124 research outputs found

    PEMANFAATAN VSTI SEBAGAI MEDIA PENCIPTAAN MUSIK OLEH IWAN GUNAWAN

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi ketertarikan peneliti terhadap karya-karya musik yang dibuat oleh Iwan Gunawan dalam menggunakan teknologi virtual instruments dan hasil dari karya tersebut terdengar sangat realistis meskipun menggunakan virtual instruments yang umumnya terdengar kaku dan monoton. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui VSTi apa saja yang digunakan Iwan Gunawan dalam membuat karya “Migrations” dan apa saja tahapan yang dilalui oleh Iwan Gunawan dalam memanfaatkan VSTi sebagai media penciptaan musik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu analisis dokumen, observasi, wawancara, dan studi literatur yang bertujuan untuk memberikan gambaran apa saja VSTi yang digunakan dan bagaimana tahapan yang dilalui dalam membuat karya “Migrations” tersebut oleh Iwan Gunawan. Temuan yang peneliti dapatkan adalah Iwan Gunawan menggunakan sebanyak tiga belas VSTi yang beragam jenis dan peruntukkannya. Adapun tahapan yang dilalui Iwan Gunawan dalam membuat karya “Migrations” menggunakan teknologi VST adalah (1) melakukan interpretasi terhadap sajian film yang akan dibuat film scoring-nya tersebut. (2) Melakukan eksplorasi terhadap VSTi apa yang akan digunakan. (3) Membuat dan merekam data MIDI untuk trek VSTi tersebut. (4) Melakukan mixing, mastering, dan export terhadap project file yang telah dibuat. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa kualitas dari VSTi sangat mempengaruhi kesan realistis dari instrumen tersebut, kreativitas dari pengguna VSTi juga mempengaruhi apakah VSTi tersebut akan terdengar realistis atau tidak dan dibutuhkan perangkat yang mumpuni agar VSTi dapat berjalan dengan baik. Kata kunci: virtual instruments, penciptaan musik ABSTRACT This research is motivated by the researcher's interest in the musical piece created by Iwan Gunawan using virtual instrument technology, but the results of the musical piece sound realistic despite using virtual instrument technology which known for robotic and monotonous sound. The purpose of this study is to find out what VSTi is used by Iwan Gunawan in making the work "Migration" and what are the stages that Iwan Gunawan went through in utilizing VSTi as a medium for making music. The research method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach with data collection techniques, namely document analysis, observation, interviews, and literature studies which aim to provide an overview of what VSTi is used and what are the stages passed in making the "Migration" work. by Iwan Gunawan. The findings that the researchers got were that Iwan Gunawan used as many as thirteen VSTi of various types and their designations. The stages that Iwan Gunawan went through in making the work "Migration" using VST technology were (1) interpreting the film presentation for which the film scoring would be made. (2) Exploring what VSTi will be used. (3) Creating and recording MIDI data for the VSTi track. (4) Mixing, mastering, and exporting the project files that have been created. The conclusion that can be drawn from this study is that the quality of the VSTi greatly affects the realistic impression of the instrument, the creativity of VSTi users also affects whether the VSTi will sound realistic or not and requires high-end devices so the VSTi can work properly. Keyword : virtual instruments, music makin

    PEMANFAATAN VSTI SEBAGAI MEDIA PENCIP[TAAN MUSIK OLEH IWAN GUNAWAN

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi ketertarikan peneliti terhadap karya-karya musik yang dibuat oleh Iwan Gunawan dalam menggunakan teknologi virtual instruments dan hasil dari karya tersebut terdengar sangat realistis meskipun menggunakan virtual instruments yang umumnya terdengar kaku dan monoton. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui VSTi apa saja yang digunakan Iwan Gunawan dalam membuat karya “Migrations” dan apa saja tahapan yang dilalui oleh Iwan Gunawan dalam memanfaatkan VSTi sebagai media penciptaan musik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu analisis dokumen, observasi, wawancara, dan studi literatur yang bertujuan untuk memberikan gambaran apa saja VSTi yang digunakan dan bagaimana tahapan yang dilalui dalam membuat karya “Migrations” tersebut oleh Iwan Gunawan. Temuan yang peneliti dapatkan adalah Iwan Gunawan menggunakan sebanyak tiga belas VSTi yang beragam jenis dan peruntukannya. Adapun tahapan yang dilalui Iwan Gunawan dalam membuat karya “Migrations” menggunakan teknologi VST adalah (1) melakukan interpretasi terhadap sajian film yang akan dibuat film scoring-nya tersebut. (2) Melakukan eksplorasi terhadap VSTi apa yang akan digunakan. (3) Membuat dan merekam data MIDI untuk trek VSTi tersebut. (4) Melakukan mixing, mastering, dan export terhadap project file yang telah dibuat. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa kualitas dari VSTi sangat mempengaruhi kesan realistis dari instrumen tersebut, kreativitas dari pengguna VSTi juga mempengaruhi apakah VSTi tersebut akan terdengar realistis atau tidak dan dibutuhkan perangkat yang mumpuni agar VSTi dapat berjalan dengan baik.Kata kunci: virtual instruments, penciptaan musik

    TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PUNGUTAN LIAR KEPADA PENGEMUDI ANGKUTAN ANTAR DAERAH

    Full text link
    2013GILANG ANDIKA GUNAWAN ( B 111 09 183), Tinjauan Kriminologis \ud Terhadap Pungutan Liar Kepada Pengemudi Angkutan Antar Daerah \ud ,dibawah bimbingan Bapak H.M. Imran Arief, sebagai pembimbing I \ud dan Bapak Amir Ilyas, sebagai pembimbing II \ud Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab \ud terjadinya pungutan liar kepada pengemudi angkutan daerah, upaya \ud penanggulangan terjadinya pungutan liar kepada pengemudi angkutan \ud antar daerah dan untuk mengetahui kendala dalam menanggulangi \ud terjadinya pungutan liar kepada pengemudi angkutan antar daerah \ud Penulis melakukan penelitian di berbagai tempat yang dianggap \ud dapat menunjang dalam penulisan ini, seperti Terminal Regional Daya, \ud Terminal Malengkeri, Terminal Cappa Bungaya, Terminal Petta \ud Ponggawae, dan Terminal Salewangan, terhadap sopir atau pengemudi \ud angkutan umum antar kota, aparat penegak hukum yaitu Kepolisian ( \ud Polisi Lalulintas) dan Dinas Perhubungan ( DLLAJR), serta penelitian \ud kepustakaan dengan mempelajari buku-buku, perundang-undangan yang \ud berhubungan dengan materi penulisan skripsi ini. \ud Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Faktor-faktor penyebab \ud penyebab terjadinya pungutan liar meliputi Faktor Internal terdiri dari \ud Faktor ekonomi, Faktor mental, Faktor penyalahgunaan wewenang, dan \ud Faktor kultural. Sedangkan Faktor Eksternal terdiri dari Dipengaruhinya \ud budaya masyarakat yang dilayaninya, Kebijakan politik negara maupun \ud kelompok elite, Faktor dorongan dari masyarakat yang memancing oknum \ud Polisi tersebut agar melakukan perbuatan yang menyimpang. upaya-upaya penanggulangan pungutan liar berupa upaya Pre-Emtif, upaya \ud Preventif (Pencegahan), upaya Represif dan. Kendala dalam upaya \ud penanggulangan pungli diantaranya Pembinaan tidak sepenuhnya efektif \ud tergantung dari moral dari masing-masing personel kepolisian, \ud pengawasan yang renggang dari atasan, arahan dan nasehat kadang \ud dilupakan kalau sudah menyangkut masalah kebutuhan ekonomi, \ud masyarakatpun khususnya sopir sebagai pelaku bisnis masih \ud mementingkan efesiensi waktu dan biaya serta masih rendahnya \ud kesadaran hukum untuk membayar tilang sesuai dengan prosedur yang \ud berlaku, undang-undang dalam hal ini undang-undang Nomor 20 Tahun \ud 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan masih perlu dianalisis \ud mengenai sanksi pidana terhadap suatu pelanggaran lalu lintas yang \ud terjadi

    ANALISIS IMPLEMENTASI REBRANDING KAMPUNG KELUARGA BERENCANA MENJADI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DI KELURAHAN BANYUDONO KABUPATEN PONOROGO

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul Analisis Implementasi Rebranding Kampung Keluarga Berencana Menjadi Kampung Keluarga Berkualitas Dikelurahan Banyudono Kabupaten Ponorogo Oleh Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 dengan dosen pembimbing Bapak Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. Kom Penelitian ini didasari fenomena maraknya kampung KB yang menjunjung tinggi prestasi akan desanya, maka dari itu penulis mengambil system rebranding dari kampong keluarga berencana menjadi Kampung KB sebagai penelitian ini. Dengan menggunakan tiga tahap rebranding yang akan digunakan penulis dalam penelitian ini. Selain itu penulis juga melakukan penelitian dilapangan secara berkala untuk menemukan data yang akurat serta data yang dibutuhkan.Penelitian ini menggunakan metode penlitian kualitatif yang mana penulis akan melakukan wawancara dengan narasumber yang terkait dengan proses rebranding Kampung Keluarga Berencana di Kelurahan Banyudono ini. Selain itu juga menggunakan dokumnetasi serta referensi penelitian terdahulu. kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini akan mengarah pada kesuksesan rebranding kampung keluarga berencana menjadi Kampung KB Banyudono. Sumber data pada penelitian ini ada dua macam yaitu data primer yang berisikan wawancara dengan narasumber dan data sekunder yang mengambil video serta gambar yang ada sebelumnya. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan sudah efektif terbukti dengan semakin dikenalnya kampung KB Bayudono dikalangan masyarakat. Kata Kunci : Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKBN ABSTRACT Thesis with the title Analysis of Implementation of Rebranding of Family Planning Villages to Become Quality Family Villages in Banyudono Village, Ponorogo Regency By Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 with supervisor lecturer Mr. Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. com This research is in line with the phenomenon of the rise of family planning villages that uphold the high achievements of their villages, therefore the authors adopted a rebranding system from family planning villages to family planning villages as this research. By using a three-stage rebranding that will be used by the author in this study. In addition, the author also conducts field research on a regular basis to find accurate data and the data needed. This research uses a qualitative research method in which the author will conduct interviews with informants related to the process of rebranding the Family Planning Village in the Banyudono Village. Besides that, it also uses documentation and references to previous research. The conclusions that can be drawn from this research will lead to the success of rebranding the family planning village into Banyudono KB Village. There are two kinds of data sources in this study, namely primary data which contains interviews with informants and secondary data which takes videos and pictures that existed before. The results of this study will show that it has been proven effective by the increasing recognition of KB Bayudono village among the community. Keywords: Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKB

    EKSISTENSI TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL NYAI DUESSELDORF KARYA ZEVENTINA (Analisis Kritik Feminisme)

    Full text link
    Thesis Yngwie Pramudya Gilang Budi W., NIM 13010111140104, entitled Existence of Women in the Novel Nyai Duesseldorf by Zeventina Literary Works. This research is a literature research entirely obtained from written sources. Novel Nyai Duesseldorf is closely related to the existence of the main character. The author uses the theoretical basis of feminism critic Simone de Beauvoir to see the struggle of the main character of women in reaching her true love and and the existence of the main character of women in the novel Nyai Duesseldorf Karya Zeventina, previously the author uses structural theory as a forming element of literary works of character and character, background or setting in its story. The method used is data collection, data analysis, and presentation of analysis results. This research resulted in the struggle of the main character of women in achieving true love in the novel Nyai Duesseldorf Works Zeventina, namely: true love Nyai to his lover Ardy. The existence of female characters In the novel Nyai Duesseldorf by Zeventina, among others, 1) Nyai is a beautiful girl from the physical and his heart, 2) Nyai is a tea picker women who care about an education, 3) Nyai village girl who attracted the attention of Indonesian men and Germany, 4) Nyai women Ciwiday village who won the hearts of German men, 5) Nyai shows his loyalty as a wife, and 6) Nyai shows that the heart of women is only for one man. Keywords: Nyai Duesseldorf, Criticism of Feminism, Existence of Main Leader

    Pengembangan Sistem Monitoring Harga, Stok, dan Produksi Cabai menurut Sentra Produksi dengan Metode Extreme Programming

    No full text
    Cabai merupakan komoditas yang memiliki andil besar terhadap inflasi di Indonesia akibat harga yang fluktuatif. Kelangkaan cabai, pola distribusi yang tidak efisien, dan panjangnya rantai pasok menjadi pemicu permasalahan ini. Perkembangan teknologi menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem yang menampilkan data historis kepada pengguna terkait cabai di setiap sentra produksi. Sistem ini dikembangkan melalui pendekatan descriptive analytics yang merupakan salah satu bagian dari business analytics. Melalui sistem monitoring cabai per sentra produksi ini masyarakat dapat memantau perkembangan tren harga, stok, produksi, dan produktivitas cabai di setiap daerah di Jawa Barat. Selain manfaatnya untuk masyarakat umum, sistem ini juga dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan distribusi, penetapan target, dan permodalan usaha cabai di setiap sentra produksi. Penelitian ini menggunakan metode extreme programming yang diterapkan dalam pengembangan aplikasi. Sistem ini berbasis web dengan enam fitur utama untuk menunjang kebutuhan informasi terkait cabai di Jawa Barat

    Pelaksanaan jasa perpajakan dan pembuatan spt tahunan orang pribadi kantor konsultan pajak edy gunawan

    Full text link
    The internship was conducted at Edy Gunawan’s Tax Consultant in division Junior Tax Consultant. During the internship, the task was matching between income tax article 21, 23, final tax, and tax invoice with softcopy in Ms. Excel which has been done in the previous period, matching tax invoice with form 1111 A2 or form 1111 B2 and input to Ms. Excel, Input salary; bank statement; income tax article 21, 23, final tax, and tax invoice to Ms. Excel, Matching list of debt and selling notes with corporate bank data or company cash data, Looking for raw material purchases made by the company, Make a new tax report, Make an Amnesty Tax ransom that must be paid, Registering EFIN, Create and report annual notification form 1770 and 1770 SS, and Input company expenses to MYOB. The difficulties encountered during the internship were there is incomplete data, so the process of entering data into Ms. Excel is inhibited, The existence of the job file size is too large cause the process of working to be long because often times an error, The information provided by the company is very limited, and Incomplete file from company thus slowing down the work. The solution were Inquire and request incomplete data to senior or contact the client; If the program has an error, then wait until it returns as before and always click "save" so that the data is not lost, The chief consultant who requests the data directly to the company's management, and Asking for documents related to the client. Keywords: income tax article 21, income tax article 23, final tax, tax invoice, salary, bank statement, debt, selling notes, tax repot, amnesty tax, EFIN, annual notification form 1770, annual notification form 1770 SS, expense

    Pencegahan Truancy Di SMA Negeri 15 Pekanbaru

    Full text link
    TRUANCY PREVENTION IN SMA NEGERI 15 PEKANBARU ABSTRACT BY: GILANG RAKA WIFANJANI The dynamics of adolescent development today are in line with the times. The problems faced by adolescents are increasingly diverse in various aspects. Juvenile delinquency is no longer limited to skipping school or committing violations of school rules, but has spawned into criminal behavior and violence. The influence of association in shaping a person's character and personality can be a trigger for juvenile delinquency. Likewise, if parents are too restrictive, what happens is the child is unable to develop independently and they will try to break free from the restraints. But when this happens, the social environment, especially peers, is the person who is considered the most able to understand the various problems that are happening or have occurred. School is a special environment for changing behavior permanently in relation to all of his personal development. This is because most of the time for adolescents is spent in the school environment, so the character building that occurs in school must be done very carefully by teachers or educators. Therefore the authors are interested in knowing how the school's efforts to prevent truancy, especially at SMA Negeri 15 Pekanbaru. With the aim of knowing what efforts have been made by the school to prevent truancy by students. So that in this way we can know how the procedure or process is carried out by the school when truancy occurs. In addition, the author can also provide input or thoughts about how the efforts should be made by the school in preventing truancy later

