48 research outputs found
Sistem Keamanan Pintu Rumah dengan Pengenalan Wajah Menggunakan ESP 32 Cam: "Sistem Keamanan Pintu Rumah dengan Pengenalan Wajah Berbasis ESP 32 Cam: Solusi Cerdas untuk Keamanan Rumah Anda"
The development of science and technology, especially in the fields of Electronics and Informatics, is expected to enhance room or home security systems, particularly home door security systems. Many door security technologies have been developed to prevent and ensure the comfort of homeowners when they leave their homes. Some commonly used door security systems include CCTV cameras, fingerprint sensors, voice sensors, and RFID. However, with technological advancements, these security systems have shown vulnerabilities, such as frequent errors in fingerprint and voice sensors. Based on this, to create a more secure and innovative home door security system, the authors developed a security system with face detection and a remote warning notification system using Telegram. The researchers created a door security system using the ESP 32-CAM for face detection and as a controller for the Internet of Things (IoT) system. Additionally, a manual system using a keypad for password input was also created. The results of this study include the accuracy and speed of face recognition and the speed of sending security system warning information through the Telegram application.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di bidang Elektronika dan Informatika, diharapkan dapat meningkatkan sistem keamanan ruangan atau rumah, khususnya sistem keamanan pintu rumah. Banyak teknologi keamanan pintu telah dikembangkan untuk mencegah dan memastikan kenyamanan pemilik rumah saat mereka meninggalkan rumah. Beberapa sistem keamanan pintu yang umum digunakan termasuk kamera CCTV, sensor sidik jari, sensor suara, dan RFID. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, sistem keamanan ini telah menunjukkan kerentanan, seperti kesalahan yang sering terjadi pada sensor sidik jari dan sensor suara. Berdasarkan hal tersebut, untuk menciptakan sistem keamanan pintu rumah yang lebih aman dan inovatif, penulis mengembangkan sistem keamanan dengan deteksi wajah dan sistem pemberitahuan peringatan jarak jauh menggunakan Telegram. Peneliti menciptakan sistem keamanan pintu menggunakan ESP 32-CAM untuk deteksi wajah dan sebagai pengendali untuk sistem Internet of Things (IoT). Selain itu, sistem manual menggunakan keypad untuk input kata sandi juga dibuat. Hasil penelitian ini mencakup akurasi dan kecepatan pengenalan wajah serta kecepatan pengiriman informasi peringatan sistem keamanan melalui aplikasi Telegram.
Kata Kunci— Sistem Kunci Pintu, Pengenalan Wajah, Kamera ESP32, Mikrokontroler, Internet of Things
MANAJEMEN PERAWATAN DAN PERBAIKAN ALAT BONGKAR MUAT DI KAPAL MV. KEOYANG NOBLE
Adi Bangga Saputra, 2017, NIT: 50134740.N, “Maintenance and Upgrade
Management of loading and unloading Equipment on MV Ships.
Keoyang Noble”, Diploma IV, Nautical, Semarang Merchant Marine
Polytechnic, First guide: Capt. Samsul Huda, MM, M.Mar., Second
guide: Ir.Fitri Kensiwi, M.Pd.
Loading and unloading activities must run on time in accordance with the
predicted schedule, then in carrying out the loading and unloading equipment is one
important factor for the loading process to run smoothly. Based on these facts the
authors are interested to make a thesis with the title "Management Maintenance and
Repairing Tools Loading on ships MV. Keoyang Noble ". Problems that the author
lift that is: the management of maintenance and repair of loading and unloading
equipment on the ship MV. Keoyang Noble, how the Standard Operating Procedure,
whether there are differences and constraints of both, and what efforts are made to
overcome them. If in such a difference becomes a problem then the need for
evaluation that must be followed up. And if there are any obstacles or constraints it
must be sought solutions to overcome these problems. In this thesis, the research
method used is the method of USG (Urgency Seriousness, and Growth) which is
observative by observing the existing activities and methods of interviews are
conducting interviews directly to the crew on the loading and unloading equipment as
well as maintenance.
Based on the analysis that has been done, that the management of loading and
unloading equipment on the ship implement preventive maintenance and maintenance
breakdown, while the Standard Operating Procedure implementation such as Manual
Instruction Book is periodic maintenance. Obstacles experienced in this
implementation is the insecurity that still happens. So researchers try to make efforts
in overcoming these obstacles and make some efforts related to maintenance
management and repair of loading and unloading tools.
From the results of the analysis, it can be concluded that the management of
maintenance and repair of loading and unloading equipment needs to be planned. The
planned care method is carried out properly and regularly in accordance with the
programmed schedule, so that damage to the loading and unloading equipment can be
avoided and the loading and unloading equipment is ready for use.
Keywords: Standard Operating Procedure, Manual Instruction Book, Preventive
Maintenance, Breakdown Maintenance, Ultrasound
Pengaruh Permainan Lompat Tali Terhadap Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini di Desa Kepunten Kecamatan Tulangan
Anak usia dini adalah anak yang berusia antara 0-6 tahun. Pada usia tersebut, perkembangan anak dapat terjadi secara signifikan. Sehingga masa masa tersebut harus dipantau secara baik dan tidak boleh di rusak. Perkembangan anak usia dini memiliki tiga aspek yaitu fisik, sosial, dan kognitif. Perkembangan anak tersebut pasti juga pengaruhi dengan perkembangan teknologi apalagi pada masa sekarang setiap anak sudah memegang gadgetnya masing-masing itu semua dikarenakan masa pandemi saat ini semua kegiatan menggunakan gadget dari sekolah sampai bermain, itu membuat anak tidak mau bersosialisai. Maka dari itu mahasiswa KKN-TR Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melakukan penelitian terhadap pengaruh permainan lompat tali terhadap penggunaan gadget pada anak usia dini di desa kepunten. Mahasiswa KKN-TR Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melakukan penelitian menggunakan metode one grup pre-test post-test desing untuk mengetahui pengaruh permainan lompat tali terhadap penggunaan gadget pada anak usia dini di desa kepunten. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 10 anak yang kecanduan gadget setelah diberikan permainan lompat tali presentasenya menurun cukup signifikan meskipun tidak langsung anak tersebut langsung melepas gadgetnya akan tetapi permainan tersebut cukup memiliki pengaruh untuk anak anak yang ada di desa kepunten
PERAN KELEMBAGAAN NON STRUKTURAL DALAM PRAKTIK DESENTRALISASI “STUDI KASUS DEWAN PERTIMBANGAN PEMBANGUNAN KOTA SEMARANG, BADAN PENGEMBANGAN KAWASAN KOTA LAMA DAN BADAN PENGELOLA POLDER SIMA BANGER”
Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bei Tahun 2016-2018)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari Corporate Social
Responsibility dan Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan dengan memasukkan
kinerja keuangan sebagai variabel intervening pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2016-
2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yaitu
laporan tahunan perusahaan 2016-2018. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu CSR yang diukur menggunakan indeks GRI Standards dan GCG yang diproksikan dengan
skor CGPI. Variabel dependen yaitu nilai perusahaan yang diproksikan dengan rasio ROE serta
variabel intervening yaitu kinerja keuangan yang diproksikan dengan rasio Q (Tobins’Q). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan
GCG berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan. CSR dan GCG tidak berpengaruh terhadap
nilai perusahaan sedangkan kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEABSAHAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM KONTRAK ELEKTRONIK DALAM BISNIS DROPSHIPPING DI INDONESIA
Bisnis dropshipping di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi digital yang memungkinkan transaksi dilakukan secara elektronik. Dalam konteks ini, kontrak elektronik menjadi instrumen utama yang mengatur hubungan hukum antara supplier, dropshipper, dan konsumen. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan serta perlindungan hukum yang diberikan terhadap kontrak elektronik dalam praktik bisnis dropshipping di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan studi literatur dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak elektronik dalam bisnis dropshipping dapat dianggap sah dan mengikat secara hukum apabila memenuhi ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta peraturan pelengkap lainnya.
Kata kunci: kontrak elektronik, dropshipping, keabsahan hukum, perlindungan hukum, bisnis digital, Indonesi
Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di BEI Tahun 2016-2018)
Semakin berkembangnya perusahaan juga berdampak pada kesenjangan sosial dan kerusakan lingkungan yang semakin tinggi karena adanya aktivitas perusahaan yang tidak terkendali terhadap berbagai sumber daya untuk meningkatkan laba perusahaan. Saat ini informasi non keuangan seperti lingkungan, sosial, kinerja perusahaan dibutuhkan untuk menunjukan komitmen perusahaan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan keberlangsungan usaha. Salah satu informasi yang terdapat pada laporan tahunan yaitu informasi mengenai Corporate Sosial Responsibility (CSR). Pada konsep CSR menjelaskan konsep triple bottom line dengan 3 pilar penting yang dianut didalamnya yaitu profit, planet, people (3P) yang dewasa ini telah berkembang menjadi konsep 4P yaitu profit, planet, people,product).
Selain permasalahan tersebut, di sebuah perusahaan yang sudah berkembang terdapat pihak manajemen yang sangat mengetahui seluk beluk perusahaan. Menurut Agency Theory menggambarkan pihak manajemen sebagai agen lebih banyak tahu tentang perusahaan dan bisa memanfaatkan posisinya tersebut untuk keuntungan pihaknya. Hal ini akhirnya mendesak akan adanya suatu sistem pengawasan yang baik yang dikenal dengan Good Corporate Governance (GCG), untuk memberi jaminan keamanan atas dana atau aset yang tertanam pada perusahaan tersebut sekaligus efisiensinya. Good Corporate Governance merupakan tata kelola perusahan yang mengatur dan mengendalikan kinerja perusahan untuk membuat nilai tambah kepada Stakeholder.
Good Corporate Governance diharapkan mampu mengusahakan keseimbangan antara berbagai kepentingan yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan secara menyeluruh. Selain itu, implementasi dari Good Corporate Governance diharapkan bermanfaat untuk menambah dan memaksimalkan nilai perusahaan. Selain GCG, nilai perusahaan juga berhubungan dengan kinerja keuangan dari perusahaan tersebut, hal ini berasal dari sebuah teori yang mengatakan bahwa semakin tinggi kinerja keuangan maka semakin tinggi pula nilai suatu perusahaan. Melalui rasio-rasio keuangan dapat dilihat seberapa berhasilnya manajemen perusahaan mengelola asset dan modal yang dimilikinya untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Ukuran dari keberhasilan pencapaian ini adalah angka Return On Equity yang berhasil dicapai. Semakin besar Return On Equity mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang tinggi bagi pemegang saham.
Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder yaitu laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2016-2018. Penelitian ini menggunakan 2 variabel independen yaitu CSR yang diukur dengan CSRI sesuai dengan kriteria GRI Standards yang dikeluarkan pada 2016 dan GCG yang diproksikan oleh skor CGPI yang diperoleh perusahaan. Variabel dependen pada penelitian ini adalah nilai perusahaan yang diukur dengan rasio ROE sedangkan variabel intervening yaitu kinerja keuangan yang diukur dengan rasio Q (Tobins’Q). Metode yang digunakan yaitu metode analisis jalur (path analysis) yang merupakan perluasan dari regresi linier berganda, dengan dilakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu yang terdiri dari uji normalitas, multikolinearitas, uji autokorelasi dan uji heteroskedatisitas. Selain itu dilakukan uji hipotesis yang terdiri dari uji parsial (uji t) dan koefisien determinasi (R2).
Hasil dari seluruh analisis data menunjukan nilai koefisien determinasi (R2) masing-masing sebesar 0.162 dan 0.377. Hasil tersebut menujukan CSR dan GCG mampu memengaruhi variabel intervening kinerja keuangan (ROE) sebesar 16.2%, sedangkan CSR, GCG dan kinerja keuangan mempengaruhi variabel dependen nilai perusahaan sebesar 37,7% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Hasil uji t CSR dan GCG terhadap kinerja keuangan masing-masing sebesar 0.389 dan 0,043. Sedangkan hasil uji t CSR, GCG dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan masing-masing sebesar 0,487, 0,224 dan 0,005. Hal ini berarti CSR tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan GCG berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. CSR dan GCG masing- masing tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan sedangkan kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kinerja keuangan sebagai variabel intervening mampu memediasi hubungan antara Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan, artinya kinerja keuangan terbukti sebagai variabel intervening. Sedangkan dalam hubungan antara Corporate Social Responsibility dengan nilai perusahaan, kinerja keuangan perusahaan tidak mampu memediasi atau tidak terbukti sebagai variabel intervening
Productivity and Input Allocation Efficiency of Paddy Farming in Srikaton Village Buay Madang Timur District Oku Timur Regency
Petani di Desa Srikaton membudidayakan padi dengan pengalokasian input produksi yang berbeda-beda. Pemahaman yang kurang mengenai penggunaan input produksi mengakibatkan produktivitas pada usatani padi di Desa Srikaton belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan benih, urea, phonska, sp36, pestisida, dan tenaga kerja terhadap produktivitas usahatani padi dan tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi pada usahatani padi di Desa Srikaton Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode survey dengan instrumen berupa kuisioner. Jumlah responden penelitian yaitu 60 yang ditentukan dengan teknik cluster sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder sebagai data pendukung. Data dianalisis dengan teknik regresi menggunakan model fungsi produksi Cobb-Douglas dan analisis efisiensi alokatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, variabel yang berpengaruh nyata positif terhadap produktivitas padi, yakni benih dengan koefisien 0,585, urea dengan koefisien 0,590, phonska dengan koefisien 0,220, SP36 dengan koefisien 0,209, dan pestisida dengan koefisien 0,224; sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produktivitas padi. Pada usahatani padi di Desa Srikaton input produksi benih, urea, phonska, SP36, pestisida, dan tenaga kerja belum efisien secara alokatif
SIMULASI BLENDING BATUBARA DI BAWAH STANDAR KONTRAK DALAM BLENDING DUA JENIS GRADE BEDA KUALITAS PADA PT AMANAH ANUGERAH ADI MULIA SITE KINTAP
Abstrak: PT Amanah Anugerah Adi Mulia Site Kintap (PT A3M Kintap) Kalimantan Selatan dihadapkan dengan permasalahan pencampuran batubara (coal blending) agar batubara hasil penambangannya dapat sesuai dengan kualitas permintaan konsumen. Kualitas batubara hasil penambangan PT A3M Kintap sebelum diblending dikelompokan dalam beberapa grade. Masing-masing grade memiliki karakteristik yang berbeda ditinjau dari nilai masing-masing parameter kualitas. Diketahui bahwa beberapa grade batubara tersebut memiliki nilai parameter kualitas yang ditolak dari kontrak penjualan yang ada. Upaya yang dilakukan adalah dengan menganalisa parameter kualitas setiap grade dengan kreteria demand. Selanjutnya melakukan simulasi blending terhadap grade batubara yang nilai parameter kualitasnya tidak berada dalam rank kontrak agar dapat diterima sesuai kontrak. Perhitungan dibantu dengan bantuan Add-Ins Solver pada MS. Excel dimana penyelesaiannya menggunakan metode perhitungan Program Linier Metode Simpleks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan blending yang tidak dapat memenuhi kriteria demand pada bulan Oktober 2013 adalah grade A–C New untuk PT JA Nusantara, grade C–D untuk PT Lintas Bara Resource, serta grade D–A, D–B, D–C, D–B New, dan E–C untuk CV Mitra Bumi Sejahtera. Sedangkan pasangan blending yang tidak dapat memenuhi kriteria demand pada bulan November 2013 adalah grade C–D dan C–E untuk PT Asia Pasific Mining Resource serta grade D–A dan E–A untuk CV Mitra Bumi Sejahtera.
