1,721,036 research outputs found

    ANALISIS PRODUKTIVITAS PUBLIKASI ILMIAH DOSEN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS BENGKULU TAHUN 2019-2023

    No full text
    Produktivitas publikasi ilmiah merupakan ukuran seberapa banyak dalam menciptakan suatu hasil karya ilmiah dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas publikasi ilmiah dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu pada jurnal terindeks Scopus dan SINTA tahun 2019-2023 dan mengetahui kesesuaian berlakunya Hukum Lotka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis bibliometrik dengan penerapan Hukum Lotka. Populasi penelitian ini adalah seluruh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu berjumlah 62 orang. Teknik penentuan sampel adalah purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, yaitu dosen yang memiliki akun Scopus dan SINTA dan memiliki publikasi jurnal terindeks Scopus dan SINTA tahun 2019-2023. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi. Penilaian Produktivitas penulis dengan teknik Complate Count dimana semua penulis akan diberikan nilai yang sama. Hasil penelitian menunjukan pada jurnal terindeks Scopus dosen terproduktif yaitu Fransiska Timoria Samosir, S.Sos., M.A. yang menghasilkan 8 jurnal, uji Kolmogorov-Smirnov menunjukan nilai Dmaks lebih kecil dari nilai kritis 0,0089 ˂ 0,2667 yang diartikan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hukum Lotka dengan hasil pengamatan. Pada jurnal terindeks SINTA dosen terproduktif yaitu Dr. Lisa Adhrianti, S.Sos., M.Si. yang menghasilkan 21 jurnal, uji Kolmogorov-Smirnov menunjukan nilai Dmaks lebih kecil dari nilai kritis 0,1574 ˂ 0,1801 yang diartikan tidak ada perbedaan yang signifikan antara Hukum Lotka dengan hasil pengamatan. Kesimpulan penelitian ini diketahui terdapat 55 jurnal terindeks Scopus dengan total 26 pengarang, dan terdapat 388 jurnal terindeks SINTA dengan total 57 pengarang. Kemudian diketahui dosen paling produktif dalam penulisan jurnal terindeks Scopus yaitu Fransiska Timoria Samosir, S.Sos., M.A. dengan jumlah 8 jurnal dengan persentase 14,54%, dengan terbitan terbanyak pada quartile 3 (Q3), dan dosen paling produktif dalam penulisan jurnal terindeks SINTA yaitu Dr. Lisa Adhrianti, S.Sos., M.Si. dengan jumlah 21 jurnal dengan persentase 5,41%, dengan terbitan terbanyak pada SINTA 4. Keyword: Produktivitas Penulis, Bibliometrika, Jurnal Scopus dan SINTA

    Penerapan information common di Perpustakaan Perguruan Tinggi di era net generation

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola perilaku mahasiswa terutama di era net generation. Mahasiswa pada era ini ditandai dengan penggunaan gadget yang tinggi, berkumpul, berdiskusi dan bersosialisasi dengan orang sekitar. Kondisi itu mengharuskan perpustkanaan perguruan tinggi mengubah wajah dan warna dalam melayani mereka untuk memenuhi kebutuhan informasi para net generation

