1,179 research outputs found

    PANDANGAN GURU TENTANG PEMBELAJARAN MEMBACA UNTUK ANAK USIA DINI

    Get PDF
    PANDANGAN GURU TENTANG PEMBELAJARAN MEMBACA UNTUK ANAK USIA DINI Oleh Nur Dini Fauziah 1707778 Abstrak Topik penelitian difokuskan pada analisis pandangan guru tentang pembelajaran membaca untuk anak usia dini karena selama ini terdapat pro dan kontra. Di satu sisi, kemampuan membaca anak sejak dini diakui. Di sisi lain, adanya kekhawatiran akibat pembelajaran membaca yang terlalu dini. Penelitian yang sudah ada lebih banyak difokuskan pada penggunaan media pembelajaran, akan tetapi tidak banyak yang melibatkan suara dari para guru. Peneliti mencoba untuk membahas permasalahan dalam penelitian ini menggunakan Teori Sosiokultural. Metode yang digunakan adalah kualitatif khususnya studi kasus dengan melibatkan 5 orang guru di Kabupaten Tasikmalaya. Data diambil dengan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan grounded theory yang mencakup initial coding dan focused coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru berpandangan pembelajaran membaca di PAUD masih berorientasi akademik, tetapi guru meyakini bahwa pembelajaran membaca dapat diintegrasikan melalui alat dan kegiatan seperti membaca interaktif (interaktif reading) dan menulis interaktif (interaktif writing). Di samping itu, adanya beberapa faktor yang mempengaruhi guru dalam proses pembelajaran membaca didasari oleh hakikat anak dan harapan terhadap anak. Selain itu, scaffolding dari guru yang meliputi respon verbal dan non verbal adalah bentuk untuk mengenali dan menggali kemampuan membaca anak. Serta terdapat beberapa hambatan dalam proses pembelajaran seperti kurangnya media pembelajaran dan pengetahuan guru tentang literasi anak serta aspek socioeconomic. Dari kesimpulan tersebut, terdapat beberapa rekomendasi, antara lain: adanya kebutuhan guru untuk memperdalam pengetahuan tentang literasi anak agar lebih optimal dalam melaksanakan pembelajaran membaca untuk anak usia dini . Kata kunci: pembelajaran membaca, pandangan guru, anak usia dini TEACHER'S VIEWS ON THE LEARNING OF READING FOR EARLY CHILDHOOD STUDENTS Nur Dini Fauziah 1707778 Abstract The study aims to analyze teachers’ views on the learning of reading for early childhood students. Up to now, there are debates over the issue between the pros and the cons. On the one hand, children’s ability to read since an early age is recognized. On the other hand, there are concerns because it is seen as too early. Previous studies are focused mostly on the use of instructional media. However, most of them does not involves the teachers significantly. The study employed the sociocultural theory. The method of the study is qualitative. It is a case study involving five teachers in Tasikmalaya Regency. The data was collected by a semi-structured interview. The data analysis utilized grounded theory, which includes initial coding and focused coding. The results showed that teachers’ views on the learning of reading for early childhood students were still academically oriented. However, the teachers believed that it could be integrated into tools and activities, such as interactive reading and writing. In addition, several factors influenced teachers in the process of learning based on the nature and expectations of children. In addition, teachers’ scaffolding included verbal and non-verbal responses. They were formed to recognize and to explore children’s reading abilities. There were also several obstacles in the learning process such as the lack of learning media and the teachers’ knowledge about children’s literacy and socioeconomic aspects. Based on these conclusions, there were a number of recommendations. It included the need of teachers to deepen knowledge about children’s literacy to be more optimal in the implementation of the learning of reading for early childhood students. Keywords: learning of reading, teacher's views, early childhoo

    PENGEMBANGAN BAHASA UNTUK ANAK USIA DINI MELALUI PENERAPAN BELAJAR OUTDOOR DI KB MAWAR VII KARAWANG

    Get PDF
    Pengembangan Bahasa pada anak usia dini sangatlah penting karena melalui Bahasa anak akan berkomunikasi. Anak belajar mengungkapkan perasaannya dan bertanya ketika rasa ingin tahunya muncul itu semua menggunakan Bahasa. Berdasarkan masalah itu maka pada penelitian ini adalah masih kurangnya capaian aspek perkembangan bahasa di kelompok A, KB Mawar VII  anak usia 3 – 4 tahun seperti:  1) anak belum mau mengungkapkan bahasa, 2) anak belum mengenal keaksaraan, 3) memahami bahasa, 4) mengungkapkan bahasa.[U1]  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana metode bermain outdoor mampu menstimulus Bahasa anak usia dini. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara wawancara observasi dan dokumentasi.[U2]  Untuk subjek penelitiannya kali ini yaitu siswa dengan rentang usia 3-4 tahun di KB Mawar VII. Dengan menggunakan teknik triangulasi peneliti mengumpulkan semua informasi yang berhubungan dengan penelitian kali ini [U3] Teknik analisis data menggunakan teknik triangulasi sumber, waktu dan  Hasil penelitian diperoleh dari metode penugasan, pendekatan dan permainan, guru melaksanakan pembelajaran outdoor dengan baik melalui media yang tersedia seperti buku cerita  yang sesuai dengan tema pembelajaran. Penerapan pembelajaran outdoor di KB Mawar VII dapat mengembangkan aspek Bahasa khususnya penambahan kosakata pada anak sehingga kemampuan Bahasa reseptif dan efektif anak meningkat. Pembelajaran outdoor memberikan pembelajaran langsung yang dapat menstimulasi  anak untuk mengembangkan bahasanya dengan bertanya dan bercerita.

    Studi Deskriptif Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Dini pada Remaja Putri di Kecamatan Gununghalu Kab. Bandung Barat

    No full text
    Fitriani Fauziah Yelandani1, Ulfah Musdalifah2, Yuniarti3Studi Deskriptif Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Dini pada Remaja Putri di Kecamatan Gununghalu Kab. Bandung Baratxiv + 103 lembar + 20 tabel + 14 lampiran Penelitian ini dilatarbelakangi oleh catatan BPS bahwa Provinsi dengan persentase pernikahan dini tertinggi adalah Jawa Barat (20,93%) menduduki peringkat kedua. Berdasarkan data DPPKBP3A tahun 2018, angka pernikahan dini Kabupaten Bandung Barat berjumlah 1.000 perkawinan. Kecamatan Gununghalu menempati posisi teratas. Faktor-faktor yang diteliti antara lain pengetahuan. kebudayaan masyarakat, pola asuh orang tua, peran teman sebaya, dan media massa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan terhadap pernikahan usia dini pada remaja putri di Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Retrospektif. Melibatkan populasi pengantin wanita yang menikah usi

    Tradisi Kearifan Lokal Minangkabau “Manjujai” untuk Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini

    No full text
    Manjujai merupakan bentuk stimulasi berupa nyanyian, syair, atau kata dengan nilai-nilai kebaikan. Pemberian stimulasi menjadi faktor penting dalam mencapai perkembangan anak usia dini secara optimal sesuai dengan tahapan usia. Penelitian ini merupakan salah satu stimulasi perkembangan yang dapat diberikan kepada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tradisi kearifan budaya lokal Minangkabau “manjujai” terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian menggunakan Library research melalui 6 langkah yaitu penentuan topik penelitian, tinjauan literatur terkini, reduksi literatur, pengorganisasian literatur, review literatur, dan pengambilan kesimpulan. Teknik analisis data berupa kualitatif deskriptif dengan menelaah beberapa literatur sekunder antara lain yaitu e-book, jurnal ilmiah Nasional dan Internasional, dan artikel yang berkaitan dengan manjujai pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi manjujai bukan hanya digunakan untuk menstimulasi satu aspek perkembangan saja namun dapat digunakan dibeberapa aspek perkembangan anak usia dini seperti kognitif, bahasa, motorik, sosial-emosional dan moral spiritual

    Peranan Pengasuhan Kakek dan Nenek terhadap Perilaku Prososial Anak Usia Dini

    Get PDF
    Pengasuhan oleh kakek nenek banyak terjadi di Indonesia. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh banyak faktor yakni perceraian orang tua, depresi yang dialami ibu, kematian orangtua, dan kesulitan ekonomi yang menyebabkan orangtua menjadi TKI diluat negeri. Studi ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengetahui peranan pengasuhan kakek dan nenek terhadap perilaku prososial anak usia dini. Pada pelaksanaannya pengasuhan kakek dan nenek ini banyak dipengaruhi oleh pola pengasuhan yang diterapkan kepada anak usia dini (cucu) yang dapat memberi dampak  psikologis bagi anak usia dini. Dampak dari pola pengasuhan permisif menyebabkan anak cenderung menarik diri dan kesulitan bergaul dengan teman sebayanya. Hal yang dilakukan dalam mengatasi hal ini dengan mengajak kakek dan nenek untuk lebih mempelajari pengasuhan terbaik dalam mengasuh anak usia dini (cucu) yakni dengan mengajak mereka menghadiri kegiatan parenting , agar hubungan kakek dan nenek dengan anak usia dini (cucu) menjadi lebih baik dan anak dapat berkembang dengan optimal

    PROFIL ATLET SENAM AMALIA FAUZIAH DALAM MERAIH PRESTASI

    Get PDF
    Amalia Fauziah adalah atlet senam lantai yang memulai karirnya sejak sekolah dasar. Diawali dengan mengikuti cabang olahraga senam sejak kelas 3 SD, tazsa mampu menunjukan potensinya pada cabang tersebut. Senam lantai adalah salah satu jenis olahraga yang memadukan berbagai bentuk keterampilan tubuh yang mengutamakan keindahan, kekuatan keluwesan gerak dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses atlet senam senam Amalia Fauziah dalam meraih prestasi dari awal latihan pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2020. Dengan mengetahui proses latihan atlet tersebut, diharapkan mampu menginspirasi bagi pembaca jurnal ini kedepannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penggunaan pendekatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku, peristiwa serta kegiatan secara terperinci. Dari semua data yang sudah diambil kemudian di olah, dapat disimpulkan bahwa latian senam sejak usia dini dan mengikuti program latihan jangka panjang dapat mencetak atlet dengan prestasi yang lebih baik