Kata Kunci: Batubara, Blending, Demand, Grade, Parameter Kualitas, Metode Simpleks (Solver
Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak Ditinjau dari Undang-Undang No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Studi Kasus Putusan No.934/Pid.B/2014/PN.Mdn)
Salah satu bentuk kejahatan yang berkembang di tengah masyarakat dan
merupakan sebuah tindak pidana adalah kekerasan. Kekerasan merupakan suatu
tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh seseorang untuk menyakiti orang
lain baik secara fisik maupun psikis. Tindak pidana kekerasan ini biasanya
ditujukan kepada orang yang lemah seperti perempuan dan anak. Namun seiring
berkembangnya waktu, faktanya, anak bukan saja menjadi korban, namun anak
juga telah menjadi pelaku dalam tindak pidana ini.
Permasalahan yang akan dibahas adalah Penerapan hukum pidana materiil
terhadap tindak pidana Kekerasan yang dilakukan terhadap anak Bagaimana
Pertimbangan hukum oleh hakim terhadap pelaku tindak pidana Kekerasan dalam
Putusan Perkara Nomor 934/Pid.B/2014/PN.Mdn.
Metode penelitian dengan Penelitian Kepustakaan (Library Research) yaitu
metode dengan melakukan penelitian terhadap berbagai sumber bacaan tertulis.
Penelitian Lapangan (Field Research) yaitu dengan melakukan kelapangan pada
Pengadilan Negeri Medan.
Sebagai Negara Hukum, Indonesia telah menuangkan peraturan mengenai
tindak pidana kekerasan dalam bentuk peraturan tertulis baik dalam Kitab
Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun dalam Undang-Undang khusus.
Sebelum melihat aturan yang mengatur tentang tindak pidana kekerasan, terlebih
dahulu Penulis menerangkan pengertian kekerasan. Didalam KUHP tidak
diberikan pengertian khusus mengenai apa yang dimaksud dengan kekerasan,
namun dalam Pasal 89 KUHP Yang dimaksud “pingsan” dalam Pasal 89 KUHP
berarti tidak ingat atau tidak sadar akan dirinya. Sedangkan “tidak berdaya”
berarti tidak mempunyai kekuatan atau tenaga sama sekali, sehingga tidak dapat
mengadakan perlawanan sedikitpun, namun orang yang tidak berdaya itu masih
dapat mengetahui apa yang terjadi atas dirinya.
Dalam hal ini kasus yang penulis bahas adalah dimana pelaku lkekerasan
disini adalah seorang anak yang dimana melakukan pencurian dengan kekrasan
yang dilakukan di depan Pajak Halat Kel Pasar Merah Kecamatan Medan Kota.One form of crime that develops in society and is a crime is violence.
Purification is one of the arbitrary acts committed by a person to harm others
both physically and psychologically. Violent acts of violence are usually aimed at
weak people such as women and children. But as time goes by, the fact is,
children are not just victims, but children also become perpetrators in this
criminal act.
Issues to be addressed are the application of material criminal law to
criminal acts Violence committed against children How legal considerations by
judges against perpetrators of crime Violence in Decision Case Number 934 /
Pid.B / 2014 / PN.Mdn.
Research method with Library Research (Library Research) is a method
by doing research on various sources of written reading. Field Research (Field
Research) is by doing spaciousness in the Medan District Court.
As a Law Country, Indonesia has enacted regulations on violent crime
in the form of written rules both in the Criminal Code (KUHP) and in special
laws. Before looking at the rules governing violent crime, the author first explains
the notion of violence. In the Criminal Code is not given a specific definition of
what is meant by violence, but in Article 89 of the Criminal Code "Fainting" in
Article 89 of the Criminal Code means not remember or not aware of himself.
While "helpless" means not having the strength or energy at all, so can not hold a
fight at all, but the helpless person can still know what happened to him.
In this case the authors discuss is where the perpetrators of violence
here is a child who where doing the theft with violence done in front of the Tax
Halat Kel Pasar Merah Medan City Sub-district
