1,721,047 research outputs found
KONSEP DESAIN MEKANISME TELESKOPIS AS/RS (AUTOMATED STORAGE AND RETRIEVAL SYSTEM) DAN ANALISIS BEBAN PADA GUIDE RAIL
Sistem penyimpanan barang semakin berkembang pemakaiannya, terutama pada industri-industri maju. Hal ini disebabkan semakin banyaknya jumlah permintaan akan barang-barang kebutuhan baik industri maupun rumah tangga. Oleh karena itulah dikembangkan sistem penyimpanan dan pengambilan barang secara otomatis yang biasa dikenal dengan AS/RS. Untuk merancang sistem penyimpanan dan pengambilan barang tersebut, perlu terlebih dahulu memilih model sistem yang digunakan. Dalam perancangan ini dipilih model Telescopic Shuttle, dengan pertimbangan lebih efisien dari sisi pemakain ruang.Untuk merancang Telescopic Shuttle menggunakan bantuan software Autodesk Inventor Professional 2015, yang kemudian dibandingkan dengan perhitungan manual tegangan serta efek defleksi terjadi
TRANSFORMASI VAPE DI RUANG SOSIAL: DARI TEKNOLOGI MEDIS KE MODE (SEBUAH KAJIAN DENGAN PERPEKTIF SOCIAL CONSTRUCTION OF TECHNOLOGY)
Vape or e-cigarettes emerged as a medical technology to help heavy smokers quit smoking or get rid of their addiction to tobacco cigarettes since tobacco cigarettes contain harmful substances that can cause many deadly diseases. In its development, vaping has transformed into a popular product which considered as a fashion or part of the lifestyle of young people. How did it happen? This conceptual article will answer this problem by using the desk study method and the Social Construction of Technology (SCOT) theory. This article finds that the relevant society or social group strongly influences the transformation or evolution of vaping. Vaping is interpreted as a fashion by the relevant community or social group. This interpretation continues to be negotiated in the social sphere so that some groups define vaping as a smoking technology in the future when tobacco cigarettes will be replaced by it. The author also sees the influence of consumerism culture under neoliberalism, which is the context in the construction of vapes.Vape atau rokok elektrik muncul sebagai teknologi medis guna membantu para perokok berat bisa berhenti merokok atau setidaknya bisa menghilangkan kecanduan terhadap rokok tembakau. Hal ini karena rokok tembakau mengandung zat berbahaya yang bisa menimbulkan banyak penyakit mematikan. Namun, di tengah perkembangannya, vape bertransformasi menjadi produk populer yang dianggap sebagai mode atau bagian dari gaya hidup anak muda. Bagaimana itu bisa terjadi? Artikel konseptual ini akan mejawab persoalan tersebut dengan menggunakan metode desk study dan teori Socia Construction of Technology (SCOT). Haslinya, artikel ini menemukan transformasi atau evolusi vape tersebut sangat dipengaruhi oleh masyarakat atau kelompok sosial relevan. Oleh komunitas atau kelompok sosial relevan vape diinterpretasi menjadi mode. Interpretasi ini terus dinegosiasikan di dalam ruang sosial, sehingga beberapa kelompok mendefiniskan vape sebagai teknologi rokok di masa depan di mana rokok tembakau akan tergantikan dengannya. Penulis juga melihat adanya pengaruh budaya konsumerisme yang dipanyungi neoliberalisme yang menjadi konteks dalam pengkosntruksian vape.Â
Izin Pencatatan Kawin Beda Agama (Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta : Nomor 278/Pdt.P/2019/Pn.Skt)
Perkawinan yang didasari ikatan lahir batin dapat dikatakan sah jika telahmemenuhi unsur dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974yang menyebutkan bahwa, “Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menuruthukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu.” Dalam penjelasanpasal tersebut menyatakan bahwa tidak ada perkawinan di luar hukum masingmasingagamanya dan kepercayaannya sesuai dengan Undang-Undang Dasar1945. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang plural, multicultural danmultiagama yang tidak menutup kemungkinan terjadinya perkawinan beda agamaseperti yang terjadi di Kota Surakarta antara Agustinus Dwi Nugroho yangberagama Katholik dengan Ika Dede Yuniar yang beragama Islam.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukumhakim Pengadilan Negeri Surakarta dalam penetapan Nomor278/Pdt.P/2019/PN.Skt tentang perkawinan beda agama. Penelitian inimenggunakan metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitianpreskritif analitis. Metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaandengan inventarisasi data. Metode analisis data menggunakan normatif kualitatif.