    PROSES KOGNITIF KOMPLEKS PADA ANAK USIA DINI

    No full text
    Sebagai seorang orangtua harus mengetahui bagaimana anak dalam belajarnya berproses, salah satunya adalah proses berpikir atau kognitif. Dalam perkembangan anak usia dini hal-hal yang perlu dilakukan orang tua dan guru diantaranya; mengidentiifkasi permasalahan terkait perkembangan anak usia dini, pemaksimalan pembelajaran anak usia dni dan mengawasi perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses kognitif kompleks pada Anak Usia Dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Dari analisa menunjukkan bahwa proses kognitif anak usia dini dimulai proses skema, asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrium

    KANDUNGAN VITAMIN PADA BUAH MENGGUNAKAN ALGORITMA SURF DAN LUCAS KANADE BERBASIS TEKNOLOGI MIXED REALITY

    Get PDF
    Seiring majunya teknologi dalam proses pembelajaran saat ini banayak sekali inovasi baru seperti Mixed Reality adalah sebuah trobosan sebagai media pembelajaran saat ini. Karena teknologi ini menggabungkan antara Augmented Reality dan Virtual Reality, sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang berbeda untuk anak usia dini. Dengan adanya tampilan 3D objek diharapkan dapat menambah semngat belajar. Karena pada akhir akhir ini banyak sekali anak usia dini yang sudah mulai malas belajar karena terlalu lama diam dirumah saat pandemi Covid 19. Oleh sebab itu penulis ingin membuat aplikasi edukasi teknologi Mixed Reality untuk mendeskripsikan kandungan vitamin pada buah, agar menambah wawasan anak usia dini bahwa betapa pentingnya mengkonsumsi buah buahan. Aplikasi ini dibuat menggunakan algoritma surf dan lucas kanade. Pengujian aplikasi menggunakan 3 Device yang berbeda. Pada Device Redmi Note 8 Pro dapat membaca marker dengan sangat baik diperoleh hasil pengujian 18 cm pada jarak minimum objek, 182 cm pada jarak maksimal objek, 01.10 detik pada cahaya terang, dan 01.50 detik pada cahaya redup. Lalu pada Redmi Note 8 dapat membaca marker dengan cukup baik diperoleh hasil pengujian 19 cm pada jarak minimum objek, 175 cm pada jarak maksimal objek, 01.32 detik pada cahaya terang, dan 01.67 detik pada cahaya redup. Sedangkan pada Redmi Note 5A dapat membaca marker dengan baik diperoleh hasil pengujian 22 cm pada jarak minimum objek, 97cm pada jarak maksimal objek, 01.36 detik pada cahaya terang, dan 02.00 detik pada cahaya redup

    Hubungan Sebaya dan Permainan Tradisional pada Keterampilan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan hubungan teman sebaya dan permainan tradisional dengan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini. Sampel penelitian dari 30 anak yang terdiri dari 10 laki-laki dan 20 perempuan. Sampel penelitian adalah anak-anak berusia 5-6 tahun di wilayah pesisir selatan Kulon Progo. Pengumpulan data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan emosional anak usia dini di pantai selatan Kulon Progo menunjukkan tingkat pencapaian perkembangan yang cukup baik. Hubungan teman sebaya yang positif akan meningkatkan prestasi perkembangan sosial dan emosional anak-anak. Peran orang tua dan guru penting dalam perkembangan sosial anak-anak dan perlu direalisasikan dan dipelajari secara mendalam

    Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini pada Suku Dayak Dusun Laek Desa Bengkilu

    Get PDF
    Terbatasnya penelitian tentang pengasuhan anak usia dini pada berbagai macam suku yang ada di Indonesia membuat peneliti tertarik untuk mengangkat permasalahan tentang bagaimana pengasuhan anak usia dini  pada suku Dayak yang ada di Dusun Laek Desa Bengkilu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang bagaimana Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini Pada Suku Dayak Bakati Desa Bengkilu Yang Tinggal di Dusun Laek. Dalam  penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari ketua adat, purun (orang yang membantu dalam persalinan suku dayak) dan orang tua. Teknik pengumpulan data yang digunakan seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang  digunakan adalah model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menggabungkan antara gaya pengasuhan  authoritative (otoritatif) dan authoritarian yang diterapkan oleh para orang tua dalam mengasuh anak-anak mereka, sedangkan dalam sikap pengasuhan yang dilakukan orang tua dengan cara menanamkan nilai-nilai kesabaran, kejujuran, patuh, tegas, dan bebas serta menjunjung tinggi hukum adat dalam berperilak
    corecore