    PENYIMPANAN KEARSIPAN KREDIT PERUMAHAN PADA RUANG DOKUMEN BANK TABUNGAN NEGARA CABANG BENGKULU

    No full text
    Pencapaian dari sebuah instansi tentunya dipengaruhi dengan beberapa faktor, salah satunya pada penyimpanan arsip. Setiap manusia memiliki kebutuhan primer dan sekunder, keinginan untuk memiliki rumah merupakan salah satu contoh keinginan manusia yang dapat dipenuhi khususnya di Indonesia dengan berkembangnya teknologi dan kepadatan penduduk yang semakin meningkat faktor-faktor tertentu diantaranya ekonomi yang kurang memadai, waktu, lahan, atau bahkan bingung untuk mendapatkan ide. Fokus utama penelitian ini adalah dapat mengetahui bagaimana penyimpanan kearsipan kredit perumahan dan mengulik kendala apa saja yang ada dalam Sistem penyimpanan kearsipan kredit perumahan pada Bank Tabungan Negara Cabang Bengkulu. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan studi kasus pengumpulan data dengan melakukan observasi secara sistematis dan wawancara mendalam dengan informan yang berstatus sebagai pegawai yang ditugaskan sebagai petugas arsip diruang dokumen BTN. Hasil temuan menunjukkan bahwa sistem penyimpan arsip yang dipakai dalam proses penyimpanan dokumen ini berguna untuk menciptakan dokumen aman untuk disimpan serta memberikan kemudahan kerja penyimpanan serta dokumen yang telah disimpan bisa ditemukan secara cepat jika sewaktu-waktu diperlukan. Kegiatan memeriksa telah dilakukan dengan baik menggunakan sistem manual dan digital, mengindeks yang dilakukan menggunakan sistem manual berdasarkan jenis kredit dan nama perumahan. Memberi tanda dengan kode angka, menyortir dengan memisahkan dokumen bibagi berdasarkan jenis map yang ada, sistem penyimpanan dari segi keamanan dan pemeliharaan sudah baik. Sistem penyimpan yang ada sudah berjalan dengan cukup baik, walaupun ada bebarapa indikator yang belum berjalan semestinya, seperti ruangan dengan daya tampung yang masih terbilang kecil dan SDM yang kurang dan masih dalam tahap pengembangan. Kata Kunci: Penyimpanan Arsip, Kredit Perumahan, Dokumen

    ANALISIS PENYUSUTAN ARSIP DI SENTRAL KHASANAH ARSIP STUDI KASUS KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA PROVINSI BENGKULU

    No full text
    Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penyusutan arsip di Bank Indonesia bengkulu telah sesuai mengikuti prosedur Manajemen Dokumen Bank Indonesia (MDBI) sesuai dengan indikator penyusutan arsip yaitu pemindahan, pemusnahan dan penyerahan (Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas Divisi Layanan dan Arsip, 2022). 1. Prosedur penyusutan arsip berdasarkan Jadwal Retensi Arsip yang dikeluarkan oleh MDBI. Dalam prosesnya seperti pemindahan arsip dilakukan atas pemberitahuan notifikasi daftar arsip yang dipindahkan pada sistem BI-RMS. Pemusnahan arsip dibuatkan daftar arsip yang akan dimusnahkan (DAM) dan dilakukan penilaian dengan membentuk panitia penilai arsip jika arsip yang masa retensinya lebih dari 10 tahun, Arsip yang dimusnahkan juga telah diperhatikan mengenai nilai guna dan juga jadwal retensinya sehingga tidak ada arsip yang dimusnakan tanpa pertimbangan terlebih dahulu. Dan penyerahahan arsip dilakukan ke lembaga kearsipan dengan dilakukan melalui UKKP meminta persetujuan penyerahan arsip kepada Deputi Gubernur yang membidangi Kearsipan yang dilampiri laporan penilaian dan usul penyerahan. 2. Dalam indikator tersebut ditemukan beberapa kendala pada indikator pemindahan dan pemusnahan arsip. Pada proses pemindahan arsip ada dokumen yang tidak lengkap sehingga arsiparis harus mencari dokumen yang hilang agar bisa input kedalam aplikasi BI-RMS (Bank Indonesia- Record Management System), hal tersebut disebabkan oleh arsip yang beririsan antar unit berpotensi tercecer namun dapat ditemukan dengan proses tracking arsip, hanya saja hal ini proses penyusutan arsip menjadi kurang efektif. Pada indikator pemusnahan arsip ditemukan kendala yaitu sulitnya menentukan Jadwal Retensi Arsip untuk dokumen tertentu. Yang mana jadwal retensi dari beberapa dokumen berbeda, hal tersebut membuat arsiparis memerlukan banyak waktu untuk menentukan Jadwal Retensi Arsip dan semakin hari arsip terus tercipta sehingga terjadinya penumpukan pada arsip dengan hal begitu dapat menghambat kinerja arsiparis

    PRESERVASI ARSIP STATIS TEKSTUAL SK-GUBERNUR DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI BENGKULU

    Full text link
    Arsip statis sebagai alat bukti otentik sejarah disimpan secara permanen karena memiliki nilai berkelanjutan yang tidak boleh dimusnahkan. Arsip SK-Gubernur adalah dokumen pemerintahan beriwayat sehingga menjadi salah satu arsip statis tekstual yang memiliki resiko tinggi kerusakan fisik arsip yang akan semakin rapuh karena usia simpan arsip yang terus bertambah atau selamanya. Untuk menjamin keselamatan dan keamanan arsip statis dari kerusakan dan kehilangan maka dilakukan preservasi sebagai pelestarian arsip. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana kegiatan preservasi arsip statis tekstual secara preventif dan kuratif serta kendala yang dihadapi dalam kegiatan preservasi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu telah melakukan kegiatan preservasi preventif dilakukannya pemeliharaan arsip statis dengan alih media sebagai upaya penyelamatan arsip dari kerusakan bencana alam dan keterbatasan fasilitas perbaikan, melakukan kontrol kondisi arsip dan ruang penyimpanan. Sedangkan kegiatan preservasi kuratif yang dilakukan berupa perbaikan pembungkus arsip dan kegiatan fumigasi yang dilakukan setahun sekali untuk membasmi hama, serangga, jamur dan penambalan arsip dilakukan dengan pihak ketiga. Jadi secara keseluruhan kegiatan preservasi preventif arsip statis tekstual SK-Gubernur sudah berjalan sesuai teori akan tetapi kegiatan kontrol ruang penyimpanan lebih diperhatikan terutama pada suhu kelembapan dikarenakan belum sesuai standar. Dan preservasi kuratif sudah berjalan sesuai teori namun belum optimal dikarenakan minimnya anggaran sehingga sarana pendukung perbaikan dan perawatan arsip serta tenaga ahli masih menjadi kendala yang dihadapi

    LITERASI DIGITAL PELAKU UMKM BERBASIS WEBSITE DI DESA SIDODADI KECAMATAN PENARIK KABUPATEN MUKOMUKO

    Full text link
    Literasi digital dapat diartikan sebagai pemahaman dan kemampuan dalam menerima, mengolah dan menyajikan data menggunakan teknologi digital, untuk dijadikan sebagai informasi yang bisa berguna untuk khalayak banyak dan dibutuhkan dalam perkembangan dunia digital atau teknologi saat ini. Adanya literasi digital dapat membantu para pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan pemasaran usahanya agar lebih dikenal dan bisa meningkatkan pendapatan usaha. Adanya pemahaman literasi digital yang didukung dengan adanya support dan bantuan dari pemerintah dapat menjadikan pelaku UMKM beradaptasi dengan cepat dengan tuntutan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan kemampuan literasi digital pelaku usaha UMKM di Desa Sidodadi dalam peningkatan perekonomian dalam sistem dagang berbasis digital dan bagaimana mereka mempromosikan usaha agar dapat dikenal oleh masyarakat luas. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dari hasil wawancara menunjukan bahwa para pelaku UMKM berbasis website di desa Sidodadi ini telah memiliki pemahaman literasi digital dalam menjalankan usaha secara digital atau online, mereka telah mengerti bagaimana memasarkan usaha di media sosial dan bisa membuat konten informasi mengenai usahanya serta bisa menjaga keamanan dan melindungi data dari ancaman kejahatan digital atau cybercrime. Namun para pelaku UMKM masih harus meningkatkan pemahaman literasi digital mereka terutama dalam penggunaan media sosial untuk usaha pelaku UMKM diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan media sosial lain dan bisa mengambil langkah dalam menggunakan sosial media dan aplikasi e�commerce lainnya

    LITERASI INFORMASI GURU SMA NEGERI 4 UNGGULAN PAGAR ALAM DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada kemampuan literasi informasi guru dalam menerapkan kurikulum 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui literasi informasi guru yang ada di SMA negeri unggulan 4 Pagar alam serta mengetahui penerapan kurikulum 2013 di SMA negeri unggulan 4 Pagar alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan 8 informan yang telah dipilih. Literasi informasi guru pada penelitian ini dilihat dari standard literasi informasi guru menurut Association of College and Research Libraries (ACRL) yakni standar kesatu dari Information Literacy Standards for Teacher Education. yang memiliki empat aspek yaitu mendefinisikan kebutuhan informasi, mengartikulasikan kebutuhan informasi, memilih strategi pencarian informasi serta memilih alat dalam menemukan informasi. Hasil penelitian memperlihatkan. Dari segi mendefinisi kebutuhan informasi literasi informasi guru sudah baik namun perlu pengembangan. Dari segi mengartikulasi kebutuhan informasi, literasi informasi guru masih proses menyesuaikan dengan kurikulum 2013. Dari segi memilih strategi literasi informasi cukup baik walau ada beberapa guru yang harus ditingkatkan. Dan dari segi memilih alat literasi informasi guru sebenarnya sudah cukup baik akan tetapi harus ada pengembangan lebih lanjut agar penerapan kurikulum 2013 terlaksana dengan baik

    PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT UNTUK MEMPERLANCAR PROSES PENYAMPAIAN INFORMASI PADA KANTOR KECAMATAN GIRI MULYA KAB. BENGKULU UTARA PROV. BENGKULU

    No full text
    Prosedur pengelolaan surat termasuk sumber informasi yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi secara maksimal. Prosedur pengelolaan surat merupakan suatu pekerjaan dalam surat-menyurat yang dilakukan secara berurutan dan secara tertata, yaitu dengan mengelola, mengatur, serta mengurus supaya memperlancar bagian administrasi sebuah kantor atau instansi. Penyebaran informasi kepada pihak lain tidak akan menimbulkan masalah jika pengelolaan surat dilaksanakan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prosedur pengelolaan surat masuk dan surat keluar pada Kantor Kecamatan Giri Mulya Kab. Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pengelolaan surat masuk meliputi penerimaan, penyortiran, pencatatan, pendistribusian, penyimpanan dan penemuan arsip. Prosedur pengelolaan surat keluar meliputi pembuatan konsep, persetujuan konsep, pengetikan, penandatanganan, pencatatan, pengiriman, dan penyimpanan. Prosedur pengelolaan surat masuk dan surat keluar pada Kantor Kecamatan Giri Mulya belum dilaksanakan secara optimal disebabkan pada penerimaan surat pegawai tidak segera mengelola surat yang diterima, tetapi menunggu terkumpul banyak terlebih dahulu, surat yang diterima seperti surat edaran, perizinan, permohonan, dan undangan. Kendala lain seperti kurangnya ruang atau tempat penyimpanan arsip, kegiatan persetujuan konsep masih sering terjadi kesalahan pada penulisan dan perlunya perbaikan pada konsep surat. Dalam mengatasi kendala akan dilakukan ketelitian saat pembuatan konsep surat dan penambahan ruang atau tempat penyimpanan arsi

    ANALISIS LITERASI DIGITAL DIKALANGAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL-MUBARAK KOTA BENGKULU

    No full text
    Memasuki era 5.0 dan 4.0 seluruh keluaran lembaga pendidikan baik umum maupun keagamaan mau tidak mau harus sejatinya mampu mengisi ruang-ruang digital untuk menjadi bagian penting dari masyarakat di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penggunaan teknologi digital di kalangan santri pesantren Al-Mubarak Kota Bengkulu dan menganalisis faktor yang mendukung dan menghambat penggunaan teknologi digital untuk belajar pada santri Pondok Pesantren Al-Mubarak kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah eksplorasi kualitatif. Pengumpulan data dengan cara, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penggunaan teknologi digital di Pesantren Al-Mubarak Kota Bengkulu untuk literasi digital masih terbatas. Meskipun HP dilarang selama pelajaran, kreativitas sudah terlihat. Guru mengajarkan pentingnya mencari informasi yang valid di internet dan berpikir kritis dalam menilai sumber informasi. Siswa sudah familiar dengan internet untuk belajar, namun masih perlu arahan lebih lanjut dalam memilih informasi yang akurat. Selain itu, siswa juga mulai mengembangkan keterampilan praktis, seperti menggunakan aplikasi dan perangkat digital dasar, meskipun terbatas oleh waktu dan fasilitas. Upaya ini sudah memberikan dasar yang baik untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan praktis siswa, meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi. Faktor pendukung literasi digital di Pesantren Al- Mubarak Kota Bengkulu adalah tersedianya ruang laboratorium komputer, tersedianya jaringan internet dan kesadaran dan dukungan dari pengelola pondok. Faktor penghambat literasi digital adalah kondisi perangkat di laboratorium yang sudah tidak memadai. Selain itu, sebagian santri tidak memiliki laptop pribadi. Kata kunci: literasi digital, santri, teknologi informas
    corecore