1,741,524 research outputs found
Development of Indonesia’s National Digital Library Network
This paper describes about the history and development of IndonesiaDLN (the Indonesia Digital Library Network) staerted by 40 people from 23 institutions conducted a meeting in Bandung on October 2000 (Fahmi, et al., 2000). Their main goal was to develop an innovative and collaborative strategy to acquire, maintain, and share local resources. As the ultimate result, they initiated a digital library network, which then is called as the Indonesia Digital Library Network (IndonesiaDLN), and developed an open-source software called Genasha Digital Library (GDL2). It was expected that by sharing the local resources as mentioned above, students from an institution will be able to improve their information literacy by accessing resources from other institutions. IndonesiaDLN can be seen as a network that integrates digital libraries from many institutions in Indonesia by collecting and sharing their local resources in the form of metadata and full texts. Through every digital library server, a user can browse, search, and download any resources shared by the IndonesiaDLN members. The growth of this network is significantly fast. Only in two years since the first time the network was launched in 2001, the number of new digital libraries joined the IndonesiaDLN has reached 45 members
Konsep Tasamuh ustaz Rosihan Fahmi : Analisis wacana konsep Tasamuh ustaz Rosihan Fahmi pada kajian ustaz Jamsession
Dakwah adalah sebuah upaya mengajak, memanggil dan menyeru kepada kebaikan. Dalam dakwah, pesan yang disampaikan oleh seorang da’i akan selalu menjadi inti dari dakwah itu sendiri. Dalam penelitian ini, Komunitas Musisi Mengaji melalui Kajian Ustaz Jamsession menghadirkan sosok ustaz Rosihan Fahmi yang secara latar belakang sering menyerukan nilai-nilai keislaman yang berkaitan dengan akhlak, terkhusus toleransi atau tasamuh. Pesan-pesan tersebut berkaitan dengan kemunculan kasus intoleransi di kalangan generasi muda hari ini yang muncul akibat pengaruh tayangan atau konten provokatif di media sosial. Karenanya, penulis akhirnya memilih untuk menganalisis lebih dalam pesan dakwah ustaz Rosihan Fahmi untuk menggali lebih jauh lagi mengenai wacana konsep tasamuh yang disampaikan dalam pesan dakwahnya.
Penulis membagi fokus penelitian ini ke dalam tiga bagian penting yaitu, dimensi teks dalam pesan dakwah tasamuh yang disampaikan da’I (Ustaz Rosihan Fahmi) pada kajian Ustaz Jamsession (Ngobrol Asik Agama Islam) di kanal youtube Komunitas Musisi Mengaji, kognisi sosial dalam isi pesan dakwah Ustaz Rosihan Fahmi pada kajian Ustaz Jamsession (Ngobrol Asik Agama Islam) di kanal youtube Komunitas Musisi Mengaji dan konteks sosial dari pesan dakwah yang disampaikan Ustaz Rosihan Fahmi pada kajian Ustaz Jamsession (Ngobrol Asik Agama Islam) di kanal youtube Komunitas Musisi Mengaji.
Dalam rangka menggali lebih dalam fenomena yang dijadikan topik dalam penelitian, yakni toleransi atau tasamuh, peneliti menggunakan teori analisis wacana Teun A Van Dijk sebagai pisau yang membedah hasil penelitian secara objektif dan menyeluruh. Hal ini juga diperkuat dengan metode penelitian kualitatif yang memaparkan hasil analisis data secara deskriptif dari beberapa video kajian Ustaz Jamsession di kanal youtube Komunitas Musisi Mengaji (Komuji). Data hasil penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang menghasilkan sajian datanya dalam bentuk kata-kata dan kalimat. Data-data tersebut dianalisis kembali dengan reduksi data, display data dan verifikasi guna meningkatkan ketajaman interpretasi peneliti terhadap fenomena dan permasalahan yang ditelitinya.
