak 30 responden diambil dengan teknik sampling quota sampling teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner jenis close-ended questionnaire dengan jumlah pertanyaan sebanyak 10 soal. Setelah data terkumpulkan dilakukan Uji statistik Pearson’s product moment correlation dengan menggunakan SPSS 21. Results: Terdapat hubungan yang positif antara usia dan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil (r = .564, p < .01; r = .560, p < .01, secara berurutan). Conclusion: Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan hubungan yang positif antara pertambahan usia dan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil. Key words: usia, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, perawatan payudara, Ibu Hamil

    Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Senam Hamil

    No full text
    Senam hamil adalah program kebugaran yang diperuntukkan bagi ibu hamil.Latihan fisik atau senam hamil dan kebugaran selama hamil dan sesudah nya patut mendapat perhatian khusus.Karena tubuh berkembang dan berat badan pun akan bertambah, latihan yang teratur membantu memelihara kesehatan dan kebugaran bahkan melakukan program kebugaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang Senam Hamil di Desa Muara Purba Nauli Kecamatan Angkola Muaratais Tahun 2021.Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimenOne Group Pretest-Posttest Only Design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 orang.Analisa yang digunakan adalah uji beda dua mean (uji t) yaitu paired t test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh Edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang senam hamil dengan nilai p 0,000 (p&lt; 0,05). Diharapkan bagi responden penelitian ini dapat menambah wawasan responden dan mengaplikasikan Senam Hamil saat Kehamilan. Bagi bidan diharapkan dapat menerapkan dan melakukan edukasi ataupun promosi kesehatan yang dapat diberikan kepada ibu hamil dalam menguramgi keluhan fisik maupun psikologis selama masa kehamilan

    "Closing the R&D Gap, Evaluating the Sources of R&D Spending"

    No full text
    Both spending and tax policies have been implemented in the United States with the goal of stimulating private sector research and development (R&D). Karier questions whether current R&D policy, especially the research and experimentation tax credit, can contribute to closing the gap between nondefense expenditures on R&D in the United States and such expenditures in other countries, such as Japan and Germany. He also explores possible changes to our current R&D policy to make it more effective.

    Hubungan Antara Usia Dan Tingkat Pendidikan Dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perawatan Payudara Selama Hamil Di Poli Kandungan RSU Jasem, Sidoarjo

    No full text
    Introduction. Perawatan payudara merupakan kebutuhan perawatan diri yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan terutama pada ibu hamil. Fenomena yang terjadi poli kandungan di RSU Jasem Sidoarjo. Banyak ibu yang merawat payudaranya selama hamil tidak terawatt dengan baik dan benar, sebagian besar para ibu saat hamil tidak melakukan perawatan payudaranya, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil.Methods. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 Responden sampel sebanyak 30 responden diambil dengan teknik sampling quota sampling teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner jenis close-ended questionnaire dengan jumlah pertanyaan sebanyak 10 soal. Setelah data terkumpulkan dilakukan Uji statistik Pearson's product moment correlation dengan menggunakan SPSS 21.Result. Terdapat hubungan yang positif antara usia dan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil (r = .564, p < .01; r = .560, p < .01, secara berurutan).Conclusion. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan hubungan yang positif antara pertambahan usia dan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil

    Hubungan Asupan Energi, Protein, Fe, Zinc, Vitamin C dan Kadar IL-6 pada Ibu Hamil 10 - 24 Minggu dengan Anemia Defisiensi Besi

    No full text
    Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil masih merupakan salah satu masalah utama kesehatan di Indonesia. Anemia Defisiensi Besi (ADB) pada ibu hamil tidak hanya disebabkan oleh kekurangan asupan Fe tetapi juga disebabkan oleh kekurangan zat gizi lain, seperti protein, vitamin dan mineral. Ibu hamil mengalami perubahan sistem imun dari sel Th1 ke sel Th2 yang ditandai oleh pelepasan sitokin IL-1, IL-6, IL-4 dan IL-10. Peningkatan IL-6 berhubungan dengan penurunan kadar Fe dalam serum darah pasien yang terinfeksi Helicobacter pylori. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan asupan energi, protein, Fe, Zinc, vitamin C dan kadar IL-6 pada ibu hamil 10 – 24 minggu dengan anemia defisiensi besi. Metode : Desain penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan subjek penelitian dengan purposive sampling. Sejumlah 23 ibu hamil memenuhi kriteria penelitian dan dibagi menjadi 2 kelompok, 12 ibu hamil sebagai kelompok kontrol dan 11 ibu hamil sebagai kelompok ADB. Pengambilan data menggunakan kuesioner, wawancara dan sampel darah vena. Uji Man Whitney U, uji bivariat Spermann, Sommer`s Gamma dan uji regresi logistik digunakan untuk menganalisa data yang diperoleh. Hasil Penelitian : Rerata asupan energi, protein, Fe, Zinc, Vitamin C dan kadar IL-6 pada ibu hamil dengan ADB berbeda dengan kelompok tidak anemia, walaupun secara statistik tidak bermakna. Ibu hamil tidak anemia mengkonsumsi protein hewani lebih tinggi dibandingkan ibu hamil ADB dengan p = 0,029. Semakin rendah asupan Fe maka semakin tinggi kadar IL-6 pada ibu hamil ADB (p = 0,032, r = -0,449), pola yang sama juga terjadi pada ibu hamil tidak anemia. Semakin berat pekerjaan maka semakin rendah tingkat asupan energi (p = 0,003, r = 0,375), protein (p = 0,027, r = 0,317) dan Zinc (p = 0,032, r = 0,188) pada kedua kelompok ibu hamil. Hal yang sama juga tampak pada riwayat paritas dengan tingkat asupan energi (p = 0,003, r= -0,418), protein (p = 0,000, r = -0,503) dan Zinc (p = 0,046, r = -0,261). Kesimpulan : Kejadian ADB pada ibu hamil 10 – 24 minggu tidak dipengaruhi oleh asupan energi, protein, Fe, Zinc dan Vitamin C. Semakin tinggi asupan Fe maka semakin rendah kadar IL-6. Pekerjaan ibu hamil yang semakin berat menurunkan tingkat asupan energi, protein dan Zinc. Ibu hamil yang semakin sering melahirkan menurunkan tingkat asupan energi, protein dan Zinc

    PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER AKHIR DALAM MENGHADAPI PERSALINAN YANG MENGIKUTI SENAM HAMIL DENGAN TIDAK MENGIKUTI SENAM HAMIL

    No full text
    Banyak ibu hamil trimester akhir yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinannya. Kecemasan tersebut dapat menggangu selama masa kehamilan. Tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester akhir perlu diatasi dengan suatu latihan yang memberikan pembinaan dan pelatihan untuk fisik dan mental yaitu berupa latihan senam hamil. Namun perlu diketahui apakah terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara ibu hamil trimester akhir yang melakukan senam hamil dengan yang tidak? Untuk menjawab permasalahan tersebut maka dilakukanlah penelitian dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian ex post facto terhadap 40 ibu hamil trimester akhir yang mengikuti senam hamil dengan yang tidak di Rumah Sakit Bhayangkara TK.I R. Said Sukanto Jakarta, dengan teknik purposive sampling, instrument penelitian yang digunakan adalah angket kecemasan. Dari hasil angket dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, pengumpulan data dan analisis data.Teknik Analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan uji T-test yaitu Independent Sample T test serta pengujian dilakukan pada taraf α = 0,05. Dari hasil pengolahan dan analisis data diperoleh nilai signifikansi yaitu 0,043 yang nilainya lebih kecil dari taraf kesalahan (α) 0,05 atau dengan signifikansi 95 %, artinya Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara ibu hamil trimester akhir yang melakukan senam hamil dengan ibu hamil trimester yang tidak melakukan senam hamil

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    RG 9015-001-004 Frank R. Zebley General Assembly

    No full text
    John P. Hamil
    corecore