1,720,962 research outputs found
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN FUN THINKERS BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III UPT SPF SD NEGERI CENDRAWASIH 1 MAKASSAR
Masalah utama dalam penelitian ini yakni kegiatan pembelajaran masih terfokus pada guru, siswa kurang fokus dalam pembelajaran dan seringkali mengeluh bosan dalam mengikuti pembelajaran. sehingga mengakibatkan hasil belajar matematika rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran fun thinkers book terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III UPT SPF SD Negeri Cendrawasih 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Penelitian ini melibatkan dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif dan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika pada kelas kontrol pada pretest mendapatkan nilai rata-rata 48,50 dan setelah penerapan pembelajaran matematika secara kovensional mendapatkan nilai (posttest) 64.80. Pada kelas eskperimen sebelum penerapan media fun thinkers book pada pretest dengan nilai rata-rata 47.60. sedangkan pada posttest meningkat dengan nilai rata-rata 77,60. Hasil analisis uji-t tentang pengaruh penggunaan media fun thinkers book terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III UPT SPF SD Negeri Cendrawasih 1 Makassar. Menunjukkan hasil bahwa nilai signifikansi yang diperoleh baik yaitu pengaruh media fun thinkes book terhadap hasil belajar matematika (Sig = 0.003) lebih kecil dari nilai alpha yang ditetapkan yaitu 0.05 (0,003 < 0,05). Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa yang H0 ditolak dan H1 diterima yang menyatakan terdapat pengaruh penggunaan media fun thinkers book terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas III UPT SPF SD Negeri Cendrawasih 1 Makassar diterim
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SD NEGERI BAWAKARAENG 1 MAKASSAR
Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika, siswa kelas VI SD Negeri Bawakaraeng 1 Makasar. Desain penelitian yang digunakan adalah the one group pretest-posttest, yaitu suatu penelitian yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok perbandingan tetapi dilakukan tes awal. Subjek Penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Bawakaraeng 1 Makasar yang berjumlah 34 siswa yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki pada tahun pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar untuk mengukur hasil belajar setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi circuit learning. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa: nilai rata-rata tes awal (Pretest) hasil belajar matematika siswa adalah 56,13 dari 34 siswa dimana hanya 6 atau 17,65% yang memenuhi kriteria minimal (KKM) atau berada pada kategori Sangat Rendah. Sedangkan nilai rata-rata tes akhir (posttest) hasil belajar matematika siswa adalah 79,17 dari 34 siswa dimana 29 atau 85,29% yang memenuhi Kriteria ketuntasan minimal (KKM) atau berada pada kategori sedang, Besar peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas Kelas VI SD Negeri Bawakaraeng 1 Makassar dapat diketahui dari uji-gain melalui skor rata-rata pretest dan posttest siswa. Nilai Gain yang diperoleh sebesar 0,51 dan berada pada kategori sedang dengan melihat tabel kriteria N-Gain. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah di ajar dengan strategi Circuit Learning berada pada kategori sedang. Kata kunci : Hasil Belajar, Circuit Learnin
Batas Bawah Bilangan Ramsey pada Graf Bintang S_10 Versus Roda W_12 Lower Bound of the Ramsey Number for the Star Graph S_10 Versus Wheels W_12
Bilangan Ramsey untuk graf terhadap graf , dinotasikan dengan adalah bilangan bulat terkecil sedemikian sehingga untuk setiap graf dengan orde akan memenuhi sifat berikut: memuat graf atau komplemen dari memuat graf .Penelitian ini bertujuan untuk menentukan graf kritis maksimum dan dengan genap. Berdasarkan batas bawah tersebut di tentukan batas atas minimum sehingga diperoleh nilai bilangan Ramsey untuk graf bintang versus , atau . Dengan demikian penentuan batas bawah bilangan Ramsey dilakukan dengan cara batas bawah yang diberikan oleh Chavatal dan Harary, untuk bilangan Ramsey pada graf bintang versus adalah , dengan adalah bilangan kromatik titik graf roda dan adalah kardinalitas komponen terbesar graf . Berdasarkan batas bawah Chavatal dan Harary tersebut dikonstruksi graf kritis untuk dan yang ordenya lebih besar dari nilai batas bawah yang diberikan Chavatal dan Harary. Orde dari graf kritis tersebut merupakan batas bawah terbaik untuk . Kata kunci: Bilangan Ramsey, bintang, roda