655 research outputs found
The Strategies in Translating Swearing Words in Mark Manson's the Subtle Art of Not Giving A Fuck Into Indonesian Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat by F. Wicaksono
This paper investigates swearing words in Mark Manson's The Subtle Art of Not Giving a Fuck as translated into “Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat” by F. Wicaksono. This paper aims to identify the translation strategies and subsequently classify them into understandable patterns. Using a qualitative approach, this study finds five strategies used in translating swearing words: paraphrasing, general words, omission, cultural substitution, and neutral words. Moreover, eight types of swearing words are also found: idiomatic set phrase, emphatic intensifier, general expletive, predicative negative adjective, cursing expletive, literal usage, pronomial form, and destinational usage. The translator mostly used paraphrasing strategies
PROSEDUR PELAKSANAAN PELATIHAN KERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT UMUM Dr. MOEWARDI SURAKARTA
ALVIAN WICAKSONO, D 1506004, PROCEDURES TRAINING WORK
HOSPITAL STAFF COMMON Dr. MOEWARDI Surakarta, Final Project
Report, Program Management Administration Program Diploma III Faculty
of Social and Political Sciences, Sebelas Maret University Surakarta, 2009
Observation goal is to know about how the training procedures of the General
Hospital staff Dr. Moewardi Surakarta that every reader End Task to know how
this can be the implementation of training procedures that General Hospital Dr.
Moewardi Surakarta and as input for the General Hospital Dr. Moewardi
Surakarta.
In this observation, the author will follow the method use the way to collect data
in the field of observation related objects, such as primary data and secondary data
in order to obtain information about the problem of the fact that there are
appropriate at the time of the observation made. It also uses the study of literature
as a theoretical basis. The author also conducted interviews with the head
Education and Training General Hospital Dr. Moewardi Surakarta and their staffs
Section Diklit General Hospital Dr. Moewardi.
Results of that show General Hospital Moewardi Surakarta in implementing
training procedures that have been using both the appropriate standard is the
implementation of training in general.
Based on the results of observation can be drawn the conclusion that the
procedures of employee training General Hospital Dr. Moewardi already good
enough and is in accordance with the standards of training in general, although
there are still constraints on financing the implementation of training in which the
lining in an did not participate training
Penerapan Pasal 8 Ayat 1 Huruf (F) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Terkait Iklan Penjualan Kavling Tanah di Kota Malang
Arsella Finishia, Hukum Perdata Bisnis, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Januari 2022, (Penerapan Pasal 8 Ayat 1 Huruf (f) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Terkait Iklan Penjualan Kavling Tanah Di Kota Malang), Dr. Yuliati S.H., LL.M., Setiawan Wicaksono, S.H., M.Kn. Penulisan skripsi mengangkat isu mengenai maraknya kasus iklan perumahan yang merugikan konsumen terutama berkenaan dengan penawaran kavling tanah. Permasalahan yang dibahas penulis berkaitan dengan penerapan Pasal 8 Ayat 1 Huruf F Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen berkaitan dengan iklan penjualan kavling tanah di Kota Malang. Tujuan dari penulisan ini untuk menjabarkan apakah penerapan Pasal 8 Ayat 1 Huruf F Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen telah terpenuhi bersamaan dengan hambatan dan upaya yang dilakukan. Skripsiini menggunakan penelitian secara hukum yuridis empiris. Dikatakan dalam hasil penelitian diperoleh penerapan pasal 8 Huruf (f) yang ditujukan untuk pelaku usaha belum seutuhnya terpenuhi yakni berkaitan dengan tanggung jawab pelaku usaha dalam menyebarkan iklan yang baik dan infromatif terkait iklan kavling. Faktor penghambat dalam penerapan pasal tersebut yakni dibahas dari tiga sisi mulai dari Pemerintah, konsumen khususnya pelaku usaha yakni kurangnya pemberdayaan dan sosialisasi kesadaran hukum pelaku usaha serta minimnya kualitas sumber saya manusia mengenai pengetahuan beriklan. Sehingga upaya yang bisa diterapkan untuk mendorong pelaku usaha dalam menerapkan pasal 8 Ayat 1 Huruf (f) Undang-undang No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen terkait iklan penjualan kavling tanah di Kota Malang secara preventif dengan langkah pelaksanaan pengawasan iklan properti maupun pemberdayaan pelaku usaha sampai dengan langkah represif dengan fasilitasi BPSK Kota Malang.
