466 research outputs found
Maskulinitas yang Berubah: Analisis Wacana Konten Youtube Tysna Saputra
Abstract
Masculinity has the understanding that a man should have a strict, male and rude attitude. A man who has a gentle nature, does not like heavy sports and others will be considered a taboo in society. Masculinity that has changed in society along with the development of the times, this is indicated by the emergence of male beauty vloggers who discuss about beauty, self-care, style of dress and so on. One of them is Tysna Saputra. Through his YouTube channel, Tysna Saputra uploaded a video titled SKIN CARE GUYS at CHILDREN COST! Tysna practices self care steps for men. This, builds men's awareness to be more able to take care of themselves and not feel taboo when doing it. The method used by the author is a qualitative research method, namely by using Van Djik's critical discourse analysis techniques. The method used is online data observation and tracking using data triangulation. The author's observation was to watch Tysna's YouTube video repeatedly and explain each scene and product used. Observations made by the writer will prove that by doing self-care, will not reduce the value of masculinity that exists in a man. This will be related to Van Djik's theory of analysis.
Maskulinitas memiliki pengertian bahwa seorang laki-laki sudah seharusnya memiliki sikap yang tegas, jantan dan kasar. Seorang laki-laki yang memiliki sifat lemah lembut, tidak menyukai olahraga berat dan lainnya akan dianggap sebagai hal yang tabu di maskyarakat. Maskulinitas yang telah berubah di masyarakat seiring dengan berkembangnya zaman, hal ini ditunjunkkan dengan bermunculannya para beauty vlogger laki-laki yang membahas mengenai kecantikan, perawatan diri, gaya berpakaian dan sebagainya. Salah satunya adalah Tysna Saputra. Melalui kanal YouTubenya, Tysna Saputra mengunggah video dengan judul SKIN CARE COWOK harga ANAK KOST!. Tysna mempraktekkan langkah – langkah merawat diri untuk laki-laki. Hal ini, membangun awareness kaum laki-laki untuk bisa lebih merawat diri dan tidak merasa tabu saat melakukannya. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dengan memakai teknik analisis wacana kritis Van Djik. Metode yang digunakan adalah observasi dan penulusuran data online menggunakan triangulasi data. Observasi yang penulis lakukan adalah menonton video YouTube Tysna dengan berulang – ulang dan menjelaskan setiap adegan dan produk yang digunakan. Observasi yang dilakukan penulis akan membuktikan bahwa dengan melakukan perawatan diri, tidak akan mengurangi nilai maskulinitas yang ada pada seorang laki-laki. Hal ini akan dikaitkan dengan teori analisis Van Djik.
Keywords
beauty vlogger; masculinity; youtube; discourse analysi
Maskulinitas yang Berubah: Analisis Wacana Konten Youtube Tysna Saputra
Abstract
Masculinity has the understanding that a man should have a strict, male and rude attitude. A man who has a gentle nature, does not like heavy sports and others will be considered a taboo in society. Masculinity that has changed in society along with the development of the times, this is indicated by the emergence of male beauty vloggers who discuss about beauty, self-care, style of dress and so on. One of them is Tysna Saputra. Through his YouTube channel, Tysna Saputra uploaded a video titled SKIN CARE GUYS at CHILDREN COST! Tysna practices self care steps for men. This, builds men's awareness to be more able to take care of themselves and not feel taboo when doing it. The method used by the author is a qualitative research method, namely by using Van Djik's critical discourse analysis techniques. The method used is online data observation and tracking using data triangulation. The author's observation was to watch Tysna's YouTube video repeatedly and explain each scene and product used. Observations made by the writer will prove that by doing self-care, will not reduce the value of masculinity that exists in a man. This will be related to Van Djik's theory of analysis.
Maskulinitas memiliki pengertian bahwa seorang laki-laki sudah seharusnya memiliki sikap yang tegas, jantan dan kasar. Seorang laki-laki yang memiliki sifat lemah lembut, tidak menyukai olahraga berat dan lainnya akan dianggap sebagai hal yang tabu di maskyarakat. Maskulinitas yang telah berubah di masyarakat seiring dengan berkembangnya zaman, hal ini ditunjunkkan dengan bermunculannya para beauty vlogger laki-laki yang membahas mengenai kecantikan, perawatan diri, gaya berpakaian dan sebagainya. Salah satunya adalah Tysna Saputra. Melalui kanal YouTubenya, Tysna Saputra mengunggah video dengan judul SKIN CARE COWOK harga ANAK KOST!. Tysna mempraktekkan langkah – langkah merawat diri untuk laki-laki. Hal ini, membangun awareness kaum laki-laki untuk bisa lebih merawat diri dan tidak merasa tabu saat melakukannya. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dengan memakai teknik analisis wacana kritis Van Djik. Metode yang digunakan adalah observasi dan penulusuran data online menggunakan triangulasi data. Observasi yang penulis lakukan adalah menonton video YouTube Tysna dengan berulang – ulang dan menjelaskan setiap adegan dan produk yang digunakan. Observasi yang dilakukan penulis akan membuktikan bahwa dengan melakukan perawatan diri, tidak akan mengurangi nilai maskulinitas yang ada pada seorang laki-laki. Hal ini akan dikaitkan dengan teori analisis Van Djik.
Keywords
beauty vlogger; masculinity; youtube; discourse analysi
Alat Pemotong Besi Beton Berbasis Mikrokontroler yang Diaplikasikan untuk UKM (Usaha Kecil dan Menengah)
Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas dikarenakan tidak dicantumkan cap fakultas discan lembar pengesahan.Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan pelaku ekonomi berskala kecil yang berdiri sendiri dan perlu didukung sehingga mampu bersaing di dunia pasar. Pokok bahasan pada tugsa akhir ini adalah UKM yang membutuhkan jumlah potongan besi dengan ukuran 10 cm, 15 cm dan 20 cm dengan diameter 10 mm sebagai salah satu bahan untuk pembuatan cor kusen. Namun alat-alat yang digunakan pada UKM tersebut masih menggunakan cara yang manual.
Perancangan alat pada tugas akhir ini adalah merealisasikan alat yang digunakan untuk memotong besi dengan mudah dan tidak menguras tenaga. User hanya perlu meng-input-kan data panjang dan jumlah potongan besi yang dibutuhkan. Kemudian sensor akan mendeteksi data tersebut dan mengirimkannya kepada mikrokontroler. Setelah itu mikrokontroler akan memberikan perintah kepada actuator yaitu pemotong besi. Ketika pemotong besi dalam kondisi “on” maka user hanya perlu menggerakan ke bawah tuas pemotong untuk memotong besi. Sistem akan otomatis “off” ketika jumlah potongan sudah memenuhi yang diinginkan oleh user.
Hasil dan kesimpulan dari pengujian alat untuk sampel 15 potongan besi adalah alat yang direalisasikan membutuhkan waktu rata-rata tiap potongnya sebesar 36,4 detik dengan ralat 0,5 mm sedangkan cara manual sebesar 83,8 detik. Tenaga yang dibutuhkan untuk memotong besi dengan menggunakan alat yang direalisasikan lebih kecil dibandingkan dengan cara manual.Small and Medium Enterprises (SME) are a small-scale economic actor that stands alone and need to be supported so that they can compete in the world market. The subject of this final project is SME, which require the amount of iron prices with a size 10 cm, 15 cm and 20 cm with a diameter of 10 mm as an ingredient for the manufacture of cast frame. But the tools used in SME still use manual way.
The design of the device in this final project is to realize a device used to cut iron easily and not exhausting. User only needs to input-data for a length and the number of pieces of iron needed. Then the sensor will detect the data and send it to the microcontroller. After that, the microcontroller will give orders to the actuator is iron cutters. When the iron cutters in a condition “on” the user only needs to move down the cutter lever to cut iron. The system will automatically “off” when the number of pieces already meets desired by the user.
Results and conclusions from the testing device to sample 15 pieces of iron is a device that is realized takes on average, each intersection is 36.4 seconds with errata 0.5 mm while the manual method is 83.8 seconds. The labor needed to cut iron realized by using a device smaller than the manual way
Review on Compilation of Financial Statement Based on SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) at PT. RIZKY SAPUTRA in Periode September 2014
The research has been done in PT. Rizki Saputra in Bandung, Indonesia. The purpose of the research is to the preparation of financial statement based on SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) at PT. Rizky Saputra period September 2014 applicable for UMKM (Small and Medium Entities) in Indonesia. The method used is descriptive research, which aims to provide a clear picture of the state of the company, which acquired the data, collected and analyze and compared with the theories and the existing litelature on the litelature review in order to obtain a conclucion. Based on the results of the research, preparation of financial statements at PT. Rizki Saputra has been conducted by the author in accordance with SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) applicable in Indonesia. From this research, the researcher compose financial statement same with the rule of SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities). Keywords : Compilation Financial Statement, SAK-ETA
APLIKASI PELABELAN BUKU DENGAN DECIMAL DEWEY CLASSIFICATION (DDC) PADA PERPUSTAKAAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PALANGKA RAYA BERBASIS WEBSITE
The library is a building that contains a collection of books and other archivesin physical form neatly arranged in the building room, easy to find and use when neededby the reader.DDC (Decimal Dewey Classification) is the most widely used classificationsystem in the world. DDC is used to manage and provide access to a collection of booksin the library. The DDC is divided into ten main classes, which together cover the entireworld of knowledge. Consisting of ten main classes, one hundred divisions, and onethousand parts.Various problems found in the system are still manual, for example labeling andcategorizing books that are not suitable, therefore the authors chose this title to beappointed in the Practical Work College proposal because the author wanted to improvethe library work system, especially the Informatics Engineering Library of PalangkarayaUniversity. This application aims to improve the efficiency of library work. This libraryapplication was built using the PHP language (Hypertext Prepocessor). Dengandidukung oleh perangkat lunak seperti Net Beans, Photoshop dan XAMPP
Rancang bangun timbangan badan bersuara berbasis ATMega32 [Skripsi]
Bibl. 110rnAda CDxvi, 110 hlm. : il. 28 cm. -- Lamp. (70 lembar
PENGARUH PENERIMAAN TEKNOLOGI SISTEM DATABASE PEMASYARAKATAN (SDP) MELALUI ACTUAL USE DAN PERCEIVED SATISFACTION PADA PERFORMANCE IMPACT DI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PEMASYARAKATAN
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melakukan pendalaman dan perluasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi baru melalui riset untuk menguji dan menganalisis tentang pengaruh Penerimaan Teknologi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) melalui Actual Use dan Perceived Satisfaction pada Performance Impact di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode penelitian berupa survei yang dilakukan terhadap supervisor Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) di seluruh Indonesia. Kemudian serangkaian hipotesis penelitian ini diuji dengan menggunakan perangkat lunak statistik AMOS 2.4. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan menggunakan data empirik yang diperoleh dari hasil jawaban kuesioner dari 134 supervisor SDP pada UPT Pemasyarakatan di Indonesia. Penentuan sampel penelitian mempergunakan teknik purposive sampling yaitu perolehan sampel mempergunakan kriteria tertentu. Sampel Pegawai dengan kriteria merupakan pejabat stuktural yang telah bekerja minimal dua tahun dan pekerjaannya secara langsung berinteraksi dengan penggunaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Hasil uji kesesuaian model struktural menunjukkan model struktural sudah dapat diterima. Hasil penelitian ini menambah keterbatasan literature dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, terhadap Performance Impact maupun melalui variable lain yaitu Actual Use dan Perceived Satisfaction. Dari hasil penelitian ini ditemukan novelty adanya pengaruh langsung dan signifikan dari Perceived Ease of Use terhadap Performance Impact petugas dalam penggunaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
The purpose of this research was to deepen and expand new science and technology through research to examine and analyze the effect of Acceptance of Correctional Database System Technology (SDP) through Actual Use and Perceived Satisfaction on Performance Impact in Correctional Technical Implementation Units (UPT) using the Technology Acceptance Model (TAM). This research was conducted using a quantitative descriptive approach and the research method was a survey of supervisors of the Correctional Database System (SDP) throughout Indonesia. Empirical hypotheses were tested using statistical software AMOS 2.4. This hypothesis test was conducted using empirical data obtained from questionnaire answers from 134 SDP supervisors at Correctional Technical Implementation Units (UPT) in Indonesia. Determination of the research sample using purposive sampling technique, namely the acquisition of samples using certain criteria. Sample Employees with the criteria are structural officials (managerial level) who have worked for at least two years and their work directly interacts with the use of the Correctional Database System (SDP). The results of the structural model suitability test show that the structural model is acceptable. The results of this study add to the limitations of the literature and provide empirical evidence regarding the influence of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, on Performance Impact or through other variables, namely Actual Use and Perceived Satisfaction. From the results of this study, it was found that there was a direct and significant influence from Perceived Ease of Use on the Performance Impact of officers in the use of the Correctional Database System (SDP) in the Correctional Technical Implementation Unit (UPT)
PENGARUH LATIHAN MEROBOHKAN CONE LAWAN TERHADAP AKURASI PASSING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA SSB PORSIL
Abstract
The problem in this research is the lack of passing accuracy in the SSB Porsil soccer game. This study aims to see the effect of the practice of knocking down the cone on the accuracy of passing in a soccer game.
This research is an experimental research. The population in this study were all students of SSB Porsil who were still active in participating in the training and amounted to 47 people. The sample in this study was the age of 10-12 years as many as 20 people. The sampling technique was carried out by purposive sampling technique. The instrument in this study is a short pass test to measure passing accuracy. The data analysis technique used the Lilliefors normality test and t-test with a significant level of = 0.05.
The result of the research is that there is an effect of knocking down the opponent's cone on the accuracy of passing in the SSB Porsil football game. This is proven significantly, where after the "t" test the results obtained are tcount (1.77) > ttable (1.72), Ho is rejected while Ha is accepted. Based on the results of the study, it can be concluded that there is a significant effect of knocking down the opponent's cone on the accuracy of passing in the SSB Porsil soccer game.
Keywords: Cone, Accuracy, Passing, PraticeAbstrak
Masalah dalam penelitian ini dilatarbelakangi kurangya akurasi passing dalam permainan sepak bola SSB Porsil.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh latihan merobohkan cone lawan terhadap akurasi passing dalam permainan sepak bola.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen.Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa SSB Porsil yang masih aktif untuk mengikuti latihan dan berjumlah 47 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah usia 10-12 tahun sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini adalah test short pass untuk mengukur akurasi passing. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas lilliefors dan uji-t dengan taraf signifikan ɑ=0,05.
Hasil penelitian yaitu, terdapat pengaruh latihan merobokan cone lawan terhadap akurasi passing dalam permainan sepakbola SSB Porsil.Hal ini terbukti secara signifikan, dimana setelah dilakukan uji “t” diperoleh hasil thitung (1,77) > ttabel (1,72), Ho di tolak sedangkan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan merobokan cone lawan terhadap akurasi passing dalam permainan sepak bola SSB Porsil.
Kata Kunci : Cone, Akurasi, Passing, Latiha
Analisa Perhitungan Waktu Dan Biaya Pemakaian Tower Crane Pada Pekerjaan Pengangkatan Material Proyek Pembangunan Rumah Sakit dr. Moch. Soewandhie
Tower crane sebagai salah satu alat berat yang sering digunakan untuk
pcmbangunan gedung memcrlukan suatu pemikiran tersendiri untuk menentukan
pemilihan jumlah, JCnis dan letak. Oleh karcna itu harus dilakukan analisa sedemikian
rupa agar mendapatkan jumlah, jenis dan letak yang sesuai dengan kondisi proyek.
Untuk mendapatkan pcmilihan yang tepat harus dilakukan suatu analisa
pemilihan tower crane dengan mempertimbangkan aspek biaya dan kemudahan
pengoperasian Perhitungan waktu dan biaya berdasarkan kecepatan tower crane
dilakukan untuk mendapatkan suatu hasil dalam bentuk ongkos yang harus dike luarkan
oleh kontraktor untuk mcngopcrasikan tower crane selama proyek berlangsung.
Pada proyek pembangunan rumah sakit dr. Moch. Soewandhie menggunakan
tower crane jenis eksternal statis atau free standing merk China Tower Crane type
Topkit H3/36B berJumlah satu buah yang memiliki panjang lengan jib 60 meter dengan
posisi tower crane diletakkan sebelah timur gedung. Untuk keseluruhan waktu yang
dibutuhkan adalah 740,33 jam dcngan biaya pcmakaian sebesar Rp. 281.490.000,00
APLIKASI RESERVASI VILLA, MEETING ROOM, PEMENSANAN JASA FLORIST & FTOGRAFER BERBASIS WEB
- …
