1,721,013 research outputs found

    PERAMALAN OPERASIONAL RESERVASI DENGAN PROGRAM MINITAB MENGGUNAKAN PENDEKATAN ARIMA PT SURINDO ANDALAN

    Full text link
    PT. Surindo Andalan is a GSA (General Sales Agent) of the airline owned by Oman government, Oman Air. This study aims to analyze the forecasting of one period ahead (December 2012) flight reservation from Jakarta to Muscat (capital of Oman) using ARIMA approaches. In this analysis, the authors use MINITAB software for data processing. Starting with autocorrelation testing, it shows that data is stationer therefore differencing should be 0. There are 35 times during data proceed within ARIMA models which are available in MINITAB program. Based on the analysis result that the forecasting model ARIMA (2,0,4) has the smallest value of MS (2709.7) and MSE (225.808333), thus resulting December 2012 forecast amounted reach 122.609

    Perbandingan Motivasi Menghafal Surah Pendek Menggunakan Metode Sorogan Dengan Metode Pair Check Berbantuan Media Audio-Visual Pada Kelas Iv Di Min 9 Banjar

    Full text link
    Hadijah: 180101070139. Perbandingan Motivasi Menghafal Surah Pendek Menggunakan Metode Sorogan dengan Metode Pair Check Berbantuan Media Audio-Visual Pada Kelas IV Di MIN 9 Banjar. Pembimbing: Drs. H. Muhammad Yusuf, M.Fill.I dan Meyninda Destiara, S.Pd, M.Pd, pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin. 2022. Kata Kunci: Perbandingan, Motivasi Menghafal, Metode Sorogan, Metode Pair Check, Media Audio-Visual. Proses belajar mengajar sebaiknya menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat agar siswa termotivasi dalam belajar. Metode sorogan dengan metode pair check berbantuan media audio-visual adalah metode yang cocok digunakan dalam memotivasi siswa menghafal pada mata pelajaran AlQur‟an Hadits. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi siswa menghafal surah pendek menggunakan metode sorogan berbantuan media audio-visual pada mata pelajaran Al-Qur‟an Hadits kelas IV B di MIN 9 Banjar, mengetahui motivasi siswa menghafal surah pendek menggunakan metode pair check berbantuan media audio-visual pada mata pelajaran Al-Qur‟an Hadits kelas IV B di MIN 9 Banjar, dan mengetahui perbandingan yang signifikan dari perbedaan motivasi menghafal surah pendek siswa menggunakan metode sorogan dengan metode pair check berbantuan media audio-visual pada mata pelajaran Al-Qur‟an Hadits kelas IV B di MIN 9 Banjar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan desain kuasi eksperimen (Quasi Experemental Design). Dengan bentuk desain Non-Equevalent Control Group Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu siswa kelas IV B di MIN 9 Banjar yag mana dibagi menjadi dua grup kelas eksperimen. Kelas eksperimen I diberi perlakuan menggunakan metode sorogan berbantuan media audio-visual dan kelas eksperimen II diberi perlakuan menggunakan metode pair check berbantuan media audio-visual. Materi yang diajarkan adalah Surah Az-Zalzalah. Hasil penelitian menunjukkan motivasi menghafal siswa yang menggunakan metode sorogan berbantuan media audio-visual ada pada kategori motivasi sedang dengan rata-rata sebesar 61,71. Sedangkan motivasi menghafal siswa menggunakan metode pair check berbantuan media audio-visual diperoleh rata-rata sebesar 69,36 ada pada kategori motivasi sedang. Adapun hasil dari Uji T diperoleh nilai Sig. 0,001 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat perbandingan yang signifikan dari perbedaan motivasi menghafal surah pendek siswa menggunakan metode sorogan dengan metode pair check berbantuan media audio-visual

    Penerapan Model Pembelajaran Gerlach dan Ely ditinjau dari Kemampuan Spasial Siswa pada materi Kesebangunan Kelas IX MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017

