104 research outputs found

    PERANCANGAN APLIKASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) PADA INSTALASI RAWAT INAP BERBASIS WEB

    No full text
    Pelayanan medik dewasa ini membutuhkan sistem yang lebih efektif dan efisien, baik dalam penggunaan waktu, tenaga maupun sarana. Dalam pengelolaan rekam medik, kenyataan masih umumnya penggunaan rekam medik manual yang dinilai tak lagi andal menangani data medik melahirkan ide konversi rekam medik manual kertas ke rekam medik elektronik karena efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi rekam medik elektronik yang lebih dikenal sebagai EMR (Electronic Medical Record) dari rekam medik kertas di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Ananda Salatiga. Rekam medik elektronik dirancang dengan membuat form-form isian catatan-catatan medik dalam proses perawatan pasien selama dirawat. Data-data medik ini kemudian disimpan dalam basis data sistem dan dikelola secara digital. Setiap kali pengisian data medik pada form-form tertentu, sistem akan menghasilkan kode yang membawa informasi khusus. Pada akhirnya, sistem akan menghasilkan deret kode ICD (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems) dari kode-kode yang dihasilkan pada pengisian form-form catatan medik. Deretan kode-kode ini mampu menggambarkan perkembangan kondisi pasien dan penanganan medik yang diberikan selama perawatan. Data-data medik yang tersimpan dapat ditampilkan kembali dalam bentuk catatan medik digital. Kata kunci: rekam medik, rawat inap, EMR, IC

    MANAJEMEN KADERISASI DA’I PONDOK PESANTREN NURUL MUTTAQIN PENUMANGAN BARU TULANG BAWANG BARAT

    No full text
    ABSTRAK Pondok Pesantren Nurul Muttaqin berupaya dalam meregenerasi para santri untuk menjadi seorang Da’i, dalam upaya ini Pondok Pesantren Nurul Muttaqin mengadakan kaderisasi Da’i yang merupakan suatu keharusan bagi para santri-santrinya. Keterpaduan dakwah didalam Pondok Pesantren sebagai salah satu strategi berupa pengembangan akhlakul karimah dan kecintaan serta kepedulian terhadap moral – moral pemuda saat ini, untuk menjaga generasi muda sampai sekarang Kemampuan sebuah Pondok Pesantren dalam menghadapi tantangan global terus ditingkatkan, jaringan komunikasi dibangun dan dikembangkan melalui sistem dan kebiasaan kehidupan sehari – hari yang semakin hari semakin besar peranannya dalam menciptakan regenerasi yang solid dalam beragama dan semakin besar pula pengaruhnya dalam dunia dakwah dan masyarakat itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan bentuk manajemen yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Muttaqin Dalam kaderisasi Da’i. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode Penelitian Lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan menejemen dakwah yaitu pendekatan dengan menekankan proses manajeman Kaderisasi Da’i di Pondok Pesantren Nurul Muttaqin Penumangan Baru Tulang Bawang Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data. Penulis mengambil 2 orang untuk menjadi informan dalam penelitian ini yaitu Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Muttaqin dan Kepala Pengasuhan santri Pondok Pesantren Nurul Muttaqin. Dari hasil penelitian penulis, maka penulis dapat menyimpulkan pelaksanaan dan bentuk manajemen yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Muttaqin dalam kaderisasi Da’i, aksi yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Muttaqin, yakni menciptakan dan membina para calon Da’i yang handal dan di samping itu, setiap langkah-langkah yang di lakukan Pondok Pesantren Nurul Muttaqin memiliki Implementasi yang berbeda-beda, seperti Penerap dalam pengkaderan Da’i, yakni melalui program Muhadoroh guna menguatkan Ilmu dan mental para santri. Adapun langkah-langkah yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Muttaqin dalam pelaksanaan manajemen kaderisasi, pertama menentukan program Pondok Pesantren Nurul Muttaqin, kedua membuat jadwal kegiatan program tersebut dan yang ketiga menentukan pembimbing dalam mengawasi program-program. Dan iii Implementasi kaderisasi da’i Pondok Pesantren Nurul Muttaqin dalam mencapai tujuannya dilakukan dengan beberapa pelatihan dakwah mengenai kaderisasi da’i seperti : Pelatihan Ceramah, Pelatihan Tanya Jawab, Pelatihan Diskusi, Pelatihan Drama, Metode Pelatihan dakwah dan pelatihan menulis. Kata Kunci: Manajemen, Kaderisasi Da’i iv ABTRACT The Nurul Muttaqin Islamic Boarding School seeks to regenerate students to become a Da'i, in this effort the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School organizes a cadre of Da'i which is a must for its students. Integration of da'wah within Islamic boarding schools as one of the strategies in the form of developing akhlakul karimah and love and concern for today's youth morals, to protect the young generation until now. the habits of daily life which are increasingly playing a bigger role in creating solid regeneration in religion and the greater the influence in the world of da'wah and society itself. This study aims to find out how the implementation and form of management are carried out by the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School in the cadre of preachers. The type of research used in this research is qualitative with a descriptive field research method. This study uses a da'wah management approach, namely an approach that emphasizes the process of managing the Cadres of Preachers at the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School, Penumangan Baru, Tulang Bawang Barat. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, documentation, and data analysis. The author took 2 people to become informants in this study, namely the Leaders of the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School and the Head of Nurul Muttaqin Islamic Boarding School Student Care. From the results of the author's research, the authors can conclude that the implementation and form of management carried out by the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School in the cadre of preachers, the actions carried out by the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School, namely creating and fostering reliable Da'i candidates and besides that, every the steps taken by the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School have different implementations, such as implementers in the cadre of preachers, namely through the Muhadoroh program to strengthen the knowledge and mentality of the students. As for the steps taken by the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School in implementing cadre management, the first is to determine the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School program, the second to make a schedule of the program's activities and the third to determine a supervisor in supervising the programs. And the implementation of the cadre regeneration of the Nurul Muttaqin Islamic Boarding School in achieving its goals was carried out with v several da'wah training regarding preacher cadre such as: Lecture Training, Question and Answer Training, Discussion Training, Drama Training, Da'wah Training Methods and writing training. Keywords: Management, Preacher Cadreizatio