PENGARUH KINERJA PERUSAHAAN, LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP BIAYA KEAGENAN PADA PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA, MALAYSIA, DAN THAILAND: PERIODE PENELITIAN TAHUN 2009-2013
Ario Wicaksono, 2015; The Effect of Firm Performance, Leverage, Firm Size, and Firm Growth on Agency Cost of Trading Company in Indonesia, Malaysia, and Thailand period 2009 – 2013.
In this study, the author investigating the relationship between company performance, leverage, firm size and firm growth on the agency costs. In the company, there is bias information between the manager of the company (agent) and the depositor of funds to the company (principal), it is called asymmetric information. The existence of biased information is, of course, its impact to the state of the company that is negative, especially for the performance of the company itself. Costs incurred because of irregularities such information is called agency costs. Researchers used the company's performance, leverage, firm size and growth of the company as an independent variable. Good performance is expected to reduce agency costs which may be incurred in a company.
Researchers used a sample of 19 trading companies on the Indonesia Stock Exchange listing, 26 trading companies listing on Bursa Malaysia, and 29 trading companies listed on the Thailand Stock Exchange in 2009 - 2013. The empirical results show varying results depending on the country sample, the performance of the company significant effect on agency costs in trading companies
PENGARUH PENDEKATAN QUANTUM LEARNING DAN EKSPOSITORI TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPRESIASI PUISI DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI (Studi Eksperimen Kelas VIII SMP Negeri 3 Bae Kudus)
ustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
10
ABSTRACT
Andi Wicaksono. S840908006. The Influence of Quantum Learning and
Expository Strategy to Poetry Appreciation Ability Based on Achievement of
Motivation (Experiment Study on Eighth Class Students of SMP Negeri 3 Bae
Kudus). Thesis, Surakarta: Post Graduate Program. Indonesian Education Program of
Sebelas Maret University, December 2010.
The objectives of the research were to observe whether: (1) there was
difference on students poetry appreciation ability taught by Quantum Learning and
expository strategy; (2) there was difference on students poetry appreciation ability
which have high achievement of motivation or low achievement of motivation; and
(3) there was interaction between strategy and achievement of motivation to students
poetry appreciation ability.
The research used experiment method. The research population were eighth
class students of Bae Region Junior National Highschool. The sample was taken by
Cluster Random Sampling technique. Data collecting technique for poetry
appreciation ability variable was taken by test and achievement of motivation variable
was taken by questionnaire. Data analysis technique used was two ways anava
followed by further test of Scheffe, 2x2 factorial design.
The conclusion from the research are : (1) there was difference on students
poetry appreciation ability taught by Quantum Learning or expository strategy, i.e.
students poetry appreciation ability taught by Quantum Learning strategy better than
students poetry appreciation ability taught by expository strategy (F
A>Ft
=
9,635>3,97 on 0,05 significance level); (2) there was difference on students poetry
appreciation ability that have high or low achievement of motivation, i.e. students
poetry appreciation ability that have high achievement of motivation better than low
achievement of motivation (F
B>Ft
= 12,958>3,97 on 0,05 significance level); (3
Modelling heat generation and temperature distribution during dental surgical drilling
Biomedical InstrumentationBiomedical EngineeringMechanical, Maritime and Materials Engineerin
ANALISIS PENGARUH AKSES KREDIT TERHADAP KINERJA INDUSTRI ALAS KAKI DARI KULIT (Studi Kasus : Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan)
ANALISIS PENGARUH AKSES KREDIT TERHADAP KINERJA INDUSTRI ALAS KAKI DARI KULIT (Studi Kasus : Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan) Cahyo Edi Wicaksono NIM. F0113024 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kredit bank dan koperasi serta pengaruh faktor modal, tenaga kerja dan lama usaha terhadap omzet industri alas kaki dari kulit di Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Diduga, kredit bank, kredit koperasi, modal, jumlah tenaga kerja, dan lama usaha memiliki pengaruh positif terhadap omzet industri alas kaki dari kulit di Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan sebanyak 97 industri alas kaki dari kulit dengan metode random sampling di tiga kelurahan/desa di Kecamatan Magetan diantaranya Kelurahan Magetan, Kelurahan Selosari dan Desa Candirejo. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan variabel dummy dan uji statistik dengan dibantu program eviews 9.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen modal, tenaga kerja, dan kredit bank sekaligus koperasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel omzet. Sedangkan variabel kredit koperasi, kredit bank dan lama usaha menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap variabel omzet. Koefisien determinasi R2 sebesar 0,941 menunjukkan bahwa 94,1% variasi dari perubahan yang terjadi terhadap omzet industri alas kaki dari kulit dipengaruhi oleh variabel dalam model, sedangkan 5,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel diluar model. Sedangkan hasil Uji F diperoleh F hitung > F tabel yang menunjukkan bahwa variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen. Dalam menigkatkan omzet, pemilik industri alas kaki dari kulit disarankan untuk meningkatkan jumlah modal dan tenaga kerja serta disarankan untuk menggunakan kredit dari bank atau kredit dari bank sekaligus koperasi. Kata Kunci: Omset, industri alas kaki dari kulit, modal usaha, tenaga kerja, lama usaha, kredit bank, kredit koperasi, random sampling, analisis regresi linier berganda.
