1,720,999 research outputs found
Kumpulan Surat Keputusan Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Tentang Dosen Wali an. Ghansham Anand
Kumpulan Surat Keputusan Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Tentang Pembimbing Skripsi dari Semester Gasal 2016 s.d. Gasal 2018 an. Ghansham Anand.
Keabsahan Akta Notaris Kaitannya Dengan Kewajiban Pembubuhan Sidik Jari Penghadap
Di dalam Pasal 16 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, bahwa salah satu kewajiban Notaris adalah melekatkan surat dan dokumen
serta sidik jari penghadap pada Minuta Akta, dimana pelanggaran terhadap kewajiban tersebut yang apabila menimbulkan kerugian pada pihak lain, maka menjadi alasan
bagi pihak yang dirugikan tersebut untuk menuntut penggantian biaya, ganti rugi dan bunga kepada Notaris. Kewajiban pembubuhan sidik jari penghadap dalam Minuta Akta ini menimbulkan kerancuan dan menyimpangi hakekat dari akta Notaris, sehingga seakan-akan adanya ketidakpercayaan pembuat undang-undang kepada Notaris. Selain itu di dalam ketentuan Pasal tersebut juga tidak dijelaskan sidik jari
penghadap yang mana yang harus dibubuhkan di dalam akta Notaris. Pelanggaran atau kesalahan Notaris dalam menjalankan tugas dan kewenangannya yang tidak
sesuai atau melanggar ketentuan perundang-undangan, dapat saja menimbulkan kerugian kepada penghadap atau pihak lain. Kesalahan yang dilakukan oleh Notaris
dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, dapat membawa akibat pada akta yang dibuat oleh atau dihadapannya, menjadi batal demi hukum (van rechtswege
nietig), dapat dibatalkan (vernietigbaar) atau hanya mempunyai kekuatan pembuktian sebagaimana akta di bawah tangan (onderhands acte), dapat menyebabkan Notaris
berkewajiban untuk memikul ganti kerugian atas hal tersebut. Pihak yang dirugikan akibat terjadinya pelanggaran atau kesalahan tersebut, dapat mengajukan tuntutan
atau gugatan ganti rugi, biaya dan bunga kepada Notaris yang bersangkutan melalui pengadilan
Karakteristik jabatan notaris di indonesia
Buku ini mengkaji mengenai sejarah kemunculan notaris di dunia hingga kemudian masuk ke Indonesia melalui Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC) pada abad ke-17. Kemudian dilanjutkan pada karakteristik pejabat umum, pejabat tata usaha negara, dan pejabat publik. Istilah-istilah tersebut mempunyai pengertian berbeda satu sama lain, sehingga perlu pemahaman yang jelas mengenai karakteristik notaris di Indonesia. Pembahasan dalam buku ini meliputi tugas, fungsi, dan ciri yang khas dari notaris sebagai suatu jawaban yang mempunyai kewenangan utama membuat akta autentik dan juga mempunyai karakteristik sebagai suatu profesi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Surat Keputusan Dekan Fakultas Hukum Tentang Pembimbingan dan Pengujian Tesis
Berisi SK dan Berkas pengesahan dan berita acara pengujian dan pembimbingan ujian Tesi
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga Tentang Pengangkatan Koordinator Kota/Kabupaten, Koordinator Pembimbing Lapangan dan Dosen Pembimbing Lapagan Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat ke 55 Universitas Airlangga tahun 2017
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
