32,219 research outputs found

    ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL USHUL FIQH DENGAN KITAB AS-SULAM KARYA ABDUL HAMID HAKIM DI MA FUTUHIYYAH-1 MRANGGEN DEMAK TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran muatan lokal ushul fiqh dengan kitab As-sulam karya Abdul hamid hakim di MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak tahun pelajaran 2016/2017. (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran muatan lokal ushul fiqh dengan kitab As-sulam karya Abdul hamid hakim di MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak tahun pelajaran 2016/2017. (3) Untuk mengetahui hasil pelaksanaan pembelajaran muatan lokal ushul fiqh dengan kitab As-Sulam karya Abdul hamid hakim di MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak tahun pelajaran 2016/2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif analistik, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diperoleh dari informan (Kepala Madrasah, Guru pengampu pembelajaran dan peserta didik). Lokasi penelitian ini di MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak. Adapun hasil penelitian ini adalah: (1) pelaksanaan pembelajaran muatan lokal ushul fiqh dengan kitab As-Sulam karya Abdul hamid hakim di MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak Tahun Pelajaran 2016/2017 melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.(2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran muatan lokal ushul fiqh dengan kitab As-sulam karya Abdul hamid hakim di MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak tahun pelajaran 2016/2017 yaitu alokasi waktu, kompetensi guru, lingkungan, adanya mata pelajaran bahasa arab dan ilmu alat (nahwu/shorof). Sedangkan faktor penghambatnya yaitu: kurangnya minat belajar siswa, Bahasa, dan latar belakang pendidikan siswa.(3) Hasil pelaksanaan pembelajaran muatan lokal ushul fiqh dengan kitab As-sulam karya Abdul hamid hakim di MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak tahun pelajaran 2016/1017 mencakup tiga ranah aspek yaitu: kognitif, afektif dan psikomotorik. dibuktikan dengan nilai siswa yang sudah melampaui Kriterian Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Dibuktikan dengan siswa menjalankan sholat sunnah dhuha dan sholat jama’ah dhuhur tanpa menunggu perintah dari sekolah serta kemampuan membaca, menulis, menerjemah dan memahami teks bahasa Arab

    Institutional Approach to E-commerce: An Integrated Framework for Pakistan

    No full text
    Pakistan needs to knit itself into global information economy in order to ensure economic development. E-commerce is the essential tool through which this objective can be met. Currently, the economy is in a transition, the span of which needs to be shortened in order to meet the global challenges in the coming years. An institutional approach is essential to develop e-commerce. An appropriate institutional framework will shorten the time span of the transition period and will ensure a smooth transition to information economy. It will provide an effective and efficient use of the existing institutional infrastructure and development of new institutions. It calls for close coordination between the government, industry, and international organisations.

    Physicochemical characteristics of Bt (Seeni-1) Vs. local hamid cultivar cotton seed oils

    No full text
    n investigation on physicochemical characteristics of Bt (Seeni-1) vs local Hamid cultivar (cv) cottonseed oils (CSO) was conducted. Protein in Seeni-1 seed was relatively higher than Hamid cv seed. Oil content, ash and fibre of Hamid cv were relatively higher. Ash and oil content in black (chemical delinting) and white (mechanical delinting) seed were relatively higher in Hamid cv. There were no differences between the specific gravity (sp.gr.), refractive index (R.I.) and moisture content of both oils. Free fatty acids (FFA) and iodine value (IV) in Seeni-1 were relatively higher. Saturated fatty acids (SFAs) in Hamid cv oil proved to be more than Seeni-1 oil [automatically the USFA should be higher in Seeni-1]. Phosphorus content in Seeni-1 oil was lower than that of Hamid cv, whereas there was no significant difference in the peroxide value (PV)

    Implementasi Manajemen Strategik dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Plus Al Hamid Banjarmasin