    Rancangan Sistem Informasi Nilai Akademik Siswa Berbasis Web Pada Madrasah IBTIDAIYAH Darul Muttaqin Menggunakan PHP Dan MySQL

    No full text
    Academic value is a measure of student achievement at MI Darul Muttaqin in the form of a report card. The process of assessing academic values is carried out by students who come directly to MI Darul Muttaqin, based on interviews with the author and relevant parties involved in processing student academic grades. Currently, the process still uses manual methods, where homeroom teachers manage student grades from the teachers for all subjects, with the use of a considerable amount of paper. This results in errors in managing student grade data, and the process of grade management for report card filling at MI Darul Muttaqin is still hindered by the time it takes. As a solution, the design of a web-based Academic Grade Information System for students at MI Darul Muttaqin has been proposed to facilitate the homeroom teachers in managing student grades, as well as to make it easier for students to access their grades for the subjects they have taken without needing to come to the school. This system is developed using the SDLC methodology, along with a MySQL database and PHP programming language. Keywords: Software Engineering, PHP, MySQL, E-Academic Grade Information System, SDLC Methodology &nbsp

    Model Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Aset Wakaf Masjid Besar Darul Muttaqin Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang

    No full text
    This research aims to describe the model of economic empowerment of the people through the waqf assets of the Darul Muttaqin Grand Mosque. The research problem is to find out the description of the model, analysis and transformation of economic empowerment of the people through waqf assets at the Darul Muttaqin Grand Mosque, Alang Alang Lebar District. The research method the author uses is qualitative. Based on the results of the research and discussion, it is known that the description of the economic empowerment model for the people is a consumptive model and a productive model which is useful in assisting in poverty alleviation programs and leading to a prosperous society by empowering an independent community economy. Useful for increasing economic welfare, helping to increase community income, economic independence and reducing poverty, and for economic empowerment of the people based on sharia values in congregation, carried out based on cooperation and based on the spirit of helping each other in goodness, and can be transformed into the community or congregation appropriate and in accordance with Islamic law.Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan model pemberdayaan ekonomi umat melalui aset wakaf Masjid Besar Darul Muttaqin. Permasalahan penelitian untuk mengetahui gambaran model, analisis dan Transformasi Pemberdayaan ekonomi umat melalui aset wakaf Masjid Besar Darul Muttaqin Kecamatan Alang alang Lebar. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif, Berdasarkan wawancara dengan bebrapa informan yakni: Hipmi Ramadhan ketua dewan Yayasan dan Lukman Hadi kabid usaha dan dagang. Hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa gambaran model pemberdayaan ekonomi umat adalah model konsumtif dan model produktif yang berguna membantu dalam program pengentasan kemiskinan dan menuju masyarakat hidup sejahtera dengan memberdayakan ekonomi masyarakat yang mandiri. Bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi, membantu meningkatkan pendapatan masyarakat, kemandirian ekonomi, dan mengurangi kemiskinan, dan untuk pemberdayaan ekonomi umat berdasarkan nilai-nilai syariah secara berjamaah, dijalankan berdasarkan kerja sama dan dilandasi semangat tolong menolong dalam kebaikan, serta dapat ditransformasikan kepada masyarakat atau jamaah yang tepat dan sesuai dengan syariat Islam

    Manajemen Keuangan Lembaga Pendidikan Al Qur’an Muhammadiyah (Studi Kasus pada LPQ Darul Muttaqin Nglegok)

    No full text
    Financial management in Qur'an educational institutions is still not optimal because the management of the institution has not implemented good management in the process of its activities. This attracts the author to conduct qualitative-descriptive research by taking the object of one of the Qur'anic educational institutions that has developed with the number of students as many as 90 children. Through participant observation in the process of LPQ Darul Muttaqin Nglegok's activities, in-depth interviews with the head of the institution, ustadz-ustadz and guardians of students and documentation used as a method of extracting data, as well as using substantive descriptive data analysis. This study shows a finding that applicatively the financial management process has been applied in the Darul Muttaqin Nglegok Qur'an educational institution substantively covering the process of planning for the procurement of funds through work meetings at the beginning of the year, and the preparation of program and activity plans. The process of utilization through the implementation of programs and activities as well as accountability includes activities through weekly monitoring and evaluation, student guardian meetings as a substantive form of management implementation

    Manajemen Keuangan Lembaga Pendidikan Al Qur’an Muhammadiyah (Studi Kasus pada LPQ Darul Muttaqin Nglegok)

    No full text
    Financial management in Qur'an educational institutions is still not optimal because the management of the institution has not implemented good management in the process of its activities. This attracts the author to conduct qualitative-descriptive research by taking the object of one of the Qur'anic educational institutions that has developed with the number of students as many as 90 children. Through participant observation in the process of LPQ Darul Muttaqin Nglegok's activities, in-depth interviews with the head of the institution, ustadz-ustadz and guardians of students and documentation used as a method of extracting data, as well as using substantive descriptive data analysis. This study shows a finding that applicatively the financial management process has been applied in the Darul Muttaqin Nglegok Qur'an educational institution substantively covering the process of planning for the procurement of funds through work meetings at the beginning of the year, and the preparation of program and activity plans. The process of utilization through the implementation of programs and activities as well as accountability includes activities through weekly monitoring and evaluation, student guardian meetings as a substantive form of management implementation

