120 research outputs found

    Metodologi Penelitian Dasar Bidang Pendidikan

    Full text link
    Buku dengan Judul “Metodologi Penelitian Dasar Bidang Pendidikan” ini memiliki tebal 147 halaman dengan ISBN 978-979-3401-67-6 yang ditulis oleh Mohammad Faizal Amir, M.Pd. dan Septi Budi Sartika, M.Pd. penerbit UMSIDA PRESS.Buku ini mendapatkan hibah internal Institusi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Pada Tahun 2017. Tujuan dari pembuatan buku ini diperuntukkan bagi mahasiswa khususnya mahasiswa S1 pendidikan untuk mengkaji perspektif metodologi penelitian secara lebih fokus untuk bidang pendidikan, dimana umumnya mahasiswa S1 menggunakan metode kualitatif, kuantitatif, dan PTK untuk menyelesaikan studi melalui pembuatan skripsi. Diharapkan melalui buku ini dapat menekan miskonsepsi (kesalahan konsep) dan misunderstanding (ketidakpaham konsep) mengenai metodologi penelitian ditengah banyaknya pandangan ahli mengenai konsep penelitian, karena di dalam pembahasan metode kualitatif, kuantitatif, dan PTK buku ini selain dikaji pandangan berbagai macam pandangan ahli, penulis membuat resume (simpulan) dan menganalisis kesamaan dan perbedaan pandangan tersebut yang disertai dengan contoh penggunaan metode dalam penulisan ilmiah

    ANALISIS KONTRASTIF ABREVIASI DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA 日本語とインドネシア語の略語の対象分析

    Full text link
    ABSTRACT Bilal, Mochammad. 2017. “Contrastive Analysis of Abbreviation in Japanese Language and Indonesian Language”. Undergraduate Japanese Literature thesis. University of Diponegoro. The first thesis supervisor is Drs. Surono, S.U. The second thesis supervisor is Lina Rosliana, S.S, M.Hum. This thesis discusses “Contrastive Analysis of abbreviation in Japanese Language and Indonesian Language”. The reason behind the choose of title by the author is due to lack of discussion about the comparasion between Japanese and Indonesian language. Furthermore, author had interested to discuss the form of abbreviation in bahasa Indonesia and Japanese language. The data in this research are attained from written sources, such as; internet articles from asahi.com and kompas.com. Whilst the method used in the analysis is “bagi unsur langsung”, later the data are analyzed by contrastive method to compared the data which are divide into two steps, those are description and and comparasion of the results of data analysis. Abbreviation of Japanese and Indonesian booth have 8 similarities, namely on booth have abbreviation who is not be read in its entirety, abbreviation who spell entirety, abbreviation who take 2, 3 or 4 first letters, abbreviation who take first letter from every syllables, abbreviation who had partial deletion, abbreviation who combine with foreign word, abbreviation with combination of syllables, and abbreviation who had changes in written form. The diffrences in meanwhile, abbreviation who are not found in Japanese language has 25 forms and abbreviation who are not found in Indonesian language has 2 forms. . Keywords: contrastive, abbreviation, Indonesian Language, Japanese Language

    Analisis Kesenjangan Harapan dan Persepsi Pengguna Website Universitas Telkom dengan Metode WebQual 4.0 Modifikasi

    Full text link
    Indonesia menjadi salah satu dari sekian banyak negara yang menggunakan website di institusi pendidikan tinggi. Universitas Telkom sebagai salah satu universitas yang telah menggunakan media website, belum pernah melakukan penelitian mendalam untuk mengetahui apakah website utama yang dikelolanya masih memiliki kesenjangan antara harapan dan persepsi dari perspektif penggunanya. Padahal apabila hal tersebut sudah dilakukan, Universitas Telkom dapat menciptakan desain website perguruan tinggi yang menyesuaikan dengan harapan para penggunanya, sebagai salah satu alat penunjang dalam membantu pencapaian visinya. Melalui penelitian ini, akan diukur tingkat harapan dan persepsi pengguna terhadap website Universitas Telkom, tingkat kesenjangan antara harapan dan persepsi pengguna, faktor-faktor yang diprioritaskan untuk diperbaiki, dan usulan untuk memperbaiki kualitas website Universitas Telkom. Untuk mengumpulkan data, peneliti menyebar kuesioner kepada 400 responden penelitian yang berupa pemangku kepentingan dari website Universitas Telkom. Peneliti juga melakukan wawancara kepada pihak Universitas Telkom, narasumber ahli website dan juga desain visual. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif, Gap Analysis, Importance-Performance Analysis, dan matriks perbandingan. Pengolahan data dibantu dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa harapan pengguna terhadap kualitas website Universitas Telkom adalah sebesar 93.49%, dengan persepsi sebesar 72.25%. Masih ada kesenjangan antara harapan dan persepsi pengguna dengan selisih sebesar 21.24%, dengan beberapa faktor yang harus diperbaiki meliputi kecepatan respon halaman website, kelengkapan informasi yang tersedia, tampilan website yang menarik, kemudahan menggunakan website, kemudahan dalam pencarian informasi pada website, reputasi website, ketersediaan informasi yang mudah dimengerti, kesesuaian desain dengan jenis website, dan tampilan konten multimedia. Adapun usulan untuk membenahi website Universitas Telkom adalah dengan membenahi aspek teknis dari website dan desain visual, serta penambahan konten infografis dan chatbot yang interaktif. Pihak pengelola juga harus melakukan user testing untuk mengetahui informasi-informasi apa saja yang dibutuhkan oleh pengguna, bagaimana bentuk informasi yang mudah dipahami, dan bagaimana cara mereka untuk mencari informasi tersebut pada sebuah website perguruan tinggi

    Perancangan Ulang Antar Muka Website sebagai Media Informasi Perguruan Tinggi (Studi Kasus Website Universitas Telkom)

    Full text link
    Dewasa ini, teknologi berkembang dengan sangat pesat, di mana orang-orang tidak terlepas dari internet. Pada internet, dikenal suatu media yang bernama website, dan idealnya Universitas Telkom harus menerapkan penggunaan website ini untuk menunjang berbagai aktivitas yang terjadi di dalamnya, karena sangat mendukung visi dari Universitas Telkom untuk menjadi “world class university”. Namun setelah dilakukan penelitian pendahuluan, telah muncul beberapa permasalahan pada website Universitas Telkom dari segi user interface maupun user experience, khususnya pada versi mobile. Hal-hal tersebut menjadi penting, melihat saat ini internet menjadi salah satu sarana dalam mendapatkan informasi terkait perguruan tinggi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, akan dilakukan kegiatan perancangan ulang berdasarkan data-data dari studi literatur terkait teori-teori yang relevan, observasi objek visual dari beberapa website sejenis, wawancara kepada ahli UI/UX, serta penyebaran kuesioner kepada target audience dari website tersebut. Setelah data-data terkumpul, maka akan dianalisis melalui matriks perbandingan untuk mendapatkan hasil yang dapat menjadi acuan dari kegiatan perancangan ulang dari antar muka website Universitas Telkom. Harapannya, dengan perancangan ulang user interface terhadap website Universitas Telkom akan tercapai user experience yang baik dari website tersebut, dan juga mendatangkan citra yang baik terhadap perguruan tinggi yang dimaksud

    Desain Logo Responsif sebagai Identitas Visual DKV Universitas ‘Aisyiyah Bandung

    Full text link
    The increasing use of the internet in Indonesia, especially during the Covid-19 pandemic, has become an issue that needs to be considered by institutions when designing the Desain Komunikasi Visual study program logo of the Universitas ‘Aisyiyah Bandung. This study aims to design a study program logo that is responsive when applied in various media, which emphasizes geometry shapes as an Islamic visual identity. The design process is done by qualitative methods using a linear design strategy. Data collection was carried out through a literature study, visual observation of three similar logos, and then analyzed using a comparison matrix. The result is a logo that is composed of geometric shapes, has a golden ratio, and has several alternative configurations that reflect its nature as a responsive logo on various digital media. This research can be an example to design other similar logos, especially in the scope of Universitas ‘Aisyiyah which is wrapped with Islamic nuances.Meningkatnya penggunaan internet di Indonesia khususnya di tengah pandemi Covid-19 menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan oleh pihak institusi ketika akan merancang logo program studi Desain Komunikasi Visual Universitas ‘Aisyiyah Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang logo program studi yang bersifat responsif ketika diterapkan di berbagai media, yang menekankan bentuk-bentuk geometri sebagai identitas visual keislaman. Perancangan dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan strategi desain linear. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan observasi visual terhadap tiga buah logo yang sejenis, dan kemudian dianalisis menggunakan matriks perbandingan. Hasil perancangan adalah sebuah logo yang disusun dari bentuk-bentuk geometri dan memiliki golden ratio, serta memiliki beberapa alternatif konfigurasi yang mencerminkan sifatnya sebagai logo yang responsif di berbagai media digital. Penelitian ini dapat menjadi contoh untuk melakukan perancangan logo-logo lainnya yang serupa, khususnya dalam lingkup Universitas ‘Aisyiyah yang dibalut dengan nuansa keislaman

    Identifikasi Indikator Penilaian Kinerja Anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Telkom

