1,721,112 research outputs found

    Dasar-dasar kependidikan

    No full text
    ix, 251 hlm, 21 c

    ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR PELABUHAN TULEHU

    Full text link
    Parkir di pelabuhan sering diabaikan meskipun sangat penting. Studi ini menyelidiki pola parkir di pelabuhan tulehu dan jumlah ruang parkir yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan satuan parkir dan analisis karakteristik parkir dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tahun 1996, Pada hari Kamis mencatat mobil tertinggi sebanyak 83 kendaraan, motor tertinggi sebanyak 100 kendaraan, angkot tertinggi sebanyak 29 kendaraan, dan truk tertinggi sebanyak 18 kendaraan pada hari Rabu. Dengan ruang parkir yang tersedia, Pelabuhan Tulehu dapat memenuhi kebutuhan parkir kendaraan dengan waktu parkir tertinggi rata-rata 20–84 menit, tingkat turnover 8–11 kend/petak, dan indeks parkir rata-rata 12%–72%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6.385 m2 ruang parkir untuk mobil 160 SRP dan motor 300 SRP, angkot 55 SRP dan truk 25 SRP, dan kapasitas parkir 4.380 m2 untuk sepeda motor, mobil penumpang, angkutan umum, dan truk di Pelabuhan Tulehu dari Senin hingga Minggu

    KINERJA PEGAWAI KANTOR UNIT PASAR TEGAL BESAR KABUPATEN JEMBER

    No full text
    Kinerja Pegawai Kantor Unit Pasar Tegal Besar Kabupaten Jember; Fuad Hasan Dz, 070910291039; 2014: 64 halaman; Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember. Pendapatan asli daerah merupakan salah satu indikator atau kriteria untuk mengukur kemampuan suatu daerah. Semakin besar kontribusi PAD terhadap APBD akan menunjukkan semakin besar kemampuan daerah dalam mengelola pembangunan di daerah sendiri dan semakin kecil ketergantungan daerah tersebut pada pemerintah pusat. Dari berbagai sumber–sumber pendapatan asli daerah Di Kabupaten Jember sendiri, retribusi pasar, terminal dan parkir serta retribusi ijin mendirikan bangunan memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan asli daerah. Dalam hal ini akan membahas lebih lanjut mengenai pasar. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam memenuhi target pendapatan pasar, maka diperlukan kinerja pegawai yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pegawai kantor unit Pasar Tegal Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan format penelitian deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor unit Pasar Tegal Besar. Penentuan responden tersebut dilakukan dengan purposive Sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner, observasi dan dukumentasi. Data yang diperoleh, kemudian di analisis secara interaktif dengan menggunakan skala Guttman, penyajian data berupa tabel dan grafik dengan perhitungan statistik deskriptif yaitu frekuens

    PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS BERBASIS KETELADANAN DAN PEMBIASAAN (Studi Multi Situs di SMP Negeri 1 Srengat dan SMP Negeri 2 Srengat Kab. Blitar)

