13 research outputs found
PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN TN. T DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI WISMA SADEWA RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA DIY
PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN TN. T DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI WISMA SADEWA RSJ GRHASIA
Fajar Nurdiyaningsih1), Budhy Ermawan 2), Sutejo 3)
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Jl. Titibumi No. 3 Banyuraden, Gamping, Sleman D.I Yogyakarta
Email:[email protected]
ABSTRAK
Latar Belakang: Risiko perilaku kekerasan merupakan diagnosa keperawatan yang sering muncul pada pasien skizofrenia. Risiko perilaku kekerasaan ini bisa terjadi selama pasien dirawat di rumah sakit maupun saat berada dirumah. Risiko perilaku kekerasan merupakan respon maladaptif dari marah. Risiko perilaku kekerasaan bila tidak dilakukan penatalaksanan yang baik akan menjadi perilaku kekerasan yang membahayakan pasien, orang lain dan lingkungan. Tindakan keperawatan yang dapat dilakukan pasien untuk mengontrol marah salah satunya adalah relaksasi. Relaksasi otot progresif bisa menjadi acuan untuk penatalaksanaan relaksasi pada pasien risiko perilaku kekerasan. Relaksasi Otot Progresif ini memberikan banyak manfaat, yaitu menurunkan ketegangan otot, memberikan rasa nyaman, dan mengurangi depresi. Tujuan Penelitian: Menerapkan dan menganalisa tindakan relaksasi otot progresif pada pasien Tn.T dengan risiko perilaku kekerasan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan sesuai SIKI dan Evidence Based Nursing. Metode: Studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dalam penerapan relaksasi otot progresif Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama satu kali pertemuan selama empat hari dengan menerapkan intervensi keperawatan relaksasi otot progresif, pencegahan perilaku kekerasan, dukungan kepatuhan pengobatan dan dukungan koping keluarga, pasien bisa mengendalikan marahnya sesuai luaran dalam SLKI. Kesimpulan: Evaluasi akhir setelah impelementasi yang dilakukan pada Tn.T dengan masalah utama risiko perilaku kekerasan teratasi sebagian, ketidak patuhan dan penurunan dukungan keluarga teratasi penuh. Relaksasi otot progresif dapat menurunkan marah dan ketegangan pada Tn.T
Kata Kunci : Relaksasi Otot Progresif, Risiko Perilaku kekerasan, Skizofrenia
1)Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
2)3)Dosen Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
THE APPLICATION OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION IN PATIENTS MR. T WITH THE RISK OF VIOLENT BEHAVIOR IN SADEWA’S ROOM GRHASIA PSYCHIATRIC HOSPITAL
Fajar Nurdiyaningsih1), Budhy Ermawan 2), Sutejo 3)
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Jl. Titibumi No. 3 Banyuraden, Gamping, Sleman D.I Yogyakarta
Email:[email protected]
ABSTRACT
Background : The risk of violent behavior is a nursing diagnosis that often appears in schizophrenia. The risk of violent behavior can occur while the patient is being treated in the hospital or while at home. Violent behavior is a maladaptive response to anger. The risk of violent behavior if proper management is not carried out will become violent behavior that endangers patients, other people and the environment. Nursing treatment for anger management that can be given to patients is relaxation. Progressive muscle relaxation can be a reference for managing relaxation in patients with the risk of violent behavior. The benefits of progressive muscle relaxation are reducing muscle tension, providing a sense of comfort, and reducing depression. Research Objectives: To analyze the application of progressive muscle relaxation in patients with the risk of violent behavior by using the SIKI and Evidence-Based Nursing as a reference in providing care Methods: Case study with nursing care approach in applying progressive muscle relaxation. Results: After nursing actions were carried out for one meeting over five days by applying nursing interventions: progressive muscle relaxation, treatment program compliance support, and family support, the patient can manage his anger according to the SLKI outputs. Conclusion: The final evaluation obtained after the implementation was carried out on Mr. T with the main problems of risk of violent behavior being partially resolved, non-compliance, and decreased family coping being fully resolved. Progressive muscle relaxation can reduce anger and tension in Mr.T
Keywords: Progressive Muscle Relaxation, Risk Of Violent Behavior, Schizophrenia
1) Yogyakarta Ministry of Health Poltekkes Students
2)3)Lecturer of Poltekkes Ministry of Health Yogyakart
EVALUASI VARIAN DATA MODEL TERAIN DIGITAL DALAM PENENTUAN MODEL GEOID LOKAL Studi kasus: D.I. Yogyakarta: (Evaluation of Digital Terrain Models for Local Geoid Determination a Case Study in D.I. Yogyakarta Province, Indonesia)
Penentuan model geoid lokal teliti membutuhkan data topografi beresolusi tinggi sebagai representasi kondisi topografi. Sejak Juli 2018, Indonesia telah merilis model topografi mosaik (seamless) mencakup seluruh wilayah Indonesia dengan resolusi spasial mencapai 0,27 arcsec, yaitu DEM Nasional (DEMNAS). DEMNAS dibangun dengan mengkombinasikan berbagai sumber data RADAR serta data masspoint hasil stereo-plotting. DEMNAS diklaim dapat menggantikan penggunaan DEM SRTM maupun peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) dalam berbagai keperluan, salah satunya dalam penentuan model geoid lokal. Akan tetapi, pemanfaatan DEMNAS dalam penentuan model geoid lokal belum diuji. Penentuan model geoid lokal pada studi ini menggunakan metode Least Square Collocation (LSC). Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan varian data Digital Terrain Model (DTM) DEMNAS, peta RBI skala 1:25.000, dan SRTM30_plus dalam penentuan model geoid lokal di wilayah D.I. Yogyakarta. Hasil pemodelan geoid lokal menunjukkan bahwa nilai koreksi terrain terkecil dihasilkan dari DTM SRTM30_plus yaitu sebesar 22,196 mGal, sedangkan nilai indirect effect terkecil dihasilkan dari DTM peta RBI skala 1:25.000, yaitu sebesar 0,272 m. Ketelitian tertinggi undulasi geoid lokal D.I. Yogyakarta dihasilkan dari DTM peta RBI skala 1:25.000 dengan nilai simpangan baku sebesar 0,440 m. Penelitian ini menunjukkan bahwa DTM yang paling optimal digunakan untuk pemodelan geoid lokal D.I. Yogyakarta adalah peta RBI skala 1:25.000. Namun, penggunaan DTM peta RBI skala 1:25.000, DEMNAS, dan SRTM30_plus untuk pemodelan geoid lokal menunjukkan hasil ketelitian yang tidak berbeda secara signifika
Ballistics Study of Mortar Weapon Technology
Internal ballistic, external ballistic, and terminal ballistic studies on mortar weapons play an important role in improving the performance and effectiveness of these weapons in modern combat. This study involves an in-depth understanding of the behavior of the projectile from the moment it is fired until it reaches the target. This review utilizes a qualitative method using the Systematic Literature Review (SLR) approach which involves the identification, assessment and interpretation of all findings related to the topic of discussion from various relevant sources. This review aims to explore various aspects of mortar weapon ballistic performance, both internal ballistics, external ballistics and terminal ballistics as well as developments related to the latest mortar technology, such as precision guidance systems, automatic charging capabilities, use in combat vehicles, and others. The results of this study provide an understanding of the three aspects of ballistics to improve understanding of mortar weapon performance, improve accuracy, range and maximize effectiveness in various terrain conditions and combat situations that can provide tactical advantages for the troops who use them so as to make a reference for the development of mortars at this time
TERAPI MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN MENURUNKAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI
Kecemasan pre operasi menjadi salah satu permasalahan yang cukup serius, karena memiliki potensi untuk mempengaruhi semua aspek anestesi seperti kunjungan pre operasi, induksi, perioperative, dan periode pemulihan. Oleh karena itu kecemasan pre operasi harus segera ditangani, salah satunya dengan nonfarmakologi yaitu terapi distraksi dan relaksasi. Distraksi yang dapat digunakan salah satunya adalah terapi murottal surah Ar-Rahman yang dapat membantu kekebalan daya tahan sebagai sumber psikososial Ketika berhadapan dengan kecemasan. Tujuan Penelitian ini Mengetahui pengaruh terapi murottal surah Ar-Rahman terhadap kecemasan pre operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eksperimental dengan desain pre test and post test with control group. Jumlah responden 84 orang yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen menggunakan modifikasi Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) yang telah diuji validitas 0,91. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Sebelum diberikan terapi murottal surah Ar-Rahman sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang dan setelah diberikan terapi murottal surah Ar-Rahman sebagian responden mengalami kecemasan ringan. Hasil uji Mann Whitney nilai p-value 0,000 maka nilai p-value<0,05 yang artinya ada pengaruh terapi murottal surah Ar-Rahman terhadap kecemasan pre operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi
STUDI KOMPARATIF MUNISI KALIBER KECIL ANTARA PENGGALAK BERDAN DAN PENGGALAK BOXER
Teknologi persenjataan mengalami perkembangan yang begitu pesat, salah satunya pada teknologi munisi. Munisi terdapat beberapa jenis, yaitu munisi kaliber kecil, munisi kaliber berat dan munisi kaliber khusus. Pada penulisan kali ini akan dibahas mengenai munisi kaliber kecil yang merupakan munisi dengan kaliber kurang dari 20 mm. Munisi juga digunakan oleh hampir seluruh pasukan yang dipersenjatai dalam kegiatan pertahanan dan keamanan sebagai bekal pokoknya. Adapun pada munisi kaliber kecil terdapat beberapa bagian, yaitu: Proyektil/ pelor, propelan/ bahan pendorong, primer/ penggalak, case/ longsong, penulisan ini membahas lebih dalam mengenai primer/penggalak. Primer adalah komponen penting dalam munisi, karena dapat menyulutkan propelan / bahan pendorong. Berdasarkan sistem penyalaannya penggalak terbagi menjadi 2 yaitu Centerfire dan Rimfire. Pada penulisan ini hanya membahas bagian penggalak atau primer centerfire antara penggalak berdan dan penggalak boxer. Secara tampak luar memang tidak begitu terlihat perbedaan antara penggalak berdan dan penggalak boxer kecuali orang- orang yang memproduksi atau melakukan pengisian ulang munisi. Tujuan penulisan ini untuk menentukan perbedaan fisik serta kelebihan dan kekurangan antara kedua penggalak tersebut. Metode yang digunakan adalah studi komparatif dari beberapa sumber referensi terpilih. Hasil dari penulisan ini diharapkan akan memberikan gambaran mengenai kelebihan dan kekurangan munisi kaliber kecil yang menggunakan penggalak berdan dan munisi kaliber kecil yang menggunakan penggalak boxer
Molecular detection of Staphylococcus aureus resistant to temperature in milk and its products
Membaca dan Menggagas NU Ke Depan Senarai Pemikiran Orang Muda NU
Buku “Membaca dan Menggagas NU ke Depan: Senarai Pemikiran Orang Muda NU” merupakan awal sumbangsih pemikiran PC ISNU Ponorogo terhadap NU dan masyarakat NU Ponorogo. Buku yang merupakan hasil kerjasama dengan Litbang PCNU Ponorogo merupakan kumpulan tulisan dari para sarjana NU buah dari refleksi teoritis dan praktis terhadap dinamika NU Ponorogo. Refleksi kritis dari para Sarjana NU Ponorogo ini terklasifikasikan menjadi beberapa sub tema: 1) Aswaja, Filosofi dan Implementasinya, 2) Pesantren dan Pendidikan, 3) Pengembangan SDM dan Ekonomi Umat, 4) Politik, Sosial, dan Kekuasaan, 5) NU dan Pengembangan Nalar Fiqh, 6) NU, Budaya, dan Media Massa
Implementasi Undang - Undang No. 24 Tahun 2013 Tentang Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Timur
70 HalamanPreliminary research by the author concerning the implementation of Law
No. 24 of 2013 concerning Population Administration in the East Aceh Regency
Population and Civil Registration Service, among others, the low level of
understanding and awareness of the community, the limited professionalism of the
apparatus, the lack of role of the Provincial Government in population
administration structuring programs , lack of coordination between related
parties, incomplete population administration information system program, yet
the implementation of the online SIAK network between sub-districts and districts.
The formulation of the problem in this study is how the implementation of Law
Number 24 of 2013 concerning Population Administration in the East Aceh
Regency Population and Civil Registration Service and the factors that influence
its implementation. The purpose of this study is to analyze the implementation of
Law Number 24 of 2013 concerning Population Administration in the East Aceh
Regency Population and Civil Registration Service and analyze the factors that
influence it. This study used descriptive qualitative method.
In general, the implementation of Law No. 24 of 2013 concerning Population
Administration in the East Aceh District Population and Civil Registration Service
has not been implemented properly. Some things that can be suggested include
communicating directly and continuously to the community, adding apparatus,
completing facilities and making SOPs related to the implementation of the law. Penelitian awal yang penulis lakukan mengenai implementasi Undang-
Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Administrasi Kependudukan di Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Timur, antara lain masih
rendahnya tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat, terbatasnya
profesionalisme aparatur, kurangnya peran Pemerintah Propinsi dalam program
penataan administrasi kependudukan, kurangnya koordinasi antara pihak terkait,
belum sempurnanya program system informasi administrasi kependudukan, belum
terlaksananya jaringan SIAK online antara kecamatan dengan kabupaten.
Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana implementasi Undang-
Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Administrasi Kependudukan di Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Timur dan faktor yang
mempengaruhi implementasinya. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis
implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Administrasi
Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh
Timur dan menganalisis faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Secara umum implementasi kebijakan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013
Tentang Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil Kabupaten Aceh Timur belum dilaksanakan dengan baik. Beberapa hal yang
dapat disarankan antara lain melakukan komunikasi secara langsung dan kontinu
kepada masyarakat, menambah aparatur, melengkapi fasilitas dan membuat SOP
terkait pelaksanaan undang-undang tersebut
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIK DI MTsS BANII SAALIM BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Di dunia pendidikan tujuan manajemen sumber daya manusia
lebih mengarah pada peningkatan pendidikan yang bermutu,
membentuk sumber daya manusia yang handal, produktif, kreatif dan
berprestasi. Sehingga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya secara
profesional tenaga pendidik harus memiliki kompetensi yang
disyaratkan baik oleh peraturan pemerintah maupun kebutuhan
masyarakat. Adapun yang menjadi pokok permasalahan dalam
penelitian ini adalah 1) Bagaimana perencanaan SDM Pendidik di
MTsS Banii Saalim Bandar Lampung, 2) Bagaimana analisis SDM
Pendidik di MTsS Banii Saalim Bandar Lampung, 3) Bagaimana
desain SDM Pendidik di MTsS Banii Saalim Bandar Lampung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
pengamatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MTsS Banii
Saalim Bandar Lampung yang beralamatkan di Jl. Ir. Sutami Way
Laga Sukabumi Bandar Lampung. Sumber data penelitian ini
diperoleh langsung dari Kepala Madrasah, Ketua TU dan Guru di
MTsS Banii Saalim Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data pada
penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik
analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data
dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data pada penelitian ini
adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian ini 1) Berdasarkan hasil penelitian yang telah
penulis laksanakan penulis menemukan bahwa: perencanaan sumber
daya manusia pendidik di MTsS Banii Saalim Bandar Lampung cukup
terencana dengan baik, perencanaan SDM pendidik dilakukan dari
pengelolaan persediaan guru, perencanaan dilakukan pada awal
perekrutan guru, proses perencanaan SDM pendidik dilakukan untuk
memenuhi kebutuhkan SDM pendidik dimadrasah, perencanaan SDM
pendidik dilakukan untuk mengetahui kemampuan dan kompetensi
yang dimiliki guru sesuai dengan kualifikasi sarjana yang telah
ditempuh, sehingga perencanaan tersebut sesuai dengan kebutuhan
jangka panjang dan diadakannya monitoring dan evaluasi. 2) Dalam
melakukan analisis sumber daya manusia pendidik di MtsS Banii
Saalim Bandar Lampung, analisis SDM pendidik sudah dilakukan
pada awal semester dengan melakukan penilaian kerja guru (PKG).
iv
Analisis SDM pendidik dilakukan untuk memperbaiki kinerja guru
selama satu tahun mengajar dan mengetahui hasil dan kualitas yang
dimiliki guru. Dalam analisis SDM pendidik sistem yang dilakukan
oleh kepala madrasah yaitu menganalisis kualitas guru, produktivitas
guru, pengetahuan guru, bisa diandalkan, kehadiran guru, dan
kemandirian guru. 3) Desain sumber daya manusia pendidik di MTsS
Banii Saalim Bandar Lampung, Sistem mendesain sumber daya
manusia pendidik dilaksanakan dari pentingnya tugas yang diberikan
dari kepala yayasan, pengembangan kemampuan dan keterampilan
pendidik sudah dilaksanakan dengan berbagai pelatihan, pembinaan,
bimtek, sosialisasi, mengikuti kegiatan MGMP dan KKM, keragaman
tugas yang diberikan untuk pendidik terdapat adanya rangkap tugas.
Kata Kunci : Manajemen, Sumber Daya Manusia Pendidik.
v
ABSTRACT
In the world of education, the goal of human resource
management is more towards improving quality education, forming
human resources who are reliable, productive, creative and
accomplished. So that in carrying out their duties and functions
professionally, teaching staff must have the competencies required by
both government regulations and community needs. The main issues
in this research are 1) How to plan human resources for educators at
MTsS Banii Saalim Bandar Lampung, 2) How to analyze of HR
educators at MTsS Banii Saalim Bandar Lampung, 3) How to design
of HR educators at MTsS Banii Saalim Bandar Lampung.
This research uses a qualitative approach with descriptive
observation type. This research was carried out at MTsS Banii Saalim
Bandar Lampung which is addressed at Jl. Ir. Sutami Way Laga
Sukabumi Bandar Lampung. The data sources for this research were
obtained directly from the Head of Madrasah, Teachers and Head of
TU at MTsS Banii Saalim Bandar Lampung. The data collection
techniques used were interviews, observation and documentation. The
data analysis techniques used are data reduction, data presentation
and drawing conclusions. The data validity test used is source
triangulation and technical triangulation.
The results of this research 1) Based on the results of the
research that the author has carried out, the author found that: the
planning of human resource educators at MTsS Banii Saalim Bandar
Lampung is quite well planned, the planning of educational human
resources is carried out from the management of teacher supplies,
planning is carried out at the beginning of teacher recruitment, the
planning process Educator human resources are carried out to meet
the needs of educational human resources in madrasas, planning of
educational human resources is carried out to determine the abilities
and competencies possessed by teachers in accordance with the
undergraduate qualifications they have taken, so that the planning is
in accordance with long-term needs and monitoring and evaluation
are carried out. 2) In conducting an analysis of human resources for
educators at MtsS Banii Saalim Bandar Lampung, an analysis of
human resources for educators was carried out at the beginning of the
vi
semester by conducting a teacher work assessment (PKG). Educator
HR analysis is carried out to improve teacher performance during one
year of teaching and determine the results and qualities of teachers.
In the analysis of the system's educational human resources carried
out by the head of the madrasah, namely analyzing teacher quality,
teacher productivity, teacher knowledge, reliability, teacher presence
and teacher independence. 3) Design of human resources for
educators at MTsS Banii Saalim Bandar Lampung. The system for
designing human resources for educators is carried out based on the
importance of the tasks given by the head of the foundation, The
development of educators' abilities and skills has been carried out
through various training, coaching, technical guidance, socialization,
participating in MGMP and KKM activities, the diversity of tasks
given to educators, there are multiple tasks.
Keywords: Management, Educator Human Resource
