176,575 research outputs found

    COMPUTER AIDED LEARNING FOR DATA STRUCTURE PROGRAMMING SUBJECT

    No full text
    Data Structure is one of the compulsory subjects in Informatics Department Petra Christian University (PCU). The students have a difficulty to understand Data Structure material if they just reads from the slides. Their difficulty is because the working process of the system is not visible, so the students must imagine it themselves. In this paper, we offer a Computer Aided Learning application made in the form of animated Data Structure modules, so the students can understand the material better. Besides animation, this application also displays the explanation material in each line of the codes. This application is built using Microsoft Visual Basic. Survey shows that 75% of the students understand Data Structure modules better after trying this applicatio

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Analisis pada Kasus Perkosaan Anak (Studi Kasus Putusan No. 2663/Pid. B/2009/PN. TNG)/ oleh Vicky Aryani Shinta Dewi

    No full text
    abstrak (A)Nama: VICKY ARYANI SHINTA DEWI (NIM: 205090176) (B) Judul Skripsi: Analisis pada Kasus Perkosaan Anak (Studi Kasus Putusan No. 2663/Pid. B/2009/PN. TNG) (C)Halaman: x+112+Lampiran. (D) Kata Kunci: Tindak Pidana Perkosaan, Anak, Kewenangan Jaksa, Kewenangan Hakim. (E)Isi Perkosaan yang dilakukan oleh ayah/terdakwa terhadap anak kandung dibawah umur dengan kekerasan untuk melakukan persetubuhan. sampai hamil. Pelaku dijatuhi hukuman pidana oleh Hakim Pengadilan Negeri Tangerang selama 6 (enam) tahun sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Karena telah dianggap memenuhi unsur 285 KUHP. Apakah penerapan pasal 285 jo pasal 65 KUHP sudah tepat atau tidak? Dan Mengapa tidak menerapkan pasal dalam Undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan/atau Undang-undang No. 24 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga pada kasus perkosaan anak kandung tersebut agar mempunyai kepastian hukum, keadilan, dan/atau kefaedahan? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian normatif. Kesimpulan penulis adalah dalam penjatuhan hukuman yang diatur dalam pasal 285 KUHP terhadap terdakwa kurang tepat seharusnya terdakwa dijatuhi hukuman sesuai ketentuan pidana yang lebih khusus (Lex Specialis) tentang anak. Sanksi hukuman selama 6 (enam) tahun penjara terhadap terdakwa dianggap kurang cukup, seharusnya diperberat lagi. Karena orang mempunyai hubungan darah/dekat hukumannya harus berat daripada orang yang tidak hubungan dengan korban. (F) Acuan: 23 (1980-2012). (G)Pembimbing: Sugandi Ishak, SH,MH. (H)Penulis: Vicky Aryani Shinta Dewi

    Dampak keberadaan undang-undang nomor 7 tahun 2004 tentang sumber daya air atas terjadinya privatisasi air / oleh Dewi Suryanata

    No full text
    abstrak (A)Nama :Dewi Suryanata (B)Judul Skripsi :Dampak Keberadaan Undang?Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air Atas Terjadinya Privatisasi Air (C)Halaman : 109 + viii + 2008 (D)Kata kunci :Hukum Tata Negara (E)Isi :Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana dampak keberadaan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air atas terjadinya privatisasi di Indonesia. Di dalam UU SDA No.7 Tahun 2004, terdapat hak guna air yang dibagi menjadi dua yaitu hak guna usaha air dan hak guna pakai dan hal-hal tersebut merupakan intimidasi formal bagi para petani yang tidak mengerti akan formalitas pengurusan perizinan. Terbukanya peluang yang besar bagi pengusaha swasta agar mendapat izin untuk mengusahakan dan mengelola sumber air yang di lindungi oleh Undang-Undang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, dimana data dikumpulkan berdasarkan keadaan nyata, diolah, dianalisis, dan akhirnya diambil kesimpulan. Berdasarkan data hasil penelitian telah diketahui tidak ada kemajuan di dalam PAM Jaya setelah diprivatisasi. Pendapatan PAM Jaya yang menurun, kualitas air yang tidak berubah, pelanggan air yang menurun serta perlu diingat bahwa UU SDA No.7 Tahun 2004 merupakan salah satu bentuk prasyarat dari pinjaman pemerintah Indonesia kepada Bank Dunia untuk program WATSAL (Water Resources Sector Adjustment Loan) sebesar US$ 300 juta. Berbeda dengan sumber daya yang lain, air tetap harus menjadi milik publik sehingga UU SDA No. 7 Tahun 2004 bertentangan dengan hak asasi setiap manusia. Perlunya perlindungan hukum atas sumber-sumber air milik masyarakat setempat, masyarakat yang tidak mampu serta petani untuk mencegah penguasaan sumber air oleh pengusaha swasta selaku pemilik modal. Oleh karena air merupakan benda milik bersama umat manusia. (F)Acuan : 34 (1958 - 2004) (G)Pembimbing : Bapak Soetan Budhi S. S.H. (H)Penulis Dewi Suryanat

