2,046 research outputs found
Ketika kucing Uya Kuya dan Eko Patrio yang dijarah jadi simbol perlawanan rakyat
Demonstrasi yang terjadi di Indonesia disertai dengan penjarahan rumah pejabat di Jakarta. Rumah eks Menteri Keuangan Sri Mulyani, sampai anggota DPR yaitu Ahmad Sahroni, Surya Utama (Uya Kuya), dan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) menjadi sasaran penjarahan.
Di balik penjarahan tersebut, terdapat korban yang tak terduga: kucing.
Read the full article on The Conversation: https://theconversation.com/ketika-kucing-uya-kuya-dan-eko-patrio-yang-dijarah-jadi-simbol-perlawanan-rakyat-26489
RELEVANSI TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP MORALITAS SUPORTER BONEK DI SURABAYA
Eko Setiawan, Isbondo TjahjonoPendidikan Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri SurabayaAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap moralitas suporter Bonek yang ada di Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk dapat mengetahui Bagaimana hubungan tingkat pendidikan dengan moralitas suporter bonek di Surabaya. Sampel pada penelitian ini adalah Bonek dengan usia 12 sampai 15 tahun dengan menggunakan objek 15 suporter.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan terlibat, wawancara semi terstruktur dan observasi menggunakan audio visual. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis Triangulasi diperoleh adanya hubungan tingkat pendidikan terhadap moralitas suporter Bonek di Surabaya yaitu pengaruh yang sangat signifikan antara suporter yang mendapat pendidikan formal dengan yang tidak.Kata kunci : Tingkat Pendidikan, Moralitas
Religious Values On Poems of Ziaroh 1 (Nilai Religi Pada Puisi Ziaroh 1)
This research aims to reveal the meaning of Riffaterre semiotic approach through heuristic reading, hermeneutic reading, matrix, model, variant, hypogram, and poetry relevance entitled Ziaroh 1 with Islamic teachings. The method used is a qualitative interpretive method with content analysis. The results of this study are: 1) in the heuristic reading, there are thirteen lines referentially meaning the words in the poem are derived from KBBI; 2) on hermeneutic readings, there are thirteen lines that have the meaning of an activity (pilgrimage) in remembrance of a deceased person, ie mother; 3) bermatriks, a child who misses his late mother; 4) modeled, poetic and all forms of action derived from the "I" attitude; 5) take a run, I'll take care of you; iron fences and tombs; it flowed water. The relevance to the teachings of Islam, namely the awareness of the certainty about death; surrender to God; and devoted to the elderly. Penelitian ini bertujuan mengungapkan makna dengan pendekatan semiotik Riffaterre melalui pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik, matriks, model, varian, hipogram, serta relevansi puisi berjudul Ziaroh 1 dengan ajaran Islam. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif interpretatif dengan analisis konten. Hasil penelitian ini: 1) pada pembacaan heuristik, terdapat tiga belas baris yang secara referensial arti kata-kata dalam puisi tersebut berasal dari KBBI; 2) pada pembacaan hermeneutik, terdapat tiga belas baris yang memiliki makna sebuah kegiatan (ziarah) mengenang seseorang yang telah meninggal dunia, yaitu ibu; 3) bermatriks, seorang anak yang merindukan mendiang ibunya; 4) bermodel, puitis dan segala bentuk tindakan yang bersumber dari sikap “akuâ€; 5) bervarian, kukenang dirimu; pagar besi dan pusara; tetirah itu mengalir banyu. Adapun relevansi dengan ajaran Islam, yaitu kesadaran adanya kepastian tentang kematian; berserah diri kepada Allah; dan berbakti pada orang tua
Kelahiran Baru Di Dalam Kristus Sebagai Titik Awal Pendidikan Karakter Unggul
David Eko Setiawan, Superior character education is a conscious and planned effort that aims to internalize moral values, character which materialized in the implementation of good attitudes and behavior. To achieve these goals, it is necessary to think of an important event that must occur in human life. The event is called new birth. New birth is a spiritual event that can only be done by God through the Holy Spirit to people who believe in the preaching of the gospel. When the event occurs, God will give him a new life. At that time the old nature will be replaced with a new nature so that believers could be able to express a new life. The correlation of the new birth with superior character education is through new birth individuals experience very significant changes. These changes touch aspects such as mind, feeling and will so that one can have superior qualities in him. This is the key to radical change in a person so that eventually he can have a superior characterDavid Eko Setiawan, Pendidikan karakter unggul adalah usaha sadar dan terencana yang bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai moral, akhlak sehingga terwujud dalam implementasi sikap dan perilaku yang baik. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu dipikirkan sebuah peristiwa terpenting yang harus terjadi dalam kehidupan manusia. Peristiwa itu disebut kelahiran baru. Kelahiran baru merupakan peristiwa spiritual yang hanya dapat dikerjakan oleh Allah melalui Roh Kudus kepada manusia yang percaya kepada pemberitaan Injil. Ketika peristiwa tersebut terjadi, maka Allah akan memberikan kehidupan baru kepadanya. Saat itu juga kodrat lama digantikan dengan kodrat yang baru sehingga orang percaya dapat dapat mengungkapkan hidup yang baru. Korelasi kelahiran baru dengan pendidikan karakter unggul adalah melalui kelahiran baru individu mengalami perubahan yang sangat signifikan. Perubahan tersebut menyentuh aspek pikiran, perasaan dan kehendak sehingga seseorang dapat memiliki sifat-sifat unggul pada dirinya. Ini menjadi kunci perubahan yang radikal di dalam diri seseorang sehingga akhirnya dia dapat memiliki karakter unggul
Hubungan Konsep Diri Dengan Penerimaan Diri Orang Tua Yang Memiliki Anak Retardasi Mental Di SLB W Semarang
Eko Setiawan
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PENERIMAAN DIRI ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB W SEMARANG
Latar Belakang: konsep diri merupakan semua ide, pikiran, kepercayaan, dan pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain. Konsep diri orang tua ada dua yaitu konsep diri positif dan konsep diri negatif. Konsep diri orang tua akan berpengaruh terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak retardasi mental. Pada anak retardasi mental penerimaan diri dari orang tua berbeda-beda tergantung dari konsep diri yang dimiliki oleh masing-masing orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan penerimaan diri orang tua yang memiliki anak retardasi mental di SLB W Semarang.
