92 research outputs found
Devi Rahmadani's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Devi Rahmadani's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT.ENERGI MEGA PERSADA (EMP) BENTU LIMITED DAN PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN DALAM PEMBANGUNANTAMAN MEDIAN JALAN UNTUK MEMPERTAHANKAN ADIPURA
ABSTRAK
IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. ENERGI MEGA PERSADA (EMP) BENTU LIMITED DAN PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN DALAMPEMBANGUNAN TAMAN MEDIAN JALAN UNTUK MEMPERTAHANKAN ADIPURA
Oleh:
SRI DEVI RAHMADANI
NIM. 01770223438
Penelitian ini dilakukan di perusahaan PT. Energi Mega Persada (EMP) Bentu Limited.penelitian ini bertujuan dilakukan untuk mengetahui peran PT. Energi Mega Persada (EMP) Bentu Limited untuk meningkatkan dan mempertahankan Corpotare Social Responsibility (CSR). Jenis penelitian adalah kualitatif manfaat dari penelitian adalah menjadi salah satu informasi tentang bagaimana aktivitas sosial PT. EMP Bentu Limited dalam memajukan Kabupaten Pelalawan dan menunjukan sikap sosialisasi, menambah ilmu pengetahuan bagi pembaca dan peneulis, serta sebagai bahan referensi. Tanggung jawab sosial perusahaan telah tercantum dalam Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 74 mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi CSR telah terlaksana dengan baik terlihat dari suksesnya pembangunan taman median jalan untuk mempertahan kan Adipura pada Kabupaten Pelalawan. Hasil penelitian menunjukan tujuan dari implementasi CSR adalah membina hubungan yang baik dengan masyarakat dan pemerintahan diluar perusahaan, membantu meringankan pihak pemerintah dalam melengkapi berbagai sarana program tangung jawab sosial yaitu pembangunan taman median jalan.
Kata Kunci: Implementasi CSR, Taman Median Jalan, Adipura
Devi Rahmadani's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
STRATEGI GURU PADA EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TEMATIK PESERTA DIDIK DI MI AL-HIDAYAH 02 BETAK, KALIDAWIR, TULUNGAGUNG
Devi Rahmadani Puspita Ningrum. NIM. 12205173294. Strategi Guru pada Efektivitas Pembelajaran Tematik Peserta Didik di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung. Skripsi. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Tulungagung. Pembimbing Dr. Muhammad Zaini, MA.
Kata kunci: Strategi Guru, Efektivitas pembelajaran.
Penerapan kurikulum 2013 memerlukan perubahan paradigma pembelajaran, dimana lembaga pendidikan khususnya SD/MI diberi ruang gerak yang luas dalam mengelola sumber daya yang ada. Dengan cara mengalokasikan seluruh potensi dan prioritas sehingga mampu melakukan terobosan-terobosan sistem pembelajaran yang efektif dan berpusat pada peserta didik. Salah satu upaya yang dilakukan guru di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung diantaranya menggunakan strategi-strategi pembelajaran agar kegiatan belajar dapat berjalan secara efektif dan dapat mencapai tujuan pembelajaran.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendiskripsikan strategi guru pada efektivitas pembelajaran tematik peserta didik dengan penggunaan metode mengajar di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung. (2) Untuk mendiskripsikan strategi guru pada efektivitas pembelajaran tematik peserta didik dengan menggunakan media mengajar di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung. (3) Untuk mendiskpisikan strategi guru pada efektivitas pembelajaran tematik peserta didik dengan pengelolaan kelas di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber datanya yaitu Guru dan peserta didik MI Al-Hidayah 02 Betak, kalidawir, Tulungagung. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dimulai dari reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan uji kreadibiltas (perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi, mengadakan member check), pengujian transferability, pengujian dependability, dan pengujian konfirmability.
Hasil penelitian. Pertama, strategi guru pada efektivitas pembelajaran tematik peserta didik dengan penggunaan metode mengajar di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung meliputi metode ceramah, metode diskusi, dan metode demonstrasi. Kedua, strategi guru pada efektivitas pembelajaran tematik peserta didik dengan penggunaan media mengajar di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung meliputi media visual dan media audiovisual. Ketiga, strategi guru pada efektivitas pembelajaran tematik peserta didik dengan pengelolaan kelas di MI Al-Hidayah 02 Betak, Kalidawir, Tulungagung meliputi menciptakan kebersihan dan keindahan kelas, mengatur tempat duduk, dan pembentukan tata tertib kelas
Hubungan Tingkat Kebisingan dengan Keluhan Kesehatan pada Pekerja Bengkel Las Listrik di Keluharan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan Tahun 2016
One of the industry continues to maintain its existence in the midst of the use of other materials such as wood, is an industry of welding metal or iron. This is due to the iron has some excellence than wood materials, such as more robust structure and it not easily broken so its use is quite a long period of time. For instance is the iron fence, however, this iron welding have an impact on health as, the noise generated from equipment in the welding workshop, especially the workers do not wear ear protection equipment.
