276 research outputs found
Penerapan Pendekatan Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually dengan Media Alat Bantu Hitung Sederhana untuk Meningkatkan Pembelajaran Bilangan Bulat Bagi Siswa Kelas IV SDN 7 Kebumen Tahun Ajaran 2015/2016.
Abstract: Findi Juli Andreanto. The Application of Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually Approach Using Simple Counting Tools to Improve Learning about Integers for the Fourth Grade Students of SD Negeri 7 Kebumen in the Academic Year of 2015/2016. The objectives of this research are to improve Mathematics learning for the fourth grade students of SDN 7 Kebumen. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted within three cycles. Each cycle consisted of two meetings. Subjects of the research were 18 students of the fourth grade of SD Negeri 7 Kebumen. Techniques of collecting data were test and non-test.This research is finished after the learning process and learning outcomes of students reached minimum completeness criteria of 70 by 80%. The results of this research showed that the application of SAVI approach using simple counting tools can improve Mathematics learning about integers for the fourth grade students of SD Negeri 7 Kebumen in the academic year of 2015/2016.Keywords: SAVI, simple counting tools, learning, Mathematics Abstrak: Findi Juli Andreanto. Penerapan Pendekatan Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually dengan Media Alat Bantu Hitung Sederhana untuk Meningkatkan Pembelajaran Bilangan Bulat Bagi Siswa Kelas IV SDN 7 Kebumen Tahun Ajaran 2015/2016.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran Matematika pada siswa kelas IV SDN 7 Kebumen. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 7 Kebumen yang berjumlah 18 siswa.Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan nontes. Penelitian dihentikan setelah hasil pembelajaran siswa mencapai KKM = 70 sebanyak 80% siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan somatic, auditory, visualization, intellectually dengan media alat bantu hitung sederhana dapat meningkatkan pembelajaran Matematika materi bilangan bulat bagi siswa kelas IV SDN 7 Kebumen tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci: Somatic, auditory, visualization, intellectually, media alat bantu hitung sederhana, pembelajaran, Matematika, bilangan bula
PENGARUH HARGA, PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS PRODUK TAHU PUTRA MANDIRI JOMBANG TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Harga, Promosi Penjualan dan Kualitas Tahu
Putra Mandiri Jombang Terhadap Kepuasan Pelanggan” ini ditulis oleh Findi Artri
Andini, NIM. 126405201054 Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Dosen
Pembimbing Nur Aziz Muslim, M.H.I.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan promosi
penjualan terhadap kepuasan pelanggan pada industri tahu di Jombang. Metode yang
digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, melibatkan 80 responden yang
dipilih melalui teknik quota sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang
disebarkan kepada pelanggan Tahu Putra Mandiri. Analisis data dilakukan menggunakan
regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS 25, yang mencakup uji validitas,
reliabilitas, dan asumsi klasik seperti normalitas dan multikolinieritas. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Harga dan kualitas produk Tahu Putra Mandiri Jombang tidak
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan nilai regresi 0,125, t hitung
0,922 (lebih kecil dari t tabel 1,665), dan signifikansi 0,359 (lebih besar dari 0,05).
Demikian juga, kualitas produk tidak berpengaruh signifikan dengan nilai regresi 0,225,
t hitung -1,659 (lebih kecil dari t tabel 1,665), dan signifikansi 0,101 (lebih besar dari
0,05). Sebaliknya, promosi penjualan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan
pelanggan, dengan nilai regresi 0,501, t hitung 6,544 (lebih besar dari t tabel 1,665), dan
signifikansi 0,00 (lebih kecil dari 0,05). Secara keseluruhan, harga, promosi, dan kualitas
produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F 27,780 dan
signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,523 menunjukkan bahwa 52,3% pengaruh
terhadap kepuasan pelanggan berasal dari ketiga variabel tersebut, sementara 47,7%
dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulannya, promosi efektif untuk meningkatkan
kepuasan, sementara harga dan kualitas produk bukan faktor utama untuk loyalitas.
Temuan ini menekankan perlunya strategi harga yang sesuai dengan kualitas produk serta
pemanfaatan media sosial untuk promosi guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas
pelanggan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pelaku usaha dalam merumuskan
strategi pemasaran yang lebih efektif untuk mempertahankan pelanggan di tengah
persaingan yang ketat.
Kata Kunci: Harga, Promosi, Kualitas Produk Kepuasan Pelangga
PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA PENDIDIK MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) DI SMPIT AL-ASROR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMPIT Al-Asror Tulungagung” ini ditulis oleh Findi Ayu Ashari, 12207173062, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, pembimbing Dr. Khoirul Anam M.Pd.I.
Kata Kunci: Kompetensi Tenaga Pendidik, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Pelatihan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa ada peningkatan kompetensi yang dimiliki oleh tenaga pendidik. Dalam hal ini peneliti menghubungkan program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dapat meningkatkan kompetensi dari tenaga pendidik di SMPIT Al-Asror Tulungagung. Oleh karena itu program pengembangan keprofesian berkelanjutan sangat dibutuhkan dalam mengembangkan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki oleh tenaga pendidik.
Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana perencanaan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui program PKB di SMPIT Al-Asror Tulungagung? (2) Bagaimana pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui program PKB di SMPIT Al-Asror Tulungagung? (3) Bagaimana hambatan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui program PKB di SMPIT Al-Asror Tulungagung?
Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan perencanaan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui program PKB di SMPIT Al-Asror Tulungagung. (2) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui program PKB di SMPIT Al-Asror Tulungagung. (3) Untuk mendeskripsikan hambatan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui program PKB di SMPIT Al-Asror Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan diperoleh dari wawancara dengan kepala sekolah, waka kurikulum, dan tenaga pendidik SMPIT Al-Asror Tulungagung. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis dengan cara data itu diseleksi atas dasar rebilitas dan validitasnya, data yang kurang lengkap digugurkan atau dilengkapi dengan substitisi. Selanjutnya, data yang telah lulus dalam seleksi itu kemudian diatur urutannya agar memudahkan pengolahan selanjutnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan program PKB dilakukan dengan melihat hasil dari penilaian kinerja guru (2) pelaksanaan program PKB ada dua kegiatan yaitu pelatihan tahsinul qiroah dan pelatihan peningkatan IT (3) hambatan yang terjadi pada program PKB yaitu ada beberapa tenaga pendidik yang tidak hadir lebih dari tiga kali pada pelaksanaan program PKB, kurangnya sarana prasarana, dan dibutuhkan kuota internet pribadi untuk menunjang pelaksanaan program PKB secara daring
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), PRICE EARNING RATIO (PER), PRICE TO BOOK VALUE (PBV) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN KEUANGAN SUB SEKTOR BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2021
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV) dan Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Keuangan Sub Sektor Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2021” ini ditulis oleh Findi Maulidatur Rizqiyah, NIM 12406183090, Program Studi Manajemen Keuangan Syariah, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing oleh Wahyu Dwi Warsitasari, M. Pd.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa indikator antara lain: 1) Terdapat perbedaan nilai Earning Per Share (EPS) antara perusahaan satu dengan yang lain. 2) Terdapat perbedaan nilai Price Earning Ratio (PER) antara perusahaan satu dengan yang lain. 3) Terdapat perbedaan nilai Price to Book Value (PBV) antara perusahaan satu dengan yang lain. 4) Terdapat perbedaan nilai Debt to Equity Ratio (DER) antara perusahaan satu dengan yang lain. 5) Terdapat perbedaan nilai Harga Saham antara perusahaan satu dengan yang lain.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) Pengaruh Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham pada Perusahaan Keuangan Sub Sektor Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Tahun 2021, (2) Pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham, (3) Pengaruh Price Earning Ratio (PER), (4) Pengaruh Price to Book Value (PBV) terhadap Harga Saham, dan (5) Pengaruh Debt to Equity Ratio(DER) Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Keuangan Sub Sektor Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Tahun 2021.
Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Sampling Jenuh. Sampel yang di ambil yaitu Harga Saham pada Perusahaan Keuangan Sub Sektor Bank yang terdaftar di BEI pada tahun 2021. Dengan jumlah Populasi sebanyak 47 perusahaan. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda perlu pengujian asumsi klasik yang meliputi, uji Multikolinieritas, uji Normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Secara Parsial (1) EPS berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, (2) PER berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, (3) PBV berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, (4) DER tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. (5) Sedangkan, secara simultan EPS, PER, PBV, dan DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada Perusahaan Keuangan Sub Sektor Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Tahun 2021.
