4,491 research outputs found
Pembuktian atas hilangnya nyawa akibat keributan yang dilakukan oleh para pelaku pada perkara tindak pidana pengadiayaan / oleh Hardy Effendy
abstrak A. Nama : Hardy Effendy (NIM : 205000121) B. Judul Skripsi : PEMBUKTIAN ATAS HILANGNYA NYAWA AKIBAT KERIBUTAN YANG DILAKUKAN OLEH PARA PELAKU PADA PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN C. Halaman : (xi + 77 halaman + lampiran, 2007) D. Kata kunci : Pembuktian, Hukum Pidana. E. Uraian singkat : Di kota besar seperti Jakarta sering terjadi berbagai macam kejahatan, salah satunya adalah penganiayaan yang dilakukan oleh IFAN FIRMANSYAH dan ADITIARACHMAN yang melakukan penganiayaan terhadap THJIA PIAU PIAU secara bersama-sama, lalu ADITIARACHMAN sempat pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau dan kembali lagi untuk menusuk THJIA PIAU PIAU yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Kedua pelaku dijatuhkan hukuman menurut pasal 170 ayat (2) bagian ke-3 KUHP, dengan kurungan penjara masing-masing 7 tahun. Apakah penjatuhan hukuman kepada kedua terdakwa sudah tepat, padahal perbuatannya mengakibatkan korbannya meninggal dunia? F. Daftar acuan : 16 (1984 ? 2005) G. Pembimbing [Dr. Etty Utju Ruhayati, S.H., M.H.] H. Penulis [Hardy Effendy
STUDI PEMIKIRAN BAHTIAR EFFENDY TENTANG DEMOKRASI
Hubungan antara Islam dan Demokrasi merupakan wacana pemikiran yang
berkembang dan selalu aktual mengisi kehidupan bemegara. Fenomena ini menarik
respon positif-aktif para sarjana-sarjana Islam di seluruh pelosok dunia, termasuk
Indonesia. Hal ini terbukti dengan proses tarik ulur yang berkepanjangan di antara
mereka dalam menentukan komposisi yang sesuai, tentang hubungan antara Islam
dengan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bemegara. Salah satu
diantara mereka adalah Bahtiar Effendy, beliau merupakan salah satu tokoh
Intelektual Muslim dan pembaharu dalam perkembangan pemikiran Islam
khususnya di Indonesia.
Dalam penelitian tentang demokrasi (Studi Pemikiran Bahtiar Effendy
tentang Demokrasi), haruslah diperlukan penjelasan substansi permasalahan dengan
mendeskripsikan pemikiran Bahtiar Effendy, dengan demikian mendeskripsikan
pemikiran Bahtiar Effendy haruslah diperlukan penelaahan terhadap karya-karyanya
dan buku-buku yang mendukung penelitian ini. Dalam hal ini penyusun
menggunakan pendekatan sosio-historis untuk mengetahui pengaruh-pengaruh
terhadap pemikiran Bahtiar Effendy. Hal ini digunakan karena untuk mencari
obyektifitas penelitian. Sedangkan untuk menguji relevansi pemikiran Bahtiar
Effendy penyusun menggunakan teori-teori Fiqh Siyasah.
Setelah dilakukan penelitian secara mendalam, penulis berkesimpulan bahwa
corak pemi kiran Bahtiar Effendy bermula dari pemikiran yang rasionalistik dan
realistis. Ia secara tegas, menerima demokrasi sebagai referensi final bagi sebuah
sistem pemerintahan atau negara, hal ini didasarkan pada suatu asumsi, bahwa
demokrasi merupakan suatu sistem yang paling rasional dan realistis yang
memungkinkan terbentuknya suatu tatanan sosial dan politik yang adil, egaliter,
manusiawi, toleransi dan terbuka sebagaimana Islam mencita-citakannya. Mengenai
hubungan Islam dan demokrasi Bahtiar Effendy memandang kompatibilitas Islam
dan demokrasi sendiri terlihat dengan adanya prinsip-prinsip dasar Islam yang
mengatur tentang prinsip kesamaan, musyawarah dan keadilan. Prinsip ini
merupakan hal yang inheren. dalam konsekuensi logis dari penafsiran doktrin agan1a
yang transformatif.
Sedangkan relevansinya terhadap sistem ketatanegaraan Indonesia terdapat
suatu relevansi pemikiran Bahtiar Effendy secara tampak dan nyata serta rasional
dengan sistem ketatanegaraan Indonesia. Dengan bermusyawarah yang dilakukan
dengan saling dialog dalam membuat kesepakatan atas pemecahan-pemecahan
masalah. Saling dialog atau musyawarah oleh Bahtiar Effendy berarti secara akal
sehat (rasional) berarti terjamin adanya kebebasan berpendapat dan kritik dengan
saling tolereansi dan mempertahankan hak individu dalam kerangka saling percaya
mempercayai
Tenas Effendy punggawa Melayu
Buku ini mengisahkan tentang seorang tokoh tersohor di Riau, yaitu Tenas Effendy. Tenas Effendy adalah seorang kurator yang teliti, peneliti yang tunak, dan budayawan yang jenius. Ia adalah seorang maestro yang mengukuhkan pancang Melayu, tidak hanya di Riau dan Kepulauan Riau, tetapi juga di negeri tetangga. Semasa hidupnya, Tenas telah mendedikasikan diri untuk mengumpulkan berbagai kearifan Melayu. Semua yang terserak dalam ungkapan, pantun, syair, nasihat orang tua, keputusan dan kebijakan kepala adat, serta berbagai sastra lisan lainnya dirangkum oleh Tenas dalam catatan yang bisa dikatakan lengkap
Etika Politik perspektif Bahtiar Effendy
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemikiran Bahtiar Effendy mengenai Etika Politik. Adapun rumusan masalah yang akan digali ialah: ?Pada Teori Umum Tentang Etika, Ke manakah Kecondongan Konsep Pemikiran Etika Politik Menurut Bahtiar Effendy?? Metodologi yang digunakan adalah deskriptif analisis dan teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka (library research). Dalam penulisannya, peneliti menggunakan beberapa buku karya Bahtiar Effendy sendiri sebagai sumber primer dan peneliti juga mengumpulkan sumber sekunder berupa buku, jurnal, skripsi, artikel, dan web berita-berita sebagai data penunjang untuk memahami dan menyelami objek pemikiran yang diteliti. Dalam penelitian ini, Bahtiar menyorot dinamika, di antaranya; bagaimana menautkan etika dan moralitas pada politik. Selain itu, Bahtiar juga menyoroti kekeliruan pada banyaknya partai di sistem demokrasi yang tergolong suatu anomali, moralitas peserta pemilu, dan fatsun politik: menyikapi menang-kalah pemilu. Pada penelitian ini peneliti mendeskripsikan pemikiran Bahtiar yang tertuang dalam buku-buku karyanya kemudian menganalisis setiap poin pemikirannya dan menyandingkan pokok-pokok pemikiran itu ke dalam fenomena-fenomena politik yang masih relevan
The spectrum of contact allergy in elderly patients with and without lower leg dermatitis
Uter W, Geier J, Pfahlberg A, Effendy I. The spectrum of contact allergy in elderly patients with and without lower leg dermatitis. Dermatology. 2002;204(4):266-272.Background. There is a strong influence of lower leg dermatitis on the spectrum of allergic contact sensitivity in elderly patients. Objective: To quantitatively assess the impact of this factor which confounds the age-related pattern of allergic contact sensitivity. Methods: Stratified analysis of allergic contact sensitivity data collected between 1996 and 1999 in the 32 centres of the Information Network of Departments of Dermatology (three age groups: less than or equal to 60, 61-75, greater than or equal to 76 years), both as crude and as directly standardised (for sex and leg dermatitis) proportions. Results: Among the 36,070 patients tested with the German standard series, allergic contact sensitivity to neomycin, lanolin, cetostearylic alcohols, colophony, fragrance mix and balsam of Peru, among others, was (much) more common in the elderly, with proportions more or less affected by standardisation. Conclusion: The comparison of crude and standardised proportions provides evidence that allergic contact sensitivity to several allergens strongly depends not only on age itself, but on age-related and thus confounding co-morbidity. Copyright (C) 2002 S. Karger AG, Basel
Anogenitale Symptomatik allgemeiner Hautkrankheiten
Effendy I. Anogenitale Symptomatik allgemeiner Hautkrankheiten. In: Krause W, Effendy I, eds. Anogenitale Hautkrankheiten : erkennen, befunden, behandeln. Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg; 2016: 99-196.Alle generalisierten Dermatosen können auch die Anogenitalregion betreffen. Ihre Symptome und Phänomene werden durch die Besonderheiten der Region modifiziert. Die Betrachtung des übrigen Integuments führt zur Diagnose. Das folgende Kapitel stellt einige besonders prägnante Dermatosen vor
STILE KEPENGARANGAN TENAS EFFENDY DALAM TUNJUK AJAR MELAYU
Literary works are classified as works of imagination in the form of fictional or imaginary experiences. The messages to be conveyed through literary works must be creative so that they appear attractive to read and listen to, so it is necessary to have a stile from the authorship itself to make his work beautiful and attractive. There are many ways to enjoy, understand and appreciate the work of the author Tenas Effendy, one of which is by studying the Stile of Tenas Effendy's authorship in Tunjuk Ajar Melayu. This study aims to analyze and interpret Tenas Effendy's stile authorship in Tunjuk Ajar Melayu. This needs to be examined because the existence of a literary work can be seen from how the author packs his work so that he can create his own stile from the author's side. The method used in this research is content analysis method. The source of data in this research is Tunjuk Ajar Melayu Karya Tenas Effendy in 2013 which has been recorded. The data collection technique is done by applying the hermeneutic technique. After the author of the analysis, Tunjuk Ajar Melayu by Tenas Effendy has a unique and distinctive authorship stile seen from the stylistic aspect, namely the stile as a pack of thoughts, the stile as a deviation from linguistic norms and the stile as a collection of personal characteristics
Analisis Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 3017/Pid.B/2008/Pn.Tng Dalam Perkara Korupsi Kantor Pos Tangerang / oleh Ronald Effendy
abstrak (A)Nama : RONALD EFFENDY NIM : 205050021 (B)Judul: Analisis Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 3017/Pid.B/2008/Pn.Tng Dalam Perkara Korupsi Kantor Pos Tangerang (C)viii + 121 halaman + lampiran, 2011 (D)Kata kunci : Perkara Korupsi Kantor Pos Tangerang (E)Isi : Apakah putusan bebas oleh Hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 3017/Pid.B/2008/PN.TNG sudah sesuai dengan bagian inti delik korupsi dalam Undang-undang No. 31 tahun 1999 jo. Undang-undang No. 20 Tahun 2001? Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui sudah atau belum sesuai putusan bebas oleh Hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 3017/Pid.B/2008/PN.TNG dengan bagian inti delik korupsi dalam Undang-undang No. 31 Tahun 1999 jo. Undang-undang No. 20 Tahun 2001. Kegunaan penelitian dari segi teoritis yaitu sebagai pengembangan ilmu hukum pidana, khususnya tentang tindak pidana korupsi. Sedangkan secara praktis diharapkan memberikan kegunaan bagi masyarakat untuk memberikan sumbangsih pemikiran bagi kalangan yang bertugas, baik yang menetapkan kebijaksanaan dan peraturan secara umum mengenai hukum pidana terutama mengenai tindak pidana korupsi, maupun bagi aparat petugas operasional yang menangani kasus tersebut. Putusan bebas yang diberikan oleh Hakim sudah sesuai, disebabkan salah satu bagian inti delik korupsi yaitu ?merugikan keuangan Negara? dianggap tidak terpenuhi karena selama Terdakwa menjabat sebagai Kepala Kantor Pos Tangerang, terdapat kenaikan pendapatan yang cukup signifikan bagi Kantor Pos Tangerang. Kecuali dapat dibuktikan bahwa komisi yang disetujui pengeluarannya oleh terdakwa memang dipergunakan untuk memperkaya diri sendiri dan/atau korporasi sehingga merugikan keuangan / perekonomian Negara sebagaimana disebutkan sebagai bagian inti delik korupsi dalam Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001. Sebaiknya diterapkan penjatuhan sanksi pidana yang tegas terhadap pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia, dan para pihak (polisi, jaksa, hakim) yang memeriksa perkara dan mengadili perkara korupsi hendaknya bersikap adil dan bijaksana serta tidak memihak. (F) Daftar acuan : 18 (1967-2009) (G) Pembimbing : Dian, SH., MH. (H) Penulis : Ronald Effendy DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...............i DAFTAR ISI....................iv ABSTRAK???????????????????????..?..vii DAFTAR SINGKATAN???????????????????viii BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang????.??????????.????.1 B.Permasalahan?????????????...?.?.??.....7 C.Tujuan dan Kegunaan Penelitian????????..?...?...7 D.Kerangka Konseptual...????????.????.?....?8 E.Metode Penelitian?????????????.??.....?10 F.Sistematika Penulisan?????????...??.?...??..12 BAB II LANDASAN TEORI A.Tindak Pidana?????????????????..?..14 B.Korupsi...???????????????????........17 C.Bentuk-bentuk Korupsi???.?.???.??????..?.20 D.Tindak Pidana Korupsi?????????.????..?....27 E.Subjek Delik Korupsi?????????????..?.......28 F.Bagian Inti Delik Korupsi menurut UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001???????????????..32 BAB III DATA HASIL PENELITIAN A.Sejarah PT. Pos Indonesia????..??...????.?...?.49 B.Kebijakan PT. Pos Indonesia Untuk Pembinaan Eksternal??50 C.Perjanjian Kerja Sama (PKS) PT. Pos Indonesia?????...54 D.Kronologis Perkara?????????????????.56 E.Kronologis Persidangan?????????????.??.64 F.Pertimbangan Hakim???????????.?????.89 G.Putusan Pengadilan?????????????..???.105 BAB IV ANALISIS PERMASALAHAN A.Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Terdakwa Erinaldi Dalam Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 3017/Pid.B/2008/PN.TNG????????????..?.106 B.Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 3017/Pid.B/2008/PN.TNG??????.113 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan???.?????????????.??......123 B. Saran????????????????????......... 124 DAFTAR PUSTAKA RIWAYAT HIDUP LAMPIRA
- …