PENGARUH MOTIF BERWIRAUSAHA, LINGKUNGAN KELUARGA, DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
PUTRI NUR HIDAYATI WICAKSONO, 1701618096, Pengaruh Motif
Berwirausaha, Lingkungan Keluarga, dan Literasi Keuangan terhadap
Intensi Berwirausaha Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta.
Skripsi. Jakarta. Program Studi Pendidikan Ekonomi. Konsentrasi Pendidikan
Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta. 2023.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat pengangguran dan rendahnya
rasio kewirausahaan di Indonesia yang mendorong pemerintah untuk
meningkatkan jumlah wirausaha muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh motif berwirausaha, lingkungan keluarga, dan literasi keuangan
terhadap intensi berwirausaha. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti
Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Universitas Negeri Jakarta yang
berjumlah 283 orang. Sampel penelitian berjumlah 165 responden. Instrumen
penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji t, uji F
dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial
motif berwirausaha dan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan
terhadap intensi berwirausaha. Untuk itu diperlukan program kewirausahaan yang
dapat memperkuat motif berwirausaha dan menciptakan lingkungan keluarga
yang dapat mendukung kegiatan wirausaha mahasiswa. Sedangkan literasi
keuangan secara parsial tidak berpengaruh terhadap intensi berwirausaha.
Sehingga perlu diperhatikan aspek-aspek lain yang lebih dominan dalam
memotivasi mahasiswa untuk menjadi wirausaha muda.
Kata kunci: motif berwirausaha, lingkungan keluarga, literasi keuangan, intensi
berwirausaha
REPRESENTASI TOXIC MASCULINITY DALAM KELUARGA DISFUNGSIONAL (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Film Monster)
ABSTRAK
(A) Raihan Zahran Wicaksono/915210153
(B) REPRESENTASI TOXIC MASCULINITY DALAM KELUARGA
DISFUNGSIONAL
(Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Film Monster)
(C) xix + 92 hlm, Tahun 2024, tabel 16, gambar 4, Lampiran 4
(D) Periklanan (Advertising)
Abstrak: Dalam kajian komunikasi massa, film sering dipandang sebagai salah
satu bentuk media yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial dan budaya
kepada audiens. Sebagai produk komunikasi visual, film tidak hanya berfungsi
sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium yang dapat merepresentasikan realitas
sosial, termasuk dinamika hubungan keluarga dan konstruksi gender. Penelitian ini
menggunakan teori Komunikasi massa dengan film sebagai produknya, komunikasi
keluarga, dan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
metode analisis wacana berdasarkan teori semiotika Ferdinand de Saussure untuk
menggali makna yang terkandung dalam simbol-simbol visual dan verbal dalam
film. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana film
tersebut menggambarkan konstruksi maskulinitas yang toksik, serta bagaimana
dinamika komunikasi dalam keluarga disfungsional memperkuat perilaku-perilaku
maskulin yang destruktif. Dengan menggunakan teori komunikasi keluarga,
penelitian ini mengeksplorasi peran komunikasi dalam membentuk identitas gender
dan bagaimana pola komunikasi dalam keluarga mempengaruhi pembentukan
perilaku sosial. Hasil penelitian ini merepresentasikan bagaimana budaya toxic
masculinity dalam keluarga disfungsional dapat membentuk pola perilaku yang
mencerminkan gambaran laki-laki sebagai sosok dominan, yang memperkuat
maskulinitas dari perspektif komunikasi massa.
Kata Kunci: Toxic Masculinity, Semiotika, Keluarga Disfungsional,
Ferdinand de Saussure, Komunikasi Massa
(E) DAFTAR PUSTAKA: 7 (buku), 32 (jurnal)
(F) Septia Winduwati S.Sos., M.Si
- …