Metode: penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan metode pengambilan sampel total sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 46 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisa menggunakan uji chi square dan keeratan hubungan koefisiensi kontingensi.
Hasil: karakteristik responden yang berusia 40 tahun 13,0%. Karakteristik responden yang berjenis kelamin laki-laki 4,3% dan perempuan 95,7%. Hasil penelitian juga diperoleh konsep diri positif 43,5%, dan konsep diri negatif 56,5%. Serta hasil penelitian menunjukan orang tua yang memiliki penerimaan diri positif dan penerimaan diri negatif sama besarnya 50%. Hasil uji chi square diperoleh nilai p value 0,017 dan nilai koefisiensi kontingensi 0,331.
Simpulan: Ada hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri orang tua yang memiliki anak retardasi mental di SLB W Semarang.
Kata kunci: Konsep diri, penerimaan diri, anak retardasi mental.
Daftar pustaka: 36 (2001-2012)
RANCANG BANGUN BAGIAN PROSES PRODUKSI PADA MESIN PENCETAK BAKSO
ABSTRAK EKO SETIAWAN, 2016, RANCANG BANGUN BAGIAN PROSES PRODUKSI PADA MESIN PENCETAK BAKSO. Program Studi Diploma III Teknik Mesin Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bakso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia. Secara umum rata-rata proses pembuatan bakso masih menggunakan cara manual membutuhkan waktu yang lama dan masih diragukan kebersihannya. Salah satu cara mengatasi permasalahan yang timbul yakni dengan merancang mesin pencetak bakso berskala industri rumah yang dapat membantu pengusaha kecil. Tujuan perancangan ini adalah merancang dan membuat mesin pencetak bakso sehingga bermanfaat bagi usaha kecil menengah dan sebagai solusi untuk menjadikan hasil produksi bakso lebih efisien, efektif dan higienis. Dari hasil analisa perhitungan, di dapatkan spesifikasi sebagai berikut mesin pemindah daya motor AC 1/2 hp, putaran motor listrik 1400 rpm. Pada bagian rangka mesin pencetak bakso ini menggunakan besi profil U dan besi profil L, untuk cetakan bakso mengunakan cetakan dari nylon yang dibubut dan cetakan bakso ini bisa diganti sesuai dengan keinginan untuk membuat seberapa besar diameter bakso yang diinginkan serta mesin ini dapat mencetak atau menghasilkan dua bakso dalam satu detik sehingga menghasilkan 7200 butir bakso/jam Kata kunci : Bakso, Daya, Rangka, Rekayasa
IMPLEMENTASI PROGRAM HOME VISIT SEBAGAI SARANA MEMBANGUN KOMUNIKASI SEKOLAH DENGAN ORANG TUA (STUDI KASUS DI MI AL BAROKAH PURWANTORO)
Eko Setiawan, 2023. IMPLEMENTASI PROGRAM HOME VISIT SEBAGAI SARANA MEMBANGUN KOMUNIKASI SEKOLAH DENGAN ORANG TUA STUDI KASUS DI MI AL BAROKAH PURWANTORO
Kata Kunci: Program Home Visit, Komunikasi Sekolah.
Latar belakang penelitian ini adalah program kunjungan rumah atau home visit di Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Purwantoro penting untuk dipertahankan dan dikembangkan untuk menjalin komunikasi dengan beberapa pihak dan menjaga kepercayaan masyarakat (orang tua peserta didik).
Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mendeskripsikan implementasi program home visit di Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Purwantoro untuk membangun komunikasi dengan orang tua, 2). Mendeskripsikan manfaat dari home visit di MI Al Barokah Purwantoro, 3). Mendekripsikan bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Purwantoro.
Metode dalam penelitian ini berupa metode penelitian kualitatif, dimana peneliti memaparkan dari kumpulan data yang diperoleh dari lapangan menjadi deskripsi untuk menampilkan tujuan dari penelitian.