This research aimed to determine the relationship of the noise level with health complaints in electric welding workshop workers in Dwikora district of Medan Helvetia Medan in 2016.
This type of research used in this research is analytic survey with cross sectional. Samples in this research based on population is equal to the number of workers in the welding shop, as many as 35 person.
The study found that the majority of persons who exposed to noise levels > 85 dB, as many as 28 person (80%). Based on the health complaints, most of the welding workers suffered health complaints such as neck muscles tense, ear buzzing, tingling, dizziness and nausea as many as 29 person (82.9%). Results of bivariate analysis showed no significant relation in variable noise level, age duration of exposure and years with health complaints on workers welding, while the variable use of ear protection can not be analyzed because all the workers did not using ear protection.
The conclusion of this research was majority welding workers exposed to noise for the threshold value. Based on the results of the research are expected to welding shop owner in Dwikora district Medan Helvetia Medan to provide ear protective devices for workers and to do periodic checks by medical personal.Salah satu industri yang terus mempertahankan eksistensinya di tengah maraknya penggunaan material lain seperti kayu, adalah industri di bidang pengelasan logam atau besi. Hal ini disebabkan besi memiliki beberapa keungulan dibanding material kayu, seperti lebih kuat strukturnya dan tidak mudah rusak sehingga jangka waktu penggunaannya cukup lama. Salah satu contohnya adalah pagar besi, namun demikian pengelasan besi ini memiliki dampak bagi kesehatan, yaitu suara bising yang dihasilkan dari alat-alat di bengkel las tersebut, terlebih lagi para pekerja tidak mengenakan alat pelindung telinga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kebisingan dengan keluhan kesehatan pada pekerja bengkel las listrik di Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan tahun 2016.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sama dengan jumlah populasi pekerja di bengkel las, yaitu sebanyak 35 orang.
Hasil penelitian menunujukkan bahwa pada umunya pekerja terpapar tingkat kebisingan > 85 dB, yaitu sebanyak 28 orang (80%). Berdasarkan keluhan kesehatan, kebanyakan pekerja bengkel las mengalami keluhan kesehatan berupa otot leher terasa tegang, telinga berdengung, kesemutan, pusing dan mual yaitu sebanyak 29 orang (82,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan bermakna pada variabel tingkat kebisingan, umur, lama paparan, dan masa kerja dengan keluhan kesehatan pada pekerja bengkel las, sedangkan variabel penggunaan alat pelindung telinga (APT) tidak dapat dianalisis karena data konstan yaitu seluruh pekerja tidak menggunakan APT.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara umum pekerja bengkel las terpapar kebisingan yang melebihi nilai ambang batas. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada pemilik bengkel las di Kel. Dwikora Kec. Medan Helvetia Kota Medan menyediakan alat pelindung telinga bagi para pekerjanya dan melakukan pemeriksaan secara berkala oleh tenaga medis.119 HalamanSkripsi Sarjan
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Pembinaan Perilaku Asertif Siswa Terisolir Di SMP Negeri 1 Natal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok
berpengaruh terhadap pembinaan perilaku asertif siswa terisolir di SMP Negeri 1
Natal.
Penelitian dilakukan dengan menerapkan metode kuantitatif dengan desain
penelitiannya adalah Quasi Experimental Design. Subjek dari penelitian ini adalah
adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Natal dengan jumlah keseluruhannya
sebanyak 96 orang, sedangkan yang dijadikan sampel sebanyak 14 orang. Sampal
dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Alat
pengumpulan datanya adalah angket. Adapun jumlah item yang digunakan adalah
40 item. Treatment pemberian layanan konseling kelompok dilakukan sebanyak 4
kali. Treatment hanya diberikan kepada kelas eksperimen, alasannya agar peneliti
mengetahui perbedaan kelas ekperimen dan kelas kontrol sebelum dan sesudah
pemberian layanan konseling kelompok.
Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya pengaruh sebelum dan sesudah
diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok kepada siswa terisolir.
Berdasarkan hasil uji t paired sample t test 0,111 > 0,05. artinya Ho diterima dan
Ha ditolak. Ini disebabkan oleh beberapa factor yaitu keterbatasan waktu selama
proses konseling kelompok, siswa yang berhalangan tidak sempat mengikuti
proses konseling, serta berbagai macam karakter siswa masih canggung diawal-
awal proses konseling sehingga layanan konseling kelompok tidak berjalan
dengan baik
- …
