80 research outputs found

    METODE PENGOLAHAN HIDANGAN PANCAKE DI DEMANDAILING CAFÉ SURABAYA

    No full text
    The purpose of this writing is to find out how the processing of pancake desserts at Demandailing cafe Surabaya. The author observes the processing of pancakes at the Demandailing Cafe. The author can conclude that the processing of pancake desserts at Demandailing Café Surabaya is as follows: Processing of pancakes is done according to existing standard recipes. Thus, pancakes have the same shape and taste

    Branding Politik Caleg Perempuan dari Partai Islam: Studi Kasus Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief di Kota Bekasi

    No full text
    Elections of 2019 are simultaneous elections. Elections 2019 require candidates to do a number of things to win the elections. Political branding is the common way of legislature candidates. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief are candidates for legislative members in Bekasi City from the Prosperous Justice Party (PKS). Interestingly, Lilis Nurlia used a success team while Eka Widyani Latief did not use a successful team in facing the 2019 election. Lilis Nurlia does her political branding through face-to-face media and social media and carries the name of the party on every occasion. This study aims to look at the political branding of Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief in facing the 2019 election in Bekasi City because there are still few studies that discuss political branding, especially in female legislative candidates. This research uses Kapferer political branding theory to analyze the experience of political branding implemented Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief. This research uses qualitative research with a case study approach. The author obtained primary data from the results of semi structure in-depth interviews and secondary data from article documents, journals, document archives, and so on. The results of the study obtained that Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief were legislative candidates with sequence number 1. Lilis Nurlia does political branding with various activities mainly through tabloids. Lilis Nurlia also uses a group approach to approach the community, while Eka Widyani Latief also carries out various activities, especially gatherings and social relations approached to approach society. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief also introduced themselves and shared the activity on social media.Penelitian ini membahas tentang branding politik dari calon anggota legislatif perempuan dari Partai Islam dengan menganalisis Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif di Kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menariknya, Lilis Nurlia menggunakan tim sukses sementara Eka Widyani Latief tidak menggunakan tim sukses dalam menghadapi pemilu 2019. Lilis Nurlia melakukan branding politiknya melalui media tatap muka dan media sosial serta membawa nama partai pada setiap kesempatannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat branding politik Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief dalam menghadapi pemilu 2019 di Kota Bekasi dikarenakan masih sedikit penelitian yang membahas mengenai branding politik khususnya calon legislatif perempuan. Penelitian ini menggunakan teori branding politik Kapferer untuk menganalisis pengalaman branding politik yang diimplementasikan Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penulis memperoleh data primer dari hasil wawancara mendalam semistruktur dan data sekunder dari dokumen artikel, jurnal, arsip dokumen, dan sebagainya. Hasil penelitian diperoleh bahwa Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif dengan nomor urut 1. Lilis Nurlia melakukan branding politik dengan berbagai kegiatan terutama melalui tabloid. Lilis Nurlia juga menggunakan pendekatan kelompok untuk mendekati masyarakat, sementara Eka Widyani Latief juga melakukan berbagai kegiatan terutama silaturahmi dan pendekatan hubungan sosial untuk mendekati masyarakat. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief juga memperkenalkan dirinya dan membagikan kegiatan di media sosial

    Andragogia : jurnal ilmiah pendidikan anak usia dini dan masyarakat vol. 9 no. 1, Juli 2016

    No full text
    JUDUL ARTIKEL : Faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan berpisah pada anak paud di kelompok bermain anak cerdas. Frarida Widyawati Pola bermain Pada anak autis : Ike Febriana Kristiana PSDM Indonesia pada lembaga kursus sebagai upaya meningkatkan tenaga profesional (studi kursus pada lembaga-lembaga kursus di kursu di Kabupaten Cilacap) : Kardianto Indra Purnomo Bola 'ENAK' alternatif media play therapy pada anak: Lilis Mardyawati, Hamaron Zubaidn Dede Yudi. Pengembangan model Pembelelajaran Bagi anak usia dini desa semin melalui revitalisai kesenian tradisional: Wiwin Widyawati Rahay

    PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA

    No full text
    PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA Lilis Universitas Pendidikan Indonesia ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi pembelajaran, termasuk pengembangan bahan ajar digital. Selain itu, tantangan yang dihadapi peserta didik, seperti meningkatnya kenakalan remaja, menuntut adanya nilai-nilai hukum yang diintegrasikan dalam pembelajaran sehingga bahasa mempunyai peran dalam meminimalisasi kenakalan remaja yang marak terjadi. Berdasarkan wawancara ditemukan bahwa masih banyak peserta didik yang melakukan pelanggaran aturan sekolah. Oleh sebab itu, penulis mengembangkan buku pendamping digital yang berwawasan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku digital nonteks pelajaran bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk kelas X SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap: define, design, development, dan diseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi kelayakan produk dari aspek bahan ajar mendapatkan nilai skor dengan rata-rata 4 pada kategori “layak” dari interval 0-5. Aspek materi dengan nilai skor rata-rata 4,6 pada kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Aspek bahasa dengan nilai skor rata-rata 4,4 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Adapun hasil nilai respons peserta didik dengan rata-rata skor 4,0 dengan kategori “layak” dari interval 0-5 dan hasil nilai respons pendidik dengan rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Bahan ajar ini mendapatkan respons positif dari peserta didik dan pendidik. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk SMA layak digunakan sebagai buku pendamping dalam proses pembelajaran. Kata kunci: bahan ajar digital, komunikatif-integratif, wawasan hukum. DEVELOPMENT OF A NON-TEXT BOOK OF DIGITAL LESSONS IN INDONESIAN WITH A LEGAL PERSPECTIVE WITH A COMMUNICATIVE-INTEGRATIVE APPROACH FOR CLASS X SENIOR HIGH SCHOOL Lilis Universitas Pendidikan Indonesia ABSTRACT The existence of companion books is still inadequate and challenges in the world of education, such as the increase in juvenile delinquency, require legal values to be integrated in learning so that language has a role in minimizing juvenile delinquency that is rampant. Based on interviews, it was found that there are still many students who violate school rules. Therefore, the author developed a companion book with a legal perspective. This research aims to produce Indonesian digital teaching material products with legal insight for class X SMA. The research method used in this study is research and development (R&D) with the 4D development model consisting of four stages: define, design, develop, and disseminate. The results showed that the validation of product feasibility from the aspect of teaching materials received an average score of 4 in the “feasible” category from the interval 0-5. The material aspect with an average score of 4.6 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The language aspect with an average score of 4.4 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. Overall, an average of 4.3 was obtained in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The results of the learner response value with an average score of 4.0 with the category “feasible” from the interval 0-5 and the results of the educator response value with an average of 4.3 with the category “very feasible” from the interval 0-5. This teaching material received a positive response from learners and educators. This shows that Indonesian digital teaching materials with a legal perspective for high school are suitable for use as companion books in the learning process. Keyword: digital teaching materials, communicative-integrative, legal insight

    Pengaruh aset pajak tangguhan, konsentrasi kepemilikan, ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap manajemen laba (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) pada tahun 2017-2019)

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh aset pajak tangguhan, konsentrasi kepemilikan, ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap manajemen laba. Populasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017- 2019. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian yaitu 144 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aset pajak tangguhan, konsentrasi kepemilikan, ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh terhadap manajemen laba

    Perbedaan Lingkungan Belajar dan Motivasi Antar Tingkat Mahasiswa Klinik yang Menempuh Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19 di FK Unisma

    No full text
    Pendahuluan: Pembelajaran daring menuntut mahasiswa untuk lebih memiliki motivasi belajar dan hasil pembelajaran daring sangat dipengaruhi oleh motivasi tersebut. Lingkungan belajar yang efektif dan kondusif akan menciptakan kelancaran pada proses pembelajaran sehingga menghasilkan hasil yang optimal pada pembelajaran. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan metode pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 79 mahasiswa klinik FK UNISMA tingkat awal yang termasuk angkatan 2020 dan 113 mahasiswa klinik FK UNISMA tingkat akhir yang termasuk angkatan 2018 dan 2019. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil dan Pembahasan: Hasil uji komparasi Mann-Whitney didapatkan nilai p 0,01 yang menunjukkan bahwa perbedaan persepsi lingkungan mahasiswa klinik tingkat awal dan tingkat akhir bermakna. Hasil uji komparasi Mann-Whitney juga didapatkan nilai p 0,038 yang menunjukkan bahwa perbedaan motivasi belajar mahasiswa klinik tingkat awal dan tingkat akhir bermakna. Kesimpulan: Terdapat perbedaan persepsi lingkungan belajar yang signifikan antara mahasiswa klinik tingkat awal dan tingkat akhir yang menempuh pembelajarn daring selama pandemi COVID-19 di FK UNISMA dan perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara mahasiswa klinik tingkat awal dan tingkat akhir yang menempuh pembelajaran daring selama pandemi COVID-19 di FK UNISMA. Kata Kunci: lingkungan belajar, motivasi belajar, pembelajaran darin

    Marketing communication strategy of national indie movies: a case study of Yogyakarta indie movies

    No full text
    Independent films or more familiarly referred to indie films in general are films produced outside major label or company/production house (PH). Since it is not marketed through a commercial distributor line, indie film practitioners or indie filmmakers must be smart and intuitive in searching for opportunities to promote their work to a wide audience. Although there have been many indie films by Indonesian filmmakers who won numerous awards both nationally, regionally and internationally, but the funding problem often hindered their efforts to market their works, so only a handful of spectators who enjoyed the indie film. This problem was attracted the author to do research on the marketing communication strategy of national indie movies. In this article, the authors use qualitative research methods, precisely descriptive-qualitative research methods. Interview techniques, observation, library study and Focus Group Discussion (FGD) are used to collect all of research data. Data analysis using case study method. The author has conducted interviews and FGDs with two young producers who are also indie practitioners in Indonesia, namely Ifa Isfansyah (Fourcolours Films) and Ismail Basbeth (Hide Project Films). The research results show that indie filmmakers in Indonesia, especially in Yogyakarta, make film festivals (both national and international) as the main marketing medium for their works. In addition to using film festivals as a promotional event, indie filmmakers in Indonesia also use some media/other ways, through social media (Twitter, Facebook, Instagram, Path, and Youtube), websites that market alternative films (Layaria, ID Film Center, Kineria, VidSee, Buttonijo, nonton.com) and through press screening

    Andragogia : jurnal ilmiah pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat, edisi Juni 2018

    No full text
    Pop-Up Kanguru Media Cerdas Untuk Menstimulasi Kecerdasan Bahasa Anak Usia Dini Aniek Sugiyanti, Sri Rahayuningsih Gaya Hidup Keluarga terhadap Pola Makan Anak Usia Dini di Pos PAUD Kecamatan Semarang Utara Anita Chandra Dewi Program Parenting Keterlibatan Orangtua Dengan Media E-Parenting Natalia Dewi Mumpuni, Farida Widyawati, Y. Rudiyono, Heru Djoko Walojo Model Integrasi Keaksaraan Dasar dan Literasi Keuangan Melalui Unit Keuangan Mikro (UKM) Bagi Keluarga Pra Sejahtera (Studi di Kelompok Belajar Keaksaraan PKBM Bina Ilmu Kelurahan Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang) Yuniarti Pembelajaran Kebhinekaan Berbasis Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini Menuju Indonesia Emas Eem Kurniasih, Stefani Nawati Eko Resti Efektifitas Online Learning Pada Kursus Aplikasi Perkantoran Online Heru Priambodo Implementasi Kurikulum PAUD Inklusi di Daerah Rawan Bencana Lilis Madyawati, Hamron Zubad

    PENGARUH LITERASI EKONOMI DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KONSUMSI YANG DIMEDIASI OLEH KONTROL DIRI

    No full text
    AbstractHigh school students are included in the category of teenagers, they are still not able to control themselves optimally because they are in the stage of searching for identity. This can trigger irrational consumption behavior. It’s needed to have economic literacy and a good peer environment as well as positive self-control so that students can behave rationally. In this study using quantitative methods. The purpose of this research was to knowing the effect of economic literacy and peers on consumption behavior through self-control. This study uses a simple random sampling technique in determining the sample. This research was conducted at SMA Negeri 1 Taman. The research sample was 11th grade social studies students, totalling 102 respondents. The results of the study are (1) existence an insignificant and positive impact between economic literacy on self-control. (2) existence a significant and positive impact economic literacy on consumption behavior. (3) existence a significant and negative impact between peers on self-control. (4) existence is a positive and significant impact between peers on consumption behavior. (5) existence a positive and significant impact  self-control on consumption behavior. (6) existence an insignificant and positive effect of self-control as a intervening variable of the effect of economic literacy on consumption behavior. (7) existence an insignificant and negative effect of self-control as a intervening  variable of peer influence on consumption behavior.Keywords: Economic literacy, peers, self control, consumption behavior.AbstractHigh school students are included in the category of teenagers, they are still not able to control themselves optimally because they are in the stage of searching for identity. This can trigger irrational consumption behavior. It’s needed to have economic literacy and a good peer environment as well as positive self-control so that students can behave rationally. In this study using quantitative methods. The purpose of this research was to knowing the effect of economic literacy and peers on consumption behavior through self-control. This study uses a simple random sampling technique in determining the sample. This research was conducted at SMA Negeri 1 Taman. The research sample was 11th grade social studies students, totalling 102 respondents. The results of the study are (1) existence an insignificant and positive impact between economic literacy on self-control. (2) existence a significant and positive impact economic literacy on consumption behavior. (3) existence a significant and negative impact between peers on self-control. (4) existence is a positive and significant impact between peers on consumption behavior. (5) existence a positive and significant impact  self-control on consumption behavior. (6) existence an insignificant and positive effect of self-control as a intervening variable of the effect of economic literacy on consumption behavior. (7) existence an insignificant and negative effect of self-control as a intervening  variable of peer influence on consumption behavior.Keywords: Economic literacy, peers, self control, consumption behavior

    Peran dan Kualitas Perkawinan Orang Tua terhadap Perilaku Anak Usia Dini

    No full text
    Keluarga merupakan ruang lingkup pendidikan yang pertama dan utama pada anak, segala peristiwa yang terjadi dalam keluarga akan berdampak pada perkembangan perilaku anak. Anak yang tumbuh dari lingkungan yang positif cenderung mampu mengoptimalkan aspek perkembanggannya. Menggunakan pencarian literatur dan seleksi studi, artikel ini bertujuan untuk mengeksplor peran orang tua serta pengaruh kualitas perkawinan orang tua terhadap perilaku anak usia dini. Kriteria artikel yang digunakan adalah artikel yang membahas peran orang tua dan atau kualitas perkawinan orang tua dalam membentuk perilaku anak. Artikel diambil dari tahun 2012-2020 dengan bantuan mesin pencarian Cochrane, Science Direct, APA PsycNET, researchgate dan Scopus. Setelah dilakukukan screening, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria. Hasil analisis menunjukkan peran orang tua dalam pengasuhan serta kualitas perkawinan yang ditunjukkan pada anak berpengaruh terhadap perilaku anak usia din
    corecore