1,721,120 research outputs found
MANAJEMEN PEMBELAJARAN JARAK JAUH (DISTANCE LEARNING) PADA MASA PANDEMIK COVID�19 DI MTs OPU DAENG RISAJU PALO
ABSTRAK
Elviani B, 2021 “Manajemen Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning)
Pada masa Pandemik Covid-19 di MTs Opu Daeng Risaju
Palopo”. Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam
Negeri Palopo. Dibimbing oleh Hilal Mahmud. dan Nilam
Permatasari.
Skripsi ini membahas tentang Manajemen Pembelajaran Jarak Jauh (distance
learning) pada masa Pandemik Covid-19 di MTs Opu Daeng Risaju Palopo.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses manajemen pembelajaran jarak
jauh pada masa pandemik covid-19. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian deskriptif dengan pendekatan kualititatif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan yaitu observasi,wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek
penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, dan guru. Hasil penelitian ini
mengemukakan bahwa Manajemen Pembelajaran Jarak Jauh pada masa
pandemik covid-19 di MTs Opu Deang Risaju Palopo telah terlaksana. Hal ini
dapat dilihat dari proses manajemen yang menggunakan empat tahapan
manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan.
Perencanaan pembelajaran jarak jauh menetapkan Tujuan, penyusun perangkat
pembelajaran, RPP, silabus, dan program penilaian secara mandiri.
Pengorganisasian kepala sekolah menerbitkan SK mengajar kepada guru bidang
studi sesuai dengan latar belakang pendidikannya, dan guru mengajar sesuai
dengan bidang tugasnya dan jadwal yang telah ditetapkan. Pelaksanaan
pembelajaran dilakukan secara online, guru mengikuti pelatihan selama 3 hari
mengenai bagaimana menggunakan aplikasi pembelajaran dan menciptakan
bahan ajar secara online, bebarapa aplikasi yang digunakan yaitu
Classroom,whatshapp grub, dan zoom. Pengawasan pembelajaran yaitu kepala
sekolah sebagai supervisor melakukan monitoring mengenai proses
pembelajaran jarak jauh, pemantauan guru-guru dan pengisian standar kinerja
kepada guru-guru untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran jarak jauh.
Dengan adanya kendala dimasa pandemik covid-19 mengenai pembelajaran
jarak jauh sulitnya siswa mendapat jaringan, kuota internet yang tidak tersedia,
beberapa guru kesulitan menggunakan aplikasi pembelajaran, banyak siswa yang
tidak gabung saat pembealajaran dimulai dan hanya hadir ketika absen,
KataKunci:Manajemen,Pembelajaran Jarak Jauh, PandemikCovid-1
KONSEP BUGHAT DALAM AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR MAUDHU’I)
Abstrak
Elviani (2024): Konsep Bughat Dalam Al-Qur’an dan Bentuk-Bentuknya
Dalam Sejarah Pemerintahan Islam (Kajian Tafsir Maudhu’i)
Penelitian ini mengkaji Konsep bughat (ةاغب) dalam Al-Qur'an merujuk pada
kelompok yang melakukan pemberontakan terhadap kekuasaan yang sah dalam
masyarakat Muslim. Dalam konteks, bughat diartikan sebagai pihak yang keluar
dari ketaatan terhadap pemerintahan yang adil, baik itu dalam bentuk
pemberontakan fisik maupun ideologis. Istilah ini terdapat dalam Surat AlHujurat
:9
di
mana
Allah
memerintahkan
umat
Islam
untuk
berdamai
jika
terjadi
perselisihan
antara
dua
kelompok,
dengan
ketentuan
bahwa
salah
satu
kelompok
mungkin
merupakan bughat, yang berbuat zalim terhadap kelompok lainnya.
Ayat ini memberikan dasar untuk pengertian dan penanganan kelompok
pemberontak dalam Islam. Secara teologis, bughat tidak hanya mencakup
tindakan kekerasan, tetapi juga berhubungan dengan pelanggaran terhadap norma
sosial dan agama yang disepakati oleh umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji konsep Bughat dalam Al-Qur’an serta bentuk bughat dalam
pemerintahan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan Maudhu’i dan
pengumpulan datanya diperoleh melalui kajian Library Research baik data primer
maupun data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ulama dalam
menjelaskan objek dari ayat Bughat yang menjadi pokok bahasan dalam
penelitian yakni QS. Al-Hujurat 9, Al-A’raf 33, As-Syura 42, dan term bughat
berasal dari al-baghiya yang secara bahasa berarti melanggar batas, berbuat
sewenang-wenang, kejam atau menindas, melampau, aniaya. Dalam sejarah
pemerintahan Islam, konsep bughat telah mencatatkan peristiwa penting yang
melibatkan pemberontakan terhadap pemerintahan yang sah. Salah satu peristiwa
yang terkenal adalah Perang Jamal dan Perang Siffin pada masa awal
kekhalifahan Islam. Kedua peristiwa dianggap sebagai contoh nyata
pemberontakan yang berkaitan dengan bughat, di mana kedua pihak terlibat
dalam konflik yang mengarah pada perpecahan umat.
Kata Kunci: Bughat, Sejarah Pemerintahan Islam, Tafsir Al-Qur’a
HUBUNGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS, GAYA KOGNITIF, DAN HABITS OF MIND
ABSTRAK
Elsa Elviani (2021) : Hubungan Kemampuan Komunikasi Matematis,
Gaya Kognitif dan Habits of Mind
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan
kemampuan komunikasi matematis, gaya kognitif dan habits of mind siswa. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode
korelasional. Penelitian ini dilaksanakan pada MTs Muhammadiyah Panyasawan.
Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII A, VII B dan kelas VII C
semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 dengan jumlah 62 orang yang dipilih
menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dalam
penelitian ini menggunakan teknik tes dan angket berupa instrumen soal tes
kemampuan komunikasi matematis dan soal GEFT (Group Embedded Figures
Test) serta angket habits of mind. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan
menggunakan uji analisis korelasi berganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa : (1)
terdapat hubungan antara kemampuan komunikasi matematis dan gaya kognitif
dengan kategori kuat, (2) terdapat hubungan antara kemampuan komunikasi
matematis dan habits of mind dengan kategori sedang, (3) terdapat hubungan
antara gaya kognitif dan habits of mind dengan kategori sedang dan (4) terdapat
hubungan antara kemampuan komunikasi matematis, gaya kognitif dan habits of
mind dengan kategori kuat.
Kata Kunci : Kemampuan Komunikasi Matematis,Gaya Kognitif dan Habits of
Mind
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
RAGAM BAHASA DALAM TAUSIAH CHILDFREE DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN TEKS CERAMAH DI KELAS XI SMK
NUR ELVIANI DEWI(2024): RAGAM BAHASA DALAM TAUSIAH CHILDFREE DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN
TEKS CERAMAH DI KELAS XI SMK
Penelitian ini bertujuan menganalisis ragam bahasa dan faktor penyebab
terjadinya ragam bahasa pada tausiah tema Childfree serta relevansinya dalam
pembelajaran. Ragam bahasa yang dimaksud adalah variasi bahasa dari segi
keformalannya, ragam beku, ragam resmi, ragam usaha, ragam santai dan ragam
akrab. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan, teknik simak dan teknik catat. Hasil dalam penelitian ditemukan
ragam beku 20 data, resmi 24 data, usaha 74 data, santai 35, akrab 40 data.
Disimpulkan ragam bahasa dominan digunakan ragam usaha dan faktor penyebab
terjadinya ragam bahasa dipengaruhi oleh faktor tingkat pendidikan, jenis
pekerjaan, lingkungan masyarakat. Selain itu, relevansi penelitian ini dengan
pembelajaran bahasa Indonesia di Kelas XI, sebagai referensi menulis teks
ceramah yang tepat sesuai dengan proses belajar mengajar silabus pada KD 3.6
dan 4.6 yaitu menganalisis isi, struktur, kaidah kebahasan dalam teks ceramah dan
mengkonstruksi ceramah tentang permasalahan aktual.
Kata Kunci: Ragam Bahasa, Tausiah
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
