1,720,956 research outputs found

    Ajaran-Ajaran Pokok Filsafat Existensialisme

    Full text link
    Filsafat Existensialisme merupakan aliran filsafat modern yang bukan saja tokoh-tokohnya terdapat beberapa dari beberapa negara, tetapi ada diantaranya yang tidak mengakui dirinya sebagai existensialist. 1) oleh karena itu maka perytentangan atau ketidak-samaan ajaran-ajaran exixtensialisme bukan suatu hal yang tidak mungkin. 2) itu, sudah merupakan suatu mas’alah tersendiri dalam membahas filsafat existensialisme, sehingga dari kesemuanya itu merupakan ketekunan dalam mempelajarinya. Apabila filfat pada umumnya mempersoalkan tentang tuhan, macrocosmos, microcosmos, maka filsafat Existensialisme dalam kenyataannya memusatkan pikirannya pada microcosmos. Manusia memikirkan dirinya siapa dia dihadapan macrocosmos dan Tuhan. 3) dalam hal itu, agama mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, dengan ditunjang oleh kenyataan bahwa manusia kurang mampu dalam berhadapan dengan lingkungannya, dalam pengertian inklusif dengan sesamanya sendiri. Lebih jauh dari itu, manusia menghadapi kenyataan bahwa seseorang akan berakhir hidupnya pada saat yang tidak dapat diketahui kapan, namun pasti

    L0G0S Firman = Kalam

    No full text
    Kristologl (sebagai salah satu mata-kuliah 1ingkat Doktoral Juru5an Perbandlngan Agama pada Fakultas Ushuluddln). lstllah·lstlla :1 sepertl Logos, Kyrios dan Kristos, rnerupakan istllah-lstilah yang banyak dlj umpal dan merupakan bahagian-bahaglan pembahasan yang tak terplsahkan satu sama lain. Pengertian logos dalam agama J<eristen dan Islam. Agama Keristen dan Islam mengajarkan bahwa Tuhan itu "ada", yang disebut dengan "Allah Bapa" dalam agama Keristen, dan "Allah" dalam agama Islam. 10) Sudah tentu berbeda pengertiannya, sepanjang pengajaran dalam agama tersebut, yang sebahaglannya akan dlsinggung dalam uralan inl. Jadi pembahasan inl berangkat darl anggapan-dasar bahwa Islam dan Keristen percaya bahwa Tuhan "ada". Kalau memang ada, bagaimana jalan mengetahulnya dan bagaimana Allah menampakkan "ada" Nya agar dapat dikenal. Menurut Islam, Allah telah memperkenalkan dlrl Nya melalul Firman Nya, yaltu didaiam AI Our'an

    Sekali Lagi: Sosiologi Agama (Suatu Pengantar)

    No full text
    Sosiologi agama masih belum banyak dikenal di Perguruan Tinggi Agama di Indonesia, maka tulisan ini akan lebih baik apabila dimulai dari sejarah timbulnya sosiologi agama itu. Pada abad ke-19 yang merupakan abad ilmu itu, muncul suatu “ilmu baru” yang khusus membicarakan agama. Ilmu tersebut dirintis oleh Friedrich Max Muller (1823 – 1900) dengan nama ilmu agama (Science of Religion), diberi nama sebagai ilmu baru, tetapi sebenarnya ilmu tersebut sejak abad ke-5 sebelum masehi sudah ada di Yunani

    Pengaruh Ceritera Bible Terhadap Historiografi Islam

    Full text link
    “Bible” yang dimaksud disini, ialah dari”Judaeo-Keristen” dengan pembatasan istilah pada pengertiaan kultur keagamaannya, dimana biasanya digunakan didalam sejarah. Hal ini memungkinkan kita untuk menghindarkan diri dari pertimbangan adanya perhatiaan lain, seperti misalnya dari penulisan sejarah Yunani dan Istambul belakangan ini dan kemungkinan pengaruhnya terhadap penulisan sejarah Islam.Topik-topik yang akan dibicarakan dalam paper ini adalah: Pengaruh ide-ide sejarah dalam Bible terhadap Nabi Muhammad s.a.w. Penggunaan ide-ide sejarah tersebut oleh sarjana sarjana Muslim yang diambil dari Nabi didalam penulisan sejarah mereka. Dalam hubungan ini, mungkin tidak berkelebihan untuk menyatakan adanya kenyataan, bahwa suatu pandangan sejarah tentang dunia dan hasil karya sejarah merupakan dua hal yang berbeda. Pandangan sejarah yang mendalam tidak perlu, dan sering tidak mempengaruhi sama sekali penulisan sejarah. Pemadatan Bahasa sejarah, dengan faham-faham yang diperoleh dari ceritera Bible. Perlu disebutkan disini, bahwa pengambilan bahan meliputi bidang yang sangat luas sehingga bagi suatu studi yang mendetil mengenai hal ini, banyak hasil karya sejarah Islam seharusnya dibicarakan. Karena hal ini tidak dapat dilakukan disini, maka suatu uraiaan secara garis besar dari beberapa persoalan dan beberapa bahan, toh harus diusahakan supaya memuaskan. Kesatuan di dalam bentuk penyajiaan sejarah yang ada antara Bible dan penulisan sejarah Islam. Sebab sumber yang sama, atau perkembangan yang pararel, merupakan uraiaan yang paling mungkin disini, untuk menghindar dari pengaruh dan saling ketergantungan dalam hal ini, kami membarasi diri dalam mengulas pembicaraan ini

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore