253 research outputs found

    Indonesiaku: sepilihan sajak Hamid Jabbar

    No full text
    Buku ini berisi puisi-puisi pilihan karya Hamid Jabba

    STRUKTUR DAN NILAI RELIGIUS PADA PUISI ASSALAMU’ALAIKUM KARYA HAMID JABBAR

    No full text
    ABSTRAK Emrizon, Jeki. 2022. Struktur dan Nilai Religius pada Puisi Assalamu'alaikum,1 dan Assalamu'alaikum,2 karya Hamid Jabbar. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu. Pembimbing Utama Dra. Emi Agustina, M.Hum., Pembimbing Pendamping Drs. Amrizal, M.Hum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur dan nilai religi puisi Assalamu'alaikum karya Hamid Jabbar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan struktural. Data penelitian ini berupa diksi kalimat dalam puisi “Assalamu'alaikum,1” dan puisi “Assalamu'alaikum,2” karya Hamid Jabbar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan studi kepustakaan. Teknik analisis data diadaptasi dari teori Sugiyono. Hasil penelitian ini dapat menjawab pernyataan peneliti bahwa struktur dan nilai-nilai agama yang terkandung dalam puisi Assalamu'alaikum,1 dan Assalamu;alaikum,2 karya Hamid Jabbar saling terkait sehingga menghasilkan makna yang komprehensif, dapat disimpulkan: bahwa syair Assalamu' alaikum,1 dan Assalamu'alaikum,2 merupakan syair-syair tasawuf yang didalamnya terdapat pesan-pesan ajakan dan himbauan yang ditujukan untuk dakwah, Assalamu'alaikum,1 dan Assalamu'alaikum,2 memiliki struktur yang memiliki kerangka fisik dan mental, yang berisi struktur yang sangat jelas terikat pada struktur yang tertata dengan baik dan runtut yang memiliki prolog, dialog dan epilog yang di dalamnya pembukaan, isi dan penutup mengandung nilai-nilai agama karena nilai-nilai agama. pada dasarnya mengandung ajaran agama yang dapat dijadikan panutan bagi pembacanya, adapun ciri dari puisi Assalamu'alaikum adalah diksi dan pengulangan kata dalam puisi ini serta adanya nilai religius yang mengacu dengan ilmu tauhid, yaitu rububiyah dan uluhiyah. Kata Kunci: Struktur, Nilai Religiu

    STRUKTUR DAN NILAI RELIGIUS PADA PUISI ASSALAMU’ALAIKUM KARYA HAMID JABBAR

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur dan nilai religi puisi Assalamu'alaikum karya Hamid Jabbar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan struktural. Data penelitian ini berupa diksi kalimat dalam puisi “Assalamu'alaikum,1” dan puisi “Assalamu'alaikum,2” karya Hamid Jabbar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan studi kepustakaan. Teknik analisis data diadaptasi dari teori Sugiyono. Hasil penelitian ini dapat menjawab pernyataan peneliti bahwa struktur dan nilai-nilai agama yang terkandung dalam puisi Assalamu'alaikum,1 dan Assalamu;alaikum,2 karya Hamid Jabbar saling terkait sehingga menghasilkan makna yang komprehensif, dapat disimpulkan: bahwa syair Assalamu' alaikum,1 dan Assalamu'alaikum,2 merupakan syair-syair tasawuf yang didalamnya terdapat pesan-pesan ajakan dan himbauan yang ditujukan untuk dakwah, Assalamu'alaikum,1 dan Assalamu'alaikum,2 memiliki struktur yang memiliki kerangka fisik dan mental, yang berisi struktur yang sangat jelas terikat pada struktur yang tertata dengan baik dan runtut yang memiliki prolog, dialog dan epilog yang di dalamnya pembukaan, isi dan penutup mengandung nilai-nilai agama karena nilai-nilai agama. pada dasarnya mengandung ajaran agama yang dapat dijadikan panutan bagi pembacanya, adapun ciri dari puisi Assalamu'alaikum adalah diksi dan pengulangan kata dalam puisi ini serta adanya nilai religius yang mengacu dengan ilmu tauhid, yaitu rububiyah dan uluhiyah. Kata Kunci: Struktur, Nilai Religiu

    Super Hilang: segerobak sajak Hamid Jabbar

    No full text
    Kumpulan puisi dalam antologi ini dapat dikelompokkan ke dalam dua tema besar: kerinduan kepada Sang Khalik (religius) dan sikap permusuhan pada penguasa (kritik sosial)

    Super hilang : segerobak sajak

    No full text
    Puisi bukanlah caci-maki. Ia juga tidak sekadar ungkapan perasaan melankolis remaja yang cengeng. Seperti juga ragam karya sastra lainnya, sangat mungkin puisi dimanfaatkan sebagai alat untuk mengungkapkan kegelisahan penyair ketika ia mesti ber-hadapan dengan ketidakadilan, ketidakberdayaan atau manakala ia merindui cinta ilahiah. Oleh karena itu, di tangan penyair, puisi dapat menjadi semacam potret kehidupan atau ekspresi subjektif penyairnya sendiri. Inilah yang terjadi dalam antologi Super Hilang Dilihat dari keseriusan penyair dalam proses kreatifnya dan menjadikan puisi sebagai sesuatu yang penting dan telah menyatu sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan kepenyairannya, maka antologi antologi puisi Super Hilang ini patutlah kita sambut baik. Ada banyak hal yang memperlihatkan kepada kita, bahwa menulis puisi bukanlah sekadar main-main. Ia menjadi pekerjaan yang serius yang memerlukan kekayaan pengalaman batin dan keluasan pengalaman intelektual. Dalam konteks inilah, Hamid Jabbar telah mengejawantahkan peran sosialnya sebagai sastrawan

    Strategi komunikasi KH.Hamid Saeful Arif dalam pengajian rutin Malam Juma'at Pondok Pesantren Al Jabbar

    No full text
    Pada saat ini nilai-nilai akhlak yang telah ditanamkan pada tubuh masyarakat alami penurunan, maka KH Hamid Saepul Arif di Ponpes Riyadhoh Al Jabbar bersama dengan para kiai dengan wilayah cakupan sekitar Kampung Kalimati yang berperean penting sebagai pembentukan masyarakat dengan akhlakul karimah, disamping itu pengajian rutin tiap malam Jumat agar dapat tersampaikanya pesan agama terhadap jamaah dengan kajian Ibadah, Aqidah serta Syariah. Hal ini masuk pada unsur Akhlak yang semestinya terdapat strategi komunikasi pada pengajian tersebut dengan maksud dan tujuanya tergapai. Kemudian bersama rumusan masalah tentang bagaimana strategi komunikasi, bentuk komunikasi yang diterapkan, apa yang menjadi factor pendukung atas hambaan startegi yang dilakukan oleh KH. Hamid Saepul Arif pada pengajian malam Jumat di Ponpes Riyadhoh Al Jabbar Penggunaan strategi komunikasi ialah pembinaan akhlak yang berkenaan dengan penentuan pesan, pembujukan, antisipasi, daya control, rangkulan, serta strategi membawa berita gembira dan juga peringatan. Metode yang dipakai pada saat diskusi, rangakain cerita, sesi pertanyaan, hingga ceramah yang mengandung unsur nasihat. Bentuk komunikasi dikategorikan pada komunikasi antarpribadi dan kelompok. Melalui analisi ini, penulis memakai metode metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti berusaha untuk menggambarkan secara jelas segala yang terjadi di lapangan dan kemudian dianalisa untuk mendapatkan hasil yang berdasarkan tujuan penelitian. Pendekatan kualitatif ini menitik beratkan pada data-data penelitian yang akan dihasilkan berupa kata-kata melalui pengamatan dan wawancara. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan, bahwa dengan menggunakan strategi komunikasi dan bentuk komunikasi, semua itu berhasil dilakukan oleh KH. Hamid Saepul Arif dalam pembinaan akhlak pada masyarakat lingkungan Pondok Pesantren Riyadhoh Al Jabbar, dan hasil yang diperoleh cukup baik, hal ini dapat dilihat tanggapan dari masyarakat strategi komunikasi dan bentuk komunikasi yang dilakukan oleh KH. Hamid Saepul Arif dalam segi prilaku sehari-hari yang menunjukan kemajuan yang lebih baik, serta dapat memberikan banyak pengetahuan agama dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk membina ilmu

    Analisis Stilistika Dalam Kumpulan Puisi Airmata Batu Karya Fakhrunnas Ma Jabbar

    No full text
    Literature is a work of art that produces beautiful creative works that can be poured or created by humans. The beauty of language is easily seen in literary works, especially by using stylistic analysis. Therefore, the author is interested in conducting a research entitled "Analysis of Stylistics in a Collection of Poetry Tears of Batu by Fakhrunnas Ma Jabbar". The problems in this study (1) how is the stylistic analysis of lexical elements in the poem Airmata Batu by Fakhrunnas Ma Jabbar? (2) how is the stylistic analysis of rhetorical means in the poem Airmata Batu by Fakhrunnas Ma Jabbar?. This study aims to find and analyze the lexical elements and rhetorical means contained in the poem Airmata Batu by Fakhrunnas Ma Jabbar. The theory used in this study is the theory of Nurgiantoro (2014) about stylistics, and several other supporting theories. The data of this research was taken from the collection of poetry Airmata Batu by Fakhrunnas Ma Jabbar. The method used in this research is descriptive method. The approach used in this research is a qualitative approach. This type of research is library research. Data collection techniques using hermeneutic techniques. The data analysis technique is that the data that has been obtained are grouped and presented, the grouped data is processed using the listed theories, text analysis, data interpretation, and concludes the data. The results of this study are as follows. First, the lexical elements contained in the poem Airmata batu are 7 data, the sound aspect is 7 data, and the meaning aspect is 7 data. Second, the means of rhetorical figurative language in simile comparisons contains 3 data, metaphor, 6 data, personification 17 data, allegory 2 data, figurative language linking metomini the author cannot find it, synecdoche 5 data. Rhetoric means visual imagery 5 data, auditory imagery 8 data, motion imagery 6 data, tactile imagery 4 data and olfactory imagery 4 data
    corecore