Setelah melalui serangkaian proses tersebut, peneliti mendapatkan hasil penelitian yang menjawab permasahan dalam fokus penelitiannya. Pertama terkait dimensi teks dalam pesan dakwah ustaz Rosihan Fahmi yang membahas tentang bijak dalam menghargai keberagaman di media sosial dan tasamuh dalam politik dan agama. Kedua tentang bagaimana kognisi sosial yang mempengaruhi Ustaz Rosihan Fahmi sehingga menyampaikan pesan dakwah tersebut. Ketiga tentang konteks sosial yang berkaitan dengan konsep tasamuh yang coba disampaikan ustaz Rosihan Fahmi dalam pesan dawkahnya.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Ustaz Rosihan Fahmi menyampaikan pesan dakwah berupa konsep tasamuh yang dijadikan sebagai solusi dalam menjawab ragam problematika sosial berkaitan dengan intoleransi. Konsep tasamuh ini diwacanakan sedemikian rupa agar mad’u dapat memahami apa maksud dan inti dari pesan dakwah yang disampaikan melalui gambaran dan penjelasan konkrit dari dimensi teks, kognisi sosial dan konteks sosial pesan dakwahnya
Studi Kritis Terhadap Pemahaman Fahmi Basya Terkait Dengan Ayat-Ayat Negeri Saba
Criticism is something that must be built in the scientific world. Because, in science there is no such thing as a definite truth. Criticism here to bring it in the right direction. Especially about the story of the past contained in the Qur\u27an. A story that is explained in it contains truth, lessons and teachings evidently undeniable for all creatures of Allah, for the happiness of the world and the hereafter. This study uses qualitative research in the form of library research, the author uses the approach of the theory of the Qur\u27an and Interpretation and the theory of Diltheiy thinking and interpretive writing ideas in Indonesia. Meanwhile, the collection of data by means of documentation, namely the book Indonesia Negeri Saba\u27by Fahmi Basya and also taken from various related sources. Furthermore, the analysis is done by reading and examining Fahmi Basya\u27s understanding writing, which is written in his book. In summary, Fahmi Basya confirmed 14 comparative accounts of Indonesia and Yemen based on the Qur\u27an and 53 scientific facts which he discovered that Indonesia was the State of Saba\u27. Fahmi Basya\u27s understanding is very contrary to the commentators at least caused by two problems. Finally, Fahmi Basya wants to prove that the State of Saba \u27in the Qur\u27an in Indonesia. Based on the study of Fahmi Basya\u27s understanding it was found that Fahmi Basya was not an expert in the field of the Qur\u27an and Tafsir. So, when he understands the Qur\u27an and reveals the results of his research in the community it needs to be reviewed. Seeing with the scientific viewpoints of the Qur\u27an, Fahmi Basya\u27s interpretation seems to match his discoveries with the Qur\u27anic Verses. And forcing all that can be matched look for verses of the Qur\u27an
Interview with Fahmi Huwaidi
لقاء مع المفكر الإسلامي و الكاتب الصحفي فهمي هويدي حول تصاعد أعمال العنف في مصر مع كون الأطراف مجهولة وليست واضحة. أجرت هذا اللقاء عاذشة رافع.An interview with Islamic thinker and columnist Fahmi Huwaidi about the continuing escalation of violence in Egypt. Interview conducted by Aisha Rafi
On Campus Video, Featuring Safaa Fahmi
A videorecording of an interview with Egyptian Christian Safaa Fahmi, from Assiut, Egypt., conducted by Dr. Gary McCaleb of Abilene Christian University on February 20, 1990
Analisis Dan Optimasi Kinerja Simpang Bersinyal JL.Gunung Bawakaraeng - JL.Jend.Sudirman Berbasis Mikro-Simulasi
Pertumbuhan kendaraan pada Kota Makassar yang mencapai 30 % kendaraan per tahun ( Badan Pusat Statistik Kota Makassar 2013) tidak sebanding dengan panjang prasarana jalan raya yang hanya 1593,46 kilometer dari tahun 2013 , tentu saja kondisi ini membuat lalu lintas khususnya pada daerah persimpangan bersinyal yang menjadi penghubung antar ruas jalan menjadi krodit arus lalu lintas memasuki jam puncak .Studi ini dilakukan pada Simpang bersinyal Jalan Gunung Bawakaraeng Jalan Jendral Sudirman dan penelitian ini berfokus pada pembentukan parameter model simulasi ,karakteristik kinerja simpang,dan mengoptimasi simpan bersinyal. Metode analisis yang digunakan untuk menghitung kinerja lalu lintas simpang pada studi ini adalah pendekat model mikro-simulasi lalu lintas berbasis Vissim langkah awal dalam menghitung kinerja simpang yaitu dengan melakukan kalibrasi dengan menggunakan Uji GEH terhadap parameter volume kendaraan kemudian menvalidasi panjang antrian kendaraan .Berdasarkan hasil simulasi bahwa parameter kalibrasi tiap periode waktu ada yang sama dan berbeda seperti parameter jarak aman kendaraan,nilai panjang antrian terbesar ada pada pendekat timur ,utara,dan selatan secara berurutan adalah 110.13 m,32.41 m, dan 22.29 m serta hasil simulasi menunjukan untuk mengoptimasi simpang dengan memperpanjang waktu hijau pada pendekat timur
Manajemen strategi dewan kemakmuran masjid dalam meningkatkan kesadaran beragama jamaah: Studi deskriptif di Masjid Jami Miftahussa'adah Desa Tanjungwangi Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang
Masjid memiliki peran penting sebagai tempat ibadah, pusat sosial, dan dakwah. Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) bertanggung jawab mengelola masjid melalui manajemen strategi yang mencakup pengelolaan fisik, program keagamaan, dan pemberdayaan jama’ah. Namun, Masjid Jami Miftahusa’adah di Desa Tanjungwangi menghadapi tantangan seperti rendahnya partisipasi jama’ah dalam kegiatan keagamaan dan kurang efektifnya manajemen pengelolaan. Meskipun memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan masyarakat, masjid ini membutuhkan evaluasi dan pembenahan strategi Dewan Kemakmuran Masjid untuk meningkatkan kesadaran beragama jama’ah. Strategi yang terukur dan inovatif diperlukan agar masjid tidak hanya menjadi tempat sholat, tetapi juga pusat pembinaan umat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis strategi yang diterapkan Dewan Kemakmuran Masjid Jami Miftahussa’adah dalam meningkatkan kesadaran beragama jama’ah. Adapun pengumpulan data yang dilakukan melalui obervasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi yang dilakukan pengurus masjid, berdasarkan teori manajemen strategi (David, 2011).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dewan Kemakmuran Masjid Jami Miftahussa'adah menerapkan strategi sistematis dan holistik untuk meningkatkan kesadaran beragama, dimulai dengan pemetaan kebutuhan jama’ah melalui survei dan diskusi. Formulasi strategi manjemen masjid dengan melakukan rapat seluruh masjid dengan mengacu pada visi dan misi Masjid Mifthaussa’adah, kemudian Dewan Kemakmuran Masjid Jami Miftahussa’adah melakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats). Dari analisis tersebut menghasilkan program-program seperti pengajian rutin, pembinaan remaja, dan kegiatan sosial dirancang terstruktur dan terintegrasi dengan teknologi digital. Implementasinya melibatkan segmentasi pengajian berdasarkan kelompok jama’ah, pembinaan remaja secara menyeluruh, dan kegiatan sosial serta Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Evaluasi menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan partisipasi jama’ah dan membentuk ekosistem keagamaan inklusif. Untuk evaluasi selanjutnya, penguatan teknologi, kerjasama lintas lembaga, dan pelatihan pengurus direkomendasikan untuk keberlanjutan program. Strategi ini efektif mengakomodasi kebutuhan jama’ah sambil mempertahankan nilai keagamaan
On Campus Video, Featuring Safaa Fahmi
A videorecording of an interview with Egyptian Christian Safaa Fahmi, from Assiut, Egypt., conducted by Dr. Gary McCaleb of Abilene Christian University on February 20, 1990
- …
