387 research outputs found
Progressivism Leadership of Syaiful Hadi as Chancellor of IAIN Madura
Leadership is the natural potential of each individual which is developed through a process of firmly held values to achieve truth and goodness. The aim of this research is to determine the progress of Syaiful Hadi's leadership while he was Chancellor of IAIN Madura. This research describes 1) Syaiful Hadi's leadership as Chancellor of IAIN Madura in developing information technology (IT), 2) Syaiful Hadi's leadership as Chancellor of IAIN Madura in developing HR (Human Resources). The method in this research uses a qualitative approach with a case study type of research. The subject of this research is Syaiful Hadi as Chancellor of IAIN Madura. To achieve maximum results, researchers collected data through observation, interviews, and analysis of related documents. The results of this research can be concluded 1) Syaiful Hadi's leadership as Chancellor of IAIN Madura in the development of information technology (IT) has the ability to inspire his subordinates by creating a clear vision and motivating them to actively participate in achieving the goals that have been set, such as digitalization and increasing the capabilities of lecturers through the SLDP program, 2) Syaiful Hadi's leadership as Chancellor of IAIN Madura in HR (Human Resources) development is known for treating all campus residents regardless of their background. This shows that he values and cares about the needs and contributions of individuals on campus, creating an inclusive and supportive environment
Sistem informasi pengelolaan operasional peternakan kambing Pada al-hadi farm milik bapak syamsul hadi berbasis web
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang pengelolaan operasional peternakan hewan kambing yang diperjualbelikan oleh peternak bidang peternakan yang meliputi biaya makanan, kebersihan, perawatan dan pembelian hewan kambing yang ada di Al-Hadi Farm. Selain itu juga Owner dapat mendata dan mengetahui kategori apa saja yang diperlukan dan biaya apa saja untuk operasional peternakan. Sebelumnya biaya dan operasional peternakan sehari-hari tidak ditangani dan dicatat. Dengan dibuatnya penelitian tentang Sistem Pengelolaan Operasional Peternakan Kambing ini diharapkan dapat membantu Pemilik Usaha dalam menghitung biaya operasional peternakan secara rinci serta melakukan transaksi yang saling menguntungkan
EDUMAT: Jurnal Edukasi Matematika vol. 1 no. 2
jurnal ini berisikan :
1. emampuan visualisasi geometri spasial siswa madrasah aliyah negeri (MAN) kelas X malalui software pembelajaran mandiri (oleh Rahayu Kariadinata)
2. menalar ssengkala merajut matematika (oleh Agung Prabowo)
3. analisis kemampuan komunikasi matematika melalui model think talk write (TTW) di kelas VII SMP negeri 1 Manyat Gresik (oleh Syaiful Hadi)
4. potret pengajaran matematika SMP kelas 8 di Indonesia (oleh Puji Iryanti)
5. meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas IX SMP pamungkas kecamatan Mlati kabupaten Sleman melalui pembelajaran matematika realistik (Sri Wulandari Danoebroto)
6. keyakinan dan kecenderungan praktek pembelajaran peserta diklat teacher made teaching aids berdasar hasil tes awal do SEAMEQ QITEP IN MATEMATICS (oleh Fajar Shadiq
KAJIAN RAGAM HIAS BATIK LASEM MASA KINI
ABSTRAK Syaiful Hadi W. C0911020. "Kajian Ragam Hias Batik Lasem Masa Kini" Skripsi: Program Studi Kriya Seni/Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah latar belakang pengembangan ragam hias batik Lasem masa kini, perwujudan ragam hias batik Lasem masa kini dan konsep desain ragam hias batik Lasem masa kini. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan latar belakang pngembangan ragam hias batik Lasem masa kini, (2) Menjelaskan perwujudan ragam hias batik Lasem masa kini, (3) Mengetahui konsep desain ragam hias batik Lasem masa kini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif diskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di pengrajin batik Lasem diantaranya Ningrat batik Lasem dan batik Lasem Sekar kencana Kabupaten Rembang. Pendekatan yang digunakan untuk mengkaji ragam hias batik Lasem menggunakan pendekatan desain. Pengambilan sempel menggunakan teknik cuplikan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi berperan pasif dan wawancara. Sumber data yang digunakan adalah narasumber (informan), benda, lokasi dan aktivitas. Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi data. Model analisis yang digunakan adalah analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah (1) Latar belakang pengembangan ragam hias batik Lasem masa kini berdasarkan latar belakang ekonomi, sosial budaya dan teknologi. Latar belakang ekonomi berdasarkan pertimbangan biaya produksi dan permintaan pasar. Latar belakang sosial budaya karena munculnya ide-ide baru dan inovasi tentang ragam hias batik Lasem. Teknologi yang digunakan menggunakan teknik batik tulis. (2) Batik Lasem digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu batik klasik/rakyat, batik Laseman dan batik kontemporer. Batik klasik/rakyat ragam hiasnya menggunakan kepercayaan legenda serta flora fauna khas Lasem, sedangkan batik Laseman ragam hiasnya adopsi budaya Cina, dan untuk batik kontemporer ragam hiasnya bebas tidak terikat. Ketiga golongan batik Lasem kemudian dikaji berdasarkan unsur-unsur desain dan prinsip desain (3) Desain ragam hias batik Lasem masa kini dalam pengerjaannya mempertimbangkan beberapa aspek diantaranya: aspek fungsi,aspek bahan, aspek proses, aspek estetika, aspek mode dan selera konsumen. Kata Kunci: Ragam Hias Batik, Masa Kini, Lase