    OPTIMALISASI PENCEGAHAN KERUSAKAN MUATAN DINGIN DAN BEKU DI MV SINAR BANDA

    Full text link
    ABSTRAKSI GILANG PRASETYA AJI, NIT : 52155684.N, 2019 ”Optimalisasi Pencegahan Kerusakan Muatan Dingin dan Beku Di MV SINAR BANDA”, Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Kepala Pusat Pengembangan Pengabdian Masyarakat, Pembimbing (I): Capt. Arika Palapa, M.Si,M.Mar. Pembimbing (II) Purwantono, S.Psi, M.Pd Dalam menjaga kualitas kondisi muatan dingin dan beku diperlukan tindakan preventif untuk menghindari kerusakan muatan dan mesin reefer container, sebab muatan dingin memiliki sifat mudah rusak akibat perubahan suhu. Dengan dasar ini penulis merumuskan masalah tentang strategi untuk mencegah kerusakan muatan dingin dan beku pada container reefer dan upayaupaya apa yang dilaksanakan untuk mencegah terjadinya kerusakan. Dalam penulisan skripsi ini berdasarkan observasi penulis terhadap prosedur penanganan muatan dingin dan beku di MV Sinar Banda yang digunakan dalam pembuatan laporan penelitian dan sebagai landasan untuk memecahkan masalah yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan kuisioner. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 35 taruna Semester VII dan VIII jurusan Nautika yang praktek layar di kapal container dan 7 orang dari crew MV Sinar Banda. Variabel dalam penelitian ini adalah sarana (X1) dan prasarana (X2) terhadap pencegahan kerusakan muatan dingin dan beku (Y). Penelitian ini menggunakan teknik analisa data yaitu Fishbone Analysis untuk menentukan akar permasalahan dan SWOT kekuatan (Strenghts), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunities) dan ancaman (Threats) untuk mencari strategi penyelesaian masalah. Didapatkan strategi SO (Strength-Opportunities) adalah strategi yang dibuat untuk memanfaatkan peluang sebaik-baiknya, setelah itu penulis bisa mendapat upaya-upaya untuk menyelesaikan masalah. Dari permasalahan yang telah didapat dapat disimpulkan bahwa penyelesaian masalah menggunakan strategi (Strength-Opportunities) dan didapatkan upaya-upaya untuk menyelesaikan masalah. Faktor terpenting dari masalah dalam penelitian ini adalah container reefer dan mesin reefer. Karena jika mesin reefer rusak muatan dingin dan beku juga akan rusak. Penulis memberi saran 1) semua awak kapal melaksanakan prosedur penanganan muatan di kapal sesuai dengan SOP (shipboard operational procedure) 2) Mengadakan evaluasi terhadap kinerja awak kapal dan familirisasi terhadap awak kapal baru ABSTRACT GILANG PRASETYA AJI, NIT: 52155684.N, 2019 "Optimization of Prevention of Cold and Frozen Cargo Damage in MV SINAR BANDA", Diploma IV Program, Nautical Study Program, Merchant Marine Polytechnic of Semarang, Head of Community Service Development Center, Mentor (I): Capt Arika Palapa, M.Sc, M.Mar. Mentor (II) Purwantono, S.Psi, M.Pd In conditions of cold and cold quality precautionary measures are needed to avoid damage to the container reefer, because cold loads have the property of being easily damaged due to changes in temperature. On this basis the author formulates the problem of strategies to prevent cold and freezing damage to referred containers and efforts to repair what is done to prevent destruction. In the discussion of this thesis discusses the research on the procedures for cold and frozen handling in MV. Sinar Banda which is used in making research reports and as a basis for solving existing problems. The method used in this study is descriptive qualitative. The technique of collecting data by observation, interviews, and questionnaires. The sample in this study amounted to 35 cadets Semester VII and VIII majoring in Nautics who practiced screens on container ships and 7 people from the crew of MV Sinar Banda. The variables in this study are means (X_1) and infrastructure (X_2) for solving cold and frozen load damage (Y). This study uses data analysis techniques, namely Fish Bone Analysis to determine the root of the problem and the strength of SWOT (Strenghts), weakness (Weakness), opportunities (Opportunities) and threats (Threat) to look for problem solving strategies. Obtained a strategy of SO (Strength-Opportunities) is a strategy created to take advantage of opportunities as borrowed, after which the author can obtain efforts to solve the problem. From the problems obtained it can be concluded that the problem is using the strategy (Strength-Opportunity) and the efforts to solve the problem are obtained. The main factor of the problem in this study is the reefer container and reefer machine. Because if the reefer machine breaks down the cold and freezing charge will also be damaged. The author gives advice 1) all ship crews carry out cargo handling procedures in accordance with the Ship operational procedure 2) Conduct an evaluation of ship crew performance and familiarization of new ship cre

