233 research outputs found
Artikel Eva Handayani
Students are a very important element in educational and teaching activities in schools. Educational institutions are established for the benefit of students. Therefore it needs to get enough attention from the implementation of education in order to achieve the objectives of national education as a whole.Therefore, as a prospective educator later, in order to be able to administer for students so that the learning process runs well it is necessary to understand about the administration of students / students. Therefore, the author tries to make a paper that discusses the administration of students
Pengaruh penyidikan terhadap aspek psikososial anak berhadapan dengan hukum (ABH) di panti sosial Marsudi Putra (PSMP) Handayani
Penyidikan merupakan salah satu aspek yang cenderung dapat merugikan perkembangan psikologi anak. Pelaksanaan proses penyidikan anak dengan cara yang baik masih menjadi problem dalam setiap penyelesaian kasus hukum. Salah satu faktornya adalah pengetahuan dan pemahaman penegak hukum terhadap ABH (Anak yang Berhadapan Dengan Hukum) yang masih memperlakukan ABH seperti layaknya orang dewasa yang melakukan kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penyidikan terhadap aspek psikososial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain yang digunakan adalah penelitian inferensial. Adapun variabel yang terdapat dalam penelitian ini berjumlah dua variabel yaitu Penyidikan (Independent Variable) dan Aspek Psikososial ABH (Dependent Variable). Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dan jumlah sampel yang terdapat dalam penelitian ini sebanyak 34 ABH yang berada di Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Handayani. Adapun uji validitas penelitian ini menggunakan Microsoft Office Excel 2007 dan SPSS versi 17.0 dan analisis data menggunakan uji variabel dummy pada taraf signifikansi 0.05 atau 5%. Hasil kesimpulan yang terdapat dalam penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan pengaruh antara penyidikan terhadap aspek psikososial ABH di PSMP Handayani dengan nilai signifikansi sebesar 0,129. Adapun nilai R Square (R?) dari kedua variabel penelitian yang telah diujikan adalah sebesar 0.07 atau 7% dan sisanya 93% dapat disebabkan oleh aspek atau faktor lainnya di luar variabel penyidikan yang dapat memberikan pengaruh terhadap aspek psikososia
ANALISIS KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA : Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi
Penelitian ini berjudul ”Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana (Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi)”. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah yang belum sepenuhnya mengikuti aturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang ketersediaan sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hal ini berdasrakan pada kondisi dan konteks masalah yang dikaji, yaitu mengenai gambaran sarana dan prasarana di sekolah dan sejauh mana tingkat ketercapaian standar sarana dan prasarana. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh di lapangan dilakukan analisis data untuk mendapatkan temuan penelitian. Keabsahan data diuji dengan kredibilitas data dan konfirmabilitas. Temuan penelitian yaitu kondisi sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani yang cukup baik dan sesuai dengan standar sarana dan prasarana pendidikan. Namun masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran agar digunakan sebaik mungkin. Upaya pemenuhan fasilitas pendidikan sekolah tersebut dilakukan dengan cara menganalisis alternatif pemecahan masalah melalui penilaian kekuatan dan kelemahan setiap alternatif pemecahan. Hasil yang diperlihatkan berdasarkan komponen alternatif pemecahan memperlihatkan bahwa komponen pelibatan dunia usaha dan industri menjadi pilihan pertama untuk menyelesaikan permasalahan keterbatasan sarana prasarana. Penulis dapat menyimpulkan bahwa proses pemenuhan sarana dan prasarana yang dilakukan sekolah dapat dikatakan cukup baik namun belum secara keseluruhan mengikuti aturan yang berlaku dan penulis dapat merekomendasikan pelaksanaan pemenuhan standar sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi.;--This research entitled " Need Analysis of School Facilities at SMP Tutwuri Handayani". The background of this research is based on the availability of facilities and infrastructure in schools that have not fully followed the applicable rules. The purpose of this study was to describe the availability of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani. The method that will be used in this research is descriptive method with a qualitative approach. This is based on the conditions and context of the problem being studied, namely regarding the description of facilities and infrastructure at the school and the extent to which the standard of facilities and infrastructure is reached. For data collection, researchers used observation, interviews, and documentation. Data obtained in the field were analyzed using data to obtain research findings. The validity