    Full text link
    Hadijah. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Gerlach dan Ely ditinjau dari Kemampuan Spasial Siswa pada materi Kesebangunan Kelas IX MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Hasby Assidiqi S.Pd., M.Si Penelitian ini bertolak dari rendahnya nilai siswa pada bab kesebangunan kelas IX semester 1 di MTs Muhammadiyah 3 Al Furqan Banjarmasin. Hal itu ditunjukkan dengan rata-rata nilai ulangan harian siswa pada bab kesebangunan sebelumnya adalah 54,3 sedangkan kriteria ketuntasan minimalnya adalah 65. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan spasial siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol, perbedaan kemampuan spasial antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dan untuk mengetahui respon siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Gerlach dan Ely pada materi kesebangunan kelas IX MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin yang berjumlah 257 orang. Kemudian diambil sampel menggunakan purposive sampling yang menjadi 2 kelas yaitu kelas eksperimen (menggunakan Model Pembelajaran Gerlach dan Ely) dan kelas kontrol (Menggunakan Model Pembelajaran Konvensional). Melalui analisis uji t, penelitian ini menghasilkan temuan-temuan : Pertama : kemampuan spasial siswa pada materi kesebangunan yang diajarkan dengan model pembelajaran Gerlach dan Ely di kelas IX MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin berada pada kualifikasi cukup. Kedua : kemampuan spasial siswa pada materi kesebangunan yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional di kelas IX MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin berada pada kualifikasi kurang. Ketiga : terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan spasial yang diajarkan dengan model pembelajaran Gerlach dan Ely dan kemampuan spasial siswa yang diajarkan dengan mengunakan model pembelajaran konvensional. Keempat : respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Gerlach dan Ely berada dalam kategori positif. Kata Kunci: Model Pembelajaran Gerlach dan Ely, Kemampuan Spasial

    Pengembangan Instrumen Tes Hasil Belajar Kognitif Mata Pelajaran Fisika pada Pokok Bahasan Momentum dan Impuls SMA Kelas XI Semester I

    Full text link
    Hasil penelitian menunjukkan pengembangan instrumen tes pada kelas XI SMA Negeri Khusus Jeneponto dengan jumlah 4 soal pilihan ganda, 4 soal menjodohkan, 4 soal benar salah, 4 soal isian dan 4 soal esai dengan total soal keseluruhan yaitu 20 soal sudah baik dan layak digunakan. Berdasarkan dari hasil uji ahli (expert) bahwa penilaian oleh dosen fisika dan guru mata pelajaran fisika SMA Negeri Khusus Jeneponto rata-rata menunjukan penilaian sebesar 3,88 untuk semua aspek yang ditanyakan dengan kriteria sangat valid. Sebelum dilakukan uji coba lapangan dilakukan beberapa revisi dari segi tata tulis, penggunaan kata/kalimat yang tidak sesuai dengan EYD dan gambar yang kurang komunikatif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini perangkat tes yang dikembangkan sudah baik. Hal ini setelah perangkat tes lolos uji ahli (expert) dan dapat memenuhi kriteria indikator penilaian tes yaitu tingkat kevalidan dan keefektifan instrumen yang dikembangkan

    PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran kurikulum 2013 melalui bimbingan berkelanjutan di MTs AS-Syifa, MTS Roudhotul Iman dan MTs Nurul Hidayah Sugal, yang berada pada Kecamatan Panimbang Kabupaten&nbsp; Pandeglang Provinsi Banten, Tekhnik pengumpula data dalam penelitian ini adalah observasi dan diskusi, observasi dipergunakan untuk mengumpulkan data dan mengetahui kompetensi guru dalam menyusun RPP, diskusi dilakukan antara peneliti dengan guru, sedangkan alat pengumpulan data dalam PTKP ini sebagai berikut, lembar observasi yang dilengkapi dengan rubrik yang digunakan untuk memperoleh data tentang kemampuan guru dalam menyusun RPP kurikulum 2013 dan diskusi dilakukan dengan maksud untuk sharing pendapat antara peneliti dengan guru dan guru dengan team teaching. Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh dari hasil pengolahan dan analisis data penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa pembinaan administrasi akademik berupa penyusunan RPP kurikulum 2013 yang baik sangat signifikan. Dengan kata lain melalui pembinaan pengawas kepada guru mampu meningkatkan kemampuan akademik guru dalam bentuk penyusunan RPP kurikulum 2013 dalam mencapai sasaran kinerj

