1,721,769 research outputs found
Implementasi Algoritma Iterative Deepening A Dan Metode Fruning Pada Solusi Permainan Puzzle Flow Free Color
Flow Free Color adalah sebuah permainan bertema puzzle yang cukup populer bisa dimainkan di komputer ataupun mobile. Permainan ini terdiri dari sebuah matriks n x n berisi beberapa lingkaran yang berwarna yang tersebar di beberapa grid. Pada permainan flow free color lintasan dianggap tidak valid jika tidak bertemu dengan pasangannya, dibutuhkan algoritma pencarian jalur solusi untuk menghubungkan titik-titik warna agar dapat terhubung sesuai dengan jenis warnanya. Adapun algoritma yang dapat digunakan seperti algoritma brute force, greedy dan lain-lain. Pada penelitian sebelumnya menggunakan algoritma brute force, namun memiliki kelemahan karena waktu eksekusi yang dibutuhkan lebih lama. Terdapat salah satu algoritma untuk menyelesaikan permasalahan ini yaitu algoritma Iterative Deepening A*. Namun dalam penelitian ini akan digunakan algoritma IDA* dalam pencarian jalur solusi pada permainan flow free color dan Metode pruning akan mengurangi jumlah simpul yang dievaluasi oleh pohon pencarian. Analisis yang dilakukan dengan melihat nilai evaluasi f(n) dan pohon pencarian dengan menggunakan perhitungan heuristik. Algoritma iterative deepening A* dapat melakukan pencarian titik-titik warna sesuai dengan jenis warna dengan penyebaran titik-titik warna secara random, dan tingkat keakurasian yang tepat pada titik-titik warna yang disebarkan secara random sehingga titik-titik warna dapat terhubung sesuai dengan jenis warna
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGATASI DAMPAK PSIKOLOGI RELASI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA DI MASA COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 SIAK HULU
ABSTRAK
Fahrurrozi, (2023) : Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dalam
Mengatasi Dampak Psikologi Relasi Sosial dengan
Teman Sebaya di Masa Covid-19 di SMA Negeri 2
Siak Hulu
Penelitian ini bertujuan untuk membantu peserta didik untuk mengembangkan
pemahaman diri sesuai dengan kecakapan minat, pribadi, hasil belajar, serta
kesempatan yang ada. Selain itu juga membantu individu dalam menyesuaikan
diri terhadap dirinya sendiri maupun dampak psikologis yang di hadapi siswa
dalam Psikologi Relasi Sosial dengan efektivitas layanan konseling kelompok
dalam mengatasi dampak psikologi relasi sosial dengan teman sebaya di masa
Covid-19 di SMA Negeri 2 Siak Hulu Penelitian ini merupakan penelitian yang
menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara,
observasi dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SMA N 2 Siak Hulu tentang
efektivitas layanan konseling kelompok dalam mengatasi dampak psikologi relasi
sosial dengan teman sebaya di masa COVID-19 di SMA Negeri 2 Siak Hulu.
Penelitian ini adalah Psikologi Relasi Sosial siswa dengan teman sebaya. Dalam
memenuhi keabsahan data penelitian ini dilakukan tringulasi dengan sumber
membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang berkaitan Hasil
wawancara dengan guru bimbingan konseling di SMA N 2 Siak Hulu mengatakan
bahwa dampak psikologis siswa dalam Psikologi Relasi Sosial dengan teman
sebaya di masa COVID-19 ini yaitu siswa lebih banyak mengerjakan tugas yang
diberikan oleh guru sehingga membuat tingkat keaktifan siswa menurun, baik itu
interaksi pribadi, interaksi sosial dan interaksi terhadap guru.Pengamatan terhadap
diri siswa juga ikut terganggu karena interaksi antara guru dan siswa lebih minim.
Faktor lain yang timbul dari dampak psikologis siswa ini adalah tidak adanya
interaksi sosial dengan teman sebayanya yang mengakibatkan komunikasi antara
siswa jadi ikut menurun. Siswa lebih banyak menutup dirinya dengan kegiatan
pribadi dan tidak memperdulikan lingkungan sekitarnya. Penanganan masalah
dampak psikologis siswa dalam Psikologi Relasi Sosial dengan teman sebaya di
masa COVID-19, ini oleh orang tua atau wali murid siswa dikarenakan interaksi
siswa lebih banyak dirumah dan diketahui oleh orang tua atau wali murid.
Kata kunci : Efektivitas, Konseling Kelompok, Dampak Psikologi, dan Relasi
Sosia
Pengaruh pendidikan guru penggerak dan kompetensi kepemimpinan terhadap kompetensi manajerial guru penggerak SMP Kabupaten Lombok Barat
Pengaruh pendidikan guru penggerak dan kompetensi kepemimpinan terhadap kompetensi manajerial guru penggerak SMP Kabupaten Lombok Barat H Husni, F Fahrurrozi, Fathul Maujud1Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mataram, IndonesiaEmail: [email protected]*; [email protected]; [email protected] Naskah diterima: 23/09/2023; Revisi: 02/10/2023; Disetujui: 13/10/2023AbstrakPendidikan guru penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Guru penggerak merupakan pemimpin pembelajaran dalam merdeka belajar. Sebagai leader guru penggerak harus memiliki kompetensi kepemimpinan dan manajerial yang handal dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin pembelajaran di kelas, kepala sekolah atau pengawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan guru penggerak dan kompetensi kepemimpinan terhadap kompetensi manajerial guru penggerak SMP di Kabupaten Lombok Barat . Metode yang di gunakan adalah kuantitatif , dengan jumlah populasi sebanyak 30. Waktu penelitian bulan Maret sampai dengan Desember 2022. Variabel bebasnya adalah pendidikan guru penggerak dan kompetensi kepemimpinan, sedangkan variabel terikatnya adalah kompetensi manajerial. Instrumen pengumpulan data adalah angket. Teknik pengujian hipotesis berupa uji regresi linier berganda Hasil analisis data membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan : (1) pendidikan guru penggerak terhadap kompetensi manajerial guru penggerak SMP di Kabupaten Lombok Barat dengan nilai signifikansi sebesar 2,904 lebih besar dari t tabel yaitu 2,052, (2) kompetensi kepemimpinan terhadap kompetensi manajerial guru penggerak SMP di Kabupaten Lombok Barat dengan nilai signifikansi sebesar 2,838 lebih besar dari t tabel yaitu 2,052, dan (3) secara signifikan dan simultan antara pendidikan guru penggerak dan kompetensi kepemimpinan terhadap kompetensi manajerial guru penggerak SMP di Kabupaten Lombok Barat dengan nilai signifikansi sebesar 452,428 lebih besar dari F tabel yaitu 3,350
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