    IDENTIFIKASI TERJADINYA KECELAKAAN PADA ANAK BUAH KAPAL BAGIAN MESIN DI KAMAR MESIN SPOB ATMANIWEDHANA 88

    Full text link
    INTISARI Gilang Mukti Pratama, 2020, NIT : 52155741.T, “Identifikasi Terjadinya Kecelakaan Pada Anak Buah Kapal Bagian Mesin di kamar Mesin SPOB Atmaniwedhana 88 ”, skripsi Program Studi Teknika, Progran Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Amad Narto, M.Mar.E, M.Pd dan Pembimbing II: Akhmad Ndori, S.ST, M.M, M.Mar. Kecelakaan didefinisikan sebagai suatu kejadian yang tak terduga, semula tidak dikehendaki yang mengacaukan proses yang telah diatur dari suatu aktivitas atau pekerjaan dan dapat menimbulkan kerugian baik bagi manusia. Kerugian terpenting adalah kenyataan bahwa tenaga kerja yang dipersalahkan. Kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Sedangkan kecelakaan kerja adalah kejadian yang tak terduga dan tidak diharapkan dan tidak terencana yang mengakibatkan luka, cidera dan sakit pada manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan sumberdaya manusia khususnya anak buah kapal bagian mesin sehingga dalam melaksanakan tugas akan aman dan terhindar dari kecelakaan dan tercapainya kesadaran awak kapal dalam mengadakan perawatan dan perbaikan yang berlangsung secara safety dan sesuai dengan buku panduan. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fishbone dan SHEL untuk mempermudah dalam teknik analisis data. Metode pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan cara observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa kendala yang menghambat terlaksananya prosedur keselamatan kerja yang berkaitan dengan pemakaian alat pelindung diri di SPOB Atmaniwedhana 88 terdiri dari faktor manusia yang mempunyai kebiasaan buruk melanggar prosedur, belum adanya inspeksi dan sanksi tegas dari perusahaan terhadap pelanggar prosedur keselamatan kerja sehingga kecelakaan sering terjadi. Selain itu, faktor alat pelindung diri juga menghambat terlaksananya prosedur keselamatan kerja seperti belum ada jaminan penggantian alat pelindung diri dari perusahaan apabila terjadi kerusakan dan keterlambatan order alat pelindung diri. ABSTRACT Gilang Mukti Pratama, 2020, NIT : 52155741.T, “Identifikasi terjadinya kecelakaan pada anak buah kapal bagian mesin di kamar mesin SPOB Atmaniwedhana 88 ”, Thesis Study Program, Diploma IV Pogram, Semarang Merchant Marine Politechnic, Advisor I: Amad Narto, M.Mar.E, M.Pd dan Advisor II: Akhmad Ndori, S.ST, M.M, M.Mar. Accidents are defined as an unexpected, re-unintended incident that disrupses the process that has been governed by an activity or job and can cause harm to both humans. The most important disadvantage is the fact that the workforce is a blame. Accidents can happen anywhere and anytime. While occupational accidents are unexpected and unplanned events resulting in injuries, injury and human pain. The purpose of this research is to increase human resources, especially the vessel crew of the machine so that in carrying out the task will be safe and avoid accident and the realization of the crew of the ship in conducting the care and And in accordance with the handbook. The type of research method that the authors use in this thesis is a qualitative descriptive by using the Fishbone and SHEL approaches to facilitate the data analysis technique. The method of data collection that authors do is to observation and interview. Based on the results of the research that the author has done, it can be concluded that the obstacles that inhibit the implementation of occupational safety procedures relating to the use of personal protective equipment in the SPOB Atmaniwedhana 88 consist of a human factor that Have a bad habit of breaking the procedure, yet the inspection and strict sanction of the company against the breach of occupational safety procedures so that accidents occur frequently. In addition, the personal protective equipment factor also inhibits the implementation of occupational safety procedures as there is no guarantee of replacement of personal protective equipment from the company in case of damage and delay order of personal protective equipment
    corecore