AbstractRamsey Numbers for a graph to a graph , denoted by is the smallest integer n such that for every graph of order either the following meeet: contains a graph or the complement of contains the graph . This aims of the study to determine the maximum critical graph and . Based on the lower bound of the specified minimum upper bound in order to obtain numerical values for the Ramsey graph Star versus , or . Thus the determination of Ramsey numbers . is done by determine the lower boundary and upper bound. The lower bound given by Chavatal and Harary, for ramsey number for star graph versus wheel is , is a point graph of chromatic number wheel and is the cardinality of the largest component of the graph . Based on the lower bound Chavatal and Harary graph is constructed critical to and are poin greater than the lower bound value given Chavatal and Harary. Order of the critical graph is the best lower bound for . Keywords : Ramsey number, Stars, and Wheel
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika melalui penerapan modelpembelajaran Talking Stick di Sekolah Dasar dengan materi penjumlahan terhadap siswa kelas 1 SD NegeriNo 9 Bone-Bone Kabupaten Takalar. Desain penelitian ini adalah pra-experiment design dengan jenis onegroup pretest-posttest design yaitu sebuah experiment yang dalam pelaksanaannya melibatkan satu kelassebagai kelas eksperimen. Adapun cara pengambilan sampel yaitu dengan sampling jenuh. Populasinyaadalah siswa kelas 1 SD Negeri No 9 Bone-Bone Kabupaten Takalar sebanyak 27 siswa.Adapun teknikpengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes dan observasi. Hasil dalam penelitian menunjukkanbahwa skor rata-rata hasil belajar matematika materi penjumlahan di kelas 1 SD Negeri No 9 Bon-BoneKabupaten Takalar sebelum penerapan model pembelajaran Talking Stick diperoleh hasil 64,81 sedangkansetelah dilaksanakan perlakuan dengan penerapan model pembelajaran Talking Stick dengan materi yangsama di peroleh skor rata-rata 80,74. Sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan hasil belajar siswakelas 1 SD Negeri No 9 Bon-Bone Kabupaten Takalar dengan nilai rata-rata Gain ternomalisasi 0,51terdapat dalam kategori sedang
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unismuh Makassar terhadap Penggunaan Alat Peraga Manipulatif
Alat peraga manipulatif adalah alat bantu pelajaran yang digunakan oleh guru dalam menerangkan materi pelajaran dan berkomunikasi dengan siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi mahasiswa PGSD Unismuh Makassar tentang penggunaan alat peraga manipulatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mendeskripsikan persepsi mahasiswa PGSD calon guru SD terhadap aspek keefektifan alat peraga, aspek materi, aspek siswa, aspek strategi pembelajaran, aspek keaktifan, aspek pemahaman materi dan aspek ketertarikan materi. Dari ketujuh aspek tersebut diperoleh hasil penelitian bahwa mahasiswa calon guru SD percaya bahwa alat peraga manipulatif efektif dalam membantu siswa memahami konsep matematika untuk aspek materi sekitar 40,9% atau ada 18 orang yang sangat setuju dan 45,5% yang setuju atau 20 orang yang memilih bahwa setiap materi matematika perlu menggunakan alat peraga dalam proses pembelajaran di kelas. Kemudian 45,5% siswa percaya bahwa semua siswa memerlukan alat peraga manipulatif untuk menjembatani pola pikir konkret ke abstrak. ini sejalan dengan aspek keempat, dapat dilihat dari 54,5% sangat setuju bahwa seorang guru perlu memiliki strategi khusus dalam membelajarkan matematika menggunakan alat peraga agar ilmu yang di transfer ke siswa dapat dengan mudah dipahami dan dimengerti. Begitupun pada aspek yang kelima 65,9% yang sangat setuju atau 29 siswa dan 34,1% atau 15 siswa yang setuju bahwa dengan menggunakan alat peraga manipulatif siswa lebih aktif dan tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika lebih cepat dibanding dengan tidak menggunakan alat peraga. Persepsi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unismuh Makassar terhadap Penggunaan Alat Peraga Manipulatif
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 3 SD PERTIWI MAKASSAR
