1,969 research outputs found

    Lyrics of Farida Afruz

    Get PDF
    This article examines the creative biography of Farida Afruz, also the peculiarities of poems of the poetess. An attempt to explain the genre of “fikhra” and “tasbekh” as genres of artistic lyrics is made

    Kewenangan pengadilan hubungan industrial terhadap putusan pengadilan niaga (studi kasus putusan Nomor 11/G/2008/PHI.SRG) / oleh Farida Dewi

    No full text
    abstrak (A) Nama : Farida Dewi (NIM: 205050056). (B) Judul Skripsi : Kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial terhadap Putusan Pengadilan Niaga (Studi Kasus : Putusan Nomor 11/G/2008/PHI.SRG). (C) Halaman : ix + 98 Halaman + 28 + 2009. (D) Kata Kunci : Kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial. (E) Isi : Pasal 1 Ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Amandemen ke-4 menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Salah satu prinsipnya adalah adanya jaminan penyelenggaraan kekuasaan kehakiman yang merdeka. Setiap peradilan mempunyai kewenangan mengadili yang berbeda,namun kewenangan mengadili suatu peradilan dapat berdampak terhadap putusan pengadilan lainnya. Bagaimana kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial terhadap putusan Pengadilan Niaga? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif yang ditunjang dengan wawancara.Data penelitian memperlihatkan bahwa putusan pailit terhadap PT. Dong Joe Indonesia dapat mengesampingkan putusan Pengadilan Hubungan Industrial yang telah ada.Hal ini berkaitan dengan adanya pembatasan perselisihan yang dapat diajukan dan diputus dalam Pengadilan Hubungan Industrial. Pengadilan Hubungan Industrial tidak berwenang terhadap putusan Pengadilan Niaga karena dalam Pasal 1 Butir (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial menyatakan Pengadilan Hubungan Industrial hanya berwenang untuk memeriksa dan mengadili perselisihan hubungan industrial yang meliputi empat jenis perselisihan, yaitu perselisihan hak,perselisihan kepentingan,perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja,dan perselisihan antar Serikat Pekerja atau Serikat Buruh hanya dalam satu perusahaan.Sebaiknya perlu dibuat penyempurnaan terhadap pasal-pasal yang mengatur tentang kewenangan pengadilan,sejauh mana batasan-batasan antar pengadilan yang dapat mengesampingkan putusan-putusan pada pengadilan lain. (F) Daftar Acuan : 28 (1847-2009). (G) Pembimbing Hj. Mulati, S.H., M.H. (H) Penulis Farida Dew

    [Review of] Farida Karodia. Coming Home and Other Stories

    Get PDF
    In Coming Home and Other Stories, Farida Karodia, South African born author now residing in Canada, has written a classic text which I recommend for use in African, contemporary, world literature, and women\u27s studies courses

    Perlindungan anak terhadap penyelenggaraan program bantuan operasional sekolah di SDN Telaga Asih 01 Cikarang Barat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak dibidang pendidikan menurut UU No. 23 Tahun 2002 / oleh Farida Suyadi

    No full text
    abstrak (A) Nama : Farida Suryadi Nim :205030156 (B) Judul Skripsi : Perlindungan anak terhadap Penyelenggaraan Program Bantuan Operasional Sekolah di SDN Telaga Asih 01 Cikarang Barat Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Anak dibidang Pendidikan Menurut UU No.23 Tahun 2002. (C) Halaman : VI+78+ Lampiran +2008 (D) Kata kunci : Perlindungan ,Pelaksanaan ,Bantuan Operasional Sekolah, Kesejahteraan anak, pendidikan. (E) Isi : Sekolah SDN Telaga Asih 01 merupakan Sekolah yang melaksanakan BOS yang bertujuan untuk meningkatkan wajib belajar sembilan tahun mengingat peran pendidikan merupakan salah satu hak asasi manusia yang sangat mendasar, karena melalui pendidikan anak dibentuk menjadi manusia seutuhnya yang pada dasarnya akan meningkatkan sumber daya manusia. Di SDN ini diberikan bantuan operasional untuk meningkatkan kesejahteraan anak di bidang pendidikan baik anak yang mampu dan anak yang tidak mampu dibebaskan biaya bangunan (BPP) tetapi dalam kenyataannya anak masih dibebankan biaya pendidikan yang cukup mahal didalam hal buku dan seragam sekolah yang harus dibeli oleh orang tua murid . Apakah Penyelenggaraan program BOS di SDN 01 Telaga Asih Cikarang Barat sudah dapat meningkatkan kesejahteraan anak dibidang pendidikan? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normative dan empiris. Data penelitian memperlihatkan ada beberapa anak memang tidak mampu untuk melanjutkan sekolah dikarenakan biaya yang mahal. Pelaksanaan BOS di SDN itu dilihat dari UU No.23 tahun 2002 Pasal 9 (1) yang menyatakan bahwa ? Anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka mengembangkan pribadinya dan tingkat minat dan bakatya?. Tetapi dalam kenyataannya anak belum dapat dikatakan sejahtera dibidang pendidikan, karena anak masih dibebankan biaya pendidikan yang mahal. Sebaiknya pemerintah lebih memperhatikan hak-hak anak dalam bidang pendidikan dengan cara menambah subsidi anggaran pendidikan dan memberikan beasiswa bagi anak yang kurang mampu. (F) Acuan : 19(1974-2007) (G) Pembimbing : Ibu Hj. Mulati, S.H.,M.H. (H) Penulis : Farida Suryad