of the data was tested with data credibility and confirmation. Research findings are the condition of the facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani which is quite good and in accordance with the standards of educational facilities and infrastructure. But there are still some things that must be considered in the use of learning media so that they are used as best as possible. Efforts to fulfill the school education facilities are carried out by analyzing alternative solutions to problems through assessing the strengths and weaknesses of each alternative solution. The results shown based on the alternative components of the solution show that the component of business and industry involvement is the first choice to solve the problem of limited infrastructure. The author can conclude that the process of fulfilling the facilities and infrastructure carried out by the school can be said to be quite good but not yet in full compliance with the applicable rules and the author can recommend the implementation of the standard of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani
CHARLES DICKENS' VIEW OF THE INDUSTRIAL REVOLUTION AS REFLECTED IN HARD TIMES
Trikaloka Handayani Putri University of Pesantren Tinggi Darul’ulum [email protected] Abstract Literature represents the views of the author of this life, or certain ideas about life. In other words, the author was part of his work. Many authors consider the environment is likely to be used as an ingredient of literary writing. Of course, the authors include a view of social phenomena that occur in his work. Industrial Revolution is one of the major phenomena that occur in the UK that brings great change to society. Besejarah events portrayed very nicely by Charles Dickens, the novelist who also observers of social reform through his novel Hard Times. This study aims to determine the views of the Charles Dickens Industrial Revolution trough genetic structuralism approach. key words: society, view, phenomena   Abstrak Karya sastra merupakan pandangan seorang pengarang terhadap hidup ini atau ide-ide tertentu tentang kehidupan. Dengan kata lain, penulis adalah bagian dari karyanya. Banyak penulis menganggap lingkungan sangat mungkin untuk dijadikan suatu bahan penulisan karya sastra. Tentu saja, penulis menyertakan pandangan terhadap fenomena sosial yang terjadi di dalam karyanya. Revolusi Industri merupakan salah satu fenomena besar yang terjadi di Inggris yang membawa perubahan besar bagi masyarakatnya. Peristiwa besejarah digambarkan dengan sangat apik oleh Charles Dickens, seorang penulis novel yang juga pemerhati reformasi sosial melalui novelnya yang berjudul Hard Times. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Charles Dickens tentang revolusi Industri melalui pendekatan strukturalisme genetik. kata kunci: masyarakat, pandangan, fenomen
STRATEGI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) E HANDAYANI DALAM PENGEMBANGAN PERILAKU PADA PESERTA DIDIK DENGAN HAMBATAN EMOSI DAN GANGGUAN PERILAKU
Penting untuk menyadari bahwa setiap peserta didik memiliki kebutuhan yang berbeda. Demikian pula dengan peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku yang memiliki hambatan serta gangguan yang mempengaruhi pada kehidupan sosialnya. Oleh karena itu, pentingnya strategi pengembangan perilaku untuk peserta didik agar peserta didik dapat bersosialisasi dan memiliki kehidupan sosial yang baik. Berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan SLB E Handayani dalam pengembangan perilaku peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan metode reduksi data dan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan SLB E Handayai dalam menyusun program pengembangan perilaku peserta didik melalui dua cara, yaitu dengan memberikan keteladanan dalam banyak hal seperti cara berpakaian yang rapi dan bersih, datang ke sekolah tepat waktu, dan juga melalui pembelajaran Bina Pribadi Sosial (BPS). Pada program sekolah dalam mengembangkan perilaku peserta didik, sekolah membutuhkan kerja sama dengan pihak yang memiliki kaitan dengan peserta didik ini, misalnya seperti dengan guru kelas, pengasuh asrama, dan juga peksos dari peserta didik tersebut. Kegiatan atau aktivitas peserta didik yang dilakukan dalam upaya untuk mengembangkan perilakunya biasanya berupa upacara apel pagi dan upacara apel sebelum peserta didik kembali ke asrama untuk membentuk disiplin, tata krama, dan rasa tanggung jawab pada peserta didik. Faktor pendukung pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila peserta didik kooperatif dalam mengikuti instruksi dan juga menjalankan tugas-tugas yang diberikan. Faktor penghambat pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila keluarga dari peserta didik yang tidak mau berkoordinasi untuk memberikan support kepada peserta didik, hal tersebut akan berdampak kepada peserta didik menjadi tidak percaya diri di linkungan Sentra Handayani. Namun SLB E Handayani punya solusi untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dengan terus memberikan dukungan kepada siswa dan memberi contoh.
*****
It is important to realize that each student has different needs. Likewise, students with emotional and behavioral disorders have obstacles and disorders that affect their social life. Therefore, it is important to develop behavioral strategies in students so that students can socialize and have a good social life. Based on this, the author conducted this research with the aim of finding out the strategies used by SLB E Handayani in developing the behavior of students with emotional barriers and behavioral disorders. This research uses qualitative research with descriptive methods. Data collection techniques were obtained through observation, interviews and documentation. This research uses descriptive data analysis with data reduction and data triangulation methods. The research results show that SLB E Handayai plans to develop a student behavior development program in two ways, namely by providing examples in many ways such as dressing neatly and cleanly, coming to school on time, and also through learning Social Personal Development (BPS). In school programs to develop student behavior, schools require collaboration with parties related to these students, for example class teachers, dormitory caretakers, and also student social workers. Student activities or activities carried out in an effort to develop their behavior usually take the form of a morning roll call ceremony and an attendance ceremony before students return to the dormitory to form discipline, manners and a sense of responsibility in students. The supporting factor for implementing school strategies in developing student behavior is if students are cooperative in following instructions and also carrying out the tasks given. The inhibiting factor in implementing school strategies in developing student behavior is if the student's family does not want to coordinate to provide support to the student, this will have an impact on students becoming less confident in the Handayani Center environment. However, SLB E Handayani has a solution to overcome these inhibiting factors by continuing to provide support to students and setting an example
Peran Kepala Desa Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pratama Jaya Di Desa Sadar Jaya Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis
ROLE OF THE VILLAGE HEAD IN THE MANAGEMENT OF VILLAGE OWNED ENTERPRISES (BUMDes) PRATAMA JAYA IN THE VILLAGE OF SADAR JAYA THE SIAK KECIL SUB DISTRICT OF BENGKALIS ABSTRACT By FITRI HANDAYANI This study aims to determine the role of the village head in the management of village-owned enterprises (BUMDes) Pratama Jaya in Sadar Jaya village, Siak Kecil district, Bengkalis district, and to find out what factors influence the role of village heads in managing village-owned enterprises (BUMDes) Pratama Jaya. in Sadar Jaya Village, Siak Kecil District, Bengkalis Regency. The type of research used is a qualitative approach with data collection using interview, observation and documentation techniques. Then produce descriptive data in the form of written words, spoken words of people and behavior that can be observed by the author and then make conclusions. The results of this study can provide an overview of how the Role of the Village Head in the Management of Village Owned Enterprises (BUMDes) Pratama Jaya in Sadar Jaya Village, Siak Kecil District, Bengkalis Regency. The informants consisted of the BUMDes Director, BUMDes Supervisor, and the Head of the Savings and Loans Business Unit. Meanwhile, the key informant is the village head. The results of the study can be seen from the research conducted by the author that the pioneering work carried out by the Village Head in the Management of Village Owned Enterprises has not played a role because it can be seen that the indicators implemented are only partially. Actually, the duties and obligations have been explained in the standard operating procedure, but there are several factors that hinder the implementation of BUMDes management. One of the inhibiting factors is the lack of time given by the Village Head in managing BUMDes which has resulted in not carrying out all the duties and obligations of the Village Head as Commissioner of the Pratama Jaya Village Owned Enterprise (BUMDes) and there is a lack of communication between the village head and BUMDes members
Daya tarik TikTok sebagai media pendukung Radio PRFM News Channel Bandung
