744 research outputs found
Sistem Informasi Logistik PT Fajar Multiguna
PT Fajar Multiguna is a start-up company engaged in the Procurement of Government Goods/Services and Logistics for the delivery of procurement packages. Quite a lot of other companies that use this delivery service. The system that runs is still manual, there is no website to track the whereabouts of packages that are in transit. An information system is needed to make it easier for customers to track shipments. For this reason, a web-based Logistics Information system was designed with the Laravel PHP framework programming language. This information system will make it easier for PT Fajar Multiguna’s customers to track the delivery of their packages, on the other hand PT Fajar Multiguna will also find it easier to handle the delivery data
Sistem Informasi Logistik PT Fajar Multiguna
PT Fajar Multiguna is a start-up company engaged in the Procurement of Government Goods/Services and Logistics for the delivery of procurement packages. Quite a lot of other companies that use this delivery service. The system that runs is still manual, there is no website to track the whereabouts of packages that are in transit. An information system is needed to make it easier for customers to track shipments. For this reason, a web-based Logistics Information system was designed with the Laravel PHP framework programming language. This information system will make it easier for PT Fajar Multiguna’s customers to track the delivery of their packages, on the other hand PT Fajar Multiguna will also find it easier to handle the delivery data
Web Based Information System for Motoric and Mental Development in Early Childhood
The period of the first five years of children (early childhood/toddler), a period which is very sensitive to the environment , and known as the "golden age" , "windows of opportunity” and "critical period". Fostering child development in a comprehensive and quality are carried out through the stimulation, early detection and intervention developmental aberrations toddlers. Currently, medical information systems are so various, but there is rare to assist the medical personnel especially in helping early childhood development.
Motoric and mental development in early childhood is one of the most important things to educate the toddler. This early childhood development decision support system research aims to facilitate medical personnel (health centers) in determining and monitoring of early childhood development. System design method used is waterfall method that uses a systematic and sequential approach starting from the level of defining the system requirements to maintenance. While the methods used in decision an early childhood development status is a method of AHP (Analytical Hierarchy Process) that a comprehensive model of decision-making with multiple criteria, the AHP model is a comprehensive model of decision making. Priorities are taken to decide the status of the development of correct answers is half the value of the number of questions. So that the developmental status is determined based on the statement /question criteria.
Based on the results of the test system, medical personnel (health centers) can easily determine and monitor from the system in determining the status of early childhood development.
Keywords : motoric and mental development in early childhood; decision support system
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN LIANG TEH CAP PISTOL PADA PD. ANUGERAH FAJAR PONTIANAK
Perubahan iklim dan suhu cuaca yang semakin panas terutama pada daerah yang dilalui garis khatulistiwa serta pemanasan global yang semakin meningkat saat ini, membuat para produsen minuman semakin giat meningkatkan produksi disektor minuman penyegar panas dalam. Skripsi ini berjudul Analisis Strategi Pemasaran Liang Teh Cap Pistol Pada PD.Anugerah Fajar adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah strategi pemasaran yang dilakukan PD.Anugerah Fajar dalam memasarkan liang teh cap pistol sebagai salah satu keunggulan bersaing dari produk yang di ageni . Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode diskriptif dengan studi kasus pada perusahaan PD.Anugerah Fajar, dimana data diambil dari PD.Anugerah Fajar serta wawancara langsung dengan manager perusahaan. Sebagai data untuk memperkuat penelitian yang dilakukan, peneliti menyebarkan kuisioner kepada konsumen yang sedang berbelanja di supermarket dan dari hasil tersebut terlihat pula bahwa PD.Anugerah Fajar dalam pelaksanaan strategi pemasaran yang dilaksanakan dalam memasarkan produk liang teh ini cukup bagus dan berhasil, dimana produk ini cukup dikenal masyarakat dan promosi-promosi yang telah dilakukan tepat pada sasaran konsumen sehingga hasil yang dicapai cukup memuaskan pihak manajemen perusahaan dan pihak produsen. Selain dari sisi promosi, dari sisi harga sangat terjangkau untuk semua lapisan masyarakat dan distribusi yang dijalankan juga sudah cukup merata. Dari sisi harga yang cukup terjangkau dan distribusi yang cukup merata, ditambah promosi yang cukup bagus membuat PD.Anugerah Fajar dapat mencapai target yang diinginkan dan diharapkan dapat lebih meningkat dimasa yang akan datang. Kata Kunci : Strategi pemasaran, Keunggulan bersain
Membangun Aplikasi E-Commerce Penjualan Handphone Dan Aksesorisnya Di Toko Bagus Comunika
Bagus Comunika merupakan perusahaan dagang yang menyediakan
barang berupa handphone bekas, handphone baru, dan aksesoris pendukung
handphone. Bagus comunika yang telah memiliki banyak pelanggan didalam
kota Bandung masih melakukan kegiatan penjualan secara manual dengan cara
datang ke tempat atau toko tersebut. Untuk menyelesaikan masalah diatas,
meningkatkan penjualan dan area pemasaran yang lebih luas maka Bagus
Comunika ingin menggunakan teknologi dalam strategi pemasaran dan
penjualannya dengan mengimplementasikan E-Commerce.
Untuk membangun sebuah aplikasi E-commerce ini terdiri dari beberapa
Metode seperti metode pengumpulan data dengan cara studi literatur, observasi,
dan interview. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis
deskriptif yaitu metode penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan data
yang dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai suatu objek
penelitian dan kemudian diadakan analisis terhadap objek penelitian tersebut.
Metode Analis yg digunakan adalah FlowMap, diagram konteks, dan Data Flow
Diagram (DFD), serta dalam perancangan basis data menggunakan kamus data,
dan Entity Relationship Diagram (ERD).
Berdasarkan kesimpulan dari pengujian yang dilakukan dalam penelitian,
pembangunan website E-commerce ini diharapkan dapat membantu Bagus
Comunika dalam kegiatan penjualan dan pembuatan laporan, serta dapat
menambah pelanggan diluar kota Bandung
TEKNIK SINEMATOGRAFI DALAM MENGGAMBARKAN KEARIFAN LOKAL PADA PROGRAM ACARA INDONESIA BAGUS EDISI YOGYAKARTA NET TV
Kearifan lokal merupakan hal yang dimiliki di setiap daerah. Oleh karenanya,
program acara yang memuat konten kearifan lokal tentu bermanfaat dalam
mencerdaskan kehidupan bangsa. Pada kali ini program acara Indonesia Bagus edisi
Yogyakarta yang mengulas tentang ragam kearifan lokal yang ada di Yogyakarta
dikemas dengan bentuk film dokumenter. Penelitian ini berjudul “Teknik
Sinematografi dalam Menggambarkan Kearifan Lokal pada Program Acara
Indonesia Bagus edisi Yogyakarta NET TV”. Peneliti ingin memahami tentang
bagaimana teknik sinematografi yang digunakan untuk menggambarkan kearifan
lokal pada program acara Indonesia Bagus Edisi Yogyakarta.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan
menggunakan analisis data bahan visual untuk menganalisis proses dan motif objek
penelitian. Analisis terhadap karya audio visual ini berdasarkan pada unsur-unsur
teknik sinematografi, diantaranya: camera angle, type of shot, camera movement,
composition, dan continuity. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi,
yaitu berupa program acara Indonesia Bagus edisi Yogyakarta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknik sinematografi yang digunakan pada
program acara Indonesia Bagus edisi Yogyakarta NET TV ini diantaranya
menggunakan tipe angle yang meliputi objektif angle, subjektif angle, dan point of
view. Kemudian level angle sebagai sudut pengambilan gambar yang meliputi high
angle, low angle, dan eye level. Selanjutnya, komposisi gambar sebagai
penempatan subjek atau objek gambar pada frame yang meliputi diagonal depth,
rule of third, dan gold mean area. Pada penelitian ini ukuran gambar yang
digunakan meliputi close up, big close up, medium shot, full shot, long shot, dan
extreme long shot. Selain itu pergerakan kamera yang digunakan untuk membangun
atmosfer kearifan lokal yang sinematik diantaranya menggunakan tracking, still
camera, pedestal, dolly, dan panning. Kontiniti pada penelitian ini juga
berlangsung berkesinambungan dan jumping cut. Hal ini untuk membangun alur
cerita agar pesan-pesan kearifan lokal dapat dipahami penonton
Pembelajaran Salat Bagi Tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura
Salat adalah pilar agama yang utama. Syafi’iah membagi syarat salat ke dalam dua golongan yakni syarat wajib dan syarat sah. Salah satu syarat wajibnya ialah mempunyai indra yang sehat walaupun hanya pendengaran atau penglihatan.Tunanetra adalah orang yang memiliki keterbatasan penglihatan, sementara penglihatan yang baik sangat berperan dalam mempelajari segala hal termasuk salat,maka sudah seharusnya dilaksanakan pembelajaran salat bagi tunanetra.