..(PERBAIKI LEMBAR PERSETUJUAN DAN KEASLIAN TULISAN DENGAN SCAN WARNA, UPLOAD ULANG)...PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMKN 2 PONOROGO
Nurrochman, Syaiful Hadi. 2022. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan di SMKN 2 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Mukhibat, M.Ag
Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisasi, Kinerja
Proses pendidikan di sekolah akan berhasil ketika kepala sekolah mampu untuk mengelola tenaga kependidikan yang ada di sekolah dan setiap organisasi telah menetapkan sistem nilai untuk mengatur bagaimana cara bertindak dan berperilaku orang-orang yang ada di dalam organisasi yang dikenal sebagai budaya organisasi. Tenaga kependidikan yang memiliki kualitas dalam kinerjanya akan menjadi sarana tercapainya visi, misi dan tujuan lembaga pendidikan secara optimal. Dengan hal ini kinerja yang baik dan profesional harus diiringi kepemimpinan kepala sekolah yang berkualitas dan budaya organisasi yang baik. Dari hasil observasi terdapat pegawai yang memiliki kinerja kurang bagus seperti kurangnya ketepatan waktu dalam menyelesaikan pekerjaannya dan ada beberapa pegawai yang belum bisa bekerja sesuai bagiannya dan diserahkan kepada pegawai lain.
Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui signifikansi pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, 2) untuk mengetahui signifikansi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, 3) untuk mengetahui signifikansi pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo.
Pendekatan dan jenis dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat ex-post facto. Untuk memperoleh data-data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik dengan cara menyebar angket dan dokumentasi yang digunakan untuk mendapatkan data-data tentang identitas lembaga, daftar pegawai, visi, misi, tujuan, dan sarana prasarana lembaga sekolah. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Sampel jenuh adalah teknik sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Sehingga sampel dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kependidikan SMKN 2 Ponorogo yang berjumlah 36 tenaga kependidikan. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas yang ada dalam model mempunyai pengaruh yang nyata terhadap variabel terikat menggunakan regresi linier sederhana, dan teknik analisis data untuk mengetahui secara bersama-sama pengaruh kepemimpinan kepala sekolah (X1) dan budaya organisasi (X2) terhadap kinerja tenaga kependidikan (Y) menggunakan regresi linier berganda dengan 2 variabel bebas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) kepemimpinan kepala sekolah mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, dengan persentase sebesar 12,7 %. 2) budaya organisasi mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, dengan persentase sebesar 45,8%. 3) kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, dengan persentase sebesar 46,1%
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMKN 2 PONOROGO
ABSTRAK
Nurrochman, Syaiful Hadi. 2022. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan di SMKN 2 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Mukhibat, M.Ag
Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisasi, Kinerja
Proses pendidikan di sekolah akan berhasil ketika kepala sekolah mampu untuk mengelola tenaga kependidikan yang ada di sekolah dan setiap organisasi telah menetapkan sistem nilai untuk mengatur bagaimana cara bertindak dan berperilaku orang-orang yang ada di dalam organisasi yang dikenal sebagai budaya organisasi. Tenaga kependidikan yang memiliki kualitas dalam kinerjanya akan menjadi sarana tercapainya visi, misi dan tujuan lembaga pendidikan secara optimal. Dengan hal ini kinerja yang baik dan profesional harus diiringi kepemimpinan kepala sekolah yang berkualitas dan budaya organisasi yang baik. Dari hasil observasi terdapat pegawai yang memiliki kinerja kurang bagus seperti kurangnya ketepatan waktu dalam menyelesaikan pekerjaannya dan ada beberapa pegawai yang belum bisa bekerja sesuai bagiannya dan diserahkan kepada pegawai lain.
Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui signifikansi pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, 2) untuk mengetahui signifikansi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, 3) untuk mengetahui signifikansi pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo.
Pendekatan dan jenis dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat ex-post facto. Untuk memperoleh data-data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik dengan cara menyebar angket dan dokumentasi yang digunakan untuk mendapatkan data-data tentang identitas lembaga, daftar pegawai, visi, misi, tujuan, dan sarana prasarana lembaga sekolah. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Sampel jenuh adalah teknik sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Sehingga sampel dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kependidikan SMKN 2 Ponorogo yang berjumlah 36 tenaga kependidikan. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas yang ada dalam model mempunyai pengaruh yang nyata terhadap variabel terikat menggunakan regresi linier sederhana, dan teknik analisis data untuk mengetahui secara bersama-sama pengaruh kepemimpinan kepala sekolah (X1) dan budaya organisasi (X2) terhadap kinerja tenaga kependidikan (Y) menggunakan regresi linier berganda dengan 2 variabel bebas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) kepemimpinan kepala sekolah mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, dengan persentase sebesar 12,7 %. 2) budaya organisasi mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, dengan persentase sebesar 45,8%. 3) kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan di SMKN 2 Ponorogo, dengan persentase sebesar 46,1%
KEBIJAKAN BELT AND ROAD INITIATIVE (BRI) TIONGKOK PADA MASA PEMERINTAHAN XI JINPING. AUTHOR: Syaiful Anam, Ristiyani Ristiyani
KEBIJAKAN BELT AND ROAD INITIATIVE (BRI) TIONGKOK PADA MASA PEMERINTAHAN XI JINPING
Syaiful Anam, Ristiyani Ristiyan
Cell and tissue culture: an overview
Introduction
This book, Cell/Tissue Culture Research and Technology from Islamic Perspective, deals and discusses on issues pertaining to the applications of cell and tissue culture in the light of the advancements made in modern technology, particularly in biotechnology and nanotechnology. To dissect the many topics pertaining to this matter, the book is divided into 10 chapters.
In Chapter 1, which is entitled, “Integration of Islamic Principles in Modern Science: Its Philosophy and Method”, Ibrahim A. Shogar, the writer, gives an in depth explanation of the approaches used by scholars, jurists and scientists of this modernized world in order to integrate Islamic principles in science and technology. He explains the many challenges that have, and will, be faced by Muslims in order to achieve Islamic integration in modern science, taking into account the opinions of old and new Muslim scholars. Through the philosophies and methods presented, the aim of showing the steady progression of Islamic integration in the promising field of science and technology is achieved.
In Chapter 2, “Cell and Tissue Culture: An Overview”, Mohammad Syaiful Bahari Abdull Rasad and his co-author, focuses upon the basic requirements and arrangements that are necessary for the purpose of setting up, or working, in a cell/tissue culture laboratory. Brief explanations of protocols, equipment handling and maintenance are also incorporated into this chapter with the aim of exposing readers on the various regulations and equipment needed in a culture laboratory. A concise elucidation on a collection of cell lines is provided as an introductory towards the types of cells/tissues that can be found cultured in a normal cell/tissue culture laboratory. Overall, readers should have a fundamental understanding of the setup and requirements of a cell/tissue culture laboratory.
Rahmatul Wahida Ahmad, in Chapter 3, which is entitled “Risk Assessment and Regulatory Aspects of Cell Culture”, stresses that safety and health of the occupants of the cell/tissue culture laboratory is to be the focal point of any cell/tissue culture research as the risks one is exposed to are aplenty. The level of risks, and the regulations that are established in most cell/tissue culture laboratory in order to counter and reduce the amount of exposure towards those risks, are highlighted in this chapter, with the hopes of putting cautions in readers who are involved with cell/tissue culture research. As Islam prioritizes safety and wellbeing of mankind, this chapter is of great significance before going further with other aspects of integrated science and Islamic principles.
In Chapter 4, “Basic Techniques and Research in Cell Culture: Integration of Islamic Approach”, Mohammad Syaiful Bahari Abdull Rasad provides an explanation on how Islamic laws and regulations (shariah) could be applied in cell culture research with proper usage of alternative resources and materials. Discussions and suggestions in utilizing alternative approaches for cell culture research are stressed upon, with the aim of exposing readers with the possibilities of making modern science and technology more acceptable for Muslims, as well as other, communities. As a result, a perceptive on how to approach and integrate Islam into cell culture research is accomplished.
The focus of Chapter 5 is on the “Diagnostic and Therapeutic Application of Cell and Tissue Culture from Islamic Perspective”. The writer, Mohammad Syaiful Bahari Abdull Rasad and his co-writer, Nur Aizura Mat Alewi, writes at great length on the various dilemmas as well as ethical and social issues posed by the utilization of cell and tissue culture in the field of diagnostic and therapeutic research. The writers emphasize that with the advancement in cell/tissue culture application in an assortment of researches, many issues, of old and new, have also arisen. Thus, it is the duty of Muslim scholars and scientists to search for knowledge and ascertain proper regulations that are in accordance to Islamic shariah as this would assist in safeguarding the interest of the Muslim ummah and at the same time, promote its progression in modern science.
In Chapter 6, “New Era of Regenerative Medicine: An Islamic Perspective”, Ahmad Sukari Halim and his co-authors highlight the headway made by scientists and researches of this century on regenerative medicine. Diverse methods and approaches applied in modern science are stated thoroughly, keeping in mind on how Islam perceives and accepts advancement in life, as long as they are within the bound of Islamic rules and regulations (shariah).
In Chapter 7, Mohd. Arifin Kaderi explains the various aspects of genetic engineering and how cells are utilized in this advancing field of biotechnology, taking into deliberation the issues that may arise based on Islamic perspective. Hence, this chapter entitled, “Applications of Cultured Cells in Genetic Engineering: An Islamic Perspective”, discusses topics such as gene/genome applications in genetic engineering, vaccines and antibodies productions and so forth.
Elaborating further on the matter which have a degree of association, Munirah Sha’ban and her co-author, in Chapter 8, under the title, “Tissue Engineering: An Islamic Perspective”, write on a variety of aspects that need to be understood by Muslims concerning the utilization of tissue engineering from medical and scientific perspectives, with religious (Islamic) perspective playing a focal role in the discussions. It is indicated in the chapter that although the issues surrounding tissue engineering are continuously being reviewed and debated, Muslims should move forward with researches concerning tissue engineering while keeping in adherence to the shariah.
Meanwhile, Muhammad Lokman Md. Isa in Chapter 9, “Stem Cells Research: Value, Ethical and Religious Views”, draws attention to several other religions, including Islam, and their opinions and views on the subject of stem cell research. It is interesting to note that the religions which have strong traditions of legal and religious laws, namely Judaism and Islam, support most forms of stem cell research.
Finally, in the last chapter (Chapter 10) which was written by Shaharum Shamsuddin, entitled, “Nanobiotechnology and Nanomedicine: The Impact, Implication and The Unknown”, the writer puts forward a lengthy elaboration on a topic that has piqued the attention of many researchers and scientists of this era, which is the topic of nanotechnology. With in-depth input on different applications of nanotechnology, readers are able to further immerse themselves in the many prospects of nanotechnology, both known and unknown, that could benefit mankind in the future
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MELALUI POWERPOINT INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI STATISTIKA KELAS X DI MAN 2 JOMBANG
Skripsi dengan judul "Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning
Melalui Powerpoint Interaktif Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil
Belajar Siswa Materi Statistika Kelas X di MAN 2 Jombang" ini ditulis oleh Siti
Hanifa, NIM. 126204212095, dengan pembimbing Dr. Syaiful Hadi, M.Pd.
Kata Kunci: Problem Based Learning, Powerpoint Interaktif, Kemampuan
Berpikir Kritis, hasil belajar.
Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut adanya pembelajaran yang
mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, terutama dalam mata
pelajaran matematika. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah
dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan
media Powerpoint interaktif. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana
pembelajaran yang aktif, inovatif, dan menyenangkan. Materi statistika dipilih
karena berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari dan penting dalam membentuk
kemampuan analisis siswa. Berdasarkan pengamatan di MAN 2 Jombang, masih
ditemukan siswa yang pasif dalam pembelajaran, kurang fokus, dan memiliki
kemampuan berpikir kritis yang rendah.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh pengaruh model
pembelajaran problem based learning melalui Powerpoint interaktif terhadap
kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi Statistika kelas X di MAN 2
Jombang, 2) Untuk mengetahui pengaruh pengaruh model pembelajaran problem
based learning melalui Powerpoint interaktif terhadap hasil belajar siswa dalam
materi Statistika kelas X di MAN 2 Jombang, 3) Untuk mengetahui pengaruh model
problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas X-B sebagai
kelas eksperimen yang menggunakan model PBL dengan PowerPoint interaktif,
dan kelas X-F sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Cooperative
Learning. Teknik dan instrumen pengumpulan data: 1) Observasi; 2) Tes; 3)
Dokumentasi. Teknik analisis data mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji ngain, t-test, dan uji MANOVA.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan model
problem based learning melalui powerpoint interaktif terhadap peningkatan
kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi Statistika kelas X di MAN 2
Jombang. Hal ini ditunjukkan oleh hasil analisis dengan t-test diperoleh nila
Pembelajaran konsep pembagian dengan menggunakan media komik pada siswa kelas III SD Muhammadiyah 08 Dau Malang/ Hadi
iv, 44 hal.; ill.; Lamp.; 29 c
- …