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pertimbanganhakim dalam penetapan Nomor 278/Pdt.P/2019/PN.Skt menggunakan Pancasiladan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, juga Para Pemohonadalah suami isteri yang telah diteguhnya perkawinannya menurut tata cara agamaKatholik pada tanggal 20 Juli 2019 yang diberkati oleh Romo Ignatius NandyWinarta di Paroki San Inigo Dirjodipuran. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974sudah mengatur jelas larangan perkawinan beda agama dan Undang-UndangNomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan mengatur mengenaisalah satu cara perkawinan beda agama dapat dicatatkan
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN PADA DEPARTEMEN SDM DAN SISTEM PT. WASKITA KARYA (PERSERO) TBK KANTOR PUSAT
Analisis perilaku konsumen dalam pembelian buku di Pasar Buku Wilis
ABSTRAK
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi untuk mengentahui perilaku konsumen dalam pembelian buku dan terkait proses keputusan pembelian buku di Pasar Wilis Malang. Selama berada di Pasar Wilis, para pedagang silih berganti bertanya dengan dengan ramah kepada konsumen, sedang mencari buku apa. Selain itu, mereka juga menawarkan buku-buku yang memang sering diburu masyarakat, seperti novel dari pengarang ternama di indonesia dan buku referensi bagi pelajar, mahasiswa dan kalangan umum. Konsumen juga berbincang dengan salah satu pemilik toko buku di tempat ini menurutnya, masyarakat yang datang ke tempat ini seringkali mencari buku pelajaran, baik itu untuk sekolah ataupun kuliah. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimana Analisis Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Buku Di Pasar Wilis ?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku konsumen buku. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif (descriptive research) yang bermaksud untuk mendeskripsikan hasil penelitian dan juga berusaha menemukan gambaran yang menyeluruh mengenai suatu keadaan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku konsumen dalam aspek Cognitive Component adalah tampilan fisik buku, isi buku, rekomendasi, ulasan, harga dan diskon. Pada aspek Affective Component adalah menggambarkan perasaan senang, suka, tenang , variasi buku dengan harga terjangkau, suasana yang nyaman, keberadaan penjual buku yang ramah dan informatif, suasana nyaman dan interaksi yang ramah dengan penjual buku di Pasar Wilis. Pada Aspek Conative Component adalah buku yang lebih beragam dan murah, interaksi personal dengan pedagang dan suasana yang nyaman. Pada perspekif islam konsumen dalam melakukan pembelian buku di Pasar Wilis sesuai dengan kebutuhannya dan tidak boros.
ABSTRACT
This thesis examines consumer behavior in purchasing books at Wilis Market, Malang, focusing on the decision-making process.Vendors here engage customers by inquiring about their book needs and recommending popular titles, such as novels by Indonesian authors and reference materials for students and the general public. Visitors often look for textbooks, either for school or university purposes. The research question is: "How can consumer behavior in book purchasing at Wilis Market be analyzed?" This study aims to describe book consumer behavior, using a qualitative approach and descriptive research methods to provide a comprehensive understanding of the findings. The research reveals several aspects of consumer behavior. In the Cognitive Component, factors like book appearance, content, recommendations, reviews, prices, and discounts are influential. The Affective Component reflects positive feelings, variety, affordability, and comfort in the market, as well as friendly and informative interactions with vendors. The Conative Component shows that consumers value affordable, diverse book options, personal interactions with sellers, and a welcoming atmosphere. From an Islamic perspective, purchases align with consumer needs without excess.
مستخلص البحث
تناول هذا البحث سلوك المستهلكين في شراء الكتب وعملية اتخاذ القرار عنه في سوق ويليس مالانج، يقوم التجار بتوجيه أسئلة بشراء الكتب في سوق ويليس مالانج ودية للمستهلكين حول الكتب التي يبحثون عنها، كما يعرضون الكتب الأكثر طلبا، مثل الروايات وبحسب أحد أصحاب من مؤلفين مشهورين في إندونيسيا وكتب المراجع للطلاب والمجتمع المكتبات في المكان، فإن الزوار غالبا ما يبحثون عن الكتب الدراسية سواء للمدرسة أو الجامعة. يهدف هذا البحث لوصف ١) ملاءمة المواد التعليمية المستخدمة بمضمون المواد في إنجاز التعليم في المنهج المستقل في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية الحادية عشرة جومبانج. أما طريقة التحليل في هذا البحث هي الطريقة الوصفية التي تهدف إلى وصف نتائج البحث وتقديم صورة شاملة عن الحالة. ونتائج هذا البحث، أن سلوك المستهلكين ١) في جانب المكون المعرفي هو المظهر المادي للكتاب ومحتوياته والتوصيات والمراجعات والأسعار والخصومات. ٢) في جانب المكون العاطفي مشاعر السعادة، والإعجاب، والهدوء، ومجموعة متنوعة من الكتب بأسعار معقولة، وأجواء مريحة، ووجود بائعي كتب ودودين وغنيين بالمعلومات، وأجواء مريحة وتفاعلات ودية مع بائعي الكتب في سوق ويليس. ٣) في جانب المكون المخروطي في الكتب الأكثر تنوعًا والأرخص، والتفاعل الشخصي مع المتداولين والأجواء المريحة. من وجهة نظر إسلامية، يشتري المستهلكون الكتب من سوق ويليس وفقًا لاحتياجاتهم ولا يهدرونها
Pengaruh Pupuk Organik Cair (poc) Kulit Nanas Dan Media Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Selada Butterhead (lactuca Sativa Var. Capitata) Pada Hidroponik Sistem Nft
Research entitled The Effect of Liquid Organic Fertilizer (POC) Pineapple Peel and Growing Media on the Growth and Yield of Butterhead Lettuce Plants (Lactuca sativa var. capitata) in the NFT Hydroponic System. It was carried out at the Agrotechnology Laboratory of the Hydroponics Unit, Faculty of Agriculture, Riau Islamic University for 4 months from April 2024 to July 2024. This research aims to determine the effect of the interaction of pineapple peel POC and growing media on the growth and yield of butterhead lettuce plants in the NFT hydroponic system. This research uses a split plot design (RPT) in RAL which consists of 2 factors, namely the main plot and sub plot factors. The main plot factor was the POC concentration of pineapple skin with 4 treatment levels, namely 0, 125, 250 and 375 ml per liter of water. The subplot factor is a growing medium with 4 types, namely husk charcoal, cocopeat, perlite and hydrotone. The parameters observed were plant height, number of leaves, wet weight, dry weight, root length, root volume and root crown ratio. The observation data was analyzed for variance and continued with the BNJ test at the 5% level. The research results showed that the interaction effect of pineapple peel POC and various planting media had a significant effect on the observations of wet weight, dry weight and root volume. The best treatment was found at a pineapple peel POC concentration of 125 ml/l water and cocopeat growth medium (N2M2). The main effect of pineapple peel POC was significant on all observation parameters. The best treatment is at a concentration of 125 ml/l water (N2). The main influence of various planting media had a significant effect on the observation of dry weight, root volume and root crown ratio. The best treatment is found in cocopeat media (M2)
Pengaruh transformasi digital library terhadap persepsi pengguna aplikasi E-Pustaka Bandung: Penelitian di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung
Pemanfaatan teknologi dalam layanan perpustakaan digital semakin banyak digunakan, terutama sejak adanya transformasi digital yang dipercepat oleh pandemi Covid-19. Namun, penerapan teknologi ini tidak terlepas dari tantangan yang dapat menghambat efektivitasnya. Beberapa masalah yang muncul antara lain penurunan jumlah pengguna, terbatasnya koleksi e-book yang tersedia, serta kurangnya pemahaman sebagian pengguna dalam memanfaatkan aplikasi perpustakaan digital secara optimal. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan, penambahan koleksi bahan pustaka, serta edukasi dan sosialisasi kepada pengguna menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dan ditingkatkan.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana realitas transformasi digital library di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung; 2) mengetahui bagaimana persepsi pengguna aplikasi E-Pustaka Bandung di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung; 3) mengidentifikasi pengaruh transformasi digital library terhadap persepsi pengguna aplikasi E-Pustaka Bandung di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung.
Transformasi digital library memiliki indikator keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan untuk dicoba, dan mudah diamati. Indikator dari persepsi pengguna aplikasi E-Pustaka Bandung meliputi persepsi kebermanfaatan, persepsi kemudahaan penggunaan, sikap untuk menggunakan, niat untuk menggunakan, dan minat untuk menggunakan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah, Ha: terdapat pengaruh signifikan transformasi digital library terhadap persepsi pengguna aplikasi E-Pustaka Bandung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 100 responden. Analisis data yang dilakukan meliputi uji coba instrumen data (uji validitas dan reliabilitas), analisis statistik (statistik deskriptif, uji parsial per indikator dan interpretasinya), uji asumsi klasik (uji normalitas dan linearitas), uji hipotesis (uji regresi linear sederhana, uji parsial t, dan koefisien determinasi).
Berdasarkan hasil penelitian, uji regresi menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000, < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kedua variabel dalam penelitian ini. Selain itu, nilai koefisien regresi sebesar 0,678 dan Beta 0,705 menunjukkan bahwa transformasi digital library memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap persepsi pengguna aplikasi E-Pustaka Bandung. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,497 yang berarti kontribusi transformasi digital library terhadap persepsi pengguna aplikasi E-Pustaka Bandung sebesar 49,7%, sementara 50,3% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini
HUKUMAN PENCURI YANG MENGEMBALIKAN BARANG CURIAN PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I DAN IMAM HANAFI
vii
ABSTRAK
Dalam tulisan ini pada prinsipnya ialah sebagai syarat untuk memperoleh Gelar Sarjana Hukum (SH), dengan mengangkat judul Hukuman Pencuri Yang Mengembalikan Barang Curian Perspektif Imam syafi’i dan Imam Hanafi. Pencuri menjadi hal yang sangat menarik jika kita lihat di zaman sekarang ini, yang mana perekonomian di Indonesia sekarang sudah semangkin sulit, banyak sekali orang-orang yang mungkin sering kita jumpai di sekitar kita mengalami kesulitan ekonomi dan hal tersebut akan membuat seseorang menjadi terdesak dan pada akhirny melakukan pencurian.
Di tengah kehidupan manusia yang begitu plural tentu tidak pernah lepas dari berbagai permasalahan yang dihadapi baik permasalahan yang berkaitan dengan perdata maupun pidana salah satu nya adalah pencuri. Namun Pencuri juga terdapat berbagai macam persoalan di lapangan, salah satunya adalah Pencuri Yang Mengembalikan Barang Curian, dari permasalahan tersebut banyak ulama yang berbeda pendapat tentang hukuman bagi Pencuri Yang Mengembalikan Barang Curian, seperti Imam Syafi’i dan Imam Hanafi.
Imam Syafi’i berpendapat apabila Seorang Pencuri yang mengembalikan barang curian baik sebelum di ketahui atau sudah di ketahui oleh pemiliknya maka tetap harus dikenakan hukuman had (potong tangan).Sedangkan menurut Imam Hanafi apabila seorang pencuri yang mengembalikan barang curian sebelum diketahui oleh pemiliknya maka terbebas dari hukuman had (potong tangan), apabila sudah di ketahhui oleh peiliknya maka tidak terlepas dari hukuman had (potong tangan)
Tujuan penelitian ini untuk menelisik hukuman pencuri yang mengembalikan barang curian menurut Imam Syafi’i dan menurut Imam Hanafi, serta persamaan dan perbedaan penetapan hukuman bagi pencuri yang mengembalikan barang curian.
Dilihat dari jenisnya, penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (Library Research) dengan cara mengkaji sumber pustaka sebagai sumber data, yang menggunakan data sekunder dan dianalisis secara Deskriptif Kualitatif dengan metode kajian Komparatif.
Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa hukuman pencuri yang mengembalikan barang curian, Imam Hanafi menyatakan tidak dikenakan hukuman had apabila sebelum di ketahui oleh pemiliknya, sedangkan Imam Syafi’i menyatakan walaupun belum di ketahui oleh pemilik nya tetap dikenai hukuman had
Childfree Controversy in the Perspective of Islamic Law and Human Rights
Tulisan ini akan mengkaji tentang childfree dalam perspektif hukum Islam dengan pendekatan medis atau hak reproduksi dan Hak Asasi Manusia. Childfree diartikan sebagai kesepakatan suami-isteri untuk memilih atau menolak untuk tidak memiliki anak setelah adanya hubungan seksual dalam pasangan tersebut. Keberadaan fenomena childfree menuai kontroversi di kalangan pemikir hukum Islam. Sebab, hal tersebut dianggap bertentangan dengan salah satu fitrah manusia sebagai makhluk yang bereproduksi. Selain itu, childfree juga dianggap bertentangan dengan tujuan pernikahan, yakni sebagai sarana memperoleh keturunan. Perspektif seperti ini tentu perlu diperluas lagi, karena hanya memandang pernikahan sebatas pada fungsi reproduksi belaka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak asasi manusia merupakan bentuk jaminan perlindungan dalam hukum terutama hak asasi perempuan, keputusan untuk childfree merupakan hal yang tidak mempengaruhi dalam hubungan pernikahan. Hal tersebut berkegantungan oleh tubuh perempuan. Oleh sebab itu, keputusan childfree ialah hak perempuan dan hak pribadi seseorang. Dalam hal ini hak reproduksi yang dimiliki oleh seorang perempuan, namun alangkah lebih baik jika proses kehamilan yang tidak memberikan dampak buruk bagi perempuan untuk mempertimbangkan lagi untuk menerapakn childfree dalam kehidupannya. Dalam perspektif hukum Islam, status hukum childfree menyesuaikan dengan kondisi dan penyebab keputusan tersebut diambil oleh pasangan suami istr
PERANAN POLRI DALAM PENGAWASAN SENJATA API BERIZIN BAGI WARGA SIPIL DI KABUPATEN LOMBOK BARAT (STUDI DI POLRES LOMBOK BARAT)
Negara Indonesia merupakan salah satu Negara yang sangat ketat dalam menerapkan aturan kepemilikan senjata api. Hal tersebut dapat kita lihat dalam standar administratif perizinan senjata api yang terdapat pada Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1948 tentang Pendaftaran dan Pemberian Izin Pemakaian Senjata Api. Dan selebihnya adalah peraturan yang diterbitkan oleh Kepolisian, Surat Keputusan Kepala Polisi Republik Indonesia Nomor Polisi : 82 Tahun 2004, selanjutnya disingkat Skep/82/II/2004 tentang Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Senjata Non-Organik TNI/POLRI, dan yang terakhir Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2010 tentang Pedoman Perizinan, Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api. Upaya penanggulangan penyalahgunaan senjata api yaitu dengan cara pemeriksaan aspek psikologis pemohon dan sistem pengawasan atau kontrol melekat terhadap pemilik senjata api
- …
