1,721,150 research outputs found

    NEGOSIASI KEBUDAYAAN LOKAL DAN PENDIDIKAN ISLAM EMAWATI

    No full text
    Ketika Islam datang ke suatu masyarakat maka akan bertemu dengan budaya lokal yang telah ada. Keberadaan Islam dalam siklus kehidupan masyarakat memberikan warna tersendiri terhadap kebudayaan mereka. Persentuhan itu menjadi bukti bahwa kebudayaan selalu berkembang karena adanya negosiasi antar keduanya. Dalam konteks ini menarik untuk mendiskusikan: bagaimana perkembangan Islam di Jawa; bagaimana negosiaisi antara Islam dengan budaya lokal yang juga menggambarkan proses ketika Islam memasuki praktik budaya lokal dalam pendidikan dan memberi makna baru padanya serta sebaliknya? Artikel ini merupakan library research, dimana semua datanya dikumpulkan dari sumber dokumentasi, berupa buku, artikel dan sumber lainnya yang terkait dengan tema kajian. Kemudian dipilah sesuai relevansinya dengan kajian penulisan artikel. Dari kajian artikel ini menunjukkan bahwa perkembangan Islam di Jawa yang mengalami kemajuan pesat, tidak terlepas dari usaha penyebar Islam. Mereka menggunakan salah satu metode pengajaran yang dapat menyesuaikan dengan situasi- kondisi masyarakat saat itu. Untuk mencapai tujuan pendidikan, maka para penyebar Islam di Jawa bersikap lunak terhadap budaya yang lebih dulu ada. Perlunya dialog antara agama dan budaya lokal

    Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah : Studi Etnografi Tarekat Sufi Di Indonesia

    No full text
    Buku kategori agama islam yang berjudul Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah : Studi Etnografi Tarekat Sufi Di Indonesia merupakan buku karya dari Emawati, Syukran Makmun dan Gunawan Anjar Sukmana. Islam adalah agama komprehensif yang mengaturseluruh aspek kehidupan manusia. Semua aktifitas manusia dimulai dari hal-hal yang bersifat dhahir seperti ibadah danmuamalah hingga masalah-masalah aqidah spiritual yang kasat mata telah diatur dan diajarkan oleh Islam. Apabila kitatelisik lebih mendalam maka nilai-nilai spiritual selalu ada dalam setiap ibadah dalam Islam. Sehingga tidaklah mengherankan jika Islam memandang manusia sebagai makhluk yang terdiri dari raga dan sukma. Raga yang terikat oleh waktu dan tempat serta sukma yang memiliki dimensi spiritual tingkat tinggi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PINTAR BIOLOGI DENGAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HABITS OF MIND PADA KELAS X

    Full text link
    ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PINTAR BIOLOGI DENGAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HABITS OF MIND PADA KELAS X Oleh: DESI EMAWATI Kemampuan Habits Of Mind peserta didik masih dalam kategori kurang, hal ini dibuktikan melalui nilai yang didapatkan saat melakukan pra-penelitian. Proses pembelajaran di-kelas masih bersifat berpusat pada pendidik dan media pembelajaran yang masih menggunakan power point, sehingga lebih banyak terjadi komunikasi satu arah yang terkesan membuat pembelajaran menjadi monoton. Untuk itu dibutuhkan pengembangan bahan ajar Kartu pintar biologi dengan teknologi Augmented Reality. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, kelayakan serta keefektifan kartu pintar biologi dengan teknologi Augmented Reality untuk meningkatkan kemampuan Habits Of Mind kelas X mata pelajaran biologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang menggunakan prosedur Borg and Gall sampai tahap 9. Berdasarkan penelitian yang diperoleh dari beberapa ahli, persentase dari validasi ahli media sebesar 95%, ahli materi sebesar 98% dan ahli bahasa sebesar 94% dengan kriteria keseluruhan “sangat layak”. Respon peserta didik saat uji coba pendahuluan sebesar 78% dan saat uji coba secara luas sebesar 88%. Hasil angket pengukuran kemampuan Habits Of Mind didapatkan hasil sebesar 71% yang mana sebelum diberikan media kartu pintar biologi dalam pembelajarannya sebesar 40%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media kartu pintar dengan teknologi Augmented Reality layak untuk digunakan dan dapat meningkatkan kemampuan Habits Of Mind dalam pembelajaran SMA Negeri 1 Terbanggi Besar. Kata Kunci: Kartu Pintar Biologi, Teknologi Augmented Reality, Habits Of Mind iiiABSTRACT DEVELOPMENT OF BIOLOGICAL SMART CARD MEDIA WITH AUGMENTED REALITY TECHNOLOGY TO IMPROVE HABITS OF MIND ABILITY IN CLASS X By DESI EMAWATI The Habits Of Mind ability of students is still in the poor category, this is evidenced by the scores obtained during pre-research. The learning process in the classroom is still centered on educators and learning media that still use power point, so that more one-way communication occurs which seems to make learning monotonous. For this reason, it is necessary to develop Biology Smart Card teaching materials with Augmented Reality technology. This study aims to determine the development, feasibility and effectiveness of biology smart cards with Augmented Reality technology to improve the ability of Habits Of Mind class X biology subjects. This research is a type of Research and Development (R&D) research that uses the Borg and Gall procedure until stage 9. Based on research obtained from several experts, the percentage of media expert validation is 95%, material expert is 98% and linguist is 94% with overall criteria of “very decent”. The response of students during the preliminary trial was 78% and during the broad trial was 88%. The results of the questionnaire measuring the ability of Habits Of Mind obtained results of 71% which before being given the biology smart card media in learning was 40%. Based on the results of this study, it can be concluded that smart card media with Augmented Reality technology is feasible to use and can improve the ability of Habits of Mind in learning at SMA Negeri 1 Terbanggi Besar. Keywords: Biology Smart Card, Augmented Reality Technology, Habits Of Min

    STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN ROTI “TIGA BERLIAN” DI SEMANGGI SURAKARTA

    Full text link
    ABSTRAK STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAN ROTI “TIGA BERLIAN”DI SEMANGGI SURAKARTA RENI EMAWATI F. 3202072 Pada dasarnya perusahaan didirikan tujuannya untuk mencari laba dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Dalam memasarkan produknya setiap perusahaan memerlukan strategi pemasaran yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Faktor-faktor penting yang harus diperhatikan adalah : produk, harga, promosi dan distribusi. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan roti “Tiga Berlian” di Semanggi, Surakarta. Metodologi penelitian yang dilakukan adalah observasi dan wawancara untuk memperoleh data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perusahaan roti “Tiga Berlian” melakukan langkah-langkah dalam menerapkan strategi pemasaran yaitu menentukan konsumen yang dituju pada golongan menengah ke bawah, mengidentifikasikan keinginan konsumen dengan memperhatikan rasa, harga, kualitas dan langkah yang ketiga adalah marketing mix yang meliputi produk, harga, promosi dan distribusi. Dengan demikian, kesimpulan yang diambil dalam penelitian ini bahwa perusahaan roti “Tiga Berlian” telah menerapkan strategi pemasaran dengan baik sesuai dengan keinginan konsumen melalui produk yang ditawarkan. Saran yang penulis berikan kepada perusahaan roti “Tiga Berlian” yaitu sebaiknya perusahaan roti “Tiga Berlian” mempromosikan lebih gencar lagi agar lebih dikenal masyarakat. Supaya pembeli tidak terkecoh pada kemasaran dicantumkan tanggal kadaluwarsa. Perusahaan hendaknya menambah keanekaragaman jenis produk dan sebaiknya jangka waktu penarikan pada toko- toko pengecer dilakukan setiap tiga hari sekali

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore