1,721,129 research outputs found
ANALISIS KINERJA PORTOFOLIO SAHAM DENGAN METODE SHARPE, TREYNOR DAN JENSEN (Saham IDX 30 di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017 sampai 2020)
ABSTRAK
ANALISIS KINERJA PORTOFOLIO SAHAM DENGAN
METODE SHARPE, TREYNOR DAN JENSEN (Saham IDX 30 di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017 sampai 2020)
PIRA DIAH UTAMI
11771200394
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kinerja portofolio saham-saham IDX 30 jika diukur dengan menggunakan metode Sharpe Ratio, Treynor, dan Jensen Alpha. Penelitian ini diteliti pada saham-saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu saham-saham IDX 30 periode 2017-2020. Pemilihan sampel penelitian ini digunakan secara purposive random sampling. Hasil penelitian dimana uji beda menjelaskan adanya perbedaan antara metode sharpe, treynor dan jensen dalam melakukan pengukuran kinerja portofolio saham dalam suatu periode. Sedangkan selisih ketiga nilai mean rank yang dihasilkan oleh masing – masing metode, dapat disimpulkan bahwa metode sharpe adalah yang kurang menunjukkan konsistensi dalam melakukan penilaian kinerja portofolio saham Jensen pada perusahaan IDX 30 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 sampai 2020. Sementara dengan metode treynor dan jensen dengan nilai mean rank yang dihasilkan sama maka dapat ditarik kesimpulan bahwa metode treynor dan jensen memiliki konsistensi yang hampir sama dalam melakukan penilaian pengukuran kinerja portofolio saham pada perusahaan IDX 30 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 sampai 2020. Karena dalam pengkurannya baik dengan metode treynor ataupun jensen memberikan penjelasan bahwa emiten dengan kinerja portofolio tertinggi pada perusahaan dengan kode BBRI atau Bank BRI dengan nilai kinerja tertinggi pada tahun 2017.
Kata Kunci : Metode Sharpe, Treynor, Jensen dan Kinerja Portofolio Saha
Pengembangan Modul Menyediakan Layanan Makanan dan Minuman di Restoran bagi Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 3 Magelang
Pengembangan Modul Menyediakan Layanan Makanan dan Minuman di Restoran bagi Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 3 Magelang
Oleh:
Fitriani Diah Utami
10511247005
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan modul menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran bagi peserta didik kelas X SMK Negeri 3 Magelang; 2) Mengetahui kelayakan modul menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran yang layak dipergunakan sebagai sumber belajar.
Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D). Subyek penelitian peserta didik kelas X Jurusan Jasa Boga SMK Negeri 3 Magelang. Objek dalam penelitian ini adalah modul menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran. Uji coba produk dan instrumen dilakukan pada 35 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Instrumen yang digunakan yaitu meliputi observasi, wawancara, angket untuk ahli media, angket untuk ahli materi dan angket untuk peserta didik. Uji validitas konstruk dilakukan untuk instrumen observasi, wawancara, angket untuk ahli media, angket untuk ahli materi dan angket untuk peserta didik dengan konsultasi ahli (judgement expert) yang sesuai dengan bidangnya. Dari 15 butir angket untuk peserta didik dinyatakan semua valid tidak ada butir soal yang gugur.Teknik analisis data untuk kelayakan modul menggunakan statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan modul Menyediakan Layanan Makanan dan Minuman di Restoran ini melalui beberapa tahap yaitu: analisis kebutuhan modul, pengumpulan referensi materi, merancang modul, menyusun modul, validasi modul, dan revisi; 2) Kelayakan modul Menyediakan Layanan Makanan dan Minuman di Restoran meliputi aspek 2 aspek yaitu aspek media pembelajaran pada kategori sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 91,4% dan kategori layak 8,6% sedangkan dari aspek manfaat pada kategori sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 71,4% dan kategori layak sebesar 28,6%. Secara keseluruhan tingkat kelayakan modul sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 85,7% dan kategori layak sebesar 14,3%. Hal ini menunjukkan bahwa modul Menyediakan Layanan Makanan dan Minuman di Restoran ini sangat layak dan sesuai untuk digunakan sebagai sumber belajar bagi guru dan peserta didik di SMK Negeri 3 Magelang.
Kata kunci: pengembangan, modul, kompetensi layanan makanan dan minuman di restora
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA PERJIWA KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
ABSTRAKAnnisa Diah Utami. 2017. Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini dilakukan di bawah bimbingan Bapak Rande Samben selaku Dosen Pembimbing I dan Ibu Wulan Iyhig Ratna Sari selaku Dosen Pembimbing II.Pengelolaan alokasi dana desa di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara saat ini dinilai belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip akuntabilitas, terutama dalam hal transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara yang meliputi seluruh siklus pengelolaan keuangan desa mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban. Akuntabilitas dinilai berdasarkan indikator partisipasi, transparansi, dan responsif.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian disajikan berdasarkan data dokumentasi yang telah dikumpulkan dan pertanyaan wawancara yang berkaitan dengan akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa yang telah direduksi menjadi koding. Berdasarkan hasil koding tersebut kemudian dapat ditentukan temanya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara meliputi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, transparansi prioritas pembangunan desa, pengawasan dalam pembangunan desa, transparansi dalam proses pembukuan, transparansi dalam penyampaian laporan keuangan desa, dan tingkat keberhasilan dalam pembangunan desa.Akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa di Desa Perjiwa Kecamatan Tengarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara sebagian besar sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berdasarkan pada indikator partisipasi, transparansi, dan responsif. Namun, masih ada beberapa kendala yang dihadapi, diantaranya tidak semua masyarakat mengetahui program pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan Pemerintah Desa dan rincian jumlah keseluruhan dana ADD yang diterima oleh desa, kurangnya transparansi Pemerintah Desa dalam menyampaikan laporan realisasi pertanggungjawaban APBDes, serta masih ditemukan keterlambatan dalam penyampaian laporan oleh Pemerintah Desa kepada Bupati.Kata Kunci: Akuntabilitas, Pengelolaan, Alokasi Dana Desa, Transparans
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
