1,721,721 research outputs found

    Die Worte eines Deutschen am linken Rheinufer

    No full text
    [Verf.: Franz Peter Cassel

    Dezentrale autonome Gesellschaftsform in Österreich

    No full text
    Mag. Alexander Franz Peter FrankAbstract in englischer SpracheMasterarbeit Universität Innsbruck, Universitätslehrgang Business Law - Corporate and Contract Law 202

    Dezentrale autonome Gesellschaftsform in Österreich

    No full text
    Mag. Alexander Franz Peter FrankAbstract in englischer SpracheMasterarbeit Universität Innsbruck, Universitätslehrgang Business Law - Corporate and Contract Law 202

    Franz-Peter Tebartz-Van Elst, Gemeinden werden sich verändern. Mobilität als pastorale Herausforderung. 2001

    No full text
    Weber Philippe. Franz-Peter Tebartz-Van Elst, Gemeinden werden sich verändern. Mobilität als pastorale Herausforderung. 2001. In: Revue théologique de Louvain, 34ᵉ année, fasc. 2, 2003. p. 246

    Franz Peter Waiblinger, Senecas Naturales Quaestiones. Griechische Wissenschaft und römische Form

    No full text
    Joly Robert. Franz Peter Waiblinger, Senecas Naturales Quaestiones. Griechische Wissenschaft und römische Form. In: L'antiquité classique, Tome 47, fasc. 2, 1978. pp. 645-646

    Neo-protectionism and economic growth

    Get PDF
    The world economy is threatening to find itself in a vicious circle of escalating protectionism. Franz Peter Lang explains the dangers and consequences of this. Gary Banks argues that the “new protectionism” is not so much a temporary by-product of the recession as the external manifestation of internal domestic struggles between vested interests and the public interest, and pleads for the establishment of a “transparency institution”

    Manifestasi Karakter Antar Variasi Impromptu Op. 142 No. 3 D. 935 B-flat major Karya Franz Peter Schubert

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter musikal Impromptu Op. 142 No. 3 karya Franz Peter Schubert. Impromptu adalah karya piano yang bersifat spontan dan dimainkan secara improvisasi. Impromptu Op. 142 No. 3 karya Franz Peter Schubert dipilih sebagai topik Tugas Akhir Resital karena penulis ingin memainkan karya ini dengan memanifestasikan berbagai karakter lagu di dalamnya. Agar dapat dimainkan dengan baik, maka dibutuhkan kajian atau pengetahuan tentang karakter masing-masing variasi. Resital Tugas Akhir ini meneliti tentang tahapan yang dilalui agar dapat memunculkan keberagaman karakter dan analisis karakter lagu berdasarkan unsur musikalnya. Dalam upaya memecahkan permasalahan tersebut, dilakukan berbagai metode seperti analisis bentuk musik, mengkaji data bibliografi dan diskografi, serta latihan intensif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum menganalisis karakter antar variasi, hendaknya melakukan berbagai macam metode agar dapat mencapai tujuan akhir resital seperti yang telah disebutkan. Dari penelitian ini juga menunjukkan berbagai unsur musikal dapat mendukung keberagaman karakter pada lagu ini, seperti dinamika, tanda artikulasi, bentuk kalimat dan frase lagu, progresi akor, bentuk melodi dan iringan antar variasi, dan lainnya. Impromptu Op. 142 No. 3 karya Franz Peter Schubert diketahui memiliki tema utama dan lima variasi dengan karakter berbeda. Tema utama memiliki karakter yang manis dan lembut, Variasi 1 memiliki karakter tenang dan mengalir, variasi 2 memiliki karakter sentimental dan dimainkan seperti nyanyian, variasi 3 memiliki karakter appassionato dengan perasaan yang kuat, variasi 4 memiliki karakter merdu seperti sebuah nyanyian, dan variasi 5 dengan coda memiliki karakter ringan dan mengalir seperti anak sungai, dilanjutkan dengan karakter megah seperti musik gereja

    Manifistasi Karakter Dalam Variasi Impromptu Op. 142 No. 3 D. 935 B-Flat Major Karya Franz Peter Schubert

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter musikal Impromptu Op. 142 No. 3 karya Franz Peter Schubert. Impromptu adalah karya piano yang bersifat spontan dan dimainkan secara improvisasi. Impromptu Op. 142 No. 3 karya Franz Peter Schubert dipilih sebagai topik Tugas Akhir Resital karena penulis ingin memainkan karya ini dengan memanifestasikan berbagai karakter lagu di dalamnya. Agar dapat dimainkan dengan baik, maka dibutuhkan kajian atau pengetahuan tentang karakter masing-masing variasi. Resital Tugas Akhir ini meneliti tentang tahapan yang dilalui agar dapat memunculkan keberagaman karakter dan analisis karakter lagu berdasarkan unsur musikalnya. Dalam upaya memecahkan permasalahan tersebut, dilakukan berbagai metode seperti analisis bentuk musik, mengkaji data bibliografi dan diskografi, serta latihan intensif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum menganalisis karakter antar variasi, hendaknya melakukan berbagai macam metode agar dapat mencapai tujuan akhir resital seperti yang telah disebutkan. Dari penelitian ini juga menunjukkan berbagai unsur musikal dapat mendukung keberagaman karakter pada lagu ini, seperti dinamika, tanda artikulasi, bentuk kalimat dan frase lagu, progresi akor, bentuk melodi dan iringan antar variasi, dan lainnya. Impromptu Op. 142 No. 3 karya Franz Peter Schubert diketahui memiliki tema utama dan lima variasi dengan karakter berbeda. Tema utama memiliki karakter yang manis dan lembut, Variasi 1 memiliki karakter tenang dan mengalir, variasi 2 memiliki karakter sentimental dan dimainkan seperti nyanyian, variasi 3 memiliki karakter appassionato dengan perasaan yang kuat, variasi 4 memiliki karakter merdu seperti sebuah nyanyian, dan variasi 5 dengan coda memiliki karakter ringan dan mengalir seperti anak sungai, dilanjutkan dengan karakter megah seperti musik gereja

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore