284 research outputs found

    Worldwide steel casting research trend of Scopus Collection papers from 2000 to 2021

    No full text
    This research aims to understand better the computational models built to improve the quality of castings made utilizing various casting procedures from 2000 to 2021

    Character Education of Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA (Analysis of the Poems in the Book of Dhalilun Najah)

    No full text
    Education is the key to civilization, where instilling good character values ​​ will strengthen the character foundations of the nation's children. From this literary work, the authors want to convey a meaning contained in it. Dhalilun Najah's book Clue to success of Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA. The book is a book published in 2018 which will be researched and reviewed in the contents of the book. What kind of clues to success do you offer? Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA so that you can achieve a dream and can form character. This research aims to the poems in Dhalilun Najah related to the character values ​​contained in Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA., and analyze Prof.'s character education learning model. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA in the poetry of Dhalilun Najah. By using the type of literature review research (Library Research). The approach used in this study is qualitative. The data source in this research is the book Dhalilun Najah by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA chapter on poetry pages 57 to 66. The results of the research that have been examined by the author are 1) the character values ​​contained in the poems of Dhalilun Najah by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA, among others: a) Religious, b) Tolerance, c) Discipline, d) Hard work, e) Independence, f) Love of Peace, g) Love of Reading, h) Responsibility, these eight characters are contained in Dhalilun Najah's poetry which is the basis for character education in the book by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA. 2) The character education learning model in the poetry of Dhalilun Najah by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA uses an information processing model which this model has four components, namely: a) approach, b) learning strategy, c) method, d) learning technique

    Eksperimentasi Permasalahan Teknik-teknik pada Cello Concerto No.1 Bagian Pertama “Allegretto” Karya Dmitri Shostakovich

    Get PDF
    ABSTRAK Penguasaan teknik bagi seorang resitalis merupakan suatu keharusan, sesuai dengan tingkat kesulitan teknis yang ingin dicapai. Penulis mengacu pada penandaan teknis oleh pemain cello Mstislav Rostropovich untuk fingering dan bowing dalam repertoar pertama Cello Concerto No. 1 karya Dmitri Shostakovich yang kemudian ditemukan ketidakcocokan dalam preferensi pertimbangan teknis dan membuat penulis ingin mencoba bereksperimen untuk memecahkan masalah kesulitan teknis dalam repertoar tersebut. Technical Problems Experimentation in The Cello Concerto No.1, First Movement "Allegretto" by Dmitri Shostakovich ABSTRACT A recitalist's mastery of technique is a must, according to the level of desired achievements of technical difficulties. The author refers to the technical markings by cellist Mstislav Rostropovich for fingerings and bowings in the first cello concerto No.1 by Dmitri Shostakovich, which later was found discrepancies in the preferences of technical considerations, thus have made the author want to try to solve technical problems in the repertoire in a more personal way.

    Pelatihan Menulis Surat Lamaran Kerja sebagai Upaya Pengembangan Keterampilan Masyarakat

    No full text
    Surat lamaran kerja merupakan dokumen penting utama yang perlu dipersiapkan oleh seseorang ketika ia akan melamar pekerjaan sebelum ia mempersiapkan dokumen-dokumen penting lainnya. Surat lamaran kerja merupakan bukti penawaran diri bahwa orang tersebut membutuhkan pekerjaan yang dilamarnya. Para pelamar kerja sebagian besar biasanya adalah manusia-manusia muda yang baru menyelesaikan studinya, baik itu lulus sekolah menengah, sarjana, atau pascasarjana. Untuk memudahkan dan meningkatkan kompetensi para pemuda dalam menulis surat lamaran kerja, pemerintah Desa Margosari Kec. Limbangan Kab. Kendal mengadakan pelatihan penulisan surat lamaran kerja. Hal ini merupakan upaya pemerintah desa dalam mewujudkan pengembangan keterampilan masyarakat agar mereka tidak kesulitan bagaimana melamar pekerjaan sehingga harapannya setelah melamar akan segera mendapatkan pekerjaan. Jika anggota masyarakatnya banyak yang sudah bekerja maka akan berimbas pada kestabilan ekonomi minimal untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Dengan demikian, secara otomatis akan berpengaruh pula pada kesejahteraan desa secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari pelatihan menulis surat lamaran pekerjaan yang dilaksanakan oleh pemerintahan Desa Margosari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analitis dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada awalnya masih banyak peserta yang kurang bisa atau bahkan belum bisa menulis surat lamaran kerja yakni sebanyak 15 orang dan yang mengaku sudah bisa sebanyak 4 orang. Sementara itu, peserta yang kurang pengetahuan mengenai surat lamaran kerja dengan indikasi kurang tahu atau tidak tahu mengenai jenis-jenis surat lamaran kerja sebanyak 15 orang. Setelah pelatihan menunjukkan bahwa semua peserta menyatakan pemahamannya menulis surat lamaran kerja. Hal ini diperkuat dengan pernyataan 12 orang peserta yang mengaku bisa menulis surat lamaran kerja jika pemahamannya nanti diaplikasikan dalam pembuatan surat lamaran kerja, sementara 7 orang menyatakan kurang yakin. Sementara itu, dari angket terbuka sebanyak 10 orang menyatakan pelatihannya tidak ada kekurangan sama sekali dan sangat bermanfaat