    Full text link
    ABSTRAK Tesis dengan judul “Pendidikan Karakter Religius Berbasis Keteladanan dan Pembiasaan (Studi Multi Situs di SMP Negeri 1 Srengat dan SMP Negeri 2 Srengat Kab. Blitar) ini ditulis oleh Fuad Hasan dengan dibimbing oleh. Prof. Dr. Akhyak, M.Ag. dan Dr. Susanto, M.Pd Kata Kunci: Karakter religius, Keteladanan, Pembiasaan Mengingat pentingnya peranan pendidikan karakter, baik dalam makna formal, yaitu penalaran dan pembentukan sifat siswa, maupun dalam makna material, yaitu penguasaan, penerapan dan keterampilan. Maka sudah seharusnya bahwa proses pembelajaran perlu perhatian secara serius di antaranya melalui pendidikan karakter dengan keteladanan dan pembiasaan perilaku Islami. Pendidikan harus dapat membekali peserta didik dengan kecakapan hidup yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan dan kebutuhan peserta didik. Penelitian dilakukan di SMP Negeri, adapun dalam penelitian ini tujuan yang ingin dicapai yaitu: (1) Bagaimana pendidikan karakter religius berbasis keteladanan di SMP Negeri 1 Srengat dan pendidikan karakter religius berbasis keteladanan SMP Negeri 2 Srengat Kab. Blitar? (2) Bagaimana Pendidikan karakter religius berbasis pembiasaan di SMP Negeri 1 Srengat dan pendidikan karakter religius di SMP Negeri 2 Srengat Kab. Blitar? (3) Bagaimana evaluasi pendidikan karakter religius berbasis keteladanan dan pembiasaan di SMP Negeri 1 Srengat dan SMP Negeri 2 Srengat Kab. Blitar? Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan rancangan multi situs, lokasinya di SMP Negeri 1 Srengat dan SMP Negeri 2 Srengat, sumber datanya informan, peristiwa, lokasi dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumen, datanya primer dan sekunder, teknik pengumpulan datanya dengan observasi, interview, dan dokumentasi. Analisis data dengan analisis situs tunggal dan analisis lintas situs, sedangkan pengecekan keabsahan datanya dengan menggunakan perpanjangan kehadiran, triangulasi, dan pembahasan sejawat melalui diskusi. Hasil penelitian: 1) Pendidikan karakter religius berbasis keteladanan dapat dilakukan di luar pembelajaran dan di dalam pembelajaran, di luar pembelaj aran dilakukan dengan semua warga sekolah terutama guru dalam bertingkah laku senantiasa memberikan contoh yang baik, sedang di dalam pembelajaran dilakukan dengan memberikan kisah-kisah teladan, pemutaran film, menggunakan model pembelajaran dengan role playing dan storytelling. 2). Dalam pendidikan karakter religius berbasis pembiasaan, dimulai dari kegiatan harian, mingguan, bulanan hingga tahunan. 3) Evaluasi pendidikan karakter religius berbasis keteladanan dan pembiasaan dilaksanakan ketika program menemuai hambatan atau hasil kurang maksimal, tidak semua program harus dirubah namun dengan memperbaiki kekurangan atau mengganti cara pelaksanaanya

    Peran Zakat Sebagai Instrumen Kebijakan Fiskal Di Kabupaten Kuningan ( Studi Kasus di BAZNAS Kabupaten Kuningan )

    Full text link
    FUAD HASAN HARIRY (1608202027): Peran Zakat Sebagai Instrumen Kebijakan Fiskal Di Kabupaten Kuningan ( Studi Kasus di BAZNAS Kabupaten Kuningan ). Pada masa awal islam zakat mempunyai kedudukan utama dalam kebijakan fiskal. Peran zakat untuk menjamin kesejahteraan rakyat telah terbukti keunggulannya sebagai alat ekonomi fiskal terpenting dalam sejarah islam. Di samping sebagai salah satu sumber pendapatan negara, zakat juga mampu menunjang pengeluaran Negara. Namun, pelaksanaan zakat oleh masyarakat hanya dianggap sebagai suatu bentuk ibadah sekaligus upaya menyucikan harta. Masyarakat belum berpikir bahwa pengumpulan dan pengelolaan zakat secara professional dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Oleh karena itu pengumpulan dan penyerahannya pun dilakukan secara tradisional. Tujuan Penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui status dan kedudukan zakat sebagai instrumen kebijakan fiscal; (2) Untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap zakat sebagai instrumen kebijakan fiskal di kabupaten kuningan; (3) Untuk mengetahui peran zakat sebagai instrument kebijakan fiskal di BAZNAS kabupaten kuningan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan kajian lapangan. Jenis penelitian ini pada dasarnya lebih bersifat substantif yang kemudian di interpresentasikan dengan rujukan, acuan atau referensi ilmiah, dimana datanya bukan berupa angka-angka sebagai ukuran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mencakup: (1) Status dan Kedudukan Zakat Sebagai Instrumen Kebijakan Fiskal, yaitu Negara mempunyai kewajiban atas rakyatnya dengan adanya kebijakan fiskal di Baitul Maal. Hal tersebut sangat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, karena dengan pengelolaan zakat yang baik maka akan membangun pertumbuhan ekonomi yang baik pula. (2) Pandangan Hukum Islam Terhadap Zakat Sebagai Instrumen Kebijakan Fiskal di Kabupaten Kuningan, yaitu: Diantara dasar hukum yang menjadi landasan pengelolaan zakat di kabupaten Kuningan, (a) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat; (b) PP Nomor : 14 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Pengelolaan Zakat; (c) Perda Zakat No. 4 Tahun 2012, tentang Pengelolaan Zakat. (3) Peran Zakat Sebagai Instrument Kebijakan Fiskal di BAZNAS Kabupaten Kuningan, yaitu: Tujuan dari kebijakan fiskal dalam islam adalah agar terciptanya stabilitas ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pendapatan. Berdasarkan hasil wawancara, maka dapat disimpulkan bahwa Zakat memiliki peran yang penting sebagai instrument kebijakan fiskal di kabupaten Kuningan dan institusi BAZNAS dalam hal mencapai tujuan pembangunan ekonomi, karena dengan pengelolaan zakat yang baik seperti pada pengelolaan zakat di Kuningan meski dengan beberapa kendala, maka akan membangun pertumbuhan ekonomi lebih baik juga. Kata Kunci: Peran Zakat, Instrumen Kebijakan Fiskal, Kabupaten Kuninga

