1,721,061 research outputs found

    Pengaruh ekstensifikasi,intensifikasi dan sanksi pajak terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan

    Full text link
    Dimas Bayu Permadi. 2020. Pengaruh Ekstensifikasi, Intensifikasi dan Sanksi Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan (Studi Empiris Seluruh Desa di Kecamatan Petarukan). Tujuan penelitian ini adalah 1). untuk mengetahui apakah ekstensifikasi pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak bumi dan banguan di kecamatan Petarukan, 2). untuk mengetahui apakah intensifikasi pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan di kecamatan Petarukan. 3). untuk mengetahui apakah sanksi pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan dikecamatan Petarukan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sedangkan metode analisis data dan uji hipotesis yang digunakan adalah pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji ssignifikan parameter individual, dan koefisien determinasi. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) ekstensifikasi pajak berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di kecamatan Petarukan, maka semakin baik ekstensifikasi pajak maka penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di kecamatan Petarukan juga akan semakin meningkat. 2) intensifikasi pajak berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di kecamatan Petarukan, maka semakin baik intensifikasi pajak maka penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di kecamatan Petarukan juga akan semakin meningkat 3) sanksi pajak berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di kecamatan Petarukan, maka semakin baik penerapan sanksi pajak maka penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di kecamatan Petarukan juga akan semakin meningkat

    DAMPAK YANG DITIMBULKAN ATAS PEMBERLAKUAN UU No.7 TAHUN 2021 PADA PPh 21 DI PT. MITRA TOTAL PERSADA.

    Full text link
    Dimas Bayu Wibowo. 2022. 1704518029. Dampak Yang Ditimbulkan Atas Pemberlakuan UU No.7 Tahun 2021 pada PPh 21 di PT. Mitra Total Persada. Program Studi D3 Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilakukan di PT. Mitra Total Persada dengan tujuan untuk mengetahui dampak dari pemberlakuan UU No.7 Tahun 2021 pada PPh 21 di PT. Mitra Total Persada karena berlakunya UU No.7 Tahun 2021 yang mulai berlaku untuk tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa perubahan lapisan pendapatan kena pajak pada tarif PPh 21 yang awalnya diatur oleh UU No.36 Tahun 2008 menjadi UU No.7 Tahun 2021 memberikan dampak kepada PT. Mitra Total Persada. Dampak dari perubahan ini adalah adanya pengurangan PPh 21 yang dibayarkan karyawan PT. Mitra Total Persada setelah memakai tarif PPh 21 dari UU No.7 Tahun 2021, perubahan ini juga berdampak pada laporan keuangan. Kata kunci: PPh 21, Perubahan Tarif PPh 21, UU No.7 Tahun 202

    KESANTUNAN BERBAHASA DALAM MENGKRITIK ARGUMEN PADA SEMINAR PROPOSAL SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

    Full text link
    Agunk, Valdyo Dimas Bayu. 2018. Kesantunan Berbahasa Dalam Mengkritik Argumen Pada Seminar Proposal Skripsi Mahasiswa Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia. Skripsi. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing: (1) Dr. Tanzil Huda, M.Pd. (2) Rofiatul Hima, S.S. M. Hum. Kata kunci: kesantunan berbahasa, mengkritik, seminar proposal Kesantunan berbahasa adalah tindakan seseorang yang menunjukkan tingkah laku menghargai orang lain dalam pemakaian bahasa pada konteks sosial. Seperti konteks kegiatan mengkritik pada seminar proposal skripsi mahasiswa. Bertutur merupakan landasan dalam tindak mengkritik yang menghasilkan timbal balik positif dan mencerminkan kepribadian penutur. Permasalahan yang muncul dari latar belakang adalah bagaimana fungsi tuturan sebagai kesantunan berbahasa dalam mengkritik argumen pada seminar proposal skripsi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fungsi pertuturan sebagai kesantunan berbahasa dalam mengkritik argumen pada seminar proposal skripsi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sasaran pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Tempat penelitian di Universitas Muhammadiyah Jember, pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti selaku instrumen utama, dan instrumen pembantu berupa alat rekam dan tabel data. Data dalam penelitian dianalisis menggunakan metode padan intralingual dengan teknik lanjutan berupa teknik hubung banding menyamakan yaitu mengklasifikasikan tuturan mengkritik argumen yang sesuai dengan fungsi pertuturan sebagai kesantunan berbahasa dalam mengkritik. Hasil analisis menunjukkan tuturan yang terindikasi fungsi pertuturan adalah dua puluh mahasiswa. Tuturan yang terindikasi fungsi pertuturan berupa (1) ) fungsi pertuturan menyatakan, (2) fungsi pertuturan menanyakan, (3) fungsi pertuturan memerintah, (4) fungsi pertuturan meminta maaf, dan (5) fungsi pertuturan mengkritik. Berdasarkan hasil tersebut, simpulan dari penelitian ini adalah kesantunan berbahasa dalam mengkritik argumen pada seminar proposal skripsi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia telah menerapkan fungsifungsi pertuturan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore