1,721,033 research outputs found

    Liking and taste responsiveness across PROP-taster groups in children

    Get PDF
    Overweight and obesity and the associated health risks are a growing concern globally. Research has shown that people who are obese early in life and especially in preadolescence have a high risk of also being obese in adulthood. It is therefore extremely important to form healthy food habits from childhood. The objective of this thesis is to investigate the associations between children’s taste intensity perception and their hedonic responses. This was done by highlighting taste responsiveness, PROP (6-n-propylthiouracil) responsiveness, stated and actual liking of foods, as well as food familiarity. 148 preadolescences aged 11 to 13 years old completed a sensory consumer test at schools where instructions were given from a remote location. The participants answered a questionnaire about familiarity and stated liking of 28 food items. The children also performed a tasting of four samples of grapefruit juice with different levels of sugar added, and four samples of vegetable broth samples with different levels of salt added. Samples were tasted twice, once for liking and once for taste responsiveness, respectively. PROP responsiveness was recorded using a paper disc test. The results showed a significant and positive correlation between stated liking and familiarity of the 28 food items. When tasting samples, children reported differences in liking of grapefruit juice samples; the samples were more liked as sugar content rose. For vegetable broth samples, no differences in liking were recorded between samples across children, but PROP phenotypes liked vegetable broth samples significantly different, with non-tasters liking samples significantly more than the other PROP phenotype groups. Several differences in taste responsiveness were found between PROP phenotypes, both for basic taste responsiveness and liking of samples. Familiarity, responsiveness to sweet taste and PROP responsiveness were significant in predicting liking of grapefruit juice samples. The results from this study add to the understanding of food choices in children in relation to taste sensitivity perception, familiarity, and how remote testing can be utilized in sensory evaluation with preadolescents.Overvekt og fedme og tilknyttede helseproblemer er et økende problem over hele verden. Forskning har vist at mennesker med fedme tidlig i livet og spesielt tidlig i ungdomstiden har høy risiko for å ha fedme også i voksen alder. Dermed er det ekstremt viktig å skape sunne matvaner fra barndommen. Målet med denne oppgaven er å undersøke sammenhengene mellom hvordan barn opplever smak og deres hedoniske respons. Dette ble gjort ved å legge vekt på barnas smaksrespons, respons for PROP (6-n-propylthiouracil), oppgitt og opplevd liking av matvarer, og kjennskap til matvarer. 148 barn fra 11 til 13 år (tidlig ungdom) deltok i en sensorisk forbrukerundersøkelse gjennomført på skoler hvor instruksjoner ble gitt fra en ekstern lokasjon. Deltakerne svarte på en spørreundersøkelse hvor de ble spurt om kjennskap til og oppgitt liking av 28 matvarer. De gjennomførte også en smakstest av fire prøver med grapefruktjuice tilsatt ulike mengder sukker, og fire prøver med grønnsaksbuljong tilsatt ulike mengder salt. Prøvene ble smakt på to ganger, en gang for liking og en gang for å registrere smakssensitivitet. PROP respons ble registrert gjennom en papirdisktest.M-MA

    Perancangan Kampanye Sosial Mengubah Kebiasaan Babs di Daerah Tangerang

    Get PDF
    BABS merupakan kegiatan buang air besar di lingkungan terbuka seperti sungai, semak-semak, jalanan dan tempat lainnya. Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berusaha meningkatkan kondisi sanitasi di Tangerang dengan membangun toilet dalam jumlah besar agar dapat menurunkan angka BABS. Namun hingga akhir tahun 2018, masih terdapat sekitar 400.000 warga Tangerang yang masih melakukan praktik BABS. Hal ini terus berlangsung dikarenakan tradisi turun- temurun dan telah menjadi kebiasaan warga. Permasalahan tersebut menyebabkan tingginya angka kematian anak di Indonesia karena diare. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa penelitian mixed methode dengan melakukan wawancara, kuesioner, observasi, dan studi eksisting. Target dari kampanye ini adalah orang dewasa berumur 26-45 tahun yang tinggal di Tangerang. Diharapkan perancangan kampanye ini dapat mengedukasi masyarakat Tangerang untuk sadar pentingnya menggunakan sanitasi yang layak

    Kontribusi Pemikiran Etika Bisnis Al-Ghazali Terhadap Industri Perbankan Syariah di Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan maraknya pengusaha atau pebisnis yang beranggapan bahwa etika dalam bisnis hanya akan menghambat pendapatan dan mampu menjadi sebab bangkrutnya sebuah bisnis. Namun, hal tersebut bertentangan dengan pemahaman al-Ghazali yang mana apabila berbisnis harus menyertakan etika di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemikiran etika bisnis al-Ghazali serta kontribusinya terhadap industri perbankan syariah di Indonesia. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan metode penelitian yang sifatnya kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan content analisys. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa pendapat al-Ghazali tetang etika adalah perihal batin yang dijadikan sebab lahirnya suatu perbuatan. AlGhazali juga menegaskan ada tujuh etika dalam berbisnis. Kontribusi al-Ghazali dalam pemikiran etika bisnis menjadi acuan yang kokoh, dapat dijadikan tujuan sektor perbankan syariah dan hal-hal terikat di dalamnya

    Pengaruh Regulasi Diri terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Produk Kosmetik Riasan

    No full text
    Perkembangan dalam dunia teknologi digital kian pesat. Berbagai kegiatan manusia sudah dipermudah dengan berbagai macam teknologi yang ada, salah satunya kemudahan dalam melakukan perilaku pembelanjaan secara online. Perkembangan pada bidang e-commerce semakin mendunia, tidak terkecuali di Indonesia. Mulai bermunculan e-commerce baru yang dengan berbagai produk yang ditawarkan. Hal tersebut memberikan kemudahan bagi seorang individu untuk melakukan pembelanjaan sehingga memunculkan adanya fenomena pembelian impulsif pada masyarakat. Produk yang seringkali dibeli secara impulsif adalah kosmetik riasan. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi pembelian impulsif, baik secara internal maupun eksternal. Perilaku pembelian impulsif ini sering kali terjadi pada usia remaja akhir karena cenderung kurang memiliki kemampuan meregulasi diri dengan baik dan dapat memberikan dampak buruk pada individu yang melakukannya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan agar mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap pembelian impulsif pada remaja akhir pengguna kosmetik riasan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kuesioner sebagai media pengumpulan data. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan 399 partisipan dengan rentang usia 18-21 tahun dan pernah melakukan pembelian produk kosmetik riasan melalui e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi diri memiliki pengaruh signifikan sebesar 31.2% dengan hubungan negatif terhadap pembelian impulsif

    Aktivitas marketing public relations di soll marina hotel serpong

    Get PDF
    Laporan kerja magang ini membahas mengenai praktik kerja magang yang dilaksanakan oleh penulis di Soll Marina Hotel Serpong, khususnya pada kegiatan Public Relations pada divisi Sales & Marketing. Meningkatnya industri pariwisata di Indonesia juga memberikan dampak peningkatan pada pertumbuhan industri perhotelan. Banyaknya industri perhotelan menjadikan adanya persaingan bisnis yang ketat sehingga menuntut perusahaan untuk dapat bertahan dalam situasi tersebut. Peran Public Relations dalam perhotelan dianggap dapat memberikan nilai yang positif bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis. Aktivitas Public Relations juga dijalankan oleh Soll Marina Hotel Serpong. Adapun kegiatan public realtions yang dijalankan oleh Soll Marina Hotel Serpong, yaitu advertising, direct marketing, marketing public relationspromotion, customer relationship, event, media relations, corporate social responsibility, online public relations. Sedangkan penulis berkesempatan untuk melakukan kegiatan seperti advertising, promosi, media relations, customer relationship management, online public relations, event, direct marketing dan internal relationship. Penggunaan public relations di Soll Marina Hotel Serpong tidak hanya sebagai penjembatan antara perusahaan dengan masyarakat tetapi juga membantu meningkatkan aktivitas dari departemen sales & marketing. Kata kunci : Marketing Public Relation, Public Relations, Soll Marina Hotel Serpon

    Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas dan Leverage Terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BIE Periode 2016-2020

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas dan likuiditas terhadap tax avoidance pada perbankan yang terdaftar di BEI periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah perbankan yang terdaftar di BEI periode 2016-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan yang didapat dari website Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan sehingga diperoleh 37 perusahaan sebagaisampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Profitabilitas (ROA) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance (CETR). (2) Likuiditas (Current Ratio) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance (CETR)

    Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Academic Hardiness pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Barito Kuala

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan dan tantangan akademik yang semakin meningkat. Kecerdasan emosi dan academic hardiness merupakan dua aspek penting yang mendukung keberhasilan siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan. Siswa yang mampu mengenali, mengelola dan mengekspresikan emosinya cenderung lebih tangguh dan mampu bertahan dalam situasi akademik yang menekan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana hubungan antara kecerdasan emosi dengan academic hardiness pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 110 siswa yang di ambil menggunakan teknik probability sampling (simple random sampling) dari kelas X, XI dan XII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner atau angket yang dianalisis melalui program komputer Statistical Packages for Social Science (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat kecerdasan emosi dalam kategori tinggi (65,5%) dan mayoritas siswa memiliki tingkat academic hardiness dalam kategori sedang (64,5%). Berdasarkan hasil dari analisis korelasi pearson diperoleh nilai r = 0,477 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan academic hardiness. Semakin tinggi kecerdasan emosi yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula academic hardiness yang mereka miliki. Aspek yang paling dominan dari kecerdasan emosi yaitu kemampuan mengenali emosi orang lain, sedangkan untuk aspek dari academic hardiness yaitu pada control of effort

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 10 MAGELANG PERIODE 2 JULI s.d. 17 SEPTEMBER 2014

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam hal ini praktik pengalaman lapangan digunakan sebagai bekal mahasiswa kependidikan sebelum menjadi tenaga pendidik. Dalam kesempatan kali ini, penulis melaksanakan praktik pengalaman lapangan di SMP Negeri 10 Magelang Praktik Pengalaman Lapangan ini bertujuan untuk mendapatkan pengalaman tentang proses pembelajaran dan kegiatan persekolahan lainnya yang digunakan sebagai bekal untuk menjadi tenaga pendidik yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dibutuhkan sebagai seorang pendidik. Kegiatan awal dalam PPL ini adalah observasi kelas, kelas yang diobservasi adalah kelas VIII G. Kegiatan obeservasi ini bertujuan memberikan pengalaman awal tentang situasi kelas, kegiatan yang kedua adalah persiapan, dalam persiapan ini ada yang sifatnya administratif dan persiapan yang sifatnya personal. Persiapan yang sifatnya administratif berupa konsultasi dalam penyusunan RPP yang terkait dengan materi, metode, dan media yang akan digunakan, sedangkan yang sifatnya personal adalah mempersiapkan fisik dan mental. Inti kegiatan praktik pengalaman lapangan ini terdiri dari dua yaitu praktik mengajar dan membuat administrasinya. Dalam kegiatan PPL di SMP Negeri 10 Magelang, penyusun mendapat kesempatan praktik mengajar di kelas VII E, G dan VIII A. Praktikan melakukan praktek mengajar pokok di kelas setiap hari Selasa jam ke-1,4,dan jam ke 6-8 serta hari Sabtu jam 3-4 dan jam 7-8 dalam setiap minggunya. Dalam pelaksanaan PPL digunakan metode seperti proyek, penemuan, diskusi, tanya jawab dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaan praktik pengalaman lapangan yang berupa praktik mengajar, situasi pembelajaran secara umum dapat terkendali, interaksi belajar mengajar dapat terkondisikan, akan tetapi masih ada beberapa permasalahan yang dihadapi pada saat pelaksanaan PPL. Kurangnya fasilitas media pembelajaran berupa LCD Proyektor pada beberapa kelas, selain itu dalam proses pembelajaran masih sangat rendah tingkat pertisipasi dari siswa selama proses pembelajaran sehingga tak jarang ada beberapa siswa yang sulit untuk dikondisikan dalam pembelajaran di kelas. Untuk itu sangat diperlukan peranan praktikan dalam mengatasi berbagai permasalahan tersebut, antara lain dengan mempersiapkan metode dan media pembelajaran yang menarik sehingga membangkitkan ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar
    corecore