Kata Kunci : Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), dan Harga Saha
PENGARUH PENERAPAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF PADA MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 1 MALANG PADA MATERI HIDROLISIS GARAM
ABSTRAK Kusumasari, Findi Citra. 2014. Pengaruh Penerapan Keterampilan Metakognitif pada Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMAN 1 Malang pada Materi Hidrolisis Garam. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Srini M. Iskandar, Ph.D., (II) Drs. Dermawan Afandy, M.Pd. Kata Kunci : keterampilan metakognitif, inkuiri terbimbing, hasil belajar, hidrolisis garam Pembelajaran konvensional yang diterapkan pada materi hidrolisis garam menyebabkan siswa belum sepenuhnya menguasai konsep karena kurang diberdayakannya keterampilan metakognitif dan tidak terlibatnya siswa dalam penemuan konsep. Materi hidrolisis garam berisi konsep teoritis dan matematis, dimana siswa banyak mengalami kesulitan karena proses pembelajaran di kelas masih berbasis konvensional. Siswa cenderung menghafal konsep yang diperoleh tanpa memahaminya lebih dalam. Penerapan keterampilan metakognitif pada model inkuiri terbimbing dalam materi hidrolisis garam diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian adalah 1) mengetahui hasil belajar kognitif, dan 2) mengetahui hasil belajar afektif serta psikomotor siswa yang dibelajarkan menggunakan keterampilan metakognitif pada model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran inkuiri terbimbing saja. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasy Exsperimental dengan desain post test only control group design. Pengambil¬an sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Intrumen untuk mengambil data hasil belajar kognitif adalah tes dan instrument yang digunakan untuk memperoleh data hasil belajar afektif dan psikomotor menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data penelitian dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis mengunakan uji-t pada tingkat signifikansi 0,05 dengan bantuan program SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan pembelajaran menggunakan keterampilan metakognitif pada model pembelajaran inkuiri terbimbing pada kelas eksperiemen dan inkuiri terbimbing pada kelas kontrol berlangsung cukup baik namun alokasi waktu belum sesuai dengan RPP, 2) ada perbeda¬¬an yang signifikan hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen lebih tinggi (x ̅ = 85,83) dibandingkan dengan hasil belajar kognitif kelas kontrol (x ̅ = 78,57), 3) Hasil belajar afektif kelas eksperimen lebih tinggi (x ̅ = 79,33) dibandingkan hasil belajar afektif kelas kontrol (x ̅ = 64,19), 4) Hasil belajar psikomotor kelas eksperimen lebih tinggi (x ̅ = 84,6) dibandingkan hasil belajar psikomotor kelas kontrol (x ̅ = 83,49), dan 5) Secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan keterampilan metakognitif pada model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotor
PERAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN TENAGA KERJA KABUPATEN BREBES DALAM PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA DI WILAYAH KABUPATEN BREBES
ABSTRAK
Pelaksanaan perlindungan hukum dan pengawasan terhadap tenaga kerja haruslah sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku yaitu undang-undang nomer 13 tahun 2003 undang-undang ketenagakerjaan dan Pemerintah mempunyai kebijakan untuk melindungi tenaga kerja serta pemerataan kesempatan kerja di berbagai bidang. Hal ini disebabkan karena rakyat Indonesia juga memiliki harkat dan martabat sebagai manusia, sehingga perlu dilindungi hak-haknya yang salah satunya adalah hak untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi dirinya maupun keluarganya, seperti yang tertuang dalam Pasal 27 ayat (2) UUD 1945.
Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mendeskripsikan Peran Dinas perindustrian dan Tenaga Kerja kabupaten brebes dalam melindungi tenaga kerja diwilayah kabupaten brebes. (2) Untuk Menganalisis apa saja hambatan dinas perindustrian dan tenaga kerja kabupaten brebes dalam melindungi tenaga kerja diwilayah kabupaten brebes.
Jenis Penelitian Ini adalah Penelitian Lapangan (Filed Research), yaitu Penelitian yang Menggunakan data Primer. Sumber Datanya Dapat di Peroleh Melalui observasi, penyebaran angket, wawancara, dan partisipan.
Pendekatan dalam penelitian ini bersifat Normatif-Empiris dengan menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dikaitkan dengan teori-teori hukum dalam pelaksanaannya yang berkaitan dengan permasalahan yang akan diteliti. Melalui metode ini pula, penulis akan menguraikan dan menggambarkan mengenai fakta-fakta yang secara nyata terjadi dalam pelaksanaan perlindungan secara hukum terhadap tenaga kerja di wilayah Kabupaten Brebes.
Upaya yang dilakukan dinas perindustrian dan tenaga kerja kabupaten brebes adalah mendaftarkan seluruh tenaga harian lepas (THL) kabupaten brebes dalam asuransi ketenagakerjaan, dan penyusunan regulasi untuk kepentingan perlindungan tenaga kerja seperti perjanjian kerja sama (MoU) dilaksanakan sebagaimana amanah undang-undang nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial (SJSN) dan undang-undang nomer 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS). BPJS Ketenagakerjaan ditunjuk sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyelanggarakan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun
Kata Kunci : Peran Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Perlindungan Hukum
ABSTRACK
The implementation of legal protection and supervision of labor must be in accordance with applicable labor regulations, namely law number 13 of 2003, labor law and the Government has a policy to protect labor and equal employment opportunities in various fields. This is because the Indonesian people also have dignity and dignity as human beings, so that their rights need to be protected, one of which is the right to get decent work and livelihood for themselves and their families, as stated in Article 27 paragraph (2) of the 1945 Constitution.
This study aims: (1) To describe the Role of the Department of Industry and Manpower of the Brebes Regency in protecting labor in the Brebes Regency area. (2) To analyze what are the obstacles of the Brebes Regency industrial and labor service in protecting the workers in the Brebes Regency.
This type of research is Field Research (Filed Research), which is Research Using Primary Data. Data Sources Can Be Obtained Through observation, questionnaires, interviews, and participants.
The approach in this research is Normative-Empirical by describing the applicable laws and regulations and is associated with legal theories in their implementation relating to the issues to be examined. Through this method also, the author will describe and describe the facts that actually occur in the implementation of legal protection of labor in the Brebes Regency.
Efforts made by the Brebes Regency Industry and Manpower Office are to register all loose daily laborers (THL) in the Brebes Regency in labor insurance, and formulation of regulations for the benefit of labor protection such as cooperation agreements (MoUs) implemented as mandated by Law number 40 of 2004 regarding the social security system (SJSN) and law number 24 of 2011 concerning the social security organization (BPJS). BPJS Employment is designated as the provider of employment social security which organizes work accident insurance, death insurance, old age insurance, and pension insurance programs.
Keywords: Role of Industry Office, Labor, Legal Protectio
Role ambiguity dan job demand sebagai faktor job stress (Studi pada Petugas Kepolisian di Polsek X)
The high level of criminality make the police officer responsibility increase. That make a question how huge level of job stress. The aim of this research is to know role ambiguity, job demand, and job stress in participant and which factor of role ambiguity or job demand that have a role on job stress. This research uses quantitative non experimental method with multiple regression analysis. The participant in this research is 128 people with minimum age of 22 years old and maximum age of 57 years old. All of the participants in this research are male. The result show that level of job stress in participants isn’t high. The result also shows that role ambiguity and job demand have a positive correlation to job stress. Furthermore role ambiguity is compared to job demand, the result show that role ambiguity is have a role on job stress than job demand
Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara (Periode Tahun 2014 – 2018).
Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu daerah yang menjalankan Otonomi, jika dilihat dari nilai derajat desentralisasi fiskal yaitu rasio antara pendapatan asli daerah dengan total pendapatan daerah yang merupakan ukuran tingkat kemandirian daerah menunjukkan bahwa rata-rata derajat desentralisasi fiskal pada tahun 2014 – 2018 sebesar 49,05%, dapat disimpulkan bahwa desentralisasi fiskal di provinsi Sumatera Utara dikategorikan dalam tingkatan baik artinya tingkat kemandirian keuangan di Provinsi Sumatera Utara sudah dikategorikan mandiri namun, permasalahan kemiskinan belum dapat terselesaikan. Data yang digunakan adalah 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara dengan periode tahun 2014 – 2018. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dan Random Effect Model (REM). Hasil estimasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Desentralisasi fiskal yang diukur dengan Derajat Desentralisasi Fiskal memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Faktor lain yang memengaruhi kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara adalah Rata-rata lama sekolah, jumlah penduduk, dan pertumbuhan ekonomi
find
findI finds it cool here.[Query whether this is _find_ 'feel' 'suffer']FileUsed IUsed INot use
Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Penawaran Ekspor CPO Indonesia ke India (Periode Analisis Tahun 1989-2010)
Crude Palm Oil (CPO) merupakan hasil produk olahan dari salah satu komoditas subsektor perkebunan, yakni kelapa sawit yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Pentingnya CPO bagi perekonomian Indonesia telah menyebabkan pengembangan CPO terus dilakukan, sehingga hal ini telah menyebabkan Indonesia sejak tahun 2006 berhasil menjadi produsen CPO terbesar di dunia, menggantikan Malaysia. Posisi Indonesia sebagai negara penghasil CPO terbesar di dunia, serta tingginya konsumsi CPO dunia telah mendorong perkembangan ekspor CPO Indonesia ke dunia. Adapun perkembangan ekspor CPO Indonesia ke dunia dari tahun 1989 sampai dengan tahun 2010 telah meningkat lebih dari 14 kali lipat, yakni dari sekitar 661 ribu ton meningkat menjadi 9,45 juta ton. Salah satu negara tujuan utama ekspor CPO Indonesia saat ini adalah negara India (47% dari total ekspor CPO Indonesia). Volume ekspor CPO Indonesia ke India dalam lima tahun terakhir telah meningkat dari 1,89 juta ton menjadi 4,45 juta ton. Mengingat pentingnya komoditas CPO bagi perekonomian Indonesia dan diantara negara-negara tujuan ekspor CPO Indonesia, ekspor ke India merupakan yang terbesar dibandingkan negara-negara lainnya, maka diperlukan suatu penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan oleh beberapa faktor terkait terhadap penawaran ekspor CPO Indonesia ke India. Faktor-faktor tersebut antara lain volume produksi CPO Indonesia, harga ekspor CPO Indonesia ke India, kurs riil Rupiah terhadap Dollar Amerika, dan tarif ekspor CPO Indonesia. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan ekspor CPO ke India dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi penawaran ekspor CPO Indonesia ke India pada tahun 1989 sampai dengan 2010. Penelitian ini menggunakan model regresi doublelog dan metode untuk menduga parameternya adalah metode Ordinary Least Square (OLS). Dari analisis yang dilakukan didapatkan nilai R2 sebesar 89,3% yang berarti variabel independen seperti volume produksi CPO Indonesia, harga ekspor CPO Indonesia ke India, kurs riil Rupiah terhadap Dollar Amerika, dan tarif ekspor CPO Indonesia dapat menjelaskan volume ekspor CPO Indonesia ke India sebesar 89,3% dan sisanya sebesar 10,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa, besarnya ekspor CPO Indonesia ke India dikarenakan telah terjadi pengalihan pasar CPO Indonesia dari Eropa ke Asia. Hal ini disebabkan pasar Eropa menginginkan CPO yang sudah diolah misal biofuel, sedangkan Indonesia belum mampu untuk memenuhi keinginan Eropa tersebut. Seluruh variabel-variabel independen yang dimasukan dalam model penelitian ini dapat memengaruhi ekspor CPO Indonesia ke India secara statistik dengan taraf nyata lima persen. Adapun dalam penelitian ini, dihasilkan variabel harga ekspor CPO Indonesia ke India memiliki hubungan negatif dengan volume ekspor CPO Indonesia ke India. Hal ini disebabkan relatif rendahnya kualitas CPO Indonesia. Sehingga menyebabkan posisi CPO Indonesia di dunia menjadi lemah dibandingkan negara pesaingnya, seperti Malaysia. Saran yang penulis rekomendasikan melalui penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, Kementrian Pertanian diharapkan dapat terus menjaga kesinambungan produksi CPO, tidak hanya dengan cara pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit baru (ekstensifikasi) tetapi pengoptimalan lahan perkebunan kelapa sawit yang telah ada (intensifikasi) pun harus dilakukan. Karena cara yang dilaksanakan selama ini (ekstensifikasi) terkendala masalah isu kerusakan lingkungan dan pemanasan global. Kedua, Indonesia perlu melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas CPOnya, misal dengan peningkatan nilai kandungan minimal karoten dan peningkatan nilai DOBI. Hal ini dikarenakan, harga ekspor CPO Indonesia ke India berpengaruh negatif terhadap kuantitas ekspor CPO Indonesia ke India. Sehingga, apabila hal ini dapat dilakukan maka CPO Indonesia akan mampu bersaing dengan CPO negara pesaing di pasar internasional. Ketiga, Peran aktif Indonesia, seperti Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, Kementrian Pertanian Republik Indonesia dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia sangat diperlukan untuk mempromosikan CPO sebagai komoditas yang aman, baik dalam kesehatan maupun lingkungan untuk menangkal dan mengantisipasi kampanye negatif terhadap CPO Indonesia. Keempat, India adalah negara tujuan utama ekspor CPO Indonesia, namun alangkah lebih baik apabila Indonesia bisa membuka pasar CPO lebih banyak lagi, seperti Bangladesh dan Mesir. Sehingga, Indonesia tidak hanya terpaku pada India sebagai negara tujuan ekspor
- …
