1,721,318 research outputs found
PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) DUTA PERDANA PEKANBARU
ABSTRAK
PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) DUTA PERDANA PEKANBARU
OLEH :
ERI FAHREZI
11673100388
Fungsi pengawasan pada BPR Duta Perdana yang dilakukan oleh manajemen pusat biaya tidak efektif yaitu terjadinya lost control pada pusat biaya, yang mengharuskan manajemen untuk melaksanakan kontrol anggaran berjalan dalam bentuk laporan realisasi anggaran. Selain itu Bank Perkreditan Rakyat Duta Perdana juga belum menerapkan sistem reward dan punishment yang efektif pada setiap pusat pertanggugjawaban sehingga motivasi rendah yang mengakibatkan karyawan merasa tidak di dukung kinerjanya oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat pengendalian biaya pada bank perkreditan rakyat duta perdana. Subjek dari penelitian ini adalah BPR Duta Perdana, sedangkan objek dari penelitian ini adalah penerapan akuntansi pertanggungjawaban dengan anggaran sebagai alat pengendalian untuk penilaian kinerja. Teknik pengumpulan data adalah obseervasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan mencari data dan menympulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dari akuntansi pertanggungjawaban yang diterapkan pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Duta Perdana Pekanbaru belum sepenuhnya mengaplikasikan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat pengendalian biaya dengan baik, ini dapat dilihat perusahan belum melakukan pemisahan biaya pengendalian biaya yang terkendali dan biaya tak terkendali. Hal ini mengakibatkan adanya penyimpangan pada laporan pertanggungjawaban biaya dan penerapan reward and punishment system belum diterapkan secara tegas.
Kata Kunci : Akuntansi Pertanggungjawaban, Pengendalian Biaya, Anggaran Biaya, Struktur Organisas
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI IMBALAN KERJA DANA PESANGON PADA PT. SEKAR BUMI ALAM LESTARI KABUPATEN KAMPAR
NOVIA ANNISA FAHREZI (2024) ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI IMBALAN KERJA DANA PESANGON PADA PT. SEKAR BUMI ALAM LESTARI KABUPATEN KAMPAR
Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan akuntansi imabalan kerja dana
pesangon yang diterapkan pada PT. Sekar Bumi Alam Lestari Kabupaten Kampar
telah sesuai dengan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 24.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data yang
digunakan dalam penelitian ini berupa data primer, yang diperoleh melalui
wawancara dengan para staf yang terlibat langsung dalam pengelolaan dana
pensiun. Objek penelitian adalah PT. Sekar Bumi Alam Lestari. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terlihat bahwa PT. Sekar Bumi Alam Lestari telah mengikuti
ketentuan umum dan rumus dana pesangon yang telah ditetapkan dalam peraturan
dana pesangon, sehingga sebagian besar kesesuaian akuntansi imbalan kerja dana
pesangon No.24 telah terpenuhi.
Kata Kunci : Dana Pesangon, PT. Sekar Bumi Alam Lestari, PSAK No.2
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PERANCANGAN KARAKTER ANIMASI PENDEK 2D "LOVELY PAWS"
ABSTRAK
Fahrezi, Ivan Achmad. 2019. Perancangan Karakter Animasi Pendek 2D “Lovely Paws”. Tugas Akhir. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Industri Kreatif. Universitas Telkom.
Manusia dan hewan merupakan salah satu makhluk hidup yang tinggal di dunia ini. Manusia bisa memanfaatkan hewan untuk kebutuhan hidupnya seperti mengkonsumsinya, membantu suatu pekerjaan seperti membajak sawah dan yang pasti perlakuannya harus sesuai batasan, dsb. Namun, masih banyak manusia yang salah memperlakukan hewan baik untuk kepentingannya sendiri atau pun hanya sekedar usil. Banyak sekali kejadian penyiksaan hewan salah satunya di Indonesia. Penyiksaan hewan dapat terjadi pada berbagai macam hewan, salah satunya banyak ditemukan pada kucing. Kucing peliharaan maupun kucing liar sering menjadi salah satu korban animal abuse. Film Animasi merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat baik anak kecil, remaja, maupun dewasa untuk tidak melakukan penyiksaan hewan. Desain karakter tokoh dengan sifat agresif karena tingkat stress kehidupan di Jakarta dibuat menarik dan unik bisa membuat film animasi menjadi menarik. Sifat agresif tersebut diteliti dangan metode penelitian kualitatif yang telah dilakukan kepada psikolog. Pemilihan bentuk tubuh, ekspresi, bahasa tubuh, bahkan cara bersikap juga bisa mendukung hal tersebut. Film animasi 2D dapat menjadi salah satu cara untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menghentikan dan mengurangi penyiksaan terhadap hewan.
Kata kunci : Animal Abuse, Kucing Liar, Karakter, Agresif, Jakarta, Animasi 2
KECERNAAN NUTRIEN DOMBA LOKAL YANG DIBERI RANSUM DENGAN BERBAGAI BENTUK FISIK PAKAN BERBAHAN LEGUME INDIGOFERA
KECERNAAN NUTRIEN DOMBA LOKAL YANG DIBERI RANSUM DENGAN BERBAGAI BENTUK FISIK PAKAN BERBAHAN LEGUME INDIGOFERA Refriardy Fachrul Fahrezi (12080112897) Dibawah bimbingan Triani Adelina dan Yendraliza INTISARI Domba merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia. Indigofera merupakan salah satu legum untuk pakan domba yang pertumbuhan nya tidak mengenal musim kemarau atau musim hujan. Indigofera memiliki peranan penting sebagai pemberi protein sebesar 27,9%, kalsium sebesar 0,22%, dan fosfor sebesar 0,18%. Indigofera sebagai sumber hijauan dan konsentrat dapat diberikan pada ternak dalam bentuk fisik pengolahannya seperti mash, wafer, dan pelet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecernaan nutrien domba lokal yang diberi ransum dengan berbagai bentuk fisik pakan berbahan Legume Indigofera. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan (P1) mash, (P2) pelet, (P3) wafer dan 4 kelompok. Parameter yang diamati adalah kecernaan BK, PK, SK, LK, dan BETN. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian pakan ransum komplit berbahan dasar Indigofera dengan bentuk fisik yang berbeda (mash, pelet, wafer) menghasilkan nilai kecernan yang relatif sama (BK : 91,54-91,68%, PK : 91,79-92,85%, SK : 89,21-89,31%, LK : 88,94-89,02%, dan BETN : 91,54-91,68%) pada domba lokal. Kata Kunci: Domba, Indigofera, Mash, Pelet, Wafer, Kecernaan
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