    No full text
    Pendidikan penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perancanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen strategik dalam meningkatkan mutu pendidikan, serta mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat manajemen strategik di MA Plus Al Hamid Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif data ang dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dokumentasi serta dianalisis dengan teknik deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen strategik dalam meningkatkan mutu pendidikan di MA Plus Al Hamid Banjarmasin. Pada kajian manajemen strategik dalam meningkatkan mutu pendidikan di MA Plus Al Hamid Banjarmasin. Menunjukkan bahwa perencanaan strategik yang di MA Plus Al Hamid Banjarmasin meliputi empat kegiatan yaitu pengembangan visi,misi dan tujuan, identifikasi faktor internal dan eksternal serta penyusunan strategi, pelaksanaan manajemen strategik di MA Plus Al Hamid Banjarmasin mencakup yaitu menentukan kebijakan Madrasah, memotivasi tenaga pendidik dan kependidikan, mengalokasikan sumber daya manusia dan mengembangkan budaya strategi, dan evaluasi manajemen strategik di MA Plus Al Hamid Banjarmasin meliputi memonitor seluruh hasil, mengukur kinerja individu, dan madrasah mengambil langkah perbaikan

    Development of powerpoint-based learning media to improve student learning outcomes on the material of economic science concepts at MA Hamid Rusydi Malang

    No full text
    Introduction: Learning resources are an important component of learning. The purpose of this study is to analyze the feasibility, viability, effectiveness, or extent of development of PowerPoint-based learning resources on the topic of conceptual economics in MA Hamid Rasidi Malang. Methods: The research methodology was developed using two types of data, quantitative and qualitative. Finding: The development of this learning tool was adapted from the development model of Borg and Gall (2003), which has 10 phases, but the researchers implemented eight phases due to time, energy, and cost implications. The eight phases are: research and data collection, planning, product format development, initial testing, product revision, intensive field testing, final product revision, implementation, and deployment. The study found that based on feasibility testing by six reviewers, the validity level of the learning media product averaged 96% high feasibility from two subject matter experts, 97% high feasibility from two language experts, 91% high feasibility from two media experts, two social studies teachers. The average feasibility was 96% high from MA. Hamid Rasidi Malang and MA. Said Malang, and 91% high from the students of MA. Hamid Rasidi Malang and MA. Nasional Malang. Conclusion: Malang students indicated that the initial test results before the use of the PowerPoint-based materials were highly effective with an average of 92%, and the results after the use of the PowerPoint-based materials were highly effective with an average of 98%. This indicates that the developed product can be used in social studies and is practical and effective

    Development of powerpoint-based learning media to improve student learning outcomes on the material of economic science concepts at MA Hamid Rusydi Malang

    No full text
    Introduction: Learning resources are an important component of learning. The purpose of this study is to analyze the feasibility, viability, effectiveness, or extent of development of PowerPoint-based learning resources on the topic of conceptual economics in MA Hamid Rasidi Malang. Methods: The research methodology was developed using two types of data, quantitative and qualitative. Finding: The development of this learning tool was adapted from the development model of Borg and Gall (2003), which has 10 phases, but the researchers implemented eight phases due to time, energy, and cost implications. The eight phases are: research and data collection, planning, product format development, initial testing, product revision, intensive field testing, final product revision, implementation, and deployment. The study found that based on feasibility testing by six reviewers, the validity level of the learning media product averaged 96% high feasibility from two subject matter experts, 97% high feasibility from two language experts, 91% high feasibility from two media experts, two social studies teachers. The average feasibility was 96% high from MA. Hamid Rasidi Malang and MA. Said Malang, and 91% high from the students of MA. Hamid Rasidi Malang and MA. Nasional Malang. Conclusion: Malang students indicated that the initial test results before the use of the PowerPoint-based materials were highly effective with an average of 92%, and the results after the use of the PowerPoint-based materials were highly effective with an average of 98%. This indicates that the developed product can be used in social studies and is practical and effective

    THE ANALYSIS OF THE CORRELATION BETWEEN RECEPTIVE VOCABULARY AND GRADE TEN STUDENTS’ DESCRIPTIVE WRITTEN SKILL AT MA AL-HAMID