    Pengaruh Koordinasi Mata-Tangan, Daya Ledak Otot Lengan, dan Kemampuan Motorik terhadap Kemampuan Passing Bawah dalam Permainan Bolavoli pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru

    Full text link
    ABSTRAK . 2016. “”. (Dibimbing oleh: Sudirman Burhanuddin dan Suwardi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui pengaruh koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (2) Untuk mengetahui pengaruh daya ledak otot lengan terhadap kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (3) Untuk mengetahui pengaruh koordinasi mata tangan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (4) Untuk mengetahui pengaruh daya ledak otot lengan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (5) Untuk mengetahui pengaruh kemampuan motorik terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (6) Untuk mengetahui pengaruh koordinasi mata tanga terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli melalui kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (7) Untuk mengetahui pengaruh daya ledak otot lengan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli melalui kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan inferensial. Populasinya adalah Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru. Teknik penentuan sampelnya adalah Berdasarkan penggunaan rumus Slovin diperoleh jumlah sampel ditetapkan sebanyak 30 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskritif dan inferensial dengan bantuan program komputer SPSS versi 18 Pada taraf kepercayaan 95% atau α=0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Ada pengaruh koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (2) Ada pengaruh daya ledak otot lengan terhadap kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (3) Ada pengaruh koordinasi mata tangan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (4) Ada pengaruh daya ledak otot lengan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (5) Ada pengaruh kemampuan motorik terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (6) Ada pengaruh koordinasi mata tanga terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli melalui kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru, (7) Ada pengaruh daya ledak otot lengan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli melalui kemampuan motorik pada Murid SD Inpres Sepee Kabupaten Barru

    PENERAPAN METODE PEMODELAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIDATO SISWA KELAS VI SDN INPRES 1 UJUNA KECAMATAN PALU BARAT

    Full text link
    This researh about learning problem in the class with the problem statement is “How is the application of modelling method in improving speech ability of the sixth grade student at SDN Inpres 1 Ujuna ? and what is the application of modelling method can improve speech ability of sixth grade student at SDN Inpres 1 Ujuna?. the purpose of this research is to describe the application of modelling method in improving speech ability of sixth grade student at SDN Inpres 1 Ujuna and to describe speech ability of sixth grade student at SDN Inpres 1 Ujuna in the learning process through modelling method. Genre of this research is a class action research. Design of this research refers at the kurt  lewin model which developed by kemmis and Mc. Taggart (2012). There are 4 steps : (a) Planning, (b) Implementing, (c) Observation, and (d) reflection. There are 4 aspects of assesment, they are pronounciation aspect, fluently aspect, material mastery aspect, and expression aspect. Based on the assesment of pronounciation aspect at the cycle I is 14,4 or 80%, fluently aspect is 10,05 or 100%, material mastery aspect is 12,7 or 65% and expression aspect is 12,7 or 70%, whereas at the cycle II at the pronounciation aspect is 20 or 100%, fluently aspect is 19,5 or 100%, material mastery aspect is 15,6 or  95%, nd expression aspect is 15,8 or 85%. Those aspects have improvement from cycle I to cycle II. At the cycle I the average completeness percentage  is 65,05 or 35%, and at the cycle II was happen the average completeness percentage tobe 82,3 or 85%. There is an improvement at the learning outcomes of speech after has done speech learning process with using modelling method at the cycle I and cycle II. The students completeness percentage in the speech at the cycle I only achieve 35% with the average score is 65,05 and still less from the standar completeness, that is 70. At the cycle II the completeness percentage was happen improvement to be 85% with the average score 82,3 and already fulfill the completeness standar which decided. The improvement which happen can be seen from the result that get it. That is the percentage is more increase from the cycle I to cycle II

    Pengembangan Buku Ilmiah Populer Berkearifan Lokal Tentang Pengaruh Tingkat Konsentrasi Kunyit Terhadap Mutu Bekasam Ikan Papuyu (Anabas testudineus)

