1,721,235 research outputs found

    PERAN RUS FRENGKI DALAM KESENIAN LAISAN DI GRUP ANEKA JAYA JATILAWANG, BANYUMAS

    Get PDF
    Penelitian dengan judul “Peran Rus Frengki Dalam Kesenian Laisan Di Grup Aneka Jaya Jatilawang, Banyumas” membahas tiga pokok permasalahan. Pertama bagaimana proses kesenimanan Rus Frengki, kedua apa peran Rus Frengki dalam kesenian Ebeg di grup Aneka Jaya, dan ketiga bagaimana bentuk pertunjukan Laisan yang dibawakan oleh Rus Frengki dalam kesenian Ebeg Aneka Jaya. Tiga rumusan masalah dikaji dengan menggunakan teori pembentuk kesenimanan Sumadi Suryabrata, dan peranan Soerjono Soekanto serta bentuk menggunakan teori Maryono. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, tahap pengumpulan data, yang dihasilkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa, Rus Frengki merupakan seorang seniman yang belajar secara autodidak dengan latar belakang pendidikan yang cukup rendah, akan tetapi mempunyai integritas semangat yang tinggi untuk menjadi seorang penari. Perjalanan spiritual yang dilakukan Rus Frengki merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk mendukung kesenimanannya. Rus Frengki di grup Aneka Jaya sebagai salah satu seniman yang mempunyai dua peran, yaitu peran sebagai penari Ebeg dan Laisan. Laisan merupakan bentuk seni tambahan yang dimasukan sejak tahun 1974 dalam pertunjukan Ebeg di grup Aneka Jaya secara keseluruhan terdapat pada babak ketiga. Laisan merupakan salah satu tarian bentuk tunggal, menampilkan aksi akrobatik yaitu berganti tata busana di dalam kurungan dengan posisi badan yang dililit oleh tali. Pertunjukan Laisan diiringi dengan gendhing yang khas yaitu Solasih Solandana dan Turun Sintren yang dimainkan dengan beberapa instrumen musik gamelan Jawa. Selain sebagai seorang seniman yang aktif, dalam kehidupan seharinya Rus Frengki merupakan seorang pekerja yang bertanggung jawab terhadap keluarganya, pekerjaan dibawah panggung sebagai buruh dan Pegawai Linmas di Margasana

    PERAN RUS FRENGKI DALAM KESENIAN LAISAN DI GRUP ANEKA JAYA JATILAWANG, BANYUMAS

    Get PDF
    Penelitian dengan judul “Peran Rus Frengki Dalam Kesenian Laisan Di Grup Aneka Jaya Jatilawang, Banyumas” membahas tiga pokok permasalahan. Pertama bagaimana proses kesenimanan Rus Frengki, kedua apa peran Rus Frengki dalam kesenian Ebeg di grup Aneka Jaya, dan ketiga bagaimana bentuk pertunjukan Laisan yang dibawakan oleh Rus Frengki dalam kesenian Ebeg Aneka Jaya. Tiga rumusan masalah dikaji dengan menggunakan teori pembentuk kesenimanan Sumadi Suryabrata, dan peranan Soerjono Soekanto serta bentuk menggunakan teori Maryono. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, tahap pengumpulan data, yang dihasilkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa, Rus Frengki merupakan seorang seniman yang belajar secara autodidak dengan latar belakang pendidikan yang cukup rendah, akan tetapi mempunyai integritas semangat yang tinggi untuk menjadi seorang penari. Perjalanan spiritual yang dilakukan Rus Frengki merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk mendukung kesenimanannya. Rus Frengki di grup Aneka Jaya sebagai salah satu seniman yang mempunyai dua peran, yaitu peran sebagai penari Ebeg dan Laisan. Laisan merupakan bentuk seni tambahan yang dimasukan sejak tahun 1974 dalam pertunjukan Ebeg di grup Aneka Jaya secara keseluruhan terdapat pada babak ketiga. Laisan merupakan salah satu tarian bentuk tunggal, menampilkan aksi akrobatik yaitu berganti tata busana di dalam kurungan dengan posisi badan yang dililit oleh tali. Pertunjukan Laisan diiringi dengan gendhing yang khas yaitu Solasih Solandana dan Turun Sintren yang dimainkan dengan beberapa instrumen musik gamelan Jawa. Selain sebagai seorang seniman yang aktif, dalam kehidupan seharinya Rus Frengki merupakan seorang pekerja yang bertanggung jawab terhadap keluarganya, pekerjaan dibawah panggung sebagai buruh dan Pegawai Linmas di Margasana

    PENYIMPANAN ARSIP ELEKTRONIK PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA (Persero) KANTOR WILAYAH PEKANBARU”.

    Get PDF
    ABSTRAK “PENYIMPANAN ARSIP ELEKTRONIK PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA (Persero) KANTOR WILAYAH PEKANBARU”. Rozalik Frengki Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial 2021 PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Kantor Wilayah Pekanbaru yang melakukan proses pengarsipan kedalam SAE (Sistem Arsip Elektronik) hanya dilakukan oleh satu pegawai dibagian pengarsipan Berdasarkan hal tersebut penulis menjadi termotivasi untuk mengambil judul tugas akhir mengenai sistem kearsipan elektronik yang diterapkan di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Kantor Wilayah Pekanbaru. Sistem penyimpanan arsip harus lebih dioptimalkan agar arsip yang ada dalam perusahaaan tidak berantakan dan dapat tertata dengan baik dan rapi, sehingga dalam proses penemuan kembali arsip dapat dilakukan dengan mudah dan tepat. . Dalam Tugas Akhir ini menjelaskan tentang pengertian sistem, kearsipan, jenis-jenis arsip, fungsi arsip, tujuan kearsipan,peranan kearsipan,prosedur penyimpanan, prosedur pencatatan arsip. pengarsipan arsip elektronik, media penyimpanan arsip elektronik, perangkat yang digunakan, pemusnaan arsip dan pandangan islam tentang arsip hingga kesimpulan dan saran

    PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (Studi Empiris pada Perusahaan manufaktur barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2021)

    Get PDF
    ABSTRAK PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BUESA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2021) OLEH FRENGKI NIM: 11970315384 Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh corporate Governance, ukuran perusahaan dan leverage terhadap penghimdaran pajak pada perusahaan manufaktur setor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2021. Jumlah sampel ini sebanyak 32 perusahaan dengan metodepurposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui laporan tahun perusahaan. Analisis data menggunakan regresi data panel yang teridiri analisis, statistik, deskriptif, uji asumsi klasik. Pemilihan model regresi data panel, dan uji hipotesis. Hasil analisis data atau regresi data panel menunjukkan bahwa secara parsial variabel komite audit pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sedangkan variabel kualitas audit pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sedangkan variabel kualitas audit, ukuran perusahaan leverage tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Secara simultan corporate governance, ukuran perusahaan dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Kata Kunci : Coporate Governance, Ukuran Perusahaan, Leverage dan Penghindaran Paja

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore