1,720,982 research outputs found
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ATAS PENJUALAN KONSINYASI PADA TOKO BUKU ZANAFA PANAM PEKANBARU
ABSTRAK
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI
ATAS PENJUALAN KONSINYASI
PADA TOKO BUKU ZANAFA PANAM PEKANBARU
Oleh:
FERDILA MISSANDRA
01770423602
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi penjualan konsinyasi yang digunakan oleh toko buku Zanafa Panam Pekanbaru, mulai dari pengakuan, pencatatan, dan pelaporan yang digunakannya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan dengan menggunakan dokumentasi dan dengan mewawancarai manajer, bendahara dan karyawan toko buku Zanafa Panam Pekanbaru. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis perlakuan akuntansi atas penjualan konsinyasi pada toko buku Zanafa Panam Pekanbaru belum sepenuhnya sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Toko buku Zanafa Panam Pekanbaru sudah menerapkan akuntansi konsinyasi yang berlaku yaitu dengan menggunakan metode laba terpisah yaitu laba atau rugi dari penjualan konsinyasi disajikan secara terpisah dengan laba atau rugi penjualan reguler atau penjualan lainnya tetapi dengan cara yang sederhana, tidak memcatat akuntansi konsinyasi seperti Standar Akuntansi Keuangan.
Kata kunci : Perlakuan Akuntansi, Penjualan Konsinyas
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PADA MATA PELAJARAN ILMU UKUR TANAH DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 6 MALANG
ABSTRAK Ferdila, Dila. 2017. Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar dalam Memecahkan Masalah Ilmu Ukur Tanah dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Siswa Kelas X SMK Negeri 6 Malang. Skripsi, Program Studi S1 PTB, Fakultas Teknik Sipil, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Ahmad Dardiri, M.Pd. Pembimbing: (II) Dr. R. M. Sugandi, S. T., M. T. Kata Kunci : aktivitas, prestasi belajar, dan kooperatif Jigsaw.Masalah yang dihadapi SMK Teknik Gambar Bangunan (TGB) SMK Negeri 6 Malang adalah rendahnya aktivitas dan prestasi belajar pada mata pelajaran Ilmu Ukur Tanah (IUT), beberapa persoalan antara lain bagaimanakah meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada pelajaran Ilmu (IUT) Kelas X TGB 3 SMK Negeri 6 Malang.Tujuan penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada pelajaran Ilmu Ukur Tanah Kelas X TGB 3 SMK Negeri 6 Malang. Penelitian dirancang dengan penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan aktivitas siswa dan kinerja guru dalam proses pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada pelajaran Ilmu Ukur Tanah. Hal ini ditunjukkan berdasarkan peningkatan persentase aktivitas siswa. Pada siklus I aktivitas siswa mencapai 55,00%, kategori kurang. Pada siklus II aktivitas siswa mencapai 79,05%, kategori baik cukup, dan prestasi belajar siklus I sebesar 65,7%, kategori kurang, dan meningkat disiklus II sebesar 94,3%, kategori baik sekali. Demikian juga kinerja guru siklus I mencapai 67,31% dan siklus II kinerja guru meningkat mencapai 90,38%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: (1) Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa, (2) penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw berhasil, karena dapat meningkatkan Aktifiitas dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X TGB 3 SMK Negeri 6 Malang. Saran dari peneliti yaitu guru dapat menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari dengan tema, situasi dan kondisi lingkungan sekolah masing-masing, agar kegiatan pembelajaran dapat bervariasi dan siswa tidak merasa jenuh dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
PEMBENTUKAN MORAL RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MIN PANDANSARI NGUNUT TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “ Pembentukan Moral Religius Peserta Didik di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung “ ini ditulis oleh Ferdila Putri Melinda, NIM. 1725143101, 2018, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, pembimbing Mustofa, S.S, M.Pd
Kata-kata kunci : Moral Religius,Peserta Didik
Penelitian ini di latar belakangi oleh Pendidikan yaitu untuk membentuk karakter calon pemimpin bangsa dengan karakter yang baik tentunya, namun pada realita yang terjadi tingkat satuan Pendidikan dasar Pendidikan karakter kurang ditanamkan pada siswa, hal ini pemicu utama terjadinya tindakan yang merugikan diri mereka sendiri sebagai peserta didik yang bermoral. Dibidang Pendidikan sekolah, terjadinya penyimpangan-penyimpangan moral remaja tersebut tidak dapat hanya menjadi tanggungjawab Pendidikan agama, tetapi tanggungjawab seluruh pendidik di sekolah.
Fokus dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana bentuk moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung? (2) Bagaimana pengembangan moral relegius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung? (3) Bagaimana faktor penghambat dan faktor pendukung pembentukan moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung?
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bentuk moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung (2) Mendeskripsikan pengembangan moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung (3) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung pembentukan moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam pebelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Dalam penelitian ini, validitas data juga dapat diperiksa dengan perpanjangan keikutsertaan, triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung tentang strategi guru dalam membentuk moral religius pada peserta didik adalah (1) Bentuk moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung yang ditanamkan guru seperti bersalam-salaman kepada guru, pembiasaan membaca doa sebelum mulai pembelajaran, shalat dhuha, shalat dhuhur berjamaah, infaq, tahlil bersama, dan menghafalkan surat-surat pendek (2) Pengembangan moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung yaitu peserta didik dapat memahami serta mengamalkan moral-moral religius yang sudah diterapkan di sekolah agar mereka menjadi pribadi yang berjiwa baik serta menjadi manusia yang sebenarnya manusia (3) Faktor penghambat dan factor pendukung pembentukan moral religius di MIN Pandansari Ngunut Tulungagung yaitu dengan berbagai faktor antara lain ada faktor internal dan faktor eksternal, yang mana faktor internal terdapat pada diri sendiri yaitu sifat, bawaan, bakat dan kondisi psigologis anak, sedangkan faktor eksternal yang dari luar diri anak seperti dari faktor alam, lingkungan, dan keluarga
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