    Full text link
    Fermentasi bekasam menggunakan bahan tradisional seperti ikan papuyu (Anabas testudineus), garam, nasi, beras sangrai, dan gula merah. Pemilihan ikan papuyu dalam pembuatan bekasam karena rasa daging yang manis, tidak amis, memiliki kandungan gizi tinggi, mudah didapat, jumlah penyebarannya banyak, dan harga terjangkau. Fermentasi bekasam melibatkan pertumbuhan bakteri asam laktat (BAL) yang dapat menguraikan pati menjadi senyawa sederhana dalam bentuk asam laktat sebagai pemberi rasa asam. Penambahan komponen baru berupa kunyit (Curcuma longa) dapat memperbaiki kualitas mutu bekasam baik dari segi warna, aroma, tekstur, dan rasanya. Kemudian setelah memperlajari mata kuliah bioteknologi dan mikrobiologi ternyata pada topik fermentasi masih belum dibahas lebih dalam mengenai fermentasi bahkan referensi pendukung berupa buku ilmiah populer (BIP) juga masih belum ada. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa BIP yang berkearifan lokal mengenai perbedaan pengaruh tingkat konsentrasi kunyit terhadap mutu bekasam ikan papuyu (Anabas testudineus). Penelitian ini menggunakan jenis Educational design research (EDR). Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian dijabarkan, kemudian data dianalisis, dan dibuat menjadi sebuah BIP berbasis kearifan lokal. Kemudian divalidasi menggunakan desain evaluasi formatif Tessmer dan dibatasi sampai uji pakar (expert review). Hasil penelitian diketahui bahwa semakin tinggi tingkat konsentrasi kunyit yang diberikan maka semakin bagus kualitas mutu yang didapatkan. Hal ini dikarenakan kunyit (Curcuma longa) mampu menekan pertumbuhan BAL yang dapat memberikan senyawa asam laktat berlebih pada produk fermentasi yang dibuat. Sehingga rata-rata hasil akhir validasi kelayakan BIP yang diperoleh sebesar 87,97% (sangat valid) dapat digunakan sebagai bahan ajar pada mata kuliah bioteknologi dan mikrobiologi tentang topik fermentasi

    NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM AL-QUR’AN SURAH LUQMAN AYAT 12-19 DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN KARAKTER DI INDONESIA (KAJIAN TAFSIR AL-MARAGHI DAN TAFSIR AL-MISHBAH)

    Full text link
    Ahmad Mustofa Al-Maraghi and M. Quraish Shihab are exegetes born and raised in different eras and environments, which influenced their differing interpretations. The comparison of their interpretations is intriguing, especially in how each respond to the matter of children's character education. This research aims to reveal the Islamic educational values contained in Surah Luqman verses 12–19 as analyzed through Tafsir Al-Maraghi and Al-Mishbah, their relevance to character education in Indonesia, and to compare the educational values found in these verses through the two interpretations. This study uses a qualitative approach with a library research method. The primary sources are Tafsir Al-Maraghi and Tafsir Al-Mishbah. The data is analyzed descriptively and qualitatively. The results of this study are: 1) The Islamic educational values found in Surah Luqman verses 12–19 include three aspects: faith (aqidah), religious practice (sharia), and ethics (akhlaq); 2) The relevance of these Islamic values to character education in Indonesia includes: a) The value of gratitude taught in Surah Luqman is very relevant for instilling appreciation of effort and hard work, as well as fostering a grateful attitude for achievements; b) The emphasis on steadfastness in worship, as taught by Luqman to his son, can be applied to character education by stressing the importance of spirituality and faith; c) Noble ethical values in the surah are highly relevant to character education in Indonesia. 3) Similarities in educational values in the two interpretations include: a) Both emphasize the importance of noble character in daily life; b) Both agree on the centrality of monotheism (tauhid) as the foundation of Islamic education; c) Both highlight the importance of good social relationships. Differences include: a) In ethics, Al-Maraghi tends to be more descriptive, while Al-Mishbah is more practical and gives concrete examples; b) Regarding tauhid, Al-Maraghi focuses more on the theological aspect, whereas Al-Mishbah emphasizes practical application; c) In social matters, Al-Maraghi views them from the perspective of duty and ethics, while Al-Mishbah stresses justice and social concern
    corecore