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    DAMPAK PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH TERHADAP PENGUASAAN MATERI AGAMA DAN PENYELESAIAN STUDI PERGURUAN TINGGI (Studi terhadap Mahasiswa PAI UIN Sunan Kalijaga di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta)

    Full text link
    MUHAMMAD FUAD HASAN, Dampak Pendidikan Madrasah Diniyah Terhadap Penguasaan Materi Agama dan Penyelesaian Studi Perguruan Tinggi (Studi terhadap Mahasiswa PAI UIN Sunan Kalijaga di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta), 2017. Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya santri mahasiswa mengikuti pendidikan madrasah diniyah yang berdampak pada penguasaan materi agama dan penyelesaian studi perguruan tinggi. Hal ini akan berdampak pada santri mahasiswa yang mengikuti pendidikan madrasah diniyah. Ditambah lagi dengan banyaknya tugas atau kegiatan baik dari kampus dan pondok yang diterima oleh santri mahasiswa. Secara logika apabila seseorang mengikuti pendidikan madrasah diniyah berkewajiban menyelesaikan tugas atau kegiatan baik dari kampus atau madrasah diniyah, sehingga santri mahasiswa didorong untuk mampu mengatur waktunya agar tugas atau kegiatan baik dari kampus atau madrasah diniyah berjalan beriringan dan selesai tanpa ada masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil obyek pendidikan madrasah diniyah di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan penjelasan dari pengumpulan data yang diperoleh dan memberikan makna kesimpulan untuk menyusun hasil karya terkait dengan penguasaan materi agama dan penyelesaian studi perguruan tinggi melalui studi terhadap mahasiswa PAI UIN Sunan Kalijaga di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pelaksanaan pendidikan Madrasah Diniyah Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta sudah sesuai dengan kurikulum yang ada. Madrasah Diniyah Nurul Ummah Kotagede dibagi dengan berjenjang, seperti: tingkat Awaliyah, tingkat Wustho dan tingkat „Ulya. Kegiatan Madrasah diniyah Nurul Ummah meliputi: sorogan, bandongan, musyawarah, lalaran dan kegiatan Musabaqah Qiro‟atul Kutub (MQK). Evaluasi Madrasah Diniyah Nurul Ummah bertujuan mengukur kemampuan santri selama ini. Evaluasi MDNU kepada santri, seperti: tugas atau ulangan harian, ujian semester, baca kitab kuning, ujian munaqosyah, dan hafalan al-Qur‟an. (2) Dampak pendidikan Madrasah Diniyah Nurul Ummah terhadap penguasaan materi agama bagi mahasiswa PAI menambah khazanah keilmuan mahasiswa PAI khususnya dibidang agama dan membantu mahasiswa dalam pendidikan, baik saat ujian atau presentasi. (3) Dampak pendidikan Madrasah Diniyah Nurul Ummah terhadap penyelesaian studi perguruan tinggi bagi mahasiwa PAI (1) Dalam bidang pendidikan dan pengajaran: menambah keilmuwan santri dibidang ilmu agama. (2) Dalam penelitian dan pengembangan: data mudah didapat, menjadi hiburan, dan memudahkan mencari referensi berbahasa arab. (3) Dalam pengabdian masyarakat: siap secara materi dan melatih mental santri mahasiswa. Sedangkan dampak negatifnya kesulitan dalam mengatur waktu. Kata Kunci: Pendidikan Madrasah Diniyah, Penguasaan Materi Agama, Penyelesaian Stu

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore