1,720,962 research outputs found

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SMA NEGERI 1 GAMPING Tegalyoso, Banyuraden, Gamping, Slemaan

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini merupakan program dari Universitas Negeri Yogyakarta bagi mahasiswa jurusan pendidikan untuk terjun langsung dan praktek menjadi seorang pendidik. Ilmu yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dapat diberikannya kepada peserta didik pada saat pembelajran di kelas. Praktik Pengalaman Lapangan ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai kegiatan proses pembelajaran serta kegiatan lain yang berlangsung di dalam sekolah. Hal tersebut digunakan sebagai bekal agar mahasiswa dapat menjadi seorang pendidik yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Pelaksanaan kegiatan PPL dilakukan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa. PPL Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2016 bertempat di sekolah-sekolah yang tersebar di Yogyakarta dan sekitarnya, SMA Negeri 1 Gamping merupakan salah satu sekolah yang dipilih untuk melaksanakan praktek pengalaman lapangan ini. PPL dilaksanakan pada 15 Juli 2016 sampai dengan 15 September 2015. Pada Praktik Pengalaman Lapangan, mahasiswa melakukan kegiatan mengajar pelajaran ekonomi minimal 8 kali pertemuan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berbeda. PPL dilaksanakan selama 29 kali atau 58 jam mengajar pada empat kelas yaitu kelas XA, XB, XC dan XD dengan 5 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam melaksanakan kegiatan PPL terdapat beberapa hambatan. Adapun hambatan yang dihadapi oleh praktikan selama melakukan PPL terutama dalam proses pembelajaran di kelas yaitu siswa yang sulit dikondisikan, sulit menerima pelajaran, sulit berkonsentrasi dan adanya siswa yang masih pasif. Penjelasan secara berulang dan pendekatan kepada siswa yang pasif dilakukan Untuk mengatasi hambatan tersebut, mahasiswa seringkali melakukan pendekatan langsung kepada peserta didik. Kegiatan PPL diharapkan mampu memberikan pengalaman dan gambaran bagi mahasiswa untuk lebih memahami kegiatan yang dilaksanakan dalam lingkungan sekolah sehingga dapat membawa mahasiswa menjadi seorang pendidik yang berkualitas dan profesional

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used

    HAK POLITIK PEREMPUAN BERDASARKAN PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB DAN RELEVANSINYA DENGAN KONDISI POLITIK LOKAL PROVINSI LAMPUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Terkait keterlibatan perempuan di dalam dunia politik, memang kurang mendapatkan tempat, baik itu dari struktur kepartaian, keterwakilan perempuan di parlemen maupun sebagai penyelenggara Pemilu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hak politik perempuan dalam perspektif M. Quraish Shihab dan relevansinya dengan kondisi politik lokal. Jenis penelitian yang digunakan untuk menyusun skripsi ini adalah menggunakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur baik berupa buku-buku, serta majalah, beberapa artikel dan surat kabar, serta internet maupun laporan hasil penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian ini adalah, visi gender M. Quraish Shihab sebagaimana dalam bahasan di atas terlihat mencoba menempatkan perempuan dalam bingkai kesetaraan dan persamaan hak-haknya dengan laki-laki, hal ini tidak untuk memaksakan agama mengikuti kehendak realitas kontemporer, tetapi lebih mencoba memberikan penjelasan atau signifikansi khazanah agama klasik bagi masyarakat kontemporer atau mengapresiasi kemungkinan pemahaman dan penafsiran baru tetapi dengan tetap sangat menjaga kebaikan tradisi lama. Dengan munculnya perempuan dalam politik dan menjadi pemimpin di provinsi Lampung, telah membuktikan bahwa, setiap perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang politik. Pada umumnya larangan berpolitik dijadikan alat atas nama agama berupaya menjegal lawan politiknya, yang kebetulan lawan politiknya tersebut menjagokan perempuan sebagai pemimpin. Di samping menimbulkan kontroversi di kalangan umat Islam, persoalan tersebut sering digunakan pula oleh pihak-pihak tertentu untuk mendiskreditkan Islam, dan isu ini kerap kali dimunculkan saat terdapat perempuan yang menjadi calon kuat untuk menjadi pemimpin. Kata Kunci : Pemikiran, M.Quraish Shihab, Relevansi, Hak Politik, Perempuan