    Sertifikat Author

    No full text

    IDENTIFIKASI KEBOCORAN GAS BUANG PADA EXHAUST VALVE DI MV. VINCA

    No full text
    ABSTRAKSI Fatahilah Muttaqin, 2019, NIT : 52155766.T, “Identifikasi Kebocoran Gas Buang Pada Exhaust Valve di MV. Vinca”, skripsi Program Studi Teknika, Progran Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Abdi Seno, M.Si., M.Mar.E. dan Pembimbing II: Sri Purwantini, SE., S.Pd., MM. Exhaust valve adalah valve yang digunakan sebagai pintu pembuangan sisa-sisa gas pembakaran ke saluran buang. Katup gas buang ini memiliki kondisi kerja yang terstruktur secara mekanis yang tahan terhadap suhu gas buang yang tinggi dan benturan metal dengan metal. Katup ini sendiri terdiri dari sebuah piringan kepala yang memiliki batang memanjang dari tengah pinggiran kepala di satu sisinya. Katup ini berperan sangat penting dalam proses pembakaran didalam silinder. Apabila katup ini mengalami kebocoran maka akan terjadi kerugian kompresi dan kerugian panas sehingga daya yang yang dihasilkan oleh mesin induk penggerak utama kapal akan berkurang. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif kualitaf dengan menggunakan pendekatan fault tree analysis (FTA) sebagai teknik analisa data. Fault tree analysis (FTA) adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi resiko-resiko yang menjadi peran terjadinya kegagalan yang diawali dengan kejadian puncak (Top Event) kemudian merinci pada sebab suatu Top Event sampai pada suatu kegagalan dasar (basic event). Dengan menggunakan teknik analisa data ini penulis bertujuan mencari faktor penyebab kebocoran gas buang pada exhaust valve di MV. Vinca sampai pada kegagalan dasar (basic event). Setelah kegagalan tersebut ditemukan maka akan dicari dampak dan upaya apa yang harus dilakukan sehingga kerja exhaust valve dapat selalu optimal. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa kebocoran gas buang pada exhaust valve di MV. Vinca disebabkan akibat keausan pada spindle valve, keretakan pada spindle valve, penumpukan karbon pada permukaan valve, dan kurangnya perawatan pada exhaust valve. Dari faktor tersebut dampak yang ditimbulkan adalah hilangnya material pada spindle valve dan valve seat, terjadinya kerugian kompresi dan kerugian panas, penutupan exhaust valve menjadi tidak sempurna dan terjadinya kelelahan bahan dari material exhaust valve. Untuk mencegah faktor penyebab kebocoran tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan anti friction coating (molykote), meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan crew dalam perawatan dan perbaikan spindle valve, melakukan pengecekan secara rutin pada saat exhaust valve bekerja, melakukan perawatan dan perbaikan pada injector valve dan melakukan perawatan dan perbaikan exhaust valve sesuai jam kerja. ABSTRACT Fatahilah Muttaqin, 2019, NIT: 52155766.T, "Identification of Exhaust Gas Leaks at Exhaust Valve in MV. Vinca", Thesis Study Program, Diploma IV Program, Semarang Shipping Science Polytechnic, Advisor I: Abdi Seno, M.Sc., M.Mar.E. and Advisor II: Sri Purwantini, SE., S.Pd., MM. Exhaust valve is a valve that is used as a door to discharge the remnants of combustion gases to the exhaust line. This exhaust gas valve has mechanically structured working conditions that are resistant to high exhaust gas temperatures and metal collisions with metal. This valve itself consists of a head dish that has a longitudinal stem from the center of the head edge on one side. This valve plays a very important role in the combustion process in the cylinder. If this valve has a leak, there will be compression and heat loss so that the power generated by the main engine of the ship's propulsion will be reduced. The research method that the author uses in the preparation of this paper is a descriptive qualitative research method using a fault tree analysis (FTA) approach as a data analysis technique. Fault tree analysis (FTA) is a technique used to identify risks that are the role of failure which starts with a top event and then details because a Top Event arrives at a basic event. By using this data analysis technique the author aims to find the factors causing exhaust gas leak in the exhaust valve in the MV. Vinca arrived at a basic failure. After the failure was found, the effect and what efforts should be made so that the exhaust valve can always be optimal. Based on the results of research conducted by the author, it can be concluded that the exhaust gas leak in the exhaust valve in the MV. Vinca is caused by wear on the spindle valve, cracks in the spindle valve, accumulation of carbon on the valve surface, and lack of maintenance on the exhaust valve. From these factors the impact is the loss of material on the valve spindle and valve seat, the occurrence of compression losses and heat losses, the exhaust valve closure becomes imperfect and the fatigue of the material from the exhaust valve material. To prevent the causes of leakage, it can be done using an anti-friction coating (molykote), increasing crew knowledge and skills in the maintenance and repair of spindle valves, checking regularly when the exhaust valve works, maintaining and repairing the injector valve and performing maintenance and repair of exhaust valve according to working hours

    Muttaqin and Imama Concept in al-Qur’an Surat al-Furqon Verse 74 Prespective

    No full text
    The first goal of Islamic education is started by family’s choice (education). In this case, Islam lines the goal of Islamic education by hadis Rasulullah SAW., تنكحوا المراة لأربع لمالها ولجمالها ولنسابها ولدينها فظفر فى ذات الدين if it is taken to the education field, selected education are: (1) لمالها (full facility), (2) لجمالها (vision and mission), (3) لنسابها (al-Qur’an and sunnah, ect). and (4) لدینها (exact aqidah). Then, the education is directed to create (ذریة قرة اعین) which can be done by pra, basic and middle education. Then, (متقین), it is directed to achieve (متقین) degree. And it is completed by bachelor education (S-1/Sarjana), and also graduate education (S-2/Magister) and the highest position is (امام ) which can be completed by postgraduate education (S-3/Doktor). Finaly (امام) status is completed by Profesor degree in each profession. There are so many arguments about Muttaqin and Imam, in this research, the author tries to discover and analyze by perspective of al-Qur’an especially surah al-Furqon verse 74

    Nilai-nilai Pendidikan dalam ibadah Shalat pada Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dan Tafsir Al-Maraghi karya Ahmad Musthafa Al-Maraghi dalam membentuk pribadi Muttaqin

    No full text
    مستخلص البحث المهمة الرئيسية للإنسان هو أن يعبد الله الخالق. في حين أن أعظم العبادة تلقى مباشرة من قبل رسول الله هو الصلاة. وقد تم ضمان عبادة الصلاة كما أعظم العبادة في أنه يحتوي على قيمة كبيرة أو الحكمة أيضا. هذه القيم تحتاج إلى مزيد من استكشاف بحيث العبادة التي تتم حقا يشعر فوائد في الحياة في هذا العالم المؤقت. كز البحث في هذا البحث على دراسة قيم التعليم الواردة في العبادة في تشكيل متقين الشخصية وفقا لبويا هامكا وأحمد مصطفي المراغي في تفسير الأزهر والمراجي. صياغة هذا البحث هي: 1) ما هي قيم تعليم العبادة الصلاة الواردة في شرح الأزهر والتفسير المراغي في تشكيل شخصية متقين. 2) ما مدى أهمية قيم تعليم الصلاة في الحياة اليومية. 3) ما هي عملية قيم تعليم العبادة الصلاة الواردة في شرح الأزهر والمراغي تفصير في تشكيل شخصية متقين. والغرض من هذه الدراسة هو: 1) شرح قيم تعليم العبادة في تشكيل شخصية المتقاعد في شرح الأزهر والمراجحي التفسير. 2) شرح مدى أهمية قيم تعليم الصلاة في الحياة اليومية. 3) شرح عملية قيم تعليم العبادة بالصلاة الواردة في شرح الأزهر والمراجحي التفسير في تشكيل شخصية متقين. بويا هامكا هي واحدة من القادة الكبار في اندونيسيا الذي لديه القدرة العلمية الكافية في تفسير القرآن الكريم الكريم. حتى مع علمه كان قادرا على أن يلد عمل مذهلة من الأزهر التفسير يحتوي على مختلف التخصصات. في حين أن أحمد مصطفي المراغي هو واحد من العلماء المصريين الكبار الذين أنجبوا تفسير المراغي عمله الضخم. تفسير المراغي هو عمل بسيط موجه لعامة الناس لفهم القرآن الكريم بسهولة ككلام إلهي مخصص له. هذا البحث هو بحث الأدب (مكتبة البحوث) الخلفية من قبل رغبة الباحثين لإحياء روح النسيان في العبادة. والطريقة المستخدمة هي تحليل التصنيف، وهو تحليل يركز الاهتمام على مجال معين مفيد جدا لوصف الظاهرة أو المشكلة. في حين أن المنهج المستخدم غير تجريبي وغير كمي لا يتضمن المؤلف في حساب الأعداد ولكن التفكير والتفكير العميق في أفكار بوعيا هامكا وأحمد مصطفي المراغي عن العبادة في التفسير. من نتائج هذه الدراسة تبين أن صلاة أداء جيدا وبشكل صحيح قادرة على تغيير الشخص إلى متقين. من بين تعليم الصلاة الذي يجعل الشخص متقن هو (1) التعليم لتذكر والحفاظ على الوعد. (2) التعليم لتأكيد الشخصية مع ديكرولا. (3) التعليم أن يكون التزاما قويا في الحياة. (4) أن يكون للتعليم طبيعة المسؤولية. (5) التعليم من أجل الانضباط. (6) التعليم للحفاظ على النظافة. (7) التعليم ليكون صحي وقوي. (8) التعليم على الانسجام في التعامل مع الآخرين. (9) التعليم لتعزيز الولاء. (10) التعليم لتعزيز الوحدة. (11) التعليم لمنع الأفعال الشائنة والظالمة. (12) التعليم ليكون إنسانا مركزا. ABSTRACT The main task of man as a being is to worship Allah as the creator. While the greatest worship received directly by the Prophet of Allah SWT is a prayer. Worship of prayer as the greatest worship has been ensured in it contained great value or wisdom also. These values need to be explored further so that the worship that is done really feels the benefits in life in this temporary World. In this thesis research, the study focused on studying the values of education contained in the worship in forming muttaqin personal according Buya Hamka and Ahmad Musthafa Al-Maraghi in the tafseer of Al-Azhar and Al-Maraghi. The formulation of this research are: 1) What are the values of prayer worship education contained in Al-Azhar commentary and Al-Maraghi interpretation in forming muttaqin personality. 2) How is the relevance of the values of prayer education in daily life. 3) What is the process of values of prayer worship education contained in Al-Azhar commentary and Al-Maraghi tafseer in forming muttaqin personality. The purpose of this study are: 1) To explain the values of prayer worship education in forming muttaqin personality in Al-Azhar tafseer and Al-Maraghi tafsir. 