Transformasi media konvensional ke platform digital merupakan fenomena yang tidak terelakkan di era digital. Radio sebagai media konvensional menghadapi tantangan untuk beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumsi media audiens yang semakin berorientasi pada konten visual dan platform digital. PRFM 107.5 FM News Channel Bandung, sebagai radio berita, merespons tantangan ini dengan mengadopsi platform TikTok sebagai media pendukung siarannya. Penelitian ini mengkaji daya tarik TikTok sebagai media pendukung radio dengan studi kasus pada radio PRFM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana radio PRFM memanfaatkan platform TikTok sebagai media pendukung siaran radionya, dengan fokus pada tujuan penggunaan platform, strategi produksi konten, serta meneliti keunikan konten sehingga menjadi daya tarik bagi audiens. Menggunakan metode kualitatif eksploratif-deskriptif dengan pendekatan interpretif, penelitian ini menerapkan teori multipleksitas media dan konsep daya tarik sebagai kerangka analisis. Pengumpulan data dilakukan wawancara mendalam, melibatkan analisis konten, dokumentasi proses produksi pembuatan konten, dan observasi interaksi pengguna TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRFM telah menerapkan strategi multipleksitas media dalam menggunakan TikTok untuk memperkuat hubungan dengan audiensnya. Strategi produksi konten melibatkan adaptasi format berita ke dalam video pendek (15-120 detik) dengan tetap mempertahankan akurasi jurnalistik. Keunikan yang menjadi daya tarik terletak pada proses verifikasi fakta yang efisien (kurang dari 10 menit) dan interaktivitas dengan audiens. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana media konvensional dapat beradaptasi dengan platform digital sembari mempertahankan idealisme media
ANALISIS KELAYAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BIOLOGI SMA PADA MATERI METABOLISME, SUBSTANSI GENETIK, SINTESIS PROTEIN, DAN PEMBELAHAN SEL
Multimedia interaktif perlu dianalisis karena memiliki manfaat yang penting dalam pembelajaran. Pada penelitian ini dianalisis multimedia interaktif yang dikemas dalam bentuk CD (Compact Disk). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan CD interaktif biologi ditinjau dari aspek media dan aspek pedagogik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. CD interaktif yang dipilih adalah yang digunakan pada SMA, dipasarkan di kota Bandung, dan terdapat materi metabolisme, substansi genetik, sintesis protein, dan pembelahan sel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima CD interaktif yang dipilih tergolong baik dalam aspek media dengan rata-rata skor sebesar 74,83%. Pada aspek pedagogik terdapat tiga CD interaktif yang tergolong cukup layak yaitu CD C dengan skor 53,88%, CD B dengan skor 49,13%, dan CD A dengan skor 46,16%, serta dua CD interaktif yaitu CD E dengan skor 31,25% dan CD D dengan 28,12% yang tergolong kurang layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Walaupun semua CD interaktif dikatakan layak pada aspek media dan tiga CD interaktif tergolong cukup layak pada aspek pedagogik namun pada CD interaktif tersebut terdapat kesalahan informasi, kesalahan gambar, kesalahan animasi, dan terdapat ketidaksesuaian pada kurikulum.
Kata kunci: Kelayakan, Multimedia Interaktif, Aspek Media, Aspek Pedagogik, CD Interaktif Pembelajaran.
Interactive multimedia needs to be analyzed because it has important benefits in learning. Interactive multimedia analyzed packaged in a CD (Compact Disk). The study aims to analyze the feasibility of interactive multimedia in terms of aspects of media and pedagogic aspects. Method that used in this research was descriptive method. The selected interactive CD was used in high school, marketed in Bandung, and the content of the interactive CD was material metabolism, genetic substance, protein synthesis, and cell division. The results showed that the five selected interactive CD had an average score 74.83 % on the media aspect. Looks from pedagogical aspect there are three interactive CD that are feasible. CD C fall into the category with a score of 53.88 %, CD B with a score of 49.13 %, and a CD with a score of 46.16 %. And two other interactive CD that is CD E with a score 31.25 % and CD D with a score 28.12 % was categorized into less feasible for use in learning. Although all of the interactive CD is feasible in terms of media aspects and there are three interactive CD which is quite decent on the pedagogical aspects, there were also misinformation, error image, animation errors, and a mismatch in the curriculum that included.
Keywords: Feasibility, Interactive Multimedia, Media Aspects, Aspects of Pedagogy, Interactive Learning C
Merayakan hari ulang tahun (studi pengamalan hadis tentang hari lahir masyarakat kampung pasir konci kecamatan cikarang selatan kabupaten bekasi)
Perayaan hari ulang tahun melahirkan perbedaan pendapat dikalangan para ulama, Sebagian ulama ada yang memperbolehkannya dan sebagian pula ada yang melarangnya. Ulama yang memperbolehkannya adalah Ulama Mutakaddimin Kerajaan Saudi Arabia yang bernama Syaikh Dr. Qais al-Mubarak menurutnya tidak ada masalah bagi umat Islam untuk mengadakan perkumpulan memperingati suatu peristiwa yang dipandang boleh di dalam agama dengan syarat bahwa kegiatan itu tidak diyakini sebagai bagian dari syiar Islam. Al-Mubarak mengatakan bahwa selama ini masyarakat selalu mengadakan acara terkait dengan peristiwa kesuksesan seseorang atau keberhasilan salah seorang anak meraih gelar sarjana (menyelesaikan pendidikan), atau berkaitan dengan ulang tahun atau peristiwa lainnya, Patokan yang digunakan bahwa perkumpulan seperti itu dibolehkan adalah tidak meyakini bahwa keterkaitan itu adalah bagian dari sunnah yang dianjurkan atau termasuk ke dalam syiar Islam. Selaras dengan beberapa alasan lain yakni pendapatnya Fakhruddin Nur Syam, Pertama Dalam Islam hanya ada dua hari raya, Idul Adha dan Idul Fitri. Jika ada yang merayakan hari lain berarti telah membuat bid?ah. Salah satu daerah yang menerapkan pemahaman hadis tersebut adalah Kampung Pasir Konci Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. Di kampung ini sebagian kecil masyarakat menjalankan puasa pada hari lahirnya, mereka menyebutnya dengan puasa Wedal, hal ini menyatakan bahwa terjadinya living hadis dalam bentuk praktek yang terjadi dikampung tersebut dengan langkah penyelesaian Reinterpretasi hadis, kajian diarahkan pada upaya pebacaan kembali terhadap teks-teks yang ada, konsep-konsep yang ada maupun yang sesuai dengan konteks yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang pengumpulan data nya dilakukan melalui dua jenis penelitian, yakni field research (penelitian lapangan) dan library research (penelitian pustaka). Dan jenis penelitian ini adalah kualitatif. Kesimpulan skripsi ini bahwa sebagian besar masyarakat tidak begitu mengetahui hadis tersebut tetapi ada sebagian yang melakukannyan sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi, Hal ini terbukti dari 74 responden yang diteliti, hanya 31 responden yang mengetahui hadis tersebut dan melakukan puasa wedal pada hari kelahirannya
UPAYA GURU MENGEMBANGKAN KECERDASAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 BENTENG CIAMIS
Novi Handayani (2021). Teacher's Efforts to Develop Moral Intelligence of State Elementary School 1 Benteng Students. Elementary School Teacher Education Study Program. University of Education Indonesia Tasikmalaya Campus.
The research that the author conducted aims to determine the moral intelligence of students at the State Elementary School 1 Benteng Ciamis, to determine the efforts of teachers to develop the moral intelligence of students at the State Elementary School 1 Benteng Ciamis, to find out the obstacles in developing the moral intelligence of students at the State Elementary School 1 Benteng Ciamis. The research method used in writing is a qualitative approach. Qualitative research (Qualitative research) is a study aimed at describing and analyzing phenomena, events, social activities, attitudes, beliefs, perceptions, thoughts of people individually and in groups. The collection technique carried out by the author is observation, interviews, documentation.
The results show that education is an effort to improve the quality of the young generation of a nation that can bring positive changes in the functions and goals of individuals to national. In line with the purpose of implementing education, it is not only to give birth to an expert in a particular field, but education is strived to make everyone have good character and behavior so that he always places himself in an environment of society, nation and state in accordance with existing rules and norms (Utami et al., 2017).This research was conducted at SDN 1 Benteng for grade VI students on January 6- 20 January 2020. The data collected in this study was from a student's moral intelligence questionnaire, and student learning outcomes in the form of test scores in April of the 2019/2020 school year in five subjects. The students' main subjects are PKN, Indonesian Language, Mathematics, Science and Social Sciences. Research results that have been obtained by researchers are described in detail for each variable. The discussion of variables is carried out using qualitative data, meaning that the processed data is in the form of numbers or scores which are then interpreted qualitatively. Variable data that will be described in this study are (1) variable data A, namely moral intelligence and (2) variable data B, namely learning outcomes.
Keywords: Education, Teachers, Moral
- …
