250 research outputs found

    Tari Tradisi"Srimpi Lobong"

    No full text
    Tari Tradisi"Srimpi Lobong" Penyaji: Niken Hendriyanto, Ujian penyajian Tugas Akhir Jur. Tari, Pendopo ISI Surakart

    Redesign Corporate Identity AAM (Asosiasi Advertising Malang) Dan Aplikasinya .

    No full text
     RINGKASAN Romadhan, Hendriyanto. 2019. Redesign Corporate Identity AAM (Asosiasi Advertising Malang) Dan Aplikasinya. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn (II) Yon Ade Lose Hermanto, S.Sn., M.Sn.   Kata Kunci: Redesign, Corporate Identity, Asosiasi, Advertising, Malang. Corporate identity adalah suatu bentuk visual dan ekspresi grafis dari image dan identitas suatu perusahaan atau organisasi. Corporate identity terdiri dari nama perusahaan, logo (logogram dan logotype), slogan, dan beberapa itemitem pendukung lainnya. AAM adalah asosiasi perusahaan advertising yang bergerak dibidang penyelenggaraan kegiatan advertising. Terkait dengan logo AAM sebelumnya, perlu adanya penyederhanaan dari elemen logogram, yaitu dengan perancangan ulang logo sebagai upaya membentuk identitas baru. Identitas baru yang diharapkan mampu meningkatkan image dan identitas AAM. Perancangan ini menggunakan model perancangan prosedural yang mengacu pada model perancangan identitas menurut Alina Wheeler. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi, dan studi literatur. Selanjutnya data diolah menjadi konsep perancangan identitas. Hasil akhir dari perancangan redesign corporate identity ini adalah identitas grafis baru dalam bentuk buku Graphic Standart Manual (GSM) yang berupa pedoman dalam menerapkan konsistensi identitas. Di dalamnya terdapat spesifikasi penggunaan atau penerapan sistem identitas yang diantaranya adalah logo, warna, tipografi, penerapan identitas, dan elemen lainnya. Selain itu, perancangan ini didukung dengan media aplikasi organisasi seperti peralatan kantor, seragam anggota, dan merchandise

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA MADURA

    No full text
    ABSTRAK Hendriyanto. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Madura. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hakkun Elmunsyah, M.T.(2) Triyanna Widyaningtyas, S.T., M.T.   Kata Kunci: pengembangan, media, Bahasa Madura. Bahasa Madura adalah bahasa yang digunakan Suku Madura yang mempunyai penutur kurang lebih 14 juta orang. Penggunanya terpusat di Pulau Madura, Ujung Timur Pulau Jawa atau di kawasan yang disebut kawasan Tapal Kuda terbentang dari Pasuruan, Surabaya, Malang, sampai Banyuwangi, Kepulauan Masalembo, hingga Pulau Kalimantan.Mengingat begitu pentingnya perasaan, kedudukan dan fungsi bahasa dalam kehidupan, maka para pendukung sebuah bahasa tidak akan membiarkan bahasanya tumbuh dan berkembang secara liar tanpa kendali. Bahasanya harus dikuasai dengan baik, teratur dan terarah. Oleh karena itu, penting sekali adanya suatu perencanaan bahasa (language planning) yang baik dan diajarkan di sekolah. Faktanya, siswa menganggap Bahasa Madura adalah salah satu mata pelajaran yang membosankan. Berdasarkan observasi di SMP Negeri 2 Saronggi siswa merasa bosan terutama pada materi tingkatan bahasa/”Ondhagga Basa” karena media yang digunakan hanya terbatas pada buku teks.Pengembangan media pembelajaran Bahasa Madura ini merupakan solusi untuk menangani permasalahan yang terjadi di sekolah khususnya di SMP Negeri 2 Saronggi. Selain itu media ini dapat menjadi salah satu cara inovatif dalam penyampaian materi pembelajaran karena dapat disajikan secara lebih interaktif dan menarik sehingga memudahkan siswa dalam memahami tingkatan Bahasa Madura. Dalam pengembangan produk media pembelajaran ini, metode penelitian dan pengembangan mengacu pada model pengembangan Sugiyono. Model tersebut mempunyai langkah-langkah: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi desain, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, (10) produksi massal. Media pembelajaran yang dihasilkan berupa media berbasis komputer yang dibuat dan dijalankan dengan perangkat lunak Flash. Pemanfaatan media ini diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Madura yang pada akhirnya siswa akan termotivasi dan secara tidak langsung hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Hasil rata-rata yang diperoleh dari seluruh validator termasuk hasil uji coba pada siswa adalah sebesar 94,84% yang dapat dikatakan bahwa media pembelajaran ini sudah valid dan tidak perlu revisi sesuai dengan pedoman kriteria tingkat kelayakan serta media pembelajaran ini layak digunakan