    PERAN ORANGTUA DALAM PELAKSANAAN BEHAVIOR THERAPY UNTUK ANAK ADHD DI TK TAZKIYAH MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Ayuningtyas, Diah. 2018. Peran Orangtua dalam Pelaksanaan Behavior Therapy untuk Anak ADHD di TK Tazkiyah Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs.Abdul Huda, M.Pd., (II) Eka Pramono Adi, S.IP,M.Si.   Kata Kunci : Peran Orangtua, Terapi Perilaku, ADHD ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan perhatian disertai hiperaktif. Dalam kondisinya anak dengan hambatan ADHD pada umumnya mengalami gangguan dalam konsentrasi, hiperaktif dan implusif. Gangguan yang dialami memicu timbulnya perilaku yang mal-adaptif seperti tidak bisa duduk diam maupun memukul-mukul sesuatu. Salah satu terapi yang bisa dilakukan untuk meminimalisir perilaku-perilaku yang kurang sesuai adalah dengan behavior therapy. Behavior Therapy atau terapi perilaku merupakan penerapan aneka ragam teknik-teknik dan prosedur yang berakar pada berbagai teori tentang belajar. Salah satu tekniknya adalah reinforcement/penguatan. Penguatan adalah suatu bentuk penghargaan terhadap tingkah laku siswa. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) Peran orangtua dalam pelaksanaan behavior therapy untuk anak ADHD di TK Tazkiyah Malang; (2) Pelaksanaan behavior therapy untuk anak ADHD di TK Tazkiyah Malang; (3) Hambatan yang dialami orangtua dalam pelaksanaan behavior therapy di TK Tazkiyah Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dilaksanakan di TK Tazkiyah Malang dan di rumah beberapa orangtua anak ADHD yang menerapikan anaknya minimal satu tahun dengan subjek anak ADHD usia TK. Pengumpulan data pada penelitian kualitatif ini menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan behavior therapy untuk anak ADHD di TK Tazkiyah Malang melalui beberapa tahap yaitu : (1) assesment; (2) goal setting; (3) teknik implementation; (4) evaluation. Orangtua berperan penuh dalam setiap pelaksanaanya dengan turut berkontribusi dalam setiap tahap yang dilalui mulai dari assesment, goal setting sebagai bentuk perencanaan, teknik implementation sebagai pelaksanaan dan evaluation sebagai evaluasi. Dalam proses kerterlibatannya terhadap pelaksanaan behavior therapy yang dilakukan orangtua mengalami hambatan yaitu : (1) penerimaan diri orangtua yang kurang sehingga menyebabkan orangtua tidak mengerti tentang ADHD; (2) pemahaman terhadap behavior therapy khususnya teknik reinforcement kurang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu peran orangtua sangat penting dalam membantu terapis mencapai goal setting yang telah ditetapkan sebelum terapi dilaksanakan. Orangtua yang menerapikan anaknya di TK Tazkiyah Malang ikut berkontribusi mulai dari assesment sampai dengan proses evaluasinya. Secara garis besar hambatan yang dihadapi orangtua adalah pemahaman tentang ADHD dan behavior therapy itu sendiri.   Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalalah : (1) terapis hendaknya menjelaskan secara keseluruhan mengenai terapi yang dilakukan kepada orangtua agar penerapan yang dilakukan orangtua di rumah dapat berjalan maksimal; (2) Orangtua hendaknya mencari informasi lebih banyak terkait dengan kondisi dan terapi yang dilakukan oleh anak; (3) peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai referensi pada penelitian selanjutnya
    corecore