    No full text
     This research consists of two variables, namely the independent variable (receptive vocabulary) and the dependent variable writing skill). The research consist of two variables, namely the receptive vocabulary and writing skill. The purpose of this research is to find out whether or not there is correlation between receptive vocabulary and writing skill. This research was conducted on the gradeten students at MA AL-HAMID, at in the academic year 2016/2017. Research method used in this research was correlational, quantitative and design was ex-post facto deisgn.To collect data the researacher used two instrument in the form of objective, multiple choice each numbering 30 for both X variable out of 50 question items for X and also 6 items for Y having been tried out in class X at MA AL-HAMID . the scores obtained from try-out class were used to analyze the validity, reliability, discrimination power and difficulty index of each question item in the two instruments.The population of this research was grade ten students consisting of 118 students occupying 3 classes. The number of sample was 40 students seating in class C taken from the population using cluster randomtechnique. The results obtained from samples were used to analyzethe data using statistical formulas of pearson’s product moment, preceded by normality and linierity test as the pre-requiste requirements for data analysis.The analysis using SPSS-based product moment formula produced significance (sig.) value of o.ooo. since the significance value was smaller than (<) alpha o.o5, Ho is rejected and Ha is accepted. Accordingly the research concludes that there is significant correlation correlation between receptive vocabulary and grade ten student’s writing skill at MA AL-HAMID in the academic year of 2016/2017

    Variations on the Author

    No full text
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Analisis Penggunaan Power Point Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Ma Plus Al-Hamid Banjarmasin

    No full text
    Pesatnya perkembangan teknologi, membuat pembelajaran juga semakin berkembang, salah satunya melalui penggunaan media seperti power point. Media ini membuat siswa terlibat aktif, menjadikan pembelajaran lebih menarik, dan memudahkan pemahaman materi. Pembelajaran menggunakan media power point juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, berdiskusi, dan bekerja sama karena terdapat presentasi berkelompok, sehingga meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi, seperti Sejarah Kebudayaan Islam, serta meningkatkan semangat belajar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penggunaan media power point pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Faktor pendukung dan penghambat guru dan siswa dalam Penggunaan media power point pada mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan persepsi guru dan siswa dalam Penggunaan media power point pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) memakai metode analisis deskriftif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu guru Sejarah Kebudayaan Islam dan siswa kelas XII di MA Plus Al-Hamid Banjarmasin, sedangkan objek dari penelitian ini yaitu penggunaan media power point. Selain itu, terdapat pula Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian analisis penggunaan power point Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Ma Plus Al-Hamid Banjarmasin yaitu efektif meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Meskipun ada tantangan seperti waktu pemasangan LCD dan cahaya yang terlalu terang, pembelajaran ini membuat materi lebih menarik dan memudahkan interaksi antar siswa. Dan juga Guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan power point, yang membuat pembelajaran lebih efisien, aktif, dan menyenangka

    Analisis Penggunaan Power Point Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Ma Plus Al-Hamid Banjarmasin

    No full text
    Pesatnya perkembangan teknologi, membuat pembelajaran juga semakin berkembang, salah satunya melalui penggunaan media seperti power point. Media ini membuat siswa terlibat aktif, menjadikan pembelajaran lebih menarik, dan memudahkan pemahaman materi. Pembelajaran menggunakan media power point juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, berdiskusi, dan bekerja sama karena terdapat presentasi berkelompok, sehingga meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi, seperti Sejarah Kebudayaan Islam, serta meningkatkan semangat belajar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penggunaan media power point pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Faktor pendukung dan penghambat guru dan siswa dalam Penggunaan media power point pada mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan persepsi guru dan siswa dalam Penggunaan media power point pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) memakai metode analisis deskriftif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu guru Sejarah Kebudayaan Islam dan siswa kelas XII di MA Plus Al-Hamid Banjarmasin, sedangkan objek dari penelitian ini yaitu penggunaan media power point. Selain itu, terdapat pula Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian analisis penggunaan power point Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Ma Plus Al-Hamid Banjarmasin yaitu efektif meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Meskipun ada tantangan seperti waktu pemasangan LCD dan cahaya yang terlalu terang, pembelajaran ini membuat materi lebih menarik dan memudahkan interaksi antar siswa. Dan juga Guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan power point, yang membuat pembelajaran lebih efisien, aktif, dan menyenangka
    corecore