    EFEKTIVITAS MANFAAT PEMBELAJARAN REMEDIAL DALAM PENCAPAIAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DASAR SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 2 WONOSARI TAHUN AJARAN 2013/2014

    No full text
    EFEKTIVITAS MANFAAT PEMBELAJARAN REMEDIAL DALAM PENCAPAIAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DASAR SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 2 WONOSARI TAHUN AJARAN 2013/2014 Oleh: Ambar Hendriyanto NIM 10505241027 ABSTRAK Pembelajaran remedial memiliki manfaat sebagai penunjang terlaksananya kegiatan belajar siswa ke arah yang lebih baik. Dimana penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui efektivitas pembelajaran remedial dalam pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal mata pelajaran Gambar Teknik Dasar siswa kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Wonosari tahun ajaran 2013/2014 (2) untuk mengetahui efektivitas persepsi siswa terhadap manfaat pembelajaran remedial dalam pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal mata pelajaran Gambar Teknik Dasar siswa kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Wonosari tahun ajaran 2013/2014 Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan tahun ajaran 2013/2014 yang mengikuti pembelajaran remedial sebanyak 27 siswa. Metode pengumpulan data adalah angket dan dokumentasi. Data yang diambil meliputi nilai hasil pembelajaran remedial dan manfaat pembelajaran remedial. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) efektivitas pembelajaran remedial dalam pencapaian KKM dilihat dari (a) kelulusan tergolong tinggi, sebesar 88,89% (b) pencapian kompetensi siswa tergolong tinggi, sebesar 85,99%, (2) efektivitas persepsi siswa terhadap manfaat pembelajaran remedial tergolong tinggi, sebanyak 88,89% (a) manfaat pembelajaran remedial dapat memperbaiki cara belajar tergolong tinggi, sebanyak 77,78% (b) manfaat pembelajaran remedial dapat memahami kelemahan dan kelebihan tergolong tinggi, sebanyak 77,78% (c) manfaat pembelajaran remedial dapat mengatasi hambatan belajar tergolong tinggi, sebanyak 62,96% (d) manfaat pembelajaran remedial dapat memperkaya proses belajar tergolong tinggi, sebanyak 81,48% (e) manfaat pembelajaran remedial dapat mempercepat proses belajar tergolong tinggi, sebanyak 66,67% (f) manfaat pembelajaran remedial dapat mengembangkan sifat dan kebiasaan belajar tergolong tinggi, sebanyak 77,78%. Hubungan antara persepsi siswa terhadap manfaat pembelajaran remedial dalam pencapaian KKM termasuk kategori sedang dengan koefisien korelasi sebesar 0,593 dengan sumbangan efektif sebesar 35,2%. Koefisien regresi persepsi siswa terhadap manfaat pembelajaran remedial dalam pencapian KKM sebesar 0,120. Kata kunci: efektivitas, pembelajaran remedial, pencapaian KK

    PERAN BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK 45 WONOSARI

    No full text
    PERAN BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK 45 WONOSARI Oleh: MUHAMMAD NURIKHWAN HENDRIYANTO 09504244013 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui peran bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar dan hubungan antara peran bimbingan orangtua terhadap prestasi belajar siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK 45 Wonosari. Subyek penelitian ini seluruh siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK 45 Wonosari yang berjumlah 55 siswa. Penelitian ini adalah penelitian populasi karena seluruh siswanya dijadikan subyek penelitian. Pengumpulan data menggunakan metode angket (kuesioner) dan dokumentasi. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data peran bimbingan orang tua, sedangkan dokumentasi untuk mengumpulkan data nilaisiswa. Uji validitas instrumen menggunakan teknik analisis product moment, sedangkan uji reliabilitas menggunakan koefisien alpha. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria pengkategorian skor peranbimbingan orangtua, 28 dari 55 siswa berada pada kategori baik dengan skor 120,4 < X ≤ 146,2, lalu 21 dari 55 siswa berada pada kategori cukup dengan skor 94,6 < X ≤ 120,4, sedangkan sisanya berada pada kategori kurang dengan skor 68,8 < X ≤ 94,6. Hasil ini tidak sejalan dengan prestasi belajar siswa karena 24 dari 55 siswa tidak mencapai KKM di SMK 45 Wonosari. Setelah dilakukan uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara peran bimbingan orangtua dengan prestasi belajar siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK 45 Wonosari tahun ajaran 2013/2014. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis korelasi product moment diperoleh nilai rhitung= 0,170 lebih rendah dari rtabel= 0,266 pada taraf signifikansi 5%. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan positif dan signifikan antara peran bimbingan orangtua dengan prestasi belajar siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK 45 Wonosari tahun ajaran 2013/2014. Penolakan hipotesis dimungkinkan karena faktor kurang seriusnya siswa dalam mengisi angket penelitian, seperti mengisi angket secara asal-asalan sehingga data yang diperoleh tidak maksimal. Kata kunci: bimbingan orangtua, prestasi belajar

    PERANCANGAN PROGRAM PENGENALAN SUARA MENJADI TULISAN MENGGUNAKAN TEORI BAYES DAN MODEL MARKOV

    No full text
    PERANCANGAN PROGRAM PENGENALAN SUARA MENJADI TULISAN MENGGUNAKAN TEORI BAYES DAN MODEL MARKOV - suara, pengenalan, fonem, Markov, Bayes

    Mengagumi Bunga Anggrek Bulan Melalui Penciptaan Perhiasan Wanita

    No full text
    INTISARI Penciptaan karya perhiasan bergaya anggrek bulan ini berawal dari kekaguman penulis terhadap bunga anggrek bulan koleksi penulis. Anggrek bulan dikenal dengan nama latin Phalaenopsis. Jenis bunga anggrek bulan yang penulis miliki merupakan bunga anggrek bulan hibrida jumbo dengan warna putih dan ungu. Penulis tertarik menjadikan bunga anggrek bulan koleksi penulis menjadi sumber ide penciptaan karya perhiasan dengan mengkreasiakan bentuk bunga, bakal calon bunga, batang dan daun dari anggrek bulan untuk divisualkan menjadi perhiasan gelang, cincin, bros, dan liontin menggunakan bahan tembaga dan beberapa bahan kombinasi. Perkembangan bentuk visual perhiasan menjadi alasan penulis untuk mewujudkan perhiasan wanita dengan sumber ide anggrek bulan. Tujuan dari penciptaan ini adalah menjelaskan konsep, mendeskripsikan proses dan menghasilkan karya perhiasan wanita dengan tema bunga anggrek bulan. Penciptaan karya ini menggunakan metode pendekatan estetika berdasarkan pendapat A. A. M. Djelantik (1999:15) bahwa semua benda atau peristiwa kesenian pasti memiliki tiga aspek dasar, yaitu wujud atau rupa (appearance), bobot atau isi (content, subtance), dan penampilan atau penyajian (presentation). Penulis juga menggunakan metode pendekatan ergonomic menurut pendapat Palgunadi untuk mengatur bentuk visual perhiasan agar tetap nyaman dan aman saat digunakan. Sedangkan metode penciptaan ini dilakukan berdasarkan teori SP. Gustami (2007:333-334) tentang tiga tahap enam langkah dalam menciptakan karya kriya. Pada penciptaan karya perhiasan ini penulis berhasil mewujudkan sebelas karya perhiasan yang terdiri dari tiga gelang, dua bros, satu liontin, satu tusuk konde dan empat cincin. Kata Kunci: anggrek bulan, anggrek bulan hibrida, perhiasann wanit

    PENGARUH PENAMBAHAN TANAH GADONG TERHADAP KUAT DUKUNG DAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG TANON

    No full text
    Berdasarkan letak geografis suatu tempat, jenis tanah, karakteristik dan sifat tanah, tidak semua tanah itu sama sehingga belum tentu tanah tersebut baik digunakan untuk pendukung kekuatan struktur. Demikian juga kondisi tanah di Desa Jono Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen yang sering bermasalah antara lain retak-retak, bergelombang, dan penurunan badan jalan. Tanah Gadong adalah tanah yang berasal dari Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan yang berwarna keabu-abuan mirip dengan semen. Tanah ini diambil sekitar kedalaman ± 8m dari muka tanah dan pengambilan tanah dengan cara menggali. Warga sekitar sering menggunakan tanah Gadong tersebut dalam pembuatan pondasi, sumur karena apabila terkena air maka akan menjadi lebih keras. Berdasarkan hal tersebut maka dalam penelitian ini akan dibahas mengenai sifat fisis dan mekanis tanah antara lain nilai CBR dan kuat geser tanah Desa Jono, Tanon, Sragen apabila distabilisasi dengan tanah Gadong dengan persentase 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 15% dari sample. Metode penelitian melalui serangkaian pengujian, yaitu kadar air (water content), berat jenis (specific gravity), analisa saringan dan hydrometer (grain size analysis), CBR dan DST dengan mengacu pada standar ASTM dan prosedur pengujian di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi tanah campuran berdasar sistem AASHTO, tanah Tanon Sragen termasuk ke dalam kelompok A-7-5 dan A-7-6, yakni tanah lempung bersifat tidak baik. Sedang berdasar klasifikasi sistem USCS, tanah campuran termasuk ke dalam kelompok CH yaitu berupa tanah lempung anorganik dengan plastisitas tinggi dan OH yaitu lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi. Berdasar klasifikasi secara umum tidak terjadi perubahan yang signifikan akan tetapi dengan penambahan Tanah Gadong ternyata tanah Gadong belum mampu memperbaiki sifat tanah Tanon Sragen, hal ini dapat dilihat dari penurunan nilai specific gravity, kadar air, indeks plastis, Finer # 200 (%) serta peningkatan nilai batas plastis batas cair, batas susut. Nilai CBR (California Bearing Ratio) soaked pada tanah asli sebesar 6.44 Nilai kohesi ( c ) pada pengujian geser langsung pada tanah asli yakni sebesar 3,43 kg/cm2 dan nilai ( υ ) sebesar 32,29o. Nilai CBR (California Bearing Ratio) soaked mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya penambahan Tanah Gadong. Nilai CBR (California Bearing Ratio) soaked terkecil tejadi pada penambahan Tanah Gadong 7,5% yakni sebesar 1,33. Nilai kohesi ( c ) dan nilai ( υ ) pada pengujian geser langsung pada tanah campuran tidak menunjukkan perbaikan yang berarti pada tanah Tano

    PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PRESTASI KERJA PADA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN DI KABUPATEN SUKOHARJO

    No full text
    Prestasi kerja merupakan salah satu aspek penentu pencapaian tujuan suatu perusahaan atau instansi. Peningkatan prestasi kerja dapat dicapai melalui pemenuhan aspek aspek kritis yang merupakan penentu keberhasilan kerja karyawan atau pegawai. Prestasi kerja dapat dipengaruhi banyak faktor antara lain: gaya kepemimpinan dan tipe komunikasi yang diterapkan dalam perusahaan atau instansi tersebut. Maka peneliti mengambil judul “Pengaruh kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonalterhadap prestasi kerja pada Pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Sukoharjo. Berdasarkan hal tersebut dapat dirumuskan masalah dari penelitian ini adalah ”Apakah kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap prestasi kerja dan faktor manakah yang paling dominan berpengaruh terhadap peningkatan prestasi kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Sukoharjo”. Tujuan dari penelitian ini adalah:1) Untuk mengetahui besarnya pengaruh kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonal terhadap peningkatan prestasi kerja pada pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Sukoharjo, 2) Untuk mengetahui faktor manakah yang berpengaruh paling dominan terhadap peningkatan prestasi kerju pada pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Sukoharjo. Kemudian hipotesa dari penelitian ini adalah diduga bahwa kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap peningkatan prestasi kerja pada Pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Sukoharjo dan faktor yang berpengaruh paling dominan adalah kepemimpinan transformasional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan “purposif sampling” yaitu mengambil sempel berdasarkan criteria tertentu..Alat analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi dan uji asumsi klasik. Hasil dari analisis regresi berganda diperoleh persamaan Y = + X + X + e 1 2 12,661 0,458 0,332 diperoleh hitung t masing-masing variabel kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonal sebesar (3,331 dan 3,332) > tabel t (2,012) yang berarti ada pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja. Secara bersama-sama variabel independen mempunyai hitung F (16,138) > tabel F (3,195) berarti secara bersama-sama kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja. Dan didapat R2 sebesar (0,407) berarti kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonal menjelaskan prestasi kerja sebesar 40,7% dan sisanya 59,3% dijelaskan oleh variabel lain. Dan dari pengujian asumsi klasik membuktikan tidak ada penyimpangan asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa variabel kepemimpinan transformasional dan komunikasi interpersonal berpengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi kerja. Dan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap prestasi kerja adalah kepemimpinan transformasional

    Pengaruh Fasilitas Kerja dan Rasa Aman Terhadap Kenyamanan Kerja Karyawan pada Masa Pandemi Covid-19 di PT. Kaya Raya Turun Menurun (Studi Kasus Pada PT. Kaya raya turun temurun,Summarecon – Bekasi Utara)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Fasilitas Kerja dan Rasa Aman Terhadap Kenyamanan Kerja Karyawan pada Masa Pandemi Covid-19 di PT. Kaya Raya Turun Menurun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling yang mana jumlah sample sebesar 60 Responden. Teknik Pengambilan data dengan cara menyebar kan kuesioner . Responden dari penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian PT. Kaya Raya Turun Menurun. Metode analisis yang dipergunakan adalah metode Regresi Linear Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variable Fasilitas kerja dan Rasa aman secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kenyamanan Karyawan, variable Fasilitas kerja dan Rasa aman secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kenyamanan kerja karyawan
    corecore