    Komunikasi bisnis/ Dewi

    No full text
    x, 228 hal.: ilus.; 23 c

    Mitomycin C in highly myopic eyes - Author reply

    No full text
    Ophthalmology. 2005 Feb;112(2):208-18; discussion 219. Mitomycin C modulation of corneal wound healing after photorefractive keratectomy in highly myopic eyes. Gambato C, Ghirlando A, Moretto E, Busato F, Midena E. SourceRefractive Surgery Service and Antimetabolite Therapy Research Unit, Department of Ophthalmology, University of Padova, Padova, Italy. Abstract PURPOSE: To evaluate the role of topical mitomycin C in corneal wound healing (CWH) after photorefractive keratectomy (PRK) in highly myopic eyes. DESIGN: Prospective, double-masked, randomized clinical trial. PARTICIPANTS: Seventy-two eyes of 36 patients affected by high (>7 diopters) myopia. METHODS: In each patient, one eye was randomly assigned to PRK with intraoperative topical 0.02% mitomycin C application, and the fellow eye was treated with a placebo. Postoperatively, mitomycin C-treated eyes received artificial tears (3 times daily, tapered in 3 months), whereas the fellow eye was treated with fluorometholone sodium 2% and artificial tears (3 times daily, tapered in 3 months). MAIN OUTCOME MEASURES: Uncorrected visual acuity (UCVA) and best-corrected visual acuity (BCVA), contrast sensitivity, manifest refraction, and biomicroscopy. Contrast sensitivity was determined using the Pelli-Robson chart. Corneal confocal microscopy documented CWH. RESULTS: Mean follow-up was 18 months (range, 12-36). No side effects or toxic effects were documented. At 12-month follow-up examination, UCVAs (logarithm of the minimum angle of resolution) were 0.4+/-0.48 and 0.5+/-0.53 (P = .03) in mitomycin C-treated eyes and corticosteroid-treated eyes, respectively. At 1 year, corneal haze developed in 20% of corticosteroid-treated eyes, versus 0% of mitomycin C-treated eyes. At 12, 24, and 36 months, corneal confocal microscopy showed activated keratocytes and extracellular matrix significantly more evident in untreated eyes (Ps = 0.004, 0.024, and 0.046, respectively). CONCLUSION: Topical intraoperative application of 0.02% mitomycin C can reduce haze formation in highly myopic eyes undergoing PRK. Comment in Ophthalmology. 2006 Feb;113(2):357; author reply 357-8

    Legenda Andam Dewi Etnik Batak Toba Kajian : Sosiosastra

    No full text
    Artikel ini mengkaji legenda "Andam Dewi" melalui pendekatan sosiologi sastra, menganalisis bagaimana nilai-nilai sosial dan budaya tercermin dalam narasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legenda Andam Dewi melalui pendekatan sosiologi sastra, dengan fokus pada struktur sosial, sistem nilai, dan norma-norma yang tercermin dalam cerita tersebut dalam konteks masyarakat Batak Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif. Data diperoleh dari teks cerita legenda Andam Dewi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda Andam Dewi mencerminkan struktur sosial masyarakat Batak Toba yang patrilineal, dengan peran dominan laki-laki dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Cerita ini juga mengandung sistem nilai dan norma-norma yang khas, seperti penghormatan terhadap leluhur, kesetiaan pada klan, serta kepercayaan terhadap kekuatan supranatural. Analisis sosiologi sastra menunjukkan bahwa legenda Andam Dewi dalam konteks masyarakat Batak Toba merefleksikan struktur sosial, nilai, dan norma yang berbeda dibandingkan dengan interpretasi legenda ini dalam masyarakat Minangkabau. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang keragaman interpretasi dan pemaknaan cerita rakyat di Indonesia berdasarkan latar belakang budaya lokal

    Tindak Tutur Dalam Novel “Canting” Dan “Dewi Kawi” Karya Arswendo Atmowiloto

    No full text
    The study aims to describe locution, illocutionary, perlocution in the novel “Canting” and “Dewi Kawi” created by Arswendo Atmowiloto, and differences of speech acts in “Canting” and “Dewi Kawi”.The method used in this research was the method descripstion. The result shown that (1) locution acts in the novel “Canting” and “Dewi Kawi” expressed in the form of locution statement, command, and questions, (2) there are five kinds of illocutionary acts in the novel “Canting” and “Dewi Kawi” are assertive, commisive, directive, expressive, and declarative, (3) there are perlocution acts in the novel “Canting” and “Dewi Kawi” grouped into three, effect thingkings, effect actions, and effect feelings, and (4) there are some differences of speech acts in the novel “Canting” and “Dewi Kawi”

    IKHTISAR RINGKAS DEWA-DEWI YUNANI PURBA

    No full text
    vi; 31 hlm; illus;14 x 21 c

    Analisis Penerapan Pasal 56 KUHAP (Studi Terhadap Putusan Nomor: 2796/PID.B/200/2008/PN.TNG)/ oleh Metha Dewi Subakti

    No full text
    abstrak (A) Nama : METHA DEWI SUBAKTI (B) NIM : 205070086 (C) Judul Skripsi : Analisis Penerapan Pasal 56 KUHAP (Studi Terhadap Putusan Nomor: 2796/PID.B/200/2008/PN.TNG) (D) Halaman : vii + 94 + Lampiran + 2011 (E) Kata Kunci : Pasal 56 KUHAP, bantuan hukum cuma-cuma (F) Isi : Dalam Pasal 56 ayat (1) KUHAP terkandung hak bagi tersangka/terdakwa untuk didampingi penasihat hukum dalam hal tersangka/terdakwa dipersangkakan tindak pidana dengan ancaman lima tahun atau lebih. Dalam Putusan Nomor:2796/PID.B/200/2008/PN.TNG, tersangka/terdakwa Muhaemin Bin Nasro yang dituntut dengan pidana penjara selama 8 tahun tidak mendapatkan haknya untuk mendapatkan bantuan hukum cuma-cuma yang seharusnya ia terima sesuai dengan ketentuan Pasal 56 KUHAP. Untuk itulah penulis tertarik untuk menulis skripsi dengan permasalahan Bagaimana penerapan Pasal 56 KUHAP dalam Putusan Nomor: 2796/PID.B/200/2008/PN.TNG dan Faktor-faktor penghambat apa yang sering terjadi di dalam penerapan Pasal 56 KUHAP. Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian hukum sosiologis atau empiris (sosio legal research). Penulis akan menjadi alat ukur terhadap apa yang dinyatakan oleh informan yang penulisi wawancarai. Penulis akan menggunakan pendekatan kualitatif oleh yang bertujuan untuk mengerti atau memahami gejala yang diteliti. Kesimpulan dari penulis adalah bahwa penerapan Pasal 56 ayat (1) KUHAP dalam Putusan Nomor: 2796/PID.B/200/2008/PN.TNG tidak terlaksana. Saran dari penulis agar pejabat yang berwenang yaitu selaku penyidik di kepolisian, di tingkat kejaksaan dan tingkat pengadilan menerapkan ketentuan Pasal 56 KUHAP tersebut. (G)Acuan : Buku, 23 (1976-2010); Perundang-undangan, 4 (1981-2008); Artikel, 6 (2010-2011); Jurnal, 2 (2005-2010); (H)Pembimbing :Dr. Dian Andriawan, S.H., M.H. (I)Penulis :Metha Dewi Subakt
    corecore