10 research outputs found

    PEMBUATAN WPS DAN PQR API 5L GR.B UNTUK MANUAL SMAW PIPE SUPPLY SESUAI STANDAR API (AMERICAN PETROLEUM INSTITUTE) - 1104

    No full text
    Teknologi pengelasan SMAW telah banyak diaplikasikan di Indonesia mulai dari industri mikro, kecil, menengah, hingga skala industri nasional. Akan tetapi, sampai saat ini pemahaman mengenai prosedur las yang diakui secara internasional belum banyak diaplikasikan bahkan cenderung diabaikan, padahal di era MEA 2015 pemahaman mengenai WPS sangat diperlukan agar pekerjaan dapat diakui secara internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kesesuaian WPS dan hasil simulasinya pada aplikasi pengelasan pipa penyalur (pipe supply). WPS dan PQR dibuat dengan berdasarkan standar API 1104 untuk dapat diaplikasikan pada pengelasan manual metode SMAW material API 5L Gr B. Parameter pengelasan yang dirancang di dalam WPS kemudian disimulasikan dalam bentuk pengelasan coupon test dan hasilnya diuji baik NDT maupun DT. Setelah hasil pengujian dianalisis disimpulkan bahwa WPS yang dibuat telah sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan dan pengelasan pipa penyalur dapat dilakukan berdasarkan WPS yang telah dibua

    METODA WITNESSING UNTUK PENENTUAN KONSTANTA PROSES CNC TURNING PADA MANUFAKTUR KOMPONEN AEROSPACE

    No full text
    Penelitian ini merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kontribusi pendampingan pada penyelesaian kasus pengembalian pajak bahan baku impor dari pihak produsen komponen aerospace ke pihak bea cukai. Tujuannya membuktikan bahwa kehilangan berat bahan baku adalah murni karena kegiatan proses produksi. Metodologi yang digunakan adalah witnessing proses CNC Turning melalui dokumentasi bahan baku, proses plan, jenis mesin, proses pemesinan, kontrol kualitas, dan pengelolaan limbah hasil proses yang berjalan untuk 16 sampel produk berbasis material logam berbentuk poros pejal. Berdasarkan hasil review teori pemesinan MRP (Metal Removal Process) dan dokumentasi proses diperoleh hasil yang bersesuaian yaitu bahwa kehilangan logam adalah murni akibat proses pembentukan produk dan bukan disebabkan hal yang lain

    Pembuatan Komponen Aerospace Al 6082 - T6511 Dengan Metode One Stop Machining Menggunakan Mesin Cnc Multitasking

    No full text
    Metode One stop machining memiliki keunggulan dalam hal kecepatan proses yang optimum diikutipencapaian karakteristik geometrik yang baik. Penelitian ini bertujuan membuktikan keunggulanmetode tersebut melalui pembuatan komponen aerospace berbahan Al 6082-T6511. Denganmenganalisis proses plan, mengawal proses pemesinan, dan melakukan analisis statistik terhadapkarakteristik geometrik produk, diketahui bahwa metode one stop machining dapat dilakukan padamesin CNC multitasking. Adapun proses-proses yang dapat dilakukan secara simultan pada mesin inimeliputi facing, drilling, counter boring, turning, dan cutting. Karakteristik geometrik produk yangdihasilkan memenuhi kategori GO, yaitu telah memenuhi kriteria-kriteria standar produk yang baik.Secara statistik berada dalam jangkauan toleransi disain produk komponen aerospace dengan selangkepercayaan 99,8%

    Problem Based Learning: Suatu Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Las SMAW Siswa SMK

    No full text
    Optimization of SMAW learning is necessary for vocational school students to achieve optimal competence. Problem-Based Learning (PBL) was reported in increasing skill learning outcomes. However, a specific PBL treatment in SMAW subjects has not yet published. This research contributed to how to give the SMAW learning method through the PBL model. This research adopted the conventional model as a control of the PBL experiment model. This research applied quasi-experiment with a population of the X-th grade of the VHS students. The samples were X-Mechanical and X-Automotive class, respectively. To amplify the success of the PBL model, the research visually analyzed the students' weldment results based on the surface quality appearance. PBL model increased the study outcome capabilities of the SMAW method up to 17.5 percent (from 75.9 percent to 93.4 percent). This increment was 30.6 percent higher than the conventional method. Statistical evident showed that the PBL index gain on the t-test (a equals 5 percent) was better and followed by a better physical fact in weld surface quality at the weldment area than the conventional on

    Perancangan dan Otomasi Parameter Clean Room untuk Industri Farmasi

    No full text
    Cleanroom adalah ruangan 'bersih' yang dibuat dan dikontrol secara khusus untuk meminimalkan tingkat partikulat yang berpengaruh pada kualitas proses dan produk (elektronik, obat, biofarma, hingga aerospace). Pengurangan partikulat dapat dilakukan melalui dilusi sejumlah udara bersih, penggunaan material 'bersih', dan mengurangi inisiasi partikulat yang bersumber dari pekerja. Penelitian ini merancang cleanroom ISO Class 7 (10.000 partikel/ft3) untuk ruang virologi yang mengandung biohazard dan ISO Class 8 (100.000 partikel/ft3) sebagai ruang penyangga (anteroom). Dari pertimbangkan HVAC disain memperhitungkan beban internal dan sistem ukuran ruangan, jumlah personel, jenis mesin, dan penerangan. Sedangkan dari aspek cleanroom dilakukan analisis udara melibatkan filter HEPA/ULPA, total tekanan statis, pertukaran udara, dan tipe aliran udara. Setelah simulasi dilakukan berdasarkan variasi parameter tersebut, dilakukan uji karakteristik ukuran partikel 0,5 mm dan analisis data. Hasil pengujian jumlah partikel memenuhi kategori yaitu  antara 535 s/d 3.908/ft3 (ruang virology-Classs 7) dan 48.055 s/d 63.453/ft3 (ruang anteroom-Classs 8). Untuk otomasi kontrol parameter cleanroom telah disarankan pemasangan instrumen yang berfungsi baik sebagai sensor, controller, transducer, maupun regulator.   Kata Kunci:  Cleanroom, HEPA/ULPA, ACH, Partikulat,  mOtomas

    Sifat Komposit Epoksi Berpenguat Serat Bambu pada Akibat Penyerapan Air

    No full text
    Serat bambu memiliki potensi sebagai serat penguat pengganti serat gelas dalam pembuatan komposit polimer, karena sifatnya yang terbaharui dan ramah lingkungan. Namun, karena serat bambu memiliki sifat higroskopis, maka sifat tarik komposit yang dihasilkan dapat menurun akibat dari memburuknya ikatan antarmuka serat dan matriks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji degradasi sifat tarik biokomposit epoksi berpenguat serat bambu petung akibat penyerapan air. Biokomposit epoksi berpenguat serat bambu petung dibuat dengan metode tekan panas dengan variasi serat tanpa alkalisasi (0% NaOH) dan dengan alkalisasi (5% NaOH). Pengujian biokomposit, dilakukan dengan cara uji air mendidih, uji tarik dan SEM. Kadar penyerapan air biokomposit tanpa alkalisasi lebih tinggi dibandingkan dengan biokomposit yang telah mengalami alkalisasi (5% NaOH). Penyerapan air mengakibatkan degradasi pada biokomposit dan menurunkan kekuatan tarik biokomposit hingga 23%. Perlakuan alkali 5% NaOH, dapat meminimalisir persentase penurunan kekuatan biokomposit, dengan persentase penurunan kekuatan tarik sebesar 17%. Hasil pemeriksaan pada permukaan patahan menunjang hasil pengujian tarik. Penurunan kekuatan tarik disebabkan oleh sifat dan penurunan kekuatan antar serat dan matrik

    Optimalisasi Bisnis Digital Dengan Pendampingan Sebagai Perencanaan Strategi Pemasaran UMKM Ranting Muhammadiyah Tasikmalaya

    No full text
    Penyajian informasi berbasis TI untuk kebutuhan pemasaran, sering disebut dengan Digital Marketing yaitu suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk dengan menggunakan media digital atau internet, bertujuan untuk menarik konsumen dan calon konsumen secara cepat. Akibatnya, perusahaan berusaha untuk berkompetisi dalam membuat konten pemasaran yang menarik di dunia maya. Beberapa contoh teknik pemasaran yang termasuk dalam digital marketing adalah SEO (Search Engine Optimization), periklanan online seperti FB ads dan Google Ads, promosi media cetak, iklan televisi dan radio, billboard elektronik, email marketing, mobile marketing, dan lainnya. Perkembangan bisnis digital juga tidak lepas dari persoalan pemasaran (marketing) yang digunakan untuk mengembangkan atau memperluas wilayah pasar, persoalan pemasaran lebih ditekankan pada penyajian informasi yang produktif untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas?, dan penyajian informasi yang efektif terkait dengan seberapa besar dampak atau pengaruh kepada pasar, sehingga diharapkan mampu menyusun strategi pemasaran untuk meningkatkan minat dan daya beli pasar terhadap produk yang ditawarkan

    PEMODELAN PEROLEHAN MASSA DAN WAKTU REAKSI PIROLISIS SERBUK GERGAJI KAYU JATI

    No full text
    Proses pirolisis menghasilkan arang, bio-oil dan gas. Untuk pemahaman proses pirolisis, maka mekanisme proses pirolisis didefinisikan dalam model matematika. Penelitan ini adalah kajian teoritik, untuk menentukan model matematika yang digunakan untuk memprediksi perolehan massa dan waktu yang optimum. Penelitian menggunakan persamaan perpindahan panas dan reaksi pirolisis. Variabel yang digunakan adalah temperatur (573, 598, 623, 648, 673 K), dengan sampel serbuk gergaji kayu jati kering. Model cukup baik untuk memprediksi proses pirolisis. Kondisi optimum didapatkan pada temperatur 598 K, dengan waktu reaksi 3 jam 56 menit, produk yang didapatkan adalah 53,2 % dari massa awal biomassa yang terdiri 29,99% arang dan 23,20% bio-oil

    Trend in lightweight automotive materials for improving fuel efficiency and reducing carbon emission

    No full text
    Depletion of fossil fuels and greenhouse gases is an essential issue in the development of the automotive industry. From the design stage, material selection becomes the most crucial factor. Therefore, this article discusses the development of lightweight automotive materials for increasing fuel efficiency and reducing carbon emissions. Material reliability is assessed by how much weight reduction can be achieved, production costs, safety and durability. Ferro materials (mild steel, High Strength Steel, and Advanced High Strength Steel), non-ferrous (aluminium and magnesium alloy), and Fiber Reinforced Plastics (FRP) have been proven to reduce the total weight of vehicles up to 12.6%. Confirmation of statistical data from the literature illustrates the possibility of using lightweight material to achieve zero CO2 emission. In addition, the 12.6% weight reduction still meets the vehicle safety factor

    Development of Smart Farming Technology on Ginger Plants in Padamulya Ciamis Village, West Java, Indonesia

    No full text
    In this paper, we present a comprehensive study aimed at enhancing the cultivation of ginger plants through the integration of smart farming technology. Ginger (Zingiber officinale) is an essential crop in the agriculture-based economy of Indonesia, providing numerous health benefits and culinary applications. However, traditional farming methods often face challenges such as inefficiencies, resource wastage, and unpredictable yields. The research conducted in Padamulya Ciamis Village seeks to address these issues by harnessing the potential of smart farming technology. The study involves the implementation of cutting-edge agricultural tools, including Internet of Things (IoT) devices, sensor networks, and data analytics. By utilizing these advancements, the project aims to optimize the cultivation process, ensure sustainable resource management, and enhance overall productivity. The methodology of the research encompasses a mix of experimental trials, data collection, and analysis. Smart sensors are deployed to monitor critical variables such as soil moisture, temperature, humidity, and light intensity, enabling farmers to gain real-time insights into their ginger fields. The collected data is processed using machine learning algorithms, providing predictive models and personalized recommendations for cultivation practices. The results of this study demonstrate promising advancements in ginger farming practices. By implementing smart farming technology, farmers in Padamulya Ciamis Village experience optimized irrigation schedules, precise nutrient delivery, and timely pest control measures, leading to increased crop yields and improved quality. Furthermore, resource utilization efficiency is enhanced, minimizing water and fertilizer wastage, contributing to the sustainable and eco-friendly management of ginger plantations. Beyond its local implications, this research showcases the potential of smart farming technology as a transformative force in agriculture. The findings serve as a foundation for scaling up similar projects in other regions of Indonesia and beyond, contributing to the nation\u27s agricultural modernization and food security. Finally, the development of smart farming technology on ginger plants in Padamulya Ciamis Village presents a promising pathway towards sustainable and efficient agricultural practices. By combining traditional farming knowledge with cutting-edge technology, this study exemplifies how smart farming can elevate crop cultivation, empower farmers, and foster rural development in Indonesia
    corecore