90 research outputs found

    Administrasi Pendidikan Dalam Pembelajaran

    No full text
    Buku kategori administrasi yang berjudul Administrasi Pendidikan Dalam Pembelajaran merupakan buku karya dari Edeng Suryana. Secara disadari atau tidak, setiap usaha seseorang dan bagaimanapun sederhananya tentu memerlukan administrasi. Hal ini bila kita perhatikan orang di sekitar kita setiap waktu dan setiap harinya memiliki kegiatan yang bermacam-macam. Kegiatan-kegiatan itu mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Agar tujuan itu dapat tercapai lebih efektif dan efisien, maka mereka melakukan perencanaan-perencanaan atau perhitungan-perhitungan yang matang. Hal semacam demikian mereka dapat dikatakan telah melakukan kegiatan administrasi. Dengan kata lain mereka telah melakukan keseluruhan proses atau langkah-langkah dalam perhitungan untuk mencapai tujuan yang diharapkan secara tepat atau efektif dan efisien

    MANAJEMEN KELAS BERKARAKTERISTIK SISWA

    No full text
    Hakikat dari manajemen kelas adalah penciptaan kondisi belajar siswa yang lebih kondusif. Sedangkan kondisi belajar yang kondusif merupakan prasyarat yang paling penting bagi kelancaran terselenggaranya kegiatan belajar siswa, sehingga dengan lancarnya proses pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar yang lebih optimal. Manajemen kelas yang baik adalah yang dapat melayani dan membantu kebutuhan siswa dalam pembelajaran. Oleh karena itu, karakteristik dan kebutuhan siswa adalah hal yang paling pertama perlu diketahui dan diperhitungkan oleh guru dengan sebaik-baiknya. Adapun yang menjadi kajian dalam penulisan ini adalah: (1) untuk mengetahui gambaran langkah-langkah kegiatan guru dalam manajemen kelas pembelajaran; (2) untuk memperoleh gambaran karakteristik siswa dalam pembelajaran; dan (3) untuk memperoleh gambaran keterampilan guru dalam manajemen kelas. Metode kajian yang digunakan adalah studi pustaka. Kesimpulan dari kajian ini adalah: (1) manajemen kelas yang dilakukan guru guna mencapai tujuan pembelajaran perlu direncanakan terlebih dahulu dengan langkah-langkah yang jelas dan opersional sebagai bahan persiapan mengajar; (2) karakteristik dan kebutuhan siswa dalam manajemen kelas perlu diperhitungkan dengan baik oleh guru untuk mendapatkan dalam penggunaan metode/media mengajar yang lebih tepat; dan (3) dalam manajemen kelas agar terpelihara kondisi belajar yang optimal diperlukan beberapa keterampilan dan pendekatan mengajar yang dilakukan guru dalam melayani kebutuhan siswa

    Edeng (Birth, 1893-09-30)

    No full text
    Address: 339 Wade St.5827/Pg.170/1893/F W/Ger./Ger./Lizzie Wulfekuhl, Mid.Original record filed in drawer labeled 'DYER-EDWARDS, J'

    PE11 (Rv1169c) Selectively Altering Fatty Acid Components of Mycobacterium smegmatis and Host interleukin-6 Level Accompany with Cell Death

    No full text
    PE/PPE family proteins, named after their conserved PE (Pro-Glu) and PPE (Pro-Pro-Glu) domains of N-terminal, are most intriguing aspects of pathologic mycobacterial genome. The roles of most members of this family remain unknown, although selected genes of this family are related to the virulence of Mycobacterium tuberculosis. In order to decipher the role of Rv1169c, the Mycobacterium smegmatis strain heterologously expressed this ORF was constructed and identified that Rv1169c was a cell wall associated protein with a novel function in modifying the cell wall fatty acid component.. The growth of Rv1169c expressing strain was affected under surface stress, acidic condition and antibiotics norfloxacin and rifampicin treatment. M. smegmatis expressing Rv1169c induced necrotic cell death of macrophage after infection and significantly decreased interlukin-6 production compared to controls. In general, these results underscore a proposing role of Rv1169c in virulence of M. tuberculosis, as it’s role in the susceptibility of anti-mycobacteria factors caused by modified cell wall fatty acid, and the induced necrotic cell death by Rv1169c is crucial for M. tuberculosis virulence during infection

    KONTRIBUSI MATA KULIAH PROSES BELAJAR MENGAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PADA PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN : Penelitian Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FPOK IKIP Bandung Angkatan 1991-1992

    No full text
    Sebuah penelitian yang mencoba mengungkapkan, Apakah mata kuliah Proses Belajar-Mengajar telah memberikan kontribusi yang berarti terhadap keterampilan mengaJar mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FPOK IKIP Bandung pada Program Pengalaman Lapangan. Selanjutnya penulis batasi menjadi tiga sub masalah sebagai berikut : 1. Apakah mata kuliah Perencanaan Pengajaran Olahraga memberikan kontribusi yang berarti terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan. 2. Apakah mata kuliah Strategi Belajar-Mengajar Olahraga memberikan kontribusi yang berarti terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan. 3. Apakah mata kuliah Evaluasi Pendidikan Olahraga memberikan kontribusi yang berarti terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan. Berdasarkan masalah diatas, penulis mengajukan hipotesis kerja sebagai berikut : Terdapat kontribusi yang berarti mata kuliah Proses Belajar-Mengajar terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan. Dengan sub-sub hipotesis sebagai berikut : 1. Ada kontribusi yang berarti mata kuliah Perencanaan Pengajaran terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan. 2. Ada kontribusi yang berarti mata kuliah Strategi BelaJar-Mengajar terhadap keterampilan mengaJar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan. 3. Ada kontribusi yang berarti mata kuliah Evaluasi Pendidikan terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan. Untuk menguji hipotesis penelitian, penulis menggunakan studi korelasional, sebagai alat pengumpul data penulis menggunakan daftar cek, yang menJadi sumber data adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FPOK IKIP Bandung yang telah mengikuti Program Pengalaman Lapangan sebanyak 35 orang. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan perhitungan koefisien korelasi pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil-hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1. Hipotesis pertama, yang diajukan diterima, dimana koefisien korelasi sebesar 0,83. Sedangkan r tabel 0,334 pada tingkat kepercayaan 95% (0,83 > 0,334) dengan kontribusi sebesar 68,89%. 2. Hipotesis kedua, yang diaJukan diterima, dimana koefisien korelasi sebesar 0,85. Sedangkan r tabel 0,334 pada tingkat kepercayaan 95% (0,85 > 0,334) dengan kontribusi sebesar 72,75%. 3. Hipotesis ketiga, yang diajukan diterima, dimana koefisien korelasi sebesar 0,76. Sedangkan r tabel 0,334 pada tingkat kepercayaan 95% (0,76 > 0,334) dengan kontribusi sebesar 57,76%. 4. Hipotesis pokok, yang diajukan diterima, dimana koefisien korelasi sebesar 0,86. Sedangkan r tabel 0,334 pada tingkat kepercayaan 95% (0,86 > 0,334) dengan kontribusi sebesar 73,96%. Dari hasil pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa mata kuliah Proses BelaJar-Mengajar yang meliputi mata kuliah Perencanaan Pengajaran, mata kuliah Strategi Belajar-Mengajar, dan mata kuliah Evaluasi Pendidikan memberikan kontribusi yang berarti terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pada Program Pengalaman Lapangan

    ABSURDITAS DALAM NASKAH NASKAH DRAMA ARIFIN C. NOER (Tinjauan Filosofis)

    No full text
    Mengangkat k.arya fiksi-salah satunya nask.ah drama-sebagai k.aj ian filosofis merupakan upaya sulit. Karena muatan yang terkandung di dalamnya bukanlah teori-teori maupun risalah yang berdekatan dengan logika ilmiah. Karya fiksimeski pada beberapa bagian memiliki ketentuan baku-belum menemukan pendekatan teori yang paling sahih. Namun, keadaan ini bukan berarti menutup kemungkinan upaya penggalian dan penemuan pendekatan yang relatif dapat menjangkam1ya. Pendekatan filosotis-selain pendekatan struktural yang sarat ikatan dan baku-merupakan cara paling memungkinkan. Pada naskah-naskah drama pilihan karya Arifin C. Noer, terdapat muatan tematik yang cukup signitikan. Pada naskah Sumur Tanpa Dasar, Mega-Mega, dan Kapai-kapai, yang dijadikan sampel penelitian ini, tema absurditas menemukan ruangnya. Namun yang perlu dicatat, ketiga naskah tersebut memiliki kecenderungan sosiologis yang hampir sam a. Mengenai keterasingan, kehampaan, eksistensi, kemiskinan materi maupWl batin, kehilangan kepercayaan diri (lost self confidence), kematian, obsesi, mimpi, keterasingan (alienasi), transendensi, hingga idiom-idiom sarkas bertebaran memenuhi rangkaian dialog dan suasana penceritaan. Datam skripsi ini dihadirkan rumusan masalah; kontribusi apa yang diberikan oleh teks fiksi terhadap persoalan hakikat kemanusiaan, dunia, dan Tuhan? Dapatkah teks tersebut memberikan kemungkinan altematif nilai serta peluang absurditasnya, menjadi persoalan seluruh manusia? Bagaimana Arifin C. Noer memformulasikan pikiran filosofis-eksistensial-absurd-nya lewat karya-karya terse but? Pada tuj uan penelitian, terdapat upaya untukmenjawab pertanyaan yang tennaktub dalam rumusan masdalah. Pertema. menemukan bukti kontribusi teks fiksi terhadap persoalan hakikat kemanusiaan,dunia,dan Tuhan. Kedua, mencari kemungkinan nilai eksistensi dan peluang absurditas dalamfiksi yang bisa menjadi bagian dari persoalan seluruh manusia. Ketiga, memetakan pikiran filosfis Arifin C. Noer, serta mengkritisi kelemahan dan kelebihannya. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data-data yang dubutuhkan, kemudian melakukan pola deskripsi dan interpretasi pada pengolahan dan pemaparannya. Penelitian ini menyimpul pada penemuan-penemuan fakta, bahwa teks fiksi temyata memberik.an kontribusi luar biasa terhadap persoalan hakikat kemanusiaan, dunia, dan Tuhan. Teks fiksi juga memberikan kemm1gkinan nilai eksistensi dan peluang absurditas terhadap seluruh persoalan manusia

    Hubungan antara Peranan Kelompok Tani dengan Pendapatan Petani Bunga Krisan di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat

    No full text
    The purpose of the research was to determine the relationship between the role of farmer groups and the income of chrysanthemum farmers in Pasirlangu Village, Cisarua District, West Bandung Regency. Verification survey research method, sampling was done by simple random sampling method, 20 samples from a population of 36 group members. The relationship between the role of farmer groups and income were analyzed by the Spearman rank test. The results showed that the role of the chrysanthemum farmer group in carrying out its functions as a learning class was included in the medium category, the function as a vehicle for collaboration was included in the medium category, and the function as a production unit was included in the high category, cumulatively included in the high category. Chrysanthemum farming income for farmers who were members of farmer groups in 2023 when used production costs is included in the high category, when farming activities were included in the high category, and when increasing production, it is included in the high category. Cumulatively, it is included in the high category, meaning that the income of chrysanthemum farmers had increased. The relationship between the role of farmer groups and increasing income, in carrying out its function as a learning class and as a vehicle for cooperation, had an insignificant relationship. The role of the group as a production unit had a real (significant) relationship to the income of chrysanthemum farmers in Pasir Langu Village, Cisarua District, West Bandung Regency
    corecore