Audio visual media is a type of media used in learning activities involving hearing and vision as well as in one process or activity. The purpose of this study was to increase motivation and learning outcomes of grade 3 students at SD Pertiwi Makassar through the implementation of a scientific approach using audio visual media. This research is a classroom action research, consisting of four activities namely 1) planning, 2) implementation, 3) observation, and 4) reflection. Based on the results of research and analysis of data that has been described, it can be concluded that using audio visual media in a scientific approach can improve motivation and learning outcomes of grade 3 students of SD Pertiwi Makassar. The results of observations of learning motivation in each indicator from cycle 1 to cycle 2 have increased as well as student learning outcomes also increased where students who completed in cycle 1 were 11 students or 44% and in cycle 2 were 20 students or 80%.Media audio visual adalah jenis media yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan penglihatan sekaligus dalam satu proses atau kegiatan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas 3 SD Pertiwi Makassar melalui implementasi pendekatan saintifik dengan menggunakan media audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, terdiri atas empat kegiatan yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah diuraikan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan media audio visual dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas 3 SD Pertiwi Makassar. Hasil observasi motivasi belajar disetiap indikator dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan begitupun dengan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dimana siswa yang tuntas di siklus 1 sebanyak 11 siswa atau 44% dan di siklus 2 sebanyak 20 siswa atau 80%
PERSEPSI MAHASISWA PGSD UNISMUH MAKASSAR TERHADAP PEMBELAJARAN DARING SELAMA COVID 19 PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR MATEMATIKA SD
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa PGSD Unismuh Makassar terhadap pembelajaran daring selama Covid-19 pada mata kuliah konsep dasar matematika SD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling yang hanya berfokus pada mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah konsep dasar matematika SD. Data penelitian diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang dilakukan secara on line dengan menggunakan Google form. Ada 3 aspek utama pada kuesioner yang dibagikan ke mahasiswa yaitu aspek proses belajar mengajar, aspek kapabilitas/ kompetensi dosen, aspek sarana dan prasarana. Rata-rata untuk aspek proses belajar mengajar diperoleh 49,14% yang setuju, aspek kapabilitas/kompetensi dosen sebanyak 56,8% yang menjawab setuju, dan aspek terakhir sarana dan prasarana sebanyak 37,06% yang setuju dan yang tidak setuju 17,35% ini diakibatkan karena mahasiswa terkendala dengan jaringan yang kurang bagus. Dari ke3 aspek tersebut dapat dilihat bahwa mayoritas responden memberikan persepsi yang baik dan positif
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III UPT SD INPRES BORONG
This research is motivated by the problem of learning outcomes that occur in UPT SD Inpres Borong, especially for third-grade students. The problems that occur are influenced by several factors, both from student factors, learning motivation, or inadequate learning environment. Therefore, researchers provide an alternative solution to the problem, namely by using the Contextual Teaching and Learning approach in the learning process so that learning becomes more enjoyable and effective. The purpose of this study is to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning approach on the mathematics learning outcomes of third-grade students of UPT SD Inpres Borong. The research approach used is a quantitative approach with a Pre-experimental research type. The research design is One Group Pretest-Posttest Design. The subjects used in this study were 31 third-grade students. The research instruments used were learning outcome tests and observation sheets. The data analysis techniques used were descriptive data analysis and inferential data analysis. The results of the inferential statistical analysis using the t-test, it is known that the t-count value = 12.47 while the t-table value = 1.697 at a significance level of α = 0.05. Based on these values, it is obtained that t-count > t-table, this means that H0 is rejected and then H1 is accepted. The results of the analysis of student observation sheets in the class accumulated from the first to the third meeting obtained a score of 431.2 with a percentage of 72% which indicates student involvement in the good category. Based on these results, it can be concluded that there is a significant influence by using the Contextual Teaching and Learning approach on the mathematics learning outcomes of class III students of UPT SD Inpres Borong.
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