Melalui penelitian yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Purwantoro untuk membangun komunikasi dengan orang tua, yaitu: 1). Implementasi program home visit di Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Purwantoro, melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut, 2). Manfaat home visit sebagai sarana membangun komunikasi sekolah dengan orang tua di Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Purwantoro, bagi peserta didik, wali siswa dan sekolah, 3). Bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Purwantoro untuk membangun komunkasi dengan orang tua melalui pertemuan kelompok, pertemuan dengan tatap muka
Pembuatan Bioetanol dari Limbah Buah Tomat dengan Hidrolisis Asam dan Fermentasi Menggunakan Ragi Roti
Pembuatan Bioetanol dari Limbah Buah Tomat dengan Hidrolisis Asam dan Fermentasi Menggunakan Ragi Roti Eko Yuni Setiawan M0412021 Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta ABSTRAK Bioetanol merupakan salah satu energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Proses fermentasi dapat dilakukan dengan ragi. Bahan baku pembuatan bioetanol dapat diperoleh dari bahan yang menghasilkan gula, misalnya limbah buah tomat. Buah tomat termasuk komoditi yang sangat mudah rusak, baik yang disebabkan oleh kerusakan mekanis dan fisiologis maupun kerusakan yang disebabkan oleh mikroorganisme sehingga kuantitas pembuangan limbah buah tomat cukup tinggi, baik dari petani, distributor dan pedagang di pasaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi 1M yang paling tinggi menghasilkan gula pereduksi dalam proses hidrolisis dan mengetahui konsentrasi ragi roti yang paling tinggi menghasilkan bioetanol dari fermentasi substrat limbah buah tomat. Tahap pertama yaitu hidrolisis limbah buah tomat menggunakan 1M dengan variasi konsentrasi 0, 1, 3, dan 5% (v/v). Kadar gula pereduksi diukur dengan metode DNS (dinitrosalycilic acid). Ragi yang digunakan pada penelitian ini adalah ragi roti fermipan. Hasil hidrolisis dengan gula pereduksi paling tinggi digunakan pada tahap fermentasi dengan variasi konsentrasi ragi roti fermipan 0, 3, 5, dan 7% (b/v) selama 6 hari pada suhu 30ºC. Konsentrasi 1M yang menghasilkan kadar gula pereduksi paling tinggi dari proses hidrolisis adalah 1% (v/v) dengan kadar gula pereduksi sebesar 2,4%. Konsentrasi ragi roti fermipan yang menghasilkan bioetanol paling tinggi adalah 3% (b/v) dengan bioetanol sebesar 1,5% setelah 6 hari fermentasi. Kata kunci: bioetanol, limbah buah tomat, , ragi roti fermipan
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR (STUDI KASUS DI WILAYAH POLSEK GUNUNG PATI SEMARANG)
Eko Setiawan, NIM. 03.211.7655.E, judul skripsi “Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Studi Kasus di Wilayah Polsek Gunung Pati Semarang”, Pembimbing Dr.. Hj. Anis Mashdurohatun, SH, M.Hum.
Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah Polsek Gunung Pati Kota Semarang merupakan salah satu tindak pidana yang mengalami peningkatan dalam dua tahun ini. Polisi yang merupakan salah satu aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam penanggulangan terjadinya tindak pidana khususnya pencurian kendaraan bermotor. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Apa yang melatar belakangi terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Gunung Pati Semarang. (2) Apa upaya penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor, kendala yang dihadapi oleh Polsek Gunung Pati dan solusinya. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis sosiologis, penelitian ini menggunakan bahan kepustakaan atau data sekunder sebagai data awal kemudian dilanjutkan dengan data primer berupa data lapangan yang diperoleh dari hasil wawancara dengan jajaran Polsek Gunung Pati Semarang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak tahun 2013 sampai dengan awal 2015 terdapat 131 laporan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan hanya 60 kasus yang terungkap. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Yang melatar belakangi terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah Hukum Polsek Gunung Pati adalah faktor internal, yang paling besar pengaruhnya adalah faktor ketaatan beribadah atau agama, faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah faktor ekonomi keluarga. (2) Upaya yang dilakukan Polsek Gunung Pati dalam penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor adalah tindakan preventif dan tindakan represif. Sebagaimana terdapat dalam pasal 362 dan pasal 365 KUHP. Kendala dalam pelaksanaan penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor di Polsek Gunung Pati yaitu, keterbatasan dana operasional, terbatasnya jumlah personil anggota Polsek Gunung Pati, kesulitan identifikasi barang bukti, hambatan yang datang dari masyarakat sendiri, dan pidana perkara pencurian kendaraan bermotor relatif ringan. Solusinya adalah memaksimalkan anggaran yang ada, bekerjasama dengan masyarakat, meminta pelaku menunjukkan barang bukti, mengadakan penyuluhan kesadaran hukum dan pembuatan berita acara secara detail agar menghasilkan pidana maksimal atas perkara pencurian kendaraan bermotor.
Kata Kunci : Penanggulangan, Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermoto
- …
