1,721,020 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Peranan 2D Animator dan Compositor pada Studio Mune

    Full text link
    Studio Mune merupakan studio yang menerima pembuatan animasi sesuai dengan yang diinginkan klien. Penulis memilih magang di perusahaan Studio Mune sebagai Intern 2D Animator dan 2D Compositor sebagai pemenuhan ketentuan magang yang diberikan oleh Universitas Multimedia Nusantara. Selain itu, magang dilakukan penulis untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari ke dalam praktek. Penulis berada di lingkungan magang yang supportif dan membantu penulis dalam berkembang dan menyelesaikan kendala-kendala selama masa magang, seperti penyesuaian animasi yang diinginkan oleh klien

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK LAPANGAN TERBIMBING (PLT)

    Full text link
    Praktik Lapangan Terbimbing (PLT) merupakan suatu program terpadu yang dilaksanakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa kependidikan di UNY. Progran PLT ini merupakan sarana pengaplikasian ilmu yang telah di peroleh mahasiswa di bangku kuliah. Selain itu, program PLT ini merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi Yaitu pengabdian kepada masyarakat yang dalam hal ini adalah sekolah. Dalam hal ini masyarakat sekolah turut membantu serta mendukung pengembangan sekolah melalui program PLT. Progran PLT di SMP Negeri 1 Prambanan Klaten dimulai sejak 15 September 2017 sampai dengan 15 November 2017. Adapun pelaksanaan program PLT tersebut meliputi observasi sekolah, observasi kelas, observasi pembelajaran, persiapan mengajar, RPP, praktik mengajar, pelaksanaan piket di sekolah, pelaksanaan piket guru, serta kegiatan-kegiatan lain yang brtujuan untuk mengembangkan diri mahasiswa agar siap menadi tenaga pendidik yang berkualitas di masa mendatang. Pada tahap raktik mengajar, mahasiswa menyiapkan perangkat pembelajaran yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media Pembelajaran. Praktik mengajar mulai dilaksanakan pada tanggal 15 September 2017 sampai dengan 15 November 2017. Pada tahap pelaksanaan mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di beri kesempatan untuk mengajar kelas VII A dan VIII D,E,F,G,H dengan menggunakan Kurikulum 2013 dengan alokasi waktu 3 x 40 Menit untuk vii sekali pertemuan. Permasalahan yang ditemui oleh mahasiswa PLT di SMP Negeri 1 Prambanan Klaten adalah masalah pengelolaan kelas dan penguasaan materi kurikulum yang masih membutuhkan strategi khusus. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PLT yaitu mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata berkaitan dengan perencanaan, penyusunan perangkat pembelajaran, proses pembelajaran dan pengelolaan kelas. Mahasiswa dapat mengembangkan ilmu serta keterampilan mengajar yang dimiliki sesuai dengan bidang keilmua yang ditempuh. Pengelolaan kelas sangat perlu ditingkatkan agar siswa dapat menerima materi pembelajaran dengan baik. Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan kelas diantaranya adalah membengun komunikasi yang baik antara mahasiswa PLT dengan siswa-siswi, sehingga terjalin kerjasama antara guru dan siswa ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran dikelas

    Hubungan Penggunaan Sosial Media Instagram dengan Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) pada Generasi Z

    No full text
    ABSTRACT THE RELATIONSHIP OF INSTAGRAM SOCIAL MEDIA USE WITH THE FEAR OF MISSING OUT (FoMO) IN GEN Z STUDENTS Generation Z, who are students who have an Instagram social media account and actively use this application, have given rise to a social phenomenon called Fear of Missing Out (FoMO). The aim of this research is to determine the relationship between the use of social media Instagram and the Fear of Missing Out (FoMO) phenomenon in generation Z. This research uses quantitative research methods. The research sample was taken using a purposive sampling method with 80 respondents. This research uses the social media usage variable Instagram as an independent variable which is measured using Andrawati's (2016) Instagram usage intensity scale which is modified and arranged according to aspects of Del Bario and Fear of Missing Out as the dependent variable which is measured using the FoMO scale developed by Przybylski (2013). The results of this research show that the significance value of the Instagram usage variable (X) on the FoMO phenomenon (Y) is 0.000 < 0.05. This means that there is a significant relationship between the use of Instagram and the Fear of Missing Out (FoMO) phenomenon. Which means that Gen Z students who use Instagram social media experience the Fear of Missing Out (FoMO) phenomenon

    Analisis Pengaruh Iklan Blackpink Terhadap Minat Belanja Online pada Komunitas Blink

    No full text
    Di era digital seperti sekarang iklan bisa dikatakan sebagai tontonan sehari hari masyarakat Indonesia, iklan tidak pernah memandang kalangan. Iklan bertujuan untuk menarik perhatian khalayak banyak. dengan demikian, banyak sekali perusahaan besar yang rela untuk menyewa para artis luar/dalam negeri untuk mempromosikan hasil produksinya. Dalam penelitian kali ini digunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Adapun tujuan dari dilakukannya penelitian, adalah ; 1) untuk mengetahui bagaimana penilaian mahasiswa ilmu komunikasi terhadap iklan shopee blackpink. 2.) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh brand ambassador yang dimiliki oleh suatu perusahaan dalam menarik minat beli orang-orang. 3.) penelitian ini juga bertujuan mengetahui sejauh mana keefektifan media yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk menyebarluaskan iklan produk perusahaan. Penelitian ini dikaji oleh peneliti menggunakan teori SOR dan AIDCA. Kemudian dilanjutkan dengan konsep Kreatif Iklan (alur cerita, setting dan lokasi, model atau tokoh, musik, isi pesan, Slogan )dan Konsep Minat Beli.Dalam penelitian ini peneliti mendapati bahwa, adanya pengaruh Iklan shopee yang melibatkan girl band korea ternama yaitu blackpink di media sosial terhadap minat belanja online. Kata Kunci: Iklan, Shopee, Minat belanja, Blackpin

    FAKTOR-FAKTOR INTERNAL YANG BERPENGARUH TERHADAP STRUKTUR MODAL (PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2016)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, struktur aktiva, pertumbuhan perusahaan, non-debt tax shield, dan likuiditas terhadap struktur modal. Penelitian ini menggunakan 195 data dari 65 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2016. Penelitian ini menggunakan program Eviews versi 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur aktiva dan likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas, pertumbuhan perusahaan, dan non-debt tax shield berpengaruh tidak signifikan terhadap struktur modal. Kata Kunci: Profitabilitas, Struktur Aktiva, Pertumbuhan Perusahaan, Non-Debt Tax Shield, Likuiditas dan Struktur Modal. The purpose of this research to determine the effect of profitability, tangibiliy, growth, non-debt tax shield, and liquidity to capital structure. This research uses 195 data from 65 sample of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange year 2013-2016. This research used Eviews program version 9. The result of this research showed that tagibility and liquidity have negative significant effecton capital structure. Profitability, growth, and non-debt tax shield have no significant effect on capital structure. Key Word :Profitability, Tangibility, Growth, Non-Debt Tax Shield, Liquidity and CapitalStructur
    corecore