971 research outputs found
Hubungan Regulasi Diri Terhadap Perilaku Membolos
HUBUNGAN REGULASI DIRI DENGAN PERILAKU MEMBOLOS Lutfi Dwi Anggraeni Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Membolos adalah meninggalkan sekolah tanpa alasan yang tepat pada jam pelajaran dan tidak izin terlebih dahulu kepada pihak sekolah. Kebiasaan membolos merupakan tingkah laku yang disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah ketika siswa yang mempunyai regulasi diri rendah. Pengaruh regulasi diri terhadap timbulnya perilaku membolos dapat dianggap cukup besar, karena membolos merupakan suatu perilaku yang juga terjadi dari hasil proses regulasi diri seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan regulasi diri dengan perilaku membolos. Hasil kolerasi perhitungan product momen pearson, diketahui nilai rxy sebesar -0.694 lebih besar dari r-tab 1% sebesar 0,317. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan negatif yang sangat signigfikan antara regulasi diri dengan perilaku membolos
Metodologi penelitian kualitatif dalam bidang kesehatan/ Saryono (dan Mekar Dwi Anggraeni)
viii, 160 hal.: tab.; 20 cm
ANALISIS PENDAPATAN DALAM MENENTUKAN KELAYAKAN USAHA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN BONTORANNU KABUPATEN JENEPONTO
Erfa Dwi Ghina Anggraeni Fauzi, 2020. Analisis Pendapatan dalam
Menentukan kelayakan Usaha Budidaya Rumput Laut di kelurahan Bontorannu
kabupaten jeneponto. Skripsi, Dibimbing oleh Dr. Mustari, S.E., M.Si dan Dr.
Muh. Ihsan Said Ahmad, S.E., M.Si Fakultas Ekonomi Prodi Pendidikan Ekonomi
Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik sosial ekonomi
para petani rumput laut, Mengetahui pendapatan petani rumput laut, dan
Mengetahui kelayakan usaha Rumput Laut di Kelurahan Bontorannu Kabupaten
Jeneponto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan
menggunakan analisis pendapatan, analisis Ratio R/C dan Break Event Point.
Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 20 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik sosial ekonomi petani rumput
laut sudah efektif dilihat dari umur, luas lahan, harga dan jumlah produksi.
Pendapatan petani Rumput Laut di Kelurahan Bontorannu Kabupaten Jeneponto
mengalami keuntungan dan layak untuk diusahakan. Dengan pendapatan rata-rata
sebesar Rp 4.383.723/panen . Dan nilai R/C sebesar 1,1
Kata Kunci : Pendapatan, Kelayakan, Usah
PEMILIHAN FRAMEWORK UNTUK PEMBUATAN APLIKASI MOBILE CROSS-PLATFORM DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
– Kebutuhan platform mobile sedang mengalami peningkatan yang sangat besar sekali seiring dengan peningkatan perangkat dan teknologi pendukung lainnya. Berangkat dari hal tersebut seluruh perusahaan didunia khususnya perusahaan yang fokus utamanya pada teknologi sangat membutuhkan aplikasi berbasis perangkat bergerak (mobile). Sebuah aplikasi mobile harus dibangun dalam 2 (dua) jenis sesuai dengan sistem operasi yang sering digunakan saat ini yaitu Android dan iOS. Oleh karena itu dari 2 (dua) jenis sistem operasi ini menyebabkan para programmer harus menggunakan kerangka kerja/framework agar pengerjaan aplikasi jadi lebih cepat. Dari banyaknya framework yang digunakan oleh programmer tersebut menimbulkan masalah keraguan untuk membuat suatu keputusan dalam pemilihan kerangka kerja (framework) yang tepat untuk digunakan sesuai kebutuhannya. Beranjak dari hal tersebut kami membuat Penelitian ini menggunakan metode AHP yang menggunakan kriteria sebagai bahan untuk membuat struktur hierarki agar dapat memudahkan proses pengambilan keputusan. Berdasarkan hasil perhitungan dari lima framework yang dipilih flutter menjadi framework yang paling banyak digunakan dan berada pada peringkat pertama dengan hasil perhitungan 41,02% dan berada ditingkat atas pilihan dari setiap kriteria framework mudah dipelajari menjadi kriteria yang paling banyak dipilih daripada kriteria lainnya
PENGARUH RISIKO KREDIT, RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO OPERASIONAL, TINGKAT KECUKUPAN MODAL, PERPUTARAN KAS, DAN RISIKO TINGKAT BUNGA TERHADAP PROFITABILITAS PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017-2022
Nurul Istiqomah Dwi Anggraeni, 2023, Pengaruh Risiko Kredit, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Tingkat Kecukupan Modal, Perputaran Kas, dan Risiko Tingkat Bunga Terhadap Profitabilitas Perbankan Konvensional yang Terdaftar Di BEI Tahun 2017-2022
Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk menganalisis pengaruh risiko kredit terhadap profitabilitas, 2) untuk menganalisis pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas, 3) untuk menganalisis pengaruh risiko operasional terhadap profitabilitas, 4) untuk menganalisis pengaruh tinkat kecukupan modal terhadap profitabilitas, 5) untuk menganalisis pengaruh perputaran kas terhadap profitabilitas, 6) untuk menganalisis pengaruh risiko tingkat bunga terhadap profitabilitas, 7) untuk menganalisis pengaruh risiko kredit, likuiditas, risiko operasional, tingkat kecukupan modal, perputaran kas dan risiko tingkat bunga terhadap profitabilitas secara simultan terhadap profitabilitas pada perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2022.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode Purposive Sampling, maka diperoleh sampel sebanyak 16 perbankan konvensional dari populasi 43 perbankan. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) tidak terdapat pengaruh NPL terhadap profitabilitas, (2) tidak terdapat pengaruh LDR terhadap profitabilitas, (3) terdapat pengaruh BOPO terhadap profitabilitas, (4) tidak terdapat pengaruh CAR terhadap profitabilitas, (5) tidak terdapat pengaruh Cash Turnover terhadap profitabilitas, (6) terdapat pengaruh NIM terhadap profitabilitas, dan (7) terdapat pengaruh antara NPL, LDR, BOPO, CAR, Cash Turnover dan NIM terhadap profitabilitas.
Kata Kunci : NPL, LDR, BOPO, CAR, Cash Turnover, NIM, Profitabilita
Peningkatan Perkembangan Kognitif Dalam Mengenal Angka Melalui Media Puzzle Pada Anak Kelompok B PAUD Terpadu Teratai UNM Kota Makassar
Dwi Anggraeni. 2016, Peningkatan Perkembangan Kognitif Dalam Mengenal Angka Melalui Media Puzzle Pada Anak Kelompok B PAUD Terpadu Teratai UNM Kota Makassar. Skripsi. Dibimbing Oleh Dr. Arnidah S.Pd, M.Si dan
Dr. Muhammad Akil Musi, M.Pd Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Nrgeri Makassar.
Masalah dalam penelitian ini yaitu anak belum dapat mengenal angka pada anak kelompok B PAUD Terpadu Teratai UNM Kota Makassar yang dapat diatasi pada standar dengan permainan puzzle. Rumusan masalah yaitu bagaimanakah peningkatan perkembagan kognitif dalam mengenal angka melalui media puzzle pada anak kelompok B PAUD Terpadu Teratai UNM Kota Makassar ? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan kognitif dalam mengenal angka melalui media puzzle pada anak kelompok B PAUD Terpadu Teratai UNM Kota Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal angka melalui media puzzle. Subjek penelitian ini adalah guru dan anak kelompok B yang berjumlah 13 anak, 7 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. pengumpulan data observasi, tes dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktifitas guru pada pertemuan II siklus I hanya mencapai 40% maka masih dalam kategori kurang, pertemuan II siklus II mencapai 80% maka meningkat menjadi kategori baik. Demikian pula aktivitas belajar anak didik pada pertemuan II siklus I hanya mencapai 38% maka masih dalam kategori cukup, pertemuan II siklus II sudah mencapai 84% maka meningkat menjadi kategori baik. Hal tersebut diikuti dengan Peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal angka anak didik dari siklus I sampai II. Berdasarkan hasil penelitian Kemampuan mengenal angka Melalui Media Puzzle Di PAUD Terpadu Teratai UNM Kota Makassar Meningkat.
PENGARUH PERANAN WANITA DALAM KELUARGA TERHADAP PENERIMAAN HARTA WARISAN DALAM KEDUDUKANNYA SEBAGAI ANAK MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI DI KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS)
Pengaruh Peranan wanita Dalam keluarga Terhadap Penerimaaan Harta warisan Dalam kedudukannya Sebagai Anak Menurut Perspektif Hukum Islam.
Studi di Kemal:U.8n Ajibarang Kabupaten Banyumas )
Oleh :
Henny Dwi BudiAstuty Anggraeni, SH
Penerimaan harta warisan wanita dalam kedudukannya sebagai anak yang mewaris bersama anak adalah 1:2. Hal ini karena perbedaan tanggung jawab dalam keluarga, seorang pria mempunyai tanggung jawab ekonomi sebagai kewajiban hukum, sedangkan wanita tidak mempunyai kewajiban untuk itu, namun wanita mempunyai hak dari suaminya (pia). Tapi suatu kenyataan menunjukkan bahwa wanita sebagai istri banyak memasuki sektor lapangan kerja baik di dalam dan di liar rumah yang hasilnya bukan untuk dirinya sendiri, tapi untuk seluruh keluarga. Bahkan dalam kasus tertentu, wanita lah yang menanggung beban ekonomi keluarga, sedangkan pria mengurus jalannya keluarga.
Penulisan ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, dimana ide tentang kebenaran yang menjadi dasar pengetahuan diperoleh dan pengalaman, atau dapat dikatakan bahwa sesuatu dianggap benar bib dialaminya, dengan analisa data dilakukan secara kuantitatif dengan metode statistik. Untuk menguji ada atau tidak adanya pengaruh peranan wanita dalam keluarga terhadap penerimaan warisan antara pria dan wanita dipakai teori statistik berdasarkan rumus korelasi product moment.
Setelah dilakukan penelitian, maka dapat diketahui bahwa pnerimaan harta warisan wanita tidak banyak dipengaruhi oleh keikutsertaan para wanita dalam menanggung beban ekonomi keluarga. Bad serta atau tidaknya para wanita bekerja mencari penghasilan untuk membantu suami dalam mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga tidak banyak pengaruhnya terhadap jumlah warisan yang diterimanya. Besar kecilnya bagian warisan yang diterima para wanita tidak banyak dipengaruhi oleh ikut serta atau tidaknya dalam membantu suami mencukupi kebutuhan ekonomi, namun dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, yaitu : faktor jenis kelamin, faktor kelahiran, faktor kehidupan ekonomi, faktor hubungan personal antara pewaris dan ahli waris.
The Influence of Women Role In Family Toward the Acceptance of
Inheritance in their Position as Daughter According to Islamic Law
Perspective
( A Case Study In Ajibarang Subdistrict Banyumas Regency )
By:
Benny Dwi Budi Astuti Anggraeni,
The acceptance of inheritance for a woman in her position as a daughter compare to a son in a family is 1:2. This is because the difference of responsibility in a family, that a man has a legal obligation to guarantee the economic responsibility in a family, while a woman does not bear such responsibility as she has an economic right from her husband (man). But a fact shows that many women as wife work inside or outside home and do not use their salary for their own need but for their family needs. Even in some cases, women guarantee the economic responsibility of their family, and their husband handle household activities
This report applied method of juridical sociological approach. It is a method that the ideas of correctness that becomes the basic knowledge are derived from experiences. On the other words, something is considered valid if it's data analyzing is conducted qualitatively by using statistics method. To examine the existence of the women role influence toward the acceptance of inheritance between woman and man, the writer used statistical theory based on product moment correlation formula.
After conducting observation, it is found out that the acceptance of inheritance for women is not much influenced by the participation of women in the family's economic responsibility. The participation of women in helping their husband to fulfill the family's need by working inside or outside home is not much influence the number of inheritance women accepted_ The number of inheritance is more influenced by some factors, which are: gender factor, birth factor, economic factor, interpersonal relationship between heir and inherit
Pemanfaatan Styrofoam sebagai Bahan Tambahan Agregat dalam Campuran Beton yang Menggunakan Superplastisizer
ABSTRACT Anggraeni, Dwi Rukmana. 2016. Pemanfaatan Styrofoam sebagai Bahan Tambahan Agregat dalam Campuran Beton yang Menggunakan Superplastisizer. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sonny Wedhanto, M.T., (II) Puput Risdanareni, S.T., M.T. Kata Kunci: Beton styrofoam, metode Dreux Corrise, superplastisizer. Styrofoam sebagai material anorganik memiliki berat jenis 13 – 22 kg/m3. Sifatnya yang sukar terurai menjadikan styrofoam sebagai deposit limbah yang menumpuk. Styrofoam dapat menimbulkan rongga udara dalam beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku beton dengan variasi prosentase styrofoam yang ditambahkan dalam beton. Rancangan menggunakan penelitian komparatif. Variasi butiran styrofoam yang ditambahkan sebanyak 0%; 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10% dari volume agregat dalam campuran beton. Masing-masing variasi menggunakan 10 benda uji berupa silinder beton berukuran 7 cm x 14 cm. Total benda uji yang digunakan sebanyak 50 buah. Rancangan campuran dalam pembuatan benda uji dihitung menggunakan metode Dreux-Corrise. Pengujian beton dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) tidak ada perbedaaan berat volume antara beton yang ditambahkan butiran styrofoam 0%; 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10% dari volume agregat; (2) hubungan antara prosentase butiran styrofoam dengan berat isi beton berbanding terbalik, semakin banyak penggunaan prosentase styrofoam dalam beton, menyebabkan berat isi semakin turun; dan (3) semakin tinggi prosentase butiran styrofoam dalam beton, semakin menurunkan nilai slump; kuat tekan; dan kuat tarik belah beton tersebut. Penggunaan beton styrofoam belum disarankan penggunaan pada struktur beton (masih terbatas pada penelitian di laboratorium; sehingga perlu penelitian lebih lanjut). ABSTRACT Anggraeni, Dwi Rukmana. 2016. The use of Styrofoam as Aggregate’s Supplementary Materials in Concrete Mix by Using Superplastisizer. Mini-thesis, Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Malang. Supervisor: (I) Drs. Sonny Wedhanto, MT, (II) Puput Risdanareni, ST, MT Keywords: Concrete styrofoam, Dreux Corrise method, superplastisizer. Styrofoam as an inorganic material has a specific gravity 13-22 kg/m3. It is difficult to make biodegradable styrofoam waste, that accumulate as a deposit. Styrofoam can cause air voids in the concrete. This study aims to determine the relationship of the behavior of concrete with a styrofoam percentage variation written in concrete. The design uses a comparative study. Variations Styrofoam granules were added as much as 0%; 2.5%; 5%; 7.5%; and 10% of the aggregate in the concrete mix. Each variation using 10 test specimens in the form of concrete cylinders measuring 7 cm x 14 cm. Total specimen used as many as 50 pieces. The design of the mixture in the manufacture of the test specimen is calculated using the Dreux-Corrise method. Concrete testing done at 28 days. The results of the study are as follows: (1) there is no difference between the volume weight of concrete were added granules styrofoam 0%; 2.5%; 5%; 7.5%; and 10% of the aggregate volume; (2) the relationship between the percentage of styrofoam granules with a bulk density of concrete inversely, the more the percentage of use styrofoam in concrete, causing the contents of increasingly severe drops; and (3) the higher percentage of Styrofoam granules in concrete, increasingly reducing the slump; compressive strength; and the tensile strength of the concrete sides. The use styrofoam concrete yet recommended the use of concrete structures (still limited to laboratory research; that needs further research)
PENGARUH INTENSITAS MODAL, STRUKTUR MODAL, KINERJA KEUANGAN DAN KEPUTUSAN INVESTASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Properti Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020)
Dwi Ajeng Anggraeni Putri, 2022. Pengaruh Intensitas Modal, Struktur Modal, Kinerja Keuangan, Dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Properti Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020).
Pertumbuhan dunia bisnis yang terus menjadi ketat serta suasana ekonomi yang tidak menentu pada dikala saat ini ini membuat industri wajib mempunyai keahlian buat senantiasa bertahan yang bisa dicoba oleh berdirinya sesuatu industri merupakan dengan mempraktikkan bermacam kebijakan strategis yang menciptakan efisiensi serta daya guna untuk industri. Nilai industri mempunyai pengaruh yang besar terhadap keputusan investasi di sesuatu industri sebab investor hendak mengambil keputusan nilai industri terlebih dulu yang mempunyai prospek yang baik untuk perkembangan industri yang hendak diambil. Maka dari itu, hal-hal yang mempengaruhi nilai perusahaan harus diteliti.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh intensitas modal, struktur modal, kinerja keuangan dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Statistik Deskriptif, Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolinieritas, Autokorelasi dan Heteroskedastisitas), Analisis Regresi Linear Berganda dan Uji Hipotesis (Uji F dan Uji T).
Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh intensitas modal tidak berpengaruh secara parsial terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,610. Struktur Modal secara parsial tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,050. Kinerja Keuangan secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,000. Keputusan Investasi secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,000. pengaruh intensitas modal, struktur modal, kinerja keuangan dan keputusan investasi secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil uji koefisien determinasi pada kolom adjusted R square sebesar 0,817 atau 81,7% berarti variabel pengaruh intensitas modal, struktur modal, kinerja keuangan dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan sebesar 81,7 %, sedangkan sisanya 18,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Kata Kunci : Intensitas Modal, Struktur Modal, Kinerja Keuangan, Keputusan Investasi, Nilai Perusahaan
PENGARUH BRACING PADA BANGUNAN DENGAN MENGGUNAKAN GAYA GEMPA ANALISA PUSHOVER
Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan wilayah rawan gempa. Hal ini disebabkan oleh pertemuan tiga lempeng utama dunia yang bersifat subdaksi. Lempeng Indo- Australia bertabrakan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra, Jawa dan Nusa Tenggara, sedangkan lempeng Pasific di utara Irian dan Maluku Utara. Di sekitar lokasi pertemuan lempeng ini akumulasi energi tabrakan terkumpul sampai suatu titik dimana lapisan bumi tidak lagi sanggup menahan tumpukan energi sehingga lepas berupa gempa bumi.
Gempa banyak menghancurkan bangunan- bangunan bertingkat yang tidak mempunyai kekuatan yang memadai. Oleh karena itu, semakin tinggi bangunan maka semakin besar pula efek gempa yang diterima oleh bangunan tersebut. Salah satu cara untuk memperoleh ketahanan terhadap respon gempa adalah menambah kekakuan pada suatu bangunan. Cara memperoleh kekakuan suatu bangunan adalah dengan memasang pengekang (bracing) untuk bangunan tinggi. Tujuan dari analisa ini dilakukan untuk untuk mengetahui pengaruh nilai displacement penggunaan X- bracing dan V- bracing pada bangunan dalam rangka menerima beban gravitasi (beban mati dan hidup) dan beban horizontal (beban gempa) dengan menggunakan gaya gempa analisa pushover.
Hasil dari analisa ini menunjukkan terjadinya pengurangan simpangan horizontal gedung karena adanya penambahan rangka bracing. Selisih presentase simpangan horizontal gedung tanpa bresing dan gedung dengan menggunakan bresing X adalah 82,519%. Sedangkan selisih presentase simpangan horizontal gedung tanpa rangka bresing dan gedung dengan menggunakan bresing V adalah 64,904%
- …
