55 research outputs found

    UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR DENGAN TEKNIK MODELING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 WALENRANG

    No full text
    ABSTRAK Hasda, 2024. “Upaya Guru Bimbingan Konseling dalam Mengurangi Kejenuhan Belajar dengan Teknik Modeling pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Walenrang"Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Dr. Hj. Nuryani, M.A dan Bapak Bahtiar S.Sos.M.Si Penelitian ini membahas tentang upaya guru bimbingan konseling dalam mengurangi kejenuhan belajar dengan teknik modeling pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Walenrang. Permasalahan utama dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya guru bimbingan konseling dalam mengurangi kejenuhan belajar penerapan dengan teknik modelling pada peserta didik SMP Negeri 5 Walenrang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian didapatkan dari data primer dan data sekunder dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kejenuhan belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Walenrang meliputi beberapa indikator seperti: tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, hasil ujian semester rendah dalam beberapa mata pelajaran, tidur di dalam kelas, mengganggu teman saat jam pelajaran berlangsung, tidak bersemangat dalam mengerjakan tugas, ribut ketika guru menjelaskan, dan memainkan handphone saat proses belajar. Adapun upaya guru bimbingan konseling dalam mengurangi kejenuhan belajar dengan teknik modeling pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Walenrang meliputi pertama: memberikan konseling untuk mengurangi kejenuhan belajar dengan teknik modeling penokohan simbolik menggunakan video. Kedua, menjelaskan tujuan kegiatan agar siswa mengetahui penyebab kejenuhan belajar yang terjadi pada dirinya, kemudian mengarahkan siswa untuk meniru model yang ditampilkan dalam mengurangi kejenuhan belajar. Ketiga, memberikan pekerjaan rumah kepada siswa yang berisi tentang perilaku yang harus dilakukan. Setelah semua tahap kegiatan terlaksana kemudian diadakan evaluasi. Kata Kunci: Bimbingan konseling, kejenuhan belajar, modelin

    PENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN AL-QUR’AN DENGAN PENERAPAN METODE IQRO’ PADA ANAK KELAS B RAUDHATUL ATHFAL TARBIYYAH AL-AZHAR TIROANG KECAMATAN TIROANG KABUPATEN PINRANG

    No full text
    Hasda. 2014. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Al-Qur’an Dengan Penerapan Metode Iqro’ Pada Anak Kelas B Raudhatul Athfal Tarbiyyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang . Skripsi dibimbing oleh Dr. Parwoto, M.Pd. dan Syamsuardi, M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan universitas Negeri Makassar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah pertama, anak belum mengenal huruf hijaiyyah dan tidak dapat membedakan huruf yang satu dengan yang lain contoh huruf ba disebut tsa. Kedua, pengucapan huruf yang salah hal ini terlihat ketika salah satu anak diminta untuk menyebutkan beberapa huruf hijaiyyah. Ketiga, dalam pembelajaran guru masih menggunakan teknik menirukan secara lisan dengan tidak menggunakan media sehingga anak-anak kurang mengingat kosakata yang telah disampaikan dan pembelajaran yang kurang menarik membuat anak cepat bosan , adapun rumusan masalah adalah “Bagaimanakah peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui penerapan metode Iqro’ pada anak kelas B di Raudatul Athfal Tarbiyyah Al-Azhar Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang?”. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan membaca Permulaan melalui penerapan metode iqro’ pada anak kelas B di Raudatul Athfal Tarbiyyah AL-Azhar Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 tahap dalam setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah peningkatan kemampuan membaca permulaan Al-qur’an dengan penerapan metode iqro’ pada anak kelas B raudhatul athfal tarbiyyah al-azhar Tiroang Kabupaten Pinrang. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus, siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah guru kelompok B serta anak kelompok B yang terdiri atas 10 anak didik yaitu 6 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan wawancara. Data kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil dari siklus I dan siklus II penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaan Al-qur’an anak di Raudhatul Athfal Tarbiyyah Al-Azhar Kabupaten Pinrang dapat meningkat melalui penerapan metode Iqro’

    Aplikasi Enkripsi Teks Pada Media Citra JPEG Menggunakan Metode Redundant Pattern Encoding

    No full text
    Hasil analisa dan pengujian terhadap sistem yang di buat yaitu, Aplikasi Enkripsi Teks Pada Media Citra Jpeg Menggunakan Metode Redundant Pattern Encoding dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Dengan adanya aplikasi enkripsi teks ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam menjaga kerahasiaan pesan sehingga sampai ke tangan orang yang berhak. 2. Pada proses penyisipan pesan membutuhkan dua(2) buah properti yaitu gambar berformat jpeg sebagai media penampung pesan dan juga pesan rahasia yang akan disisipkan, sedangkan proses ekstraksi hanya membutuhkan stegoimage(gambar yang telah disisipkan pesan). 3. Hasil gambar yang telah disisipkan pesan(stegoimage) dan gambar asli tidak mempunyai perbedaan secara kasat mata

    KECELAKAAN KERJA PADA PRAKTEK DOKTER GIGI

    No full text
    39 hl

    Effect of nanoparticles on the wetting of different solid surfaces

    No full text
    The wetting of solids by liquid is gaining a lot of importance as it is connected to physical chemistry (wettability) to statistical physics (wetting transition) and long-range forces (van der Waals, double layer) to fluid dynamics. The present study mainly focused on the effect of nanoparticles on the wetting of different solid surfaces, as nanoparticles are gaining importance because of their wide applications in various field like pharmaceutical, biomedical and electronics. The effect of two different nanoparticles hydrophobic (sulfur) and hydrophilic (TiO2) on both the hydrophilic (glass) and hydrophobic (PTFE) surfaces have been studied. The sulfur nanoparticles were prepared by acid catalyzed precipitation reaction from sodium thiosulphate, whereas TiO2 is prepared by hydrolysis of trititanium (IV) butaoxide (TBOT). It is observed the use of nanoparticles enhanced the wetting process as compared to the base liquids without nanoparticles. The effect of reactant concentration on the particles size of both particles is initially studied and the results shows with increasing concentration the particles size increases in both the cases. Then the effect of particles size on the wetting of glass and PTFE surfaces were studied by measuring surface tension and contact angle. In the presence of the sulfur particles the wetting property of the both surfaces increases whereas, due to the presence of TiO2 particles the wetting property increases for PTFE surface but the wetting property decreases for the glass surface. The extent of measurement of wetting process was done by calculating work of adhesion, Hamaker constant, and wetting free energy for both the surfaces in the presence of both particles
    corecore