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran salat bagi tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura? dan (2) Hal-hal apa saja yang dapat mendukung dan menghambat pelaksanaan pembelajaran salat bagi tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran salat yang dilakukan di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura yang terfokus pada metode dan media pembelajaran yang digunakan dan untuk dapat mengetahui hal-hal apa saja yang dapat mendukung dan menghambat pelaksanaan pembelajaran salat bagi tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan teknik pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah instruktur keagamaan dan klien di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura. Adapun objek dalam penelitian ini adalah pelaksanaan Pembelajaran salat bagi tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran salat bagi tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura sudah terlaksana. Instruktur keagamaan tidak membuat perencanaan pembelajaran tertulis dikarenakan beliau adalah seorang tunanetra total. Materi pembelajaran yang disampaikan adalah materi yang beliau sudah hafal. Metode yang gunakan antara lain ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dikte lambat dan hafalan. Media yang dapat digunakan untuk pembelajaran salat antara lain miniatur gerakan salat dan tape recorder namun karena keterbatasan sarana maka kedua media tersebut tidak dapat disediakan. Dalam melaksanakan evaluasi gerakan salat beliau meminta bantuan kepada orang lain yang dapat melihat sedangkan untuk mengevaluasi bacaan salat dapat beliau lakukan sendiri. Hal-hal yang dapat mendukung pembelajaran salat bagi tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura antara lain: Instruktur keagamaan memiliki teacher formative experience, teacher training experience dan teacher properties yang baik; Latar
v
belakang keagamaan, ekonomi dan perhatian keluarga klien bagus; IQ klien bagus; usia klien masih muda; klien rajin menghafal, serius belajar dan memiliki motivasi yang tinggi; kondisi iklim sosial dan psikologis yang baik; pembelajaran salat dilakukan secara satu persatu bergantian sehingga instruktur dapat terfokus pada satu klien. Hal-hal yang dapat menghambat pembelajaran salat bagi tunanetra di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura antara lain: Ketidakmampuan melihat yang dialami oleh instruktur keagamaan dan klien dan instruktur keagamaan kurang tegas; IQ klien rendah; usia klien sudah cukup tua; latar belakang keagamaan, ekonomi dan perhatian keluarga klien buruk; klien memiliki sifat pemalas dan tidak memiliki motivasi yang tinggi; pembelajaran salat dilakukan secara satu persatu sehingga memerlukan waktu yang lama; sarana dan prasarana yang kurang mendukung
Implementasi marketing mix jasa pendidikan dalam upaya meningkatkan brand SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas Klaten
Lembaga pendidikan merupakan organisasi produksi yang memberikan jasa berupa jasa pendidikan. Jasa pendidikan dibeli oleh masyarakat yang disebut konsumen. Produsen yang tidak mampu memasarkan produknya karena kualitasnya tidak memuaskan pelanggan, maka produk jasa pendidikan yang dijual tidak akan laku di pasaran. SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas Klaten merupakan salah satu lembaga pendidikan yang telah berhasil memasarkan produk jasa pendidikan sehingga disukai oleh pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi marketing mix jasa pendidikan yang dilakukan oleh SMP Muhammadiyah Sinar Fajar yang berada di kecamatan Cawas Kabupaten Klaten.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, karena dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan suatu keadaan, melukiskan atau menggambarkan dan memaparkan situasi sosial dan peristiwa yang terjadi di SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas terkait implementasi bauran pemasaran Jasa Pendidikan. Sumber data penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali murid, komite sekolah, dan siswa, Tehnik analisis data kami lakukan dengan mencatat hasil wawancara di lapangan diberi kode, dikumpulkan, dipilah, dibuat peta konsep lalu ditarik kesimpulan. Dalam pembuatan peta konsep peneliti memanfaatkan sofyware Atlas.ti 9.
Hasil penelitia menunjukkan bahwa SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas Klaten telah menerapkan 7 aspek marketing mix jasa pendidikan dengan baik. SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas mempunyai produk jasa pendidikan yang unggul dengan harga yang bersaing dan terjangkau masyarakat. Sekolah ini mempunyai tempat yang bagus dan cocok sebagai tempat belajar. Sekolah ini melakukan promosi yang unik yaitu sepanjang tahun melalui media sosial dan cetak serta dari mulut ke mulut tapi masa pendaftarannya pendek. Dalam aspek manusia, sekolah ini memiliki guru dan karyawan yang berkarakter baik baik secara sosial maupun spiritual. Dari aspek fisik, sekolah ini mempunyai gedung yang bersih, nyaman, dan aman. Dalam aspek proses, sekolah ini memilki standar yang tinggi dan ketat sehingga menjamin kualitas luarannya
PENGAKUAN PENDAPATAN ATAS LAYANAN REKRUTMEN PADA ITS CAREER CENTER
In this study, the author has a purpose to know the recognition of income in the company and compared with the theory. To obtain the necessary data, the authors
conduct research at ITS Career Center located at the campus of Sepuluh Nopember Institute of Technology (ITS) Surabaya. The type of research used is descriptive. This research explains how earnings recognition is recorded and recognized by ITS Career Center. The data required in this research is through interview, observation and documentation. The place of study is the ITS Career
Center one of the units in ITS that deals directly with the world of work through service cooperation in terms of meeting the needs of employment that initially run the function of a career center to facilitate efforts to increase the employability of ITS graduates. The conclusion that can be drawn from this problem is that the revenue recognition used has been in accordance with the theory. The conclusion that can be drawn from this problem is the method of recognition used is the cash
basis
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Rumpon dan Perbedaan Pendapatan Nelayan Sebelum dan Setelah Penggunaan Rumpon di Kecamatan Puger Kabupaten Jember
Kecamatan Puger merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Jember
yang nelayannya menerapkan teknologi rumpon. Rumpon merupakan alat bantu
pengumpul ikan yang menggunakan berbagai bentuk dan jenis pengikat/atraktor
dari benda padat, berfungsi untuk memikat ikan agar berkumpul, yang
dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi penangkapan
ikan. Keberadaan rumpon awalnya belum diterima oleh nelayan, namun saat ini
nelayan sudah mulai menggunakan rumpon secara berkelanjutan. Berdasarkan hal
tersebut akan diteliti mengenai karakteristik sosial ekonomi nelayan pengguna
rumpon, faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan rumpon pada nelayan dan
perbedaan pendapatan nelayan sebelum dan setelah penggunaan rumpon.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, analitis dan
komparatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Puger Kabupaten Jember.
Metode penentuan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dan
didapat 63 nelayan dengan armada kapal-sekoci bermotor di Kecamatan Puger
sebagai sampel. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,
observasi dan metode dokumenter. Analisis yang digunakan untuk mengetahui
karakterisitik sosial ekonomi nelayan pengguna rumpon adalah analisis deskriptif.
Analisis untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan rumpon
pada nelayan adalah regresi logistik. Analisis untuk mengetahui perbedaan
pendapatan nelayan sebelum dan setelah penggunaan rumpon adalah uji-t
berpasangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik sosial ekonomi
nelayan responden yang menggunakan rumpon dapat dilihat berdasarkan tingkat
pendidikan, latar belakang pekerjaan, pengalaman, waktu penangkapan ikan,
kepemilikan perahu, jumlah anggota keluarga yang bekerja, pengeluaran sehari-
hari, status kependudukan dan kepemilikan rumah. Nelayan responden yang
menggunakan rumpon sebanyak 50% tingkat pendidikannya adalah SMP. Latar
belakang nelayan responden pengguna rumpon sebanyak 87% adalah diwariskan
secara turun-temurun. Sebanyak 53% nelayan responden yang menggunakan
rumpon memiliki pengalaman melaut selama 31 hingga 40 tahun. Sebanyak 65%
nelayan responden yang menggunakan rumpon menangkap ikan pada pagi hari.
Seluruh nelayan responden yang menggunakan rumpon memiliki perahu sendiri
sebagai sarana operasi melaut. Mayoritas jumlah anggota keluarga yang bekerja
pada nelayan responden pengguna rumpon yaitu sebanyak 1 orang dalam sebuah
keluarga. Mayoritas pengeluaran sehari-hari nelayan responden yang
menggunakan rumpon yaitu di atas Rp 100.000,00. Sebanyak 97% nelayan
responden pengguna rumpon merupakan warga asli Kecamatan Puger.
Kepemilikan rumah seluruh nelayan responden yang menggunakan rumpon
adalah milik sendiri. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan rumpon
pada nelayan di Kecamatan Puger Kabupaten Jember adalah modal, bantuan
pemerintah berupa dana atau bahan baku rumpon, keuntungan nelayan dan
kemudahan akses memperoleh bahan rumpon. (3) Terdapat perbedaan pendapatan
yang nyata atau signifikan sebelum dan setelah penggunaan rumpon
- …