    No full text
    DPM Kema Tel-U merupakan sebuah lembaga legislatif mahasiswa di Universitas Telkom yang diresmikan pada tahun 2014. Menyadari pentingnya kehadiran manajemen sumber daya manusia dalam sebuah organisasi, DPM Kema Tel-U memiliki masalah yaitu belum memiliki standar untuk penilaian kinerja anggota. Hal ini menyebabkan aktivitas pengembangan sumber daya manusia tidak dapat berjalan optimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui variabel penilaian kinerja pada DPM Kema Tel-U. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan jenis data yang dibutuhkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui focus group discussion dan wawancara mendalam terhadap DPM Kema Tel-U yang akan melibatkan 28 responden, dan data sekunder dikumpulkan melalui studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi indikator penilaian kinerja untuk memperbaiki kualitas anggota dan lingkungan kerja Dewan Perwakilan Mahasiswa di Universitas Telkom, maupun perguruan tinggi lainnya

    Pembangunan Sistem Informasi Penjualan Baju dan Promosi Berbasis web di Toko Showbiz Shop Cimahi

    No full text
    Toko Showbiz Shop Cimahi Shop merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang penjualan terutama penjualan baju. Untuk meningkatkan penjualan baju, Toko Showbiz Shop Cimahi belum mempunyai media promosi penjualan produk baju. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dibangun sebuah website sebagai sarana informasi untuk konsumen dengan media perantara lainnya yaitu internet. Dalam pengembangan sistem ini penulis menggunakan metode SDLC dimana teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain yaitu wawancara, dan observasi, serta analisis dan perancangan sistemnya menggunakan alat bantu diagram konteks, DFD, kamus data, normalisasi, relasi tabel dan ERD. Dibangunnya website ini bertujuan untuk memudahkan konsumen dalam mengakses mengenai produk-produk baju dan melakukan pemesanan produk baju, sehingga promosi produk baju bisa menyebar luas baik untuk konsumen dalam kota maupun luar kota, dan dapat diterima oleh masyarakat sehingga dapat meningkatkan promosi penjualan baju pada toko Showbiz Shop Cimahi

    IMPLEMENTASI MODEL MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN KOMPUTER DAN JARINGAN DASAR

    Full text link
    Komputer dan jaringan dasar merupakan salah satu mata pelajaran yang didalamnya terdapat beberapa materi yang cukup sulit. Salah satunya merupakan materi pengalamatan IP Address. Hal tersebut berdasarkan wawancara dengan seorang guru mata pelajaran komputer dan jaringan dasar SMK Bina Wisata Lembang dan dibuktikan dengan angket studi lapangan yang diberikan kepada siswa dengan hasil sebanyak 60% dari 30 siswa memilih materi pengalamatan IP Address sebagai materi yang cukup sulit dipahami. Selain itu materi tersebut bersifat abstrak dan tidak tervisualisasikan. Sehingga membutuhkan media untuk mendukung daya ingat. Dengan latar belakang tersebut, peneliti menerapkan suatu model pembelajaran yaitu model pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) berbantuan multimedia untuk meningkatkan kognitif komputer dan jaringan dasar siswa SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel yang digunakan terdiri 40 siswa kelas X RPL 1 sebagai kelas eksperimen dan X RPL 2 sebagai kelas kontrol. Dari penelitian yang sudah dilakukan, peneliti memperoleh hasil gain sebesar 0,5525 untuk kelas eksperimen dan 0,3447 untuk kelas kontrol. Gain kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan gain kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan terdapat peningkatan kognitif lebih tinggi pada kelas eksperimen. Selain itu, dari hasil angket respon siswa terhadap multimedia, diperoleh hasil sebesar 85,57% siswa memberikan respon positif. Dengan demikian, model pembelajaran Meaningful Instructional Design berbantuan multimedia dapat meningkatkan kognitif pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar siswa SMK. Computers and basic networking are one of the subjects in which there are some materials that are quite difficult. One of them is the material addressing IP Address. This is based on an interview with a computer and basic network subject teacher at SMK Bina Wisata Lembang and evidenced by a field study questionnaire given to students with the result that 60% of 30 students chose IP Address addressing material as material that is quite difficult to understand. In addition, the material is abstract and not visualized. So it requires the media to support memory. With this background, the researchers applied a learning model, namely the Meaningful Instructional Design (MID) learning model, with the aid of multimedia gamification, to improve computer understanding and basic networking for SMK students. The research method used is Quasi Experimental with Nonequivalent Control Group Design. The sample used consisted of 40 students from class X RPL 1 as the experimental class and X RPL 2 as the control class. From the research that has been done, the researchers obtained a gain of 0.5525 for the experimental class and 0.3447 for the control class. The experimental class gain is higher than the control class gain, so it can be concluded that there is a higher increase in cognitive in the experimental class. In addition, from the results of the student response questionnaire to multimedia, it was obtained that 85.57% of students gave a positive response. Thus, the Meaningful Instructional Design learning model assisted by multimedia gamification can improve cognitive of computer and basic network subjects for SMK students

    What is Website and How to Build One?

    No full text
    What is Website and How to Build One?</p

    Jack of All Trades : User Experience Engineering

    No full text
    Jack of All Trades : User Experience Engineering</p
    corecore