    Penggunaan Media Film Dokumenter dalam Pembelajaran Menulis Puisi

    Get PDF
    Abstrak. Menulis merupakan kegiatan yang tidak hanya menjadikan seseorang semakin cerdas, tetapi juga akan mencerdaskan orang lain. Walaupun demikian, kegiatan menulis belum banyak dilakukan oleh siswa. Hasil observasi awal di beberapa SMP Cirebon Timur, diperoleh data bahwa siswa memiliki kemampuan yang rendah dalam menulis, khususnya menulis puisi. Mereka kesulitan menuangkan imajinasinya dan kesulitan memilih kata-kata pada saat menulis puisi. Berdasarkan data tersebut, maka diperlukan cara yang lebih menarik dalam pembelajaran menulis puisi, salah satu solusinya yaitu menggunakan media film dokumenter. Penggunaan Media film dokumenter dalam pembelajaran puisi tersebut penuis jadikan sebagai bahan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen (quasi), dengan nonequivalent control group design. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes dan nontes (observasi). Setelah melakukan penelitian hasil yang diperoleh yakni, hasil tes siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter memeroleh skor rata-rata 78,17 sedangkan kelas kontrol yang menggunakan media gambar memeroleh skor rata-rata 67,97. Hasil perhitungan uji t juga membuktikan bahwa thitung > ttabel atau 2,50 > 1,99 pada taraf signifikan 5%. Hal ini, berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media film dokumenter dalam pembelajaran menuis puisi efektif. Selain itu, hasil observasi juga menunjukkan bahwa penggunaan media film dokumenter dapat meningkatkan aktivitas siswa dan guru.Kata Kunci: film dokumenter, menulis puisi, pembelajara

    ANALISIS STRUKTUR PUISI SELAMAT TAHUN BARU KAWAN KARYA K.H. AHMAD MUSTOFA BISRI DAN PEMANFAATANNYA UNTUK BAHAN AJAR MENGANALISIS UNSUR PEMBANGUN PUISI DI SMA KELAS X

    No full text
    Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang memiliki keunikan tersendiri yakni kata-katanya yang singkat. Walaupun demikian, kata-kata singkat yang terdapat dalam puisi itu padat dan bersayap. Sehingga setiap kata atau gabungan dari beberapa kata dapat menafsirkan banyak penjelasan. Dalam pembelajaran menganalisis unsur pembangun puisi yang terdapat pada kelas X SMA/SMK, diperlukan model dan bahan ajar yang efektif digunakan dalam pembelajaran daring di era pandemi seperti sekarang ini. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis menganalisis puisi yang berjudul Selamat Tahun Baru Kawan karya K.H. Ahmad Mustofa Bisri sebagai model yang nantinya untuk dijadikan pembahasan dalam bahan ajar LKS (Lembar Kerja Siswa). Rumusan permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana struktur puisi “Selamat Tahun Baru Kawan” karya K.H. Ahmad Mustofa Bisri sebagai model untuk dijadikan bahan ajar dalam pembelajaran menganalisis unsur pembangun puisi di kelas X SMA? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analitis. Data dalam penelitian ini yakni berupa teks puisi Selamat Tahun Baru Kawan karya Ahmad Mustofa Bisri yang termaktub dalam buku Antologi Puisi Tadarus yang diterbitkan oleh Adicita Karya Nusa, Yogyakarta, pada tahun 2003. Adapun teknik analisis datanya yaitu deskriptif kualitatif. Adapun hasil analisisnya yaitu bahwa puisi Selamat Tahun Baru Kawan karya Ahmad Mustofa Bisri sarat akan pesan-pesan keimanan. Puisi yang memiliki tema ketuhanan ini memiliki diksi yang sesuai dan berhubungan dengan persoalan pendayagunaan kata, yaitu ketepatan dan kesesuaian. Kemudian, pengimajiannya pun kaya makna dan penggunaan majasnya tepat sehingga perasaan yang dihadirkan pada puisi ini mampu menyampaikan pesan penulis bahwa nilai-nilai keimanan akan menyentuh hati pembacanya

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN GERAK DASAR SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya jumlah gerak dasar siswa pada siswa kelas II SDN 3 Karanganyar Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon. Masalah dalam penelitian ini, sampai sejauh mana pengembangan pembelajaran permainan tradisional dalam pendidikan jasmani meningkatkan gerak dasar siswa. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), bertujuan untuk memperbaiki berbagai persoalan nyata dalam meningkatkan mutu pembelajaran dikelas. Instrumen penelitian yang digunakan lembar observasi (duration recording), serta pengamatan langsung menggunakan catatan lapangan. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis, terjadi pengaruh sebagai berikut : Pada siklus I tindakan I menunjukan persentase 73.92%, pada siklus I tindakan II menunjukan persentase 76,46%, pada siklus II tindakan I menunjukan persentase 78.07%, dan pada siklus II tindakan II menunjukan persentase 81.08%. Perubahan peningkatan gerak dasar siswa mencapai harapan peneliti yang tercapai pada siklus II tindakan II, sehingga penelitian tindakan dihentikan. kesimpulan penelitian pengembangan pembelajaran permainan tradisional dengan penelitian tindakan kelas, dapat meningkatkan gerak dasar siswa kelas II di SDN 3 Karanganyar Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon

    Penggunaan Media Film Dokumenter dalam Pembelajaran Menulis Puisi

    No full text
    Abstrak. Menulis merupakan kegiatan yang tidak hanya menjadikan seseorang semakin cerdas, tetapi juga akan mencerdaskan orang lain. Walaupun demikian, kegiatan menulis belum banyak dilakukan oleh siswa. Hasil observasi awal di beberapa SMP Cirebon Timur, diperoleh data bahwa siswa memiliki kemampuan yang rendah dalam menulis, khususnya menulis puisi. Mereka kesulitan menuangkan imajinasinya dan kesulitan memilih kata-kata pada saat menulis puisi. Berdasarkan data tersebut, maka diperlukan cara yang lebih menarik dalam pembelajaran menulis puisi, salah satu solusinya  yaitu menggunakan media film dokumenter. Penggunaan Media film dokumenter dalam pembelajaran puisi tersebut penuis jadikan sebagai bahan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen (quasi), dengan nonequivalent control group design. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes dan nontes (observasi). Setelah melakukan penelitian hasil yang diperoleh yakni, hasil tes siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter memeroleh skor rata-rata 78,17 sedangkan kelas kontrol yang menggunakan media gambar memeroleh skor rata-rata 67,97. Hasil perhitungan uji t juga membuktikan bahwa thitung > ttabel atau 2,50 > 1,99 pada taraf signifikan 5%. Hal ini, berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media film dokumenter dalam pembelajaran menuis puisi efektif. Selain itu, hasil observasi juga menunjukkan bahwa penggunaan media film dokumenter dapat meningkatkan aktivitas siswa dan guru.Kata Kunci: film dokumenter, menulis puisi, pembelajara

    KAJIAN UNSUR-UNSUR SEMANTIK PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS VIII KURIKULUM 2013

    No full text
    Buku teks memegang peranan penting dalam memperlancar aktivitas siswa dalam pembelajaran, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Semakin baik kualitas buku teks, maka semakin sempurna pengajaran mata pelajaran yang ditunjang oleh buku teks tersebut, termasuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebuah buku teks tidak hanya perlu ditelaah dari segi nilainya, tetapi juga ditelaah dari segi jangkauan materi pelajarannya. Banyaknya pengadaan buku teks oleh pihak-pihak penerbit, menyebabkan guru kesulitan dan kebingungan dalam menentukan buku teks mana yang akan digunakan. Oleh karena itu, seperti hal yang penulis ungkapkan di atas, seorang guru harus pandai memilih buku teks yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Oleh karena itu sudah sepatutnya seorang guru memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menelaah sebuah buku teks untuk menyesuaikan buku teks dengan kurikulum yang berlaku sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Penelaahan tersebut mencakup berbagai hal yang terdapat dalam buku teks, termasuk dalam aspek semantiknya. Sebab melalui penelaahan semantik, seseorang akan mampu memahami makna dari setiap bahasa yang disajikan sehingga orang tersebut akan lebih mendalami maksud yang terkandung dalam suatu teks. Dengan demikian, dalam penelitian ini penulis akan (1) mendeskripsikan unsur-unsur semantik yang dibelajarkan dalam buku teks bahasa Indonesia kelas VIII kurikulum 2013, (2) mendeskripsikan jenis unsur-unsur semantik apa saja yang terdapat dalam buku teks bahasa Indonesia  kelas VIII kurikulum 2013, (3) dan untuk memaparkan keterkaitan antara unsur semantik yang ada dengan bahan ajar yang dibelajarkan pada siswa kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analitis. Data dalam penelitian ini berupa teks yang terdapat dalam bahan ajar (buku teks). Adapun teknik analisis datanya yaitu deskriptif kualitatif. Hasil analisis dari kajian unsur-unsur semantik pada buku teks kelas VIII kurikulum 2013 yaitu meliputi penamaan, sinonim dan antonim, polisemi, majas, hipernim dan hiponim, menemukan makna kata ulang, makna leksikal dan gramatikal, makna referensial dan nonreferensial, dan makna afektif. Hasil akhir kajian ini menyimpulkan bahwa di dalam buku teks tersebut terdapat banyak unsur semantik yang tersebar dalam teks-teks. Keadaan ini dapat dikatakan bahwa teks-teks yang terdapat dalam buku teks kelas VIII kurikulum 2013 tidak dapat terlepas dari unsur semantik walaupun unsur semantik yang sengaja diajarkan tidak sebanyak hasil analisis penulis

    KAJIAN UNSUR-UNSUR SEMANTIK PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS VIII KURIKULUM 2013

    No full text
    Buku teks memegang peranan penting dalam memperlancar aktivitas siswa dalam pembelajaran, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Semakin baik kualitas buku teks, maka semakin sempurna pengajaran mata pelajaran yang ditunjang oleh buku teks tersebut, termasuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebuah buku teks tidak hanya perlu ditelaah dari segi nilainya, tetapi juga ditelaah dari segi jangkauan materi pelajarannya. Banyaknya pengadaan buku teks oleh pihak-pihak penerbit, menyebabkan guru kesulitan dan kebingungan dalam menentukan buku teks mana yang akan digunakan. Oleh karena itu, seperti hal yang penulis ungkapkan di atas, seorang guru harus pandai memilih buku teks yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Oleh karena itu sudah sepatutnya seorang guru memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menelaah sebuah buku teks untuk menyesuaikan buku teks dengan kurikulum yang berlaku sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Penelaahan tersebut mencakup berbagai hal yang terdapat dalam buku teks, termasuk dalam aspek semantiknya. Sebab melalui penelaahan semantik, seseorang akan mampu memahami makna dari setiap bahasa yang disajikan sehingga orang tersebut akan lebih mendalami maksud yang terkandung dalam suatu teks. Dengan demikian, dalam penelitian ini penulis akan (1) mendeskripsikan unsur-unsur semantik yang dibelajarkan dalam buku teks bahasa Indonesia kelas VIII kurikulum 2013, (2) mendeskripsikan jenis unsur-unsur semantik apa saja yang terdapat dalam buku teks bahasa Indonesia  kelas VIII kurikulum 2013, (3) dan untuk memaparkan keterkaitan antara unsur semantik yang ada dengan bahan ajar yang dibelajarkan pada siswa kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analitis. Data dalam penelitian ini berupa teks yang terdapat dalam bahan ajar (buku teks). Adapun teknik analisis datanya yaitu deskriptif kualitatif. Hasil analisis dari kajian unsur-unsur semantik pada buku teks kelas VIII kurikulum 2013 yaitu meliputi penamaan, sinonim dan antonim, polisemi, majas, hipernim dan hiponim, menemukan makna kata ulang, makna leksikal dan gramatikal, makna referensial dan nonreferensial, dan makna afektif. Hasil akhir kajian ini menyimpulkan bahwa di dalam buku teks tersebut terdapat banyak unsur semantik yang tersebar dalam teks-teks. Keadaan ini dapat dikatakan bahwa teks-teks yang terdapat dalam buku teks kelas VIII kurikulum 2013 tidak dapat terlepas dari unsur semantik walaupun unsur semantik yang sengaja diajarkan tidak sebanyak hasil analisis penulis
    corecore