    Kewenangan Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) terhadap hak mengumumkan berkaitan dengan implementasi hak cipta di bidang karya seni musik (studi kasus atas putusan pengadilan Nomor 33/HakCipta/2006/PN.Niaga.JKT.PST) / oleh Farida Rachmawaty

    No full text
    abstrak (A) Nama : Farida Rachmawaty (NIM: 205036011) (B) Judul Skripsi : Kewenangan Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) terhadap Hak Mengumumkan Berkaitan dengan Implementasi Hak Cipta di Bidang Karya Seni Musik (Studi Kasus Atas Putusan Pengadilan Niaga Nomor: 33/HAKCIPTA/2006/PN.NIAGA.JKT.PST) (C) Halaman : xi + 130 + 32 + 2008 (D) Kata Kunci : Hak Cipta. Hak Mengumumkan, Musik. (E) Isi : Manusia mempunyai tingkat intelektualitas yang tinggi, sehingga dapat menghasilkan suatu karya dalam ruang lingkup ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang diberikan perlindungan hukum yang disebut dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Salah satu bidang HKI adalah Hak Cipta (copyrights) yang merupakan hak ekslusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dasar hukum Hak Cipta adalah Undang-undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta (UUHC). Saat ini telah terjadi pelanggaran Hak Cipta khususnya terhadap Hak Mengumumkan, salah satunya yang dilakukan oleh The Club The Place To Party discotique yang berupa mengaransemen, mempertunjukkan, dan menyiarkan kepada publik yang dilakukan oleh seorang Disc Jockey melalui seperangkat alat tanpa izin dari Pencipta maupun Pemegang Hak Cipta. Izin tersebut berupa Lisensi yang diperoleh dari suatu lembaga pengumpul royalti (collecting society), salah satunya adalah YKCI. Berdasarkan uraian di atas, maka timbul pertanyaan apakah YKCI merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang sebagai pengumpul royalti (collecting society) di Indonesia? Apakah Putusan Pengadilan Niaga No. 33/HAKCIPTA/2006/PN.NIAGA.JKT.PST mengenai pelaksanaan Hak Mengumumkan di bidang karya seni musik telah sesuai dengan UUHC? Penulis meneliti permasalahan tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan empiris. Data penelitian memperlihatkan bahwa YKCI bukan satu-satunya collecting society di Indonesia, hal ini dapat dilihat saat ini Pencipta lebih memilih memberikan kuasa atas pengelolaan Hak Ekonomi kepada Publisher. Putusan Pengadilan Niaga No. 33/HAKCIPTA/2006/PN.NIAGA.JKT.PST belum sesuai dengan UUHC karena hanya mencantumkan sanksi ganti rugi kepada pihak sebesar Rp. 375.000.000, 00, sedangkan sanksi pidana yang tercantum dalam Pasal 72 Ayat (1) UUHC tidak dicantumkan.. Hal ini dapat menjadi acuan bagi Pemerintah untuk segera membentuk collecting society yang mempunyai dasar hukum yang kuat untuk menghindari adanya kerancuan dan penyalahgunaan kewenangan. (F)Acuan : 32 (1981-2008) (G)Pembimbing : Christine S.T. Kansil, S.H., M.H. (H)Penulis : Farida Rachmawat

    PENGARUH MENONTON KONTEN VIDEO FOOD VLOGGER FARIDA NURHAN TERHADAP MINAT PADA MAKANAN TRADISIONAL (STUDI PROMOSI DI MEDIA SOSIAL YOUTUBE)