2) To explain the relevance of the values of prayer education in daily life. 3) To explain the process of values of prayer worship education contained in Al-Azhar commentary and Al-Maraghi tafseer in forming muttaqin personality. Buya Hamka is one of the great leaders in Indonesia who has sufficient scientific capability in interpreting Al-Qur'anul karim. So with the extent of his knowledge he was able to give birth to the spectacular work of Al-Azhar tafsir containing various disciplines. While Ahmad Musthafa Al-Maraghi is one of the great Egyptian scholars who gave birth to the interpretation of Al-Maraghi as his monumental work. Tafsir Al-Maraghi is a simple work intended for the general public to easily understand the Qur'anul karim as a divine kalam that is destined for him. This research is a research literature (library research) backed by the desire of researchers to revive a forgotten spirit in worship. The method used is a taxonomic analysis, which is an analysis that focuses attention on a particular domain that is very useful to describe the phenomenon or problem. While the approach used is non-experimental and non-quantitative that does not involve the author in the calculation of numbers but do the thinking and deep reflection on the thoughts of Buya Hamka and Ahmad Musthafa Al-Maraghi about worship in the tafsir. From the results of this study shows that prayers performed well and correctly able to change the person into muttaqin. Among the prayer education that makes muttaqin person is (1) Education to remember and keep promise. (2) Education to affirm personal with dhikrullah. (3) Education to have a strong commitment in life. (4) Education to have the nature of responsibility. (5) Education for discipline. (6) Education to maintain cleanliness. (7) Education to be healthy and strong. (8) Education on harmony in dealing with others. (9) Education to foster loyalty. (10) Education to strengthen unity. (11) Education to prevent nefarious and unjust acts. (12) Education to be a focused human being. ABSTRAK Tugas utama manusia sebagai makhluk adalah beribadah kepada Allah SWT sebagai penciptanya. Sedangkan ibadah yang teragung yang diterima langsung oleh Rasulullah SAW dari Allah SWT adalah ibadah shalat. Ibadah shalat sebagai ibadah teragung sudah dipastikan di dalamnya terkandung nilai atau hikmah yang agung pula. Nilai-nilai inilah yang perlu digali lebih jauh agar ibadah shalat yang dikerjakan benar-benar terasa manfaatnya dalam kehidupan di Dunia yang sementara ini. Dalam penelitian Tesis ini penelitian difokuskan pada kajian nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam ibadah shalat dalam membentuk pribadi muttaqin menurut Buya Hamka dan Ahmad Musthafa Al-Maraghi di dalam tafsirnya Al-Azhar dan Al-Maraghi. Rumusan penelitian ini adalah: 1) Apa saja nilai-nilai pendidikan ibadah shalat yang terkandung dalam tafsir Al-Azhar dan tafsir Al-Maraghi dalam membentuk pribadi muttaqin. 2) Bagaimana relevansi nilai-nilai pendidikan ibadah shalat dalam kehidupan sehari-hari. 3) Bagaimana proses nilai-nilai pendidikan ibadah shalat yang terkandung dalam tafsir Al-Azhar dan tafsir Al-Maraghi dalam membentuk pribadi muttaqin. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan nilai-nilai pendidikan ibadah shalat dalam membentuk pribadi muttaqin dalam tafsir Al-Azhar dan tafsir Al-Maraghi. 2) Untuk menjelaskan relevansi nilai-nilai pendidikan ibadah shalat dalam kehidupan sehari-hari. 3) Untuk menjelaskan proses nilai-nilai pendidikan ibadah shalat yang terkandung dalam tafsir Al-Azhar dan tafsir Al-Maraghi dalam membentuk pribadi muttaqin. Buya Hamka merupakan salah satu tokoh besar di Indonesia yang mempunyai kapabilitas keilmuan yang memadai di dalam menafsirkan Al-Qur’anul karim. Sehingga dengan keluasan ilmunya itu beliau mampu melahirkan karya spektakuler yaitu tafsir Al-Azhar yang memuat berbagai macam disiplin ilmu. Sedangkan Ahmad Musthafa Al-Maraghi merupakan salah satu ulama besar berkebangsaan Mesir yang telah melahirkan tafsir Al-Maraghi sebagai karya monumentalnya. Tafsir Al-Maraghi merupakan karya sederhana yang diperuntukkan kepada masyarakat umum agar mudah memahami Al-Qur’anul karim sebagai kalam ilahi yang diperuntukkan baginya. Penelitian ini merupakan penelitian literatur (library research) yang dilatar belakangi oleh keinginan peneliti menghidupkan kembali ruh yang terlupakan di dalam ibadah shalat. Metode yang dipakai adalah analisis taksonomi, yaitu analisis yang memusatkan perhatiannya pada domain tertentu yang sangat berguna untuk menggambarkan fenomena atau masalah. Sedangkan pendekatan yang dipakai adalah adalah non eksperimen dan non kuantitatif yang tidak melibatkan penulis dalam perhitungan angka-angka namun melakukan pemikiran dan perenungan yang mendalam terhadap pemikiran Buya Hamka dan Ahmad Musthafa Al-Maraghi mengenai ibadah shalat di dalam tafsirnya. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa shalat yang dilakukan dengan baik dan benar mampu merubah pribadi menjadi muttaqin. Diantara pendidikan dalam ibadah shalat yang menjadikan pribadi muttaqin itu adalah penghayatan setiap gerakan yang terkandung di dalam ibadah sholat itu sendiri, seperti berdiri menghadap Allah SWT yang melambangkan masa kejayaan. Diharapkan melalui penghadapan wajah kepada sang penciptanya ini rasa bangga, sombong dan sejenisnya tidak muncul ke permukaan, namun yang muncul adalah sifat-sifat baik seperti syukur, tawadhu’ dan sifat-sifat baik lainnya. Di dalam ibadah sholat pula mengandung beberapa pendidikan diantaranya; (1) Pendidikan untuk mengingat dan menepati janji. Sebab waktu-waktu shalat telah ditetapkan oleh Allah SWT (2) Pendidikan untuk meneguhkan pribadi dengan dzikrullah. Zikir inilah yang menentramkan jiwa (3) Pendidikan untuk memiliki komitmen yang kuat dalam kehidupan. Komitmen ini dilatih dengan membaca atau bergerak sesuai yang telah dicontohkan bukan dengan keinginan sendiri (4) Pendidikan untuk memiliki sifat tanggung jawab. (5) Pendidikan untuk disiplin. (6) Pendidikan untuk menjaga kebersihan. (7) Pendidikan untuk menjadi sehat dan kuat. (8) Pendidikan mengenai keharmonisan dalam berhubungan dengan sesama. (9) Pendidikan untuk menumbuhkan kesetiaan. (10) Pendidikan untuk mempererat persatuan. (11) Pendidikan untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar. (12) Pendidikan untuk menjadi manusia yang fokus. Adapun proses pembentukan pribadi muttaqin di dalam ibadah shalat adalah dimulai dari Mu’ahadah (Mengingat Perjanjian) sebab orang yang melaksanakan shalat menunjukkan kesadarannya terhadap janji kepada tuhannya dikala berada di alam ruh sebelumnya. Kemudian Muroqobah (Merasakan Kesertaan Allah) ketika menghadap-Nya. Muhasabah (Introspeksi Diri) terhadap kekurangan, Mu’aqobah (Pemberian Sanksi) pada diri jika didapati banyak pelanggaran. Selanjutnya Mujahadah (Optimalisasi) dalam mengejawantahkan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya
    corecore