    No full text
    ABSTRAK A. EUNIKE CLARESTA NATHANIA (915200123) B. PENGARUH MENONTON KONTEN VIDEO FOOD VLOGGER FARIDA NURHAN TERHADAP MINAT PADA MAKANAN TRADISIONAL (STUDI PROMOSI DI MEDIA SOSIAL YOUTUBE) C. 54 hlm, Tahun 2023, 9 tabel, 9 gambar, 4 Lampiran D. PERIKLANAN Abstrak: Penelitian ini dibuat sesuai dengan latar belakang dalam penelitian ini yaitu mengenai perkembangan teknologi yang telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia, terutama setelah munculnya internet. Kemunculan internet memudahkan khalayak untuk mengakses berbagai informasi. Salah satunya platform sosial media youtube yang seringkali digunakan khalayak, karena youtube menawarkan beragam konten video yang dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Konten youtube, khususnya yang berkaitan dengan kuliner, memiliki daya tarik besar di kalangan masyarakat. Sebagai salah satu contohnya dengan adanya Food vlogger Farida Nurhan yang memiliki jutaan pengikut, menjadi peran penting dalam memperkenalkan dan mempromosikan kuliner tradisional Indonesia. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten video food vlogger Farida Nurhan terhadap minat pada makanan tradisional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan juga observasi. Kuesioner disebarkan terhadap 100 responden. Data yang telah terkumpul dalam penelitian ini diolah menggunakan SPSS 29. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa konten video food vlogger Farida Nurhan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat pada makanan tradisional secara parsial. Berdasarkan dari hasil penelitian, saran yang diberikan kepada Farida Nurhan yaitu agar tetap konsisten dalam mengembangkan salah satunya makanan tradisional. Kata Kunci: Konten Video, Youtube, Minat pada Makanan, Food Vlogger E. DAFTAR PUSTAKA: 5 (buku), 23 (jurnal) F. Rezi Erdiansyah Drs., M.S.

    PENGARUH MENONTON KONTEN VIDEO FOOD VLOGGER FARIDA NURHAN TERHADAP MINAT PADA MAKANAN TRADISIONAL (STUDI PROMOSI DI MEDIA SOSIAL YOUTUBE)

    No full text
    ABSTRAK A. EUNIKE CLARESTA NATHANIA (915200123) B. PENGARUH MENONTON KONTEN VIDEO FOOD VLOGGER FARIDA NURHAN TERHADAP MINAT PADA MAKANAN TRADISIONAL (STUDI PROMOSI DI MEDIA SOSIAL YOUTUBE) C. 54 hlm, Tahun 2023, 9 tabel, 9 gambar, 4 Lampiran D. PERIKLANAN Abstrak: Penelitian ini dibuat sesuai dengan latar belakang dalam penelitian ini yaitu mengenai perkembangan teknologi yang telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia, terutama setelah munculnya internet. Kemunculan internet memudahkan khalayak untuk mengakses berbagai informasi. Salah satunya platform sosial media youtube yang seringkali digunakan khalayak, karena youtube menawarkan beragam konten video yang dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Konten youtube, khususnya yang berkaitan dengan kuliner, memiliki daya tarik besar di kalangan masyarakat. Sebagai salah satu contohnya dengan adanya Food vlogger Farida Nurhan yang memiliki jutaan pengikut, menjadi peran penting dalam memperkenalkan dan mempromosikan kuliner tradisional Indonesia. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten video food vlogger Farida Nurhan terhadap minat pada makanan tradisional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan juga observasi. Kuesioner disebarkan terhadap 100 responden. Data yang telah terkumpul dalam penelitian ini diolah menggunakan SPSS 29. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa konten video food vlogger Farida Nurhan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat pada makanan tradisional secara parsial. Berdasarkan dari hasil penelitian, saran yang diberikan kepada Farida Nurhan yaitu agar tetap konsisten dalam mengembangkan salah satunya makanan tradisional. Kata Kunci: Konten Video, Youtube, Minat pada Makanan, Food Vlogger E. DAFTAR PUSTAKA: 5 (buku), 23 (jurnal) F. Rezi Erdiansyah Drs., M.S.

    Fisiologi Pascapanen Untuk Tanaman Hortikultura

    No full text
    Buku kategori Pertanian yang berjudul Fisiologi Pascapanen Untuk Tanaman Hortikultura ini merupakan karya dari Farida Iriani. Proses fisiologi pascapanen umumnya berupa kegiatan perombakan senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana, diakhiri oleh pematangan dan penuaan jaringan yang diistilahkan dengan senesens. Setiap tahapan fisiologi pascapanen yang dilalui oleh organ panen, memberi respon yang berbeda bergantung kepada berapa besar dan aneka nutrisi yang diabsorpsi oleh tanaman induk selama di pertanaman, ada tidaknya serangan hama dan penyakit, serta berbagai pengelolaan pascapanen yang dilakukan oleh pengelola yang terlibat selama masa simpan dan pemasaran

    Hubungan antara Kandungan Pb dalam Kangkung Air (Ipomoea aquatica, F) dengan Kandungan Pb Dalam air dan Sedimen di Area sawah Tambak Lorok Semarang

    Get PDF
    RINGKASAN Farida Dwi Handayani. J2B 097 084. Hubungan Antara Kandungan Pb dalam Kangkung Air (lpomoea aquatica, F) dengan Kandungan Pb dalam Air dan Sedimen di Area Sawah Tambak Lorok Semarang. Di bawah bimbingan Nanik Hem Suprapti dan Erry Wiryani. Tambak Lorok, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara merupakan daerah pemukiman dan industri yang padat dengan total 31 perusahaan. Empat diantaranya adalah PT. Gracia (peti kemas), PERTANINA, PLTGU dan PT. Pulau Laut (Pengapalan). Berbatasan dengan industri-industri tersebut terdapat area sawah seluas 3 hektar yang khusus ditanami kangkung air (Ipomoea aquatica, F). diketahui sebelumnya bahwa kangkung air (Ipomoea aquatica, F) mempunyai toleransi yang tinggi terhadap daerah perairan dan bisa berfungsi sebagai akumulator logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kandungan Pb dalam kangkung air (Ipomoea aquatica, F) dengan kandungan Pb dalam air dan sedimen. Penelitian dilaksanakan pada bulan September — Oktober 2001 di area sawah daerah industri Tambak Lorok, Semarang. Pengambilan sampel kangkung air (Ipomoea aquatica, F), air dan sedimen dilakukan pada 5 titik yang ditetapkan secara acak. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi korelasi berganda antara kandungan Pb dalam kangkung air (Ipomoea aquatica, F) dengan kandungan Pb dalam air dan sedimen. Dilakukan pula analisis regresi secara parsial untuk mengetahui pengaruhnya secara tunggal. Parameter utama yang diamati adalah kandurigan Pb dalam kangkung air (Ipomoea aquatica, F), air sawah dan sedimen. Sedangkan parameter pendukung meliputi faktor fisik kimia lingkungan, yaitu temperatur, DO, pH dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Pb tertinggi terdapat dalam sedimen, tertinggi kedua adalah pada kangkung air (lpomoea aquatica, F) dan kemudian pada air. Kondisi faktor fisik kimia lingkungan berada dalam kisaran normal yaitu untuk temperatur 28 — 30 °C, salinitas 0 — 2 % dan pH 6,86-7,22. Sedangkan DO perairan sangat rendah, yaitu berkisar 2,2-3,8 mg/i. Kandungan Pb dalam kangkung air (Ipomoea aquatica, F) mempunyai hubungan yang sedang (r-4I,500) dengan kandungan Pb dalam air dan sedimen. Sedangkan secara parsial, kandungan Pb dalam kangkung air (Ipomoea aquatica, F) mempunyai hubungan yang 1pibang dengan kandungan Pb dalam air (t=0,415), dan mempunyai hubungan yang Iemah dengan kandungan Pb dalam sedimen (r=0,273). Hal ini menunjukkan bahwa kangkung air (Ipomoea aquatica, F) cenderung menyerap Pb dari air sawah, bukan sedimen

    “A Poetics of Disruption”: Farida Karodia’s A Shattering of Silence and the Exiled Writer’s Dihiliz Position

    No full text
    Bearing in mind Edwidge Danticat’s ideas about writing being a dangerous affair, this paper reflects on authorial matters regarding Farida Karodia’s A Shattering of Silence (1993). Like other novels set in times of conflict, A Shattering of Silence can be seen to deploy what the researcher chooses to call a “poetics of disruption”. This is a poetics heavily at the service of politics, intended to disrupt and destabilise the blunt binaries lying at the heart of any armed conflict. In this sense, the main character in the story, Faith, embodies a poetics of disruption in so much as she problematises the binary dimension of the political situation in the Mozambique of the period, being a white woman who sympathises with the anti-colonial struggle. This article claims that, reproducing the dynamics of the poetics of disruption in a process which can be said to replicate that of her character, Farida Karodia herself makes the most of her strategic location in a liminal terrain across nations. Her position as an exilic author can be defined as dihiliz, that is, as a threshold vantage point which enables her to be both inside and outside the situation she reflects about. Karodia’s liminality is here more pointed than is usually the case with the exilic writer, since she chooses to write about Mozambique, in many senses close to her country